Beranda » Tips » budidaya buah apel dalam pot | Cilacap

budidaya buah apel dalam pot | Cilacap

T Diposting oleh pada 16 August 2011
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 6 kali

Cara Menanam Apel berasal dari Biji yang Baik dan Benar

Apel adalah buah fresh nan renyah yang kaya akan persentase air, vitamin B dan C. Di semua dunia, buah apel hampir menjadi buah-buahan yang paling kerap dikonsumsi. Hal ini menyebabkan permintaan buah apel terus-menerus makin meningkat agar pembudidayaannya dilaksanakan secara besar-besaran di tiap tiap daerah.

Buah apel yang masak terhadap umumnya berwarna merah, walau ada juga yang masak di dalam keadaan hijau, atau hijau kekuningan. Apel merah adalah salah satu model apel yang paling banyak digemari gara-gara kekuatan tarik warnanya yang merah menggugah selera. Tapi apel hijau tidak kalah tenar, rasanya senantiasa manis namun umumnya lebih renyah dan kadang mulai masam. Semuanya mempunyai keistimewaan masing-masing. Cek di sini koleksi tanaman buah apel yang kita sediakan di toko online
Buah apel mampu ditanam bersama dengan langkah stek atau cangkok terhitung bersama memakai bijinya. Namun di dalam artikel ini, bakal diberikan cara-cara untuk menanam apel dengan gunakan biji. Anda mampu mempelajari beberapa langkah di bawah ini:

1. Simulasi musim dingin untuk membuat biji berkecambah
Pilih benih biji unggul atau dengan kualitas paling bagus, supaya mampu menghasilkan pohon apel yang prima.
Selanjutnya letakkan biji-biji berikut hingga kering. Bisa Anda meletakkan pada kertas atau kain agar kulit bagian luar bijinya jadi kering dan tidak lembab.
Setelah itu, bungkus biji tadi memanfaatkan tisu basah dan masukkan ke dalam wadah yang tertutup rapat. Bisa dibungkus kantong pelastik, di masukkan terhadap toples yang memiliki penutup, atau pada wadah tupperware.
Kemudian tempatkan benih Anda ke dalam lemari es atau kulkas dengan suhu 4,4 – 10 derajat C. Letakkan biji tersebut di lemari es sepanjang 8 minggu. Pada proses ini, biji dapat mengeluarkan tunasnya.
Setelah 8 minggu, harusnya benih biji Anda telah mengeluarkan kecambah. Keluarkan dari kulkas dan biji ini siap untuk dipindahkan pada tempat tanah.
Contoh biji apel yang telah dikeluarkan berasal dari di dalam lemari es. Kecambahnya telah keluar dan siap untuk ditanam.
Contoh biji apel yang udah dikeluarkan dari di dalam lemari es. Kecambahnya udah nampak dan siap untuk ditanam.
2. Memindahkan benih yang berkecambah ke di dalam pot
Pertama, siapkan wadah bersifat pot berukuran kecil. Kemudian mengisi dengan tanah bersama pH netral. Tidak mesti mengimbuhkan tanah selanjutnya bersama dengan campuran pupuk untuk awal penanaman.
Buat cekungan terhadap tanah 2 atau 3 kali lebih besar berasal dari terhadap ukuran biji. Letakkan benih biji tersebut pada cekungan tanah bersama hati-hati, lalu tutupi lagi bersama tanah.
Tepuk-tepuk tanah bersama lembut. Kemudian, sirami bersama air supaya tanahnya senantiasa lembab.
Tempatkan pada suhu kamar dan memberikan paparan cahaya matahari secara langsung.
Pohon apel (jenis apel putsa) kecil yang udah dapat dipindahkan pada lahan permanen.
Pohon apel (jenis apel putsa) kecil yang sudah mampu dipindahkan terhadap lahan permanen.
3. Memindahkan pohon apel kecil terhadap lahan tanah
Yang mesti diperhatikan adalah, disaat benih yang sudah Anda tanam terhadap pot kecil udah tumbuh, jangan segera memindahkannya terhadap lahan tanah gara-gara terhadap dasarnya, batang, akar, termasuk daun-daunnya masih rentan mati. Jadi Anda perlu menanti hingga tanaman tersebut telah setinggi 25cm. Setelah itu, Anda dapat ikuti hal-hal berikut:

Tanam terhadap lahan yang lembab bersama dengan pH yang netral.
Berikan lahan yang sanggup terkena sinar matahari langsung. Kalau bisa, tanam menghadap ke arah timur.
Pastikan memberi tambahan area yang luas untuk tumbuh akarnya nanti. Jadi terkecuali menanam lebih dari satu pohon, maka beri jarak antara pohon muda yang satu bersama yang lainnya lebih kurang 4,5 atau 5 meter.
Siram pohon kecil Anda sebanyak 10 hingga 12 hari. Namun ketika telah tumbuh besar, sanggup dikurangi penyiramannya.Intinya, pohon apel tidak dapat tumbuh terhadap tanah yang kering, tidak termasuk tanah yang amat basah. Sirami dengan memelihara kelembaban tanahnya.
pohon-apel-yang-ditanam-pada-lahan
Pohon apel yang ditaman terhadap lahan harus selalu diberikan perawatan hingga tumbuh besar dan berbuah.
Berikan asupan nutrisi bersifat pupuk bersama dengan kandungan nitrogen dan oksida (NPK) 10-10-10.
Pantau konsisten pertumbuhannya, dan jangan lupa melindunginya berasal dari masalah penyakit terhitung hewan-hewan yang senang memakan dedaunan.
Tingkat kesuksesan penanaman apel bersama gunakan biji sebenarnya tidak semulus penanaman secara stek. Tapi jika kelebihan dari cara menanam apel dari biji Anda bakal meraih pohon apel yang utuh, tumbuh besar dari akar hingga pucuk daunnya. Jadi tidak ada salahnya coba beberapa langkah di atas, jika anda mampu bersabar dan sedikit telaten, maka penanamannya tentu dapat berhasil. Untuk memiliki product bibit tanaman apel, silakan klik disini. Selamat mencoba 🙂
Meskipun bukan asli tanaman dari Indonesia, apel termasuk salah satu type buah yang kondang disamping jeruk dan mangga. Sebagai buah segar, apel banyak di sediakan dalam pesta, buah penyerta kunjungan orang sakit maupun sesaji upacara agama di Bali. Selain dikonsumsi didalam wujud buah segar, kelezatan apel sanggup dinikmati didalam wujud minuman maupun dodol yang banyak dijajakan di Kota Wisata Batu.

Berdasarkan penelitian, apel bisa mengurangi resiko kanker usus besar, kanker prostat dan paru-paru. Serat apel terhitung mencegah penyakit jantung dan juga mengontrol berat badan dan persentase kolesterol dengan langkah seratnya menghindar reabsorpsi.

Selain Malang Raya (Jawa Timur), sebagian area di Indonesia Timur (NTT, Bali, dan Papua) miliki lahan yang potensial untuk pengembangan tanaman apel. Namun demikianlah daerah-daerah berikut belum punyai sentra produksi apel cocok harapan disebakan pengembangannya belum diikuti dengan pemahaman dan penerapan teknologi budidaya apel yang baik dan benar.

Syarat Tumbuh

Di Indonesia yang beriklim tropika, sebagian varietas apel miliki adaptasi yang baik di dataran tinggi/pegunungan yang punya suhu dingin. Awalnya sentra apel di Malang Raya terletak di elevasi 700 – 1.200 m dpl bersama suhu hawa sekitar 16 – 27oC. Saat ini, suhu hawa di Malang Raya telah meningkat secara nyata supaya menggeser kesuaian lahan apel ke elevasi kira-kira 1.000 – 1.500 m dpl.

Selain bersuhu dingin, daerah penanaman apel sebaiknya beriklim kering atau miliki hujan tahunan 1.000 – 2.500 mm bersama penyinaran matahari sebanyak 50 – 60 % per hari, dan kelembaban udara 75–85 %. Jika hujan tinggi dan turun bersamaan dengan musim pembungaan akan menggagalkan bunga jadi buah.

Meskipun apel mampu tumbuh di beberapa tipe tanah yaitu Regosol (Entisol), Andosol (Andisol), dan Latosol (Inceptisol), cii-ciri tanah yang ideal adalah teksturnya sedang, konsistensi gembur, kedalaman efisien > 50 cm, drainase baik, dan pH tanah 5,5 – 7.

Pemilihan Benih

Rome Beauty, Manalagi dan Ana merupakan varietas apel yang paling banyak dibudidayakan di Indonesia. Ciri apel Rome Beauty pada lain kulit buah berwarna merah kehijauan, agak bulat, daging buah agak keras, beraroma kuat, dan rasanya segar sedikit asam. Kulit buah apel manalagi berwarna kuning kehijauan, agak bulat, rasanya manis, aromanya harum (wangi), dan kadar airnya agak kurang. Sedangkan wujud buah apel Ana adalah lonjong, kulitnya berwarna merah dan tipis, daging buah lunak dan rasanya asam.

Dibandingkan bersama Varietas Rome Beauty dan Manalagi, Varietas Ana akan lebih baik ditanam di tempat yang punyai elevasi lebih tinggi. Ciri-ciri benih apel yang baik pada lain diperbanyak bersama langkah okulasi, batang bawah maupun batang atas lurus dan sehat, akar serabutnya lebat, daunnya subur dan sehat, berumur 6 bulan atau lebih berasal dari pas okulasi, dan juga bersertifikat.

Penyiapan Lubang dan Penanaman

Agar awal musim hujan mampu dijalankan penanaman, pada musim kemarau kudu dilakukan pembersihan lahan, pembuatan beranda (lahan berlereng) dan lubang tanam. Ukuran lubang yang disarankan adalah panjang, lebar dan di dalam tiap-tiap 60 cm. Jarak tanam untuk Varietas Manalagi adalah 3 – 3,5 m X 3,5 m, sedang untuk Ana dan Rome Beauty adalah 2 – 3 m X 2,5-3 m.

Untuk memperbaiki kesuburan area perakaran, media yang dimasukkan kedalam lubang tanam adalah tanah lapisan atas yang berwarna lebih gelap dan gembur dicampur 20 kg bahan organik (pupuk kandang) dan 0,5 kg dolomit atau fosfat alam terkecuali reaksi tanah masam (pH < 5,5). Sebelum hujan, campuran tanah dimasukkan ke dalam lubang dan dibiarkan mengalami inkubasi minimal 2 minggu.

Awal musim hujan murapakan sementara tanam yang ideal gara-gara ketersediaan air dan suhu hawa menolong untuk adaptasi benih di lapangan. Penanaman ditunaikan bersama dengan memasukkan benih ke di dalam lubang dan akarnya kudu diatur supaya menyebar kesegala arah. Selanjutnya, akar ditimbun tanah hingga setinggi leher akar sambil dipadatkan agar tanaman berdiri tegak dan tidak gampang roboh. Untuk mencegah problem angin kencang, tiap-tiap tanaman mesti dipasang ajir dan diikat secara longgar.

Pelengkungan Cabang

Selain membentuk kerangka tajuk, pelengkungan cabang dimaksudkan untuk mendorong munculnya tunas generatif pada cabang lateral. Kegiatan ini ditunaikan sehabis tanaman beradaptasi di lapangan dan memiliki

cabang lumayan panjang dan juga kuat dilengkung, umumnya berdiameter sekitar 1 – 2 cm. Caranya yakni 3 – 4 cabang dilengkungkan sampai mendatar dan diikat bersama dengan tali yang

ditancapkan pada tanah. Selanjutnya, daunnya dirontokkan (dirompes) dan ujung cabang dipotong.

Pemupukan

Paling sedikit tanaman apel butuh unsur hara makro (C, H, O, N, P, K, Ca, Mg dan S) dan unsur hara mikro (Fe, Zn, Mn, Cu, B, Mo). Sumber utama unsur hara makro adalah pupuk kimia sedangkan sumber unsur mikro berasal berasal dari bahan organik dan pupuk kimia.

Unsur hara makro N, P dan K digunakan tanaman terlebih untuk membentuk organ vegetatif dan generatif sehingga diperlukan dalam jumlah paling banyak. Untuk memenuhi kebutuhan ketiga unsur tersebut, tanaman wajib diberi tambahan pupuk kimia secara berimbang yang diaplikasikan secara tertata setiap 2 – 3 bulan (Tabel 1).

Untuk melindungi kegemburan tanah dan memenuhi unsur hara mikro/unsur lainnya, direkomendasi dilakukan penambahan 20 – 40 kg/pohon bahan organik dan pengapuran kalau ph tanah <5,5 terhadap tiap tiap akhir kemarau

Tabel 1. Rekomendasi Dosis Pupuk N, P dan K Untuk Tanaman Apel

Umur (Tahun) Dosis Pupuk (g/phon) Interval Aplikasi
0 – 1 50 – 100 Setiap 2 bulan
> 1 – 2 100 – 200 Setiap 3 bulan
> 2 – 3 200 – 300 Setiap 3 bulan
> 3 – 4 300 – 400 Setiap 3 bulan
> 4 – 5 400 – 500 Setiap 3 bulan
> 5 ? 500 Setiap 3 bulan
Keterangan: *** = NPK 15-15-15 atau 16-16-16
Perompesan Daun

Di Indonesia yang tidak miliki periode dingin yang panjang, perlakuan perompesan daun (defoliasi buatan) disertai pelengkungan cabang dan pemangkasan anggota ujungnya dapat memecahkan tunas generatif terlebih tunas lateral yang diikuti bersama keluarnya bunga. Idealnya perompesan daun dilaksanakan disaat tunas generatif telah padat, biasanya lebih kurang 2 minggu sesudah panen.

Selain secara manual bersama tangan, perompesan daun dapat dilakukan bersama dengan menyemprot daun tua (pembakaran daun) pakai zat pengatur tumbuh berbahan aktif Hidrogen Sianamida bersama dengan 10% Urea. Biasanya, rompes daun yang dilakukan lebih kurang bulan April dan Oktober mengimbuhkan hasil lebih baik dibandingkan bulan-bulan lainnya dikarenakan bunga terhindar dari air hujan

Penjarangan Buah

Penjarangan buah apel secara tepat bisa menambah mutu panen dan menjaga stabilitas produksi. Kegiatan ini dilakukan

dengan kurangi jumlah buah yang bergerombol dan menyisakan 2 – 3 buah yang seragam pertandan. Kegiatan ini sebaiknya dilakukan saat buah berumur 8 – 9 minggu dari bunga mekar.

Pembungkusan Buah

Khusus apel Manalagi, dikala buah berumur sekitar 3 bulan berasal dari bunga mekar perlu dibungkus bersama kertas yang bersih dan tahan air. Jika tidak dibungkus, anggota buah buah yang terpapar sinar matahari segera akan berwarna kemerahan dan anggota lainnya senantiasa kuning kehijauan supaya penampilannya menjadi tidak cukup menarik. Kegiatan ini dilakukan sehabis penjarangan buah atau 3 bulan dari rompes daun.

Hama dan Penyakit Utama

Selama pertumbuhannya, lumayan banyak type hama dan penyakit yang menyerang tanaman apel. Setelah daun dirompes hingga lebih kurang 3 bulan seterusnya merupakan jaman kritis serangan hama dan penyakit. Beberapa hama yang sering menyerang adalah kutu daun, kutu sisik, tungau, Trips dan Ulat. Sedangkan penyakit utamanya adalah Embun Tepung atau Powdery Mildew dan Marsonina coronaria.

Contoh bahan aktif pestisida yang biasa digunakan untuk mengendalikan hama berikut pada lain Imidakloprid, abamectin (kutu daun, kutu sisik, Trips), Dicofol, Piridaben (Tungau) dan Sipermetrin (ulat), dan lain-lain. Sedangkan bahan aktif yang biasa digunakan untuk mengendalikan penyakit pada lain Difenokonazo, Propineb, Mankozeb, dan lain-lain.

Panen

Berbeda bersama dengan apel di daerah subtropika, perlakuan pelengkungan cabang bersama perompesan daun menjadikan apel di Indonesia mampu dipanen setahun dua kali. Apel Rome Beauty sanggup dipanen ketika buah berumur lebih kurang 120 – 140 hari, Manalagi lebih kurang 115 dan Ana lebih kurang 100 hari dari bunga mekar.

Panen sebaiknya dikerjakan pada pagi hari kala cuaca cerah. Buah-buah yang telah dipetik kudu dimasukkan secara hati-hati kedalam keranjang yang dilapisi karung plastik untuk kurangi kerusakan buah yang dipanen.

Tags: ,
rijal wafaudin Diposting oleh

saya seorang peternak yang hobi menulis di blog semoga apa yang saya tulis bisa bermanfaat bagi anda

Belum ada Komentar untuk budidaya buah apel dalam pot | Cilacap

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait budidaya buah apel dalam pot | Cilacap

cara ternak jangkrik madu	|Cilegon

cara ternak jangkrik madu |Cilegon

T 18 April 2020 F A rijal wafaudin

Cara ternak jangkrik yang efektif Jangkrik merupakan salah satu serangga yang kerap dijadikan pakan burung, ikan dan reptil. Permintaan akan jangkrik sejalan bersama dengan naiknya minat untuk pelihara burung, ikan dan reptil. Cara ternak jangkrik memadai enteng dijalankan baik untuk... Selengkapnya

cara ternak kroto youtube	|Jombang

cara ternak kroto youtube |Jombang

T 25 January 2014 F A rijal wafaudin

Cara praktis budidaya kroto telur atau kroto yang berwarna putih. Pada tempat atau sarang yang telah stabil, seterusnya kroto mampu dipanen tiap-tiap 15-20 hari. Pada awal budidaya, sebaiknya bibit koloni dibiarkan berkembang biak sehingga populasi semutnya bertambah. Setidaknya sampai 6... Selengkapnya

budidaya buah apel dari biji	 | Brebes

budidaya buah apel dari biji | Brebes

T 21 October 2010 F A rijal wafaudin

Cara Menanam Apel berasal dari Biji yang Baik dan Benar Apel adalah buah segar nan renyah yang kaya bakal kadar air, vitamin B dan C. Di seluruh dunia, buah apel hampir jadi buah-buahan yang paling kerap dikonsumsi. Hal ini memicu... Selengkapnya

+ SIDEBAR