Beranda » Uncategorized » Cara Budidaya Jagung Anggun (Zea Mays Saccharata)

Cara Budidaya Jagung Anggun (Zea Mays Saccharata)

T Diposting oleh pada 6 September 2011
F Kategori
b Comments Off on Cara Budidaya Jagung Anggun (Zea Mays Saccharata)
@ Dilihat 14 kali
Cara Budidaya Jagung Manis (Zea Mays) – Sahabat EpulKatama kali ini saya akan menunjukkan beberapa cara dan tekhnis budidaya jagung manis. Selain itu, saya juga akan mencoba menyebarkan pengetahuan wacana apa itu jagung manis, apa beda jagung elok dengan jagung lainnya, serta tips-tips lainnya dalam budidaya jagung manis. Oke, eksklusif aja yah.

 Sahabat EpulKatama kali ini saya akan menunjukkan beberapa  Cara Budidaya Jagung Manis (Zea Mays Saccharata)

Apasih Jagung Manis Itu? 

Jagung elok yakni jagung yang rasanya manis, (oh tentu). Kalau dari segi budidayanya jagung elok atau yang lebih dikenal dengan (Zea mays saccharata) itu lebih rentan terhadap hama dan penyakit namun dari segi agrobisnis jagung elok mempunyai nilai hemat lebih tinggi, dan diminati oleh pasar sehingga tidak salah kalau budidaya jagung elok pun terus diminati.  Kenapa demikian? Karena jagung ini bersifat sangat gampang dikonsumsi menyerupai dibakar, direbus bahkan dapat eksklusif dimakan tanpa diolah terlebih dahulu. 
Secara biologis menyerupai ini, Jagung elok berkembang dari tipe jagung biasa jenis dent dan flint. Kemudian jagung elok terjadi mutasi gen resesif sehingga menghambat perubahan gula menjadi pati. Kadar gula pada jagung elok meningkat mulai hari ke-5 hinggan hari ke-15. Makanya jagung ini rasanya manis. 

Tips Budidaya Jagung Manis. 

Dikarenakan jagung ini mempunyai tingkat pembiasaan yang tinggi, maka jagung ini dapat ditanam di dataran manapun, tinggi, sedang ataupun dataran rendah. Biasanya didataran tinggi sampai ketinggian 1.800 mdpl atau bahkan sampai 3,000 mdpl. Tanaman inipun dapat tumbuh diatas tanah dengan tingkan keasaman 5-8 ph.
Namun yang perlu diperhatikan sebelum melaksanakan budidaya jagung manis, tumbuhan ini tidak akan maksimal apabila kebutuhan hara tidak tercukupi. Tanaman ini memerlukan unsur nitrogen (N) dalam jumlah besar. Dengan derma pupuk harus memperhatikan keseimbangan antara nitrogen, kalium (K) dan pospat (P). 

Pengolahan Lahan 

Budidaya dapat dilakukan dilahan kebun ataupun sawah, dengan catatan lahan sawah yang tidak tergenang dengan air. Tahapan pengolahan lahan yang pertama yakni buatlah bedengan dengan ukuran lebar 1 meter dengan ketinggian 20-30 cm sedangkan jarak antar bedengan yakni 30 cm dan dalam satu bedengan ditanami 2 lajur/baris tanaman. Bedengan ini berfungsi sebagai drainase air.
Selanjutnya derma pupuk dasar, pupuk yang deiberikan yakni pupuk organik/pupuk kompos, hal ini untuk memenuhi unsur N dan unsur lainnya, kebutuhan pupuk dasar dalam budidaya jagung elok ini yakni 5 ton pupuk organik perhektare

Penanaman dan perawatan

Penanaman jagung elok yang paling baik yakni dengan cara tunggal. Buatlah lubang sedalam 2-3 cm lalu masukan 2 butir benih jagung. Kemudian sesudah itu tutup dengan tanah dan pupuk kompos, lalu siram biar kelembaban tanah terjaga. Benih yang diharapkan yakni 8 kg per hektar.

Sedangkan jarak tanam pada budidaya jagung elok berkisar antara 60-75 cm. Jarak tanam ini mengikuti jumlah populasi ideal tanaman. Budidaya jagung elok akan munai hasil baik dengan menjaga populasi tumbuhan sebanyak 34.000-37.000 tumbuhan per hektar.

Pengendalian Hama dan Penyakit

Dalam budidaya Jagung Organik, dilakukan Pengendalian hama Secara Terpadu atau PHT, untuk itu perlu diketahui terlebih dahulu Hama dan sifatnya dalam mengganunggu tanaman. 
1. Penggerek batang jagung (O. furnacalis).
Hama ini menyerang tumbuhan pada fase vegetatif maupun generatif. mengakibatkan kerusakan tumbuhan dengan cara menggerek penggalan batang tumbuhan untuk mendapat makanan. Pengendaliannya, dapat dilakukan dengan cara tekhnis, yaitu dengan mengatur rotasi tanam menyerupai dengan kedelai dan kacang tanah. Selain itu dapat juga dengan dengan memotong bunga jantan dan menerapkan waktu tanam yang tepat. Pengendalian hayati dapat dilakukan dengan memanfaatkan musuh alami menyerupai Trichogramma spp. atau predator alami Euborellia annulata yang memangsa larva.
2. Ulat Tongkol (H. armigera)
Ulat tongkol menyerang tongkol jagung, sehingga tongkol jagung membusuk. Biasanya, awalnya ulat ini bertelur di rambut-rambut jagung lalu sesudah larva tumbuh maka akan memasuki kedalam tongkol, makanya perlu pengawasan yang mendetil dalam pengendalian hama ini. Pencegahan terhadap hama ini yakni dengan menerapkan pengolahan tanah yang baik. Pengolahan tanah yang akan mengurangi populasi ulat tongkol berikutnya. Musuh utama dari hama ini yakni Trichogramma spp. yang merupakan benalu telur dan Eriborus argentiopilosa benalu pada larva muda.
3. Kutu Daun (R. maidis)
Kutu daun mengeluarkan cairan yang biasa disebut embun madu pada daun, sehingga mengakibatkan daun akan bernoda dengan warna gelap. Noda-noda inilah yang nantinya akan menghambat proses fotosintesis.  Musuh alami hama ini yakni Lysiphlebus mirzai, Coccinella sp. dan Micraspis sp. Cara lain untuk menghambat hama ini yakni dengan melaksanakan tumpang sari.

4. Belalang (Oxya spp.)
Hama ini biasanya banyak berkembang didataran rendah, umumnya lahan padang rumput atau pesawahan. Beberapa musuh alami belalang yakni Systoechus sp., burung dan laba-laba. Selain itu patogen menyerupai Metarhizium anisopliae merupakan musuh belalang. Metarhizium anisopliae merupakan materi biopestisida yang mampu mengendalikan 70-90% hama belalang.

5. Tikus (Rattus argentiventer)
Hama ini biasanya menyerang tumbuhan jagung elok yang ditanam di lahan sawah. Tikus memakan tongkol muda yang sedang matang susu, umumnya tikus memakan tongkol dari ujung sampai pertengahan pangkal. Pengendalian hama tikus secara organik yakni dengan memburu dan membasmi tikus dari sarangnya. Bisa juga dilakukan dengan cara gropyokan bersama petani yang lainnya.

Selain itu, perlu dikenali lebih lanjut Penyakit pada budidaya jagung manis. Diantaranya adalah.

1. Bule (Peronosclespora Maydis).
Penyakit ini mengakibatkan daun bergaris putih sampai kuning, lalu mucul juga garis coklat. Penyakit ini menyerang tongkol dan biasanya hampir ada disepanjang trend tanam, dan seringkali menyerang tumbuhan yang terlambat tanam atau diluar trend tanam. Menyebabkan kerusakan sampai 100 persen, untuk menghindarinya maka gunakan benih yang tahan penyakit tersebut. Cara lain untuk menghindarinya yakni dengan cara memusnahkan yang terifeksi, melaksanakan penanaman sesuai trend dan melaksanakan rotasi tanaman.

2. Karat (Puccinia sorghi)
Terjadi bintil-bintil berwarna coklat atau oranye pada permukaan daun penggalan atas. Dikendalikan dengan cara pemilihan benih unggul, sanitasi yang baik, kalau terlanjur ada, maka gunakan biopestisida pada daun.

3. Hawar daun (Helminthosporium turcicum),
Menyerang daun tua, lalu menjalar kedaun muda. Bisa mengakibatkan maut pada tanaman, Pengendaliannya dilakukan dengan cara memakai varietas unggul, pengolahan lahan yang baik, penyiangan dan pengaturan jarak tanam.

4. Hawar daun (Curvularia sp.) 
Bisa mengakibatkan seluruh penggalan daun mengering, pengendaliannya dengan menentukan varietas tahan penyakit, perbaikan sanitasi dan drainase..

5. Hawar pelepah (Rhizoctonia solani)
Bisa mengakibatkan kebusukan pada pelepah, biasanya diawali dengan menyerang penggalan tumbuhan yang terdekat dengan tanah, lalu menjalar kebagian lainnya. Pengendaliannya dilakukan dengan cara memindahkan budidaya jagung elok ke trend kemarau, menggungakan varietas yang tinggi, memotong daun yang bersentuhan dengan tanah, melaksanakan penyiangan, memotong penggalan tumbuhan  yang terjangkit penyakit ini.

Pemanenan

Pemanenan dikakukan pada umur 65-75 hari setalah masa tanam, dengan tahapannya sepuluh hari sebelum panen utama dilakukan panen pada jagung muda, yang gres muncul, hal ini dimaksudkan biar nutrisi dikonsumsi oleh jagung utama yang akan dipanen. Metode panen menyerupai ini cocok dilakukan untuk jenis tumbuhan jagung elok satu tongkol.

Mau Bisnis Di Internet dengan Praktis dan sasaran dapat mecapai profit 1 M dalam sebulan? ,,, gabung aja Komunitasnya Free Member,,,,

 Sahabat EpulKatama kali ini saya akan menunjukkan beberapa  Cara Budidaya Jagung Manis (Zea Mays Saccharata)

Tags:
rijal wafaudin Diposting oleh

saya seorang peternak yang hobi menulis di blog semoga apa yang saya tulis bisa bermanfaat bagi anda

Komentar dinonaktifkan: Cara Budidaya Jagung Anggun (Zea Mays Saccharata)

Maaf, form komentar dinonaktifkan untuk produk/artikel ini

a Artikel Terkait Cara Budidaya Jagung Anggun (Zea Mays Saccharata)

cara tanam sayuran dalam polybag	 | Demak

cara tanam sayuran dalam polybag | Demak

T 21 December 2011 F A rijal wafaudin

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah Ini caranya supaya tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat Tomat adalah tidak benar satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms sanggup menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama layaknya salad.... Selengkapnya

cara tanam pohon tomat di pot	 | Blora

cara tanam pohon tomat di pot | Blora

T 9 October 2011 F A rijal wafaudin

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah Ini caranya sehingga tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat Tomat adalah tidak benar satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms sanggup menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama layaknya salad.... Selengkapnya

cara menanam tomat menggunakan polybag	 | Boyolali

cara menanam tomat menggunakan polybag | Boyolali

T 3 January 2012 F A rijal wafaudin

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah Ini caranya sehingga tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat Tomat adalah keliru satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms sanggup menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama layaknya salad. Tomat... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi customer service kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai jasa/produk kami.

089516474613