Beranda » Tips » budidaya buah apel dalam pot | Purworejo

budidaya buah apel dalam pot | Purworejo

T Diposting oleh pada 11 November 2011
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 4 kali

Cara Menanam Apel dari Biji yang Baik dan Benar

Apel adalah buah fresh nan renyah yang kaya bakal takaran air, vitamin B dan C. Di semua dunia, buah apel nyaris menjadi buah-buahan yang paling kerap dikonsumsi. Hal ini mengakibatkan permohonan buah apel berkesinambungan makin meningkat supaya pembudidayaannya dilakukan secara besar-besaran di setiap daerah.

Buah apel yang masak terhadap umumnya berwarna merah, walau ada juga yang matang di dalam situasi hijau, atau hijau kekuningan. Apel merah adalah keliru satu type apel yang paling banyak digemari karena daya tarik warnanya yang merah menggugah selera. Tapi apel hijau tidak kalah tenar, rasanya tetap manis tapi umumnya lebih renyah dan kadang mulai masam. Semuanya punya keistimewaan masing-masing. Cek disini koleksi tanaman buah apel yang kami sediakan di toko online
Buah apel dapat ditanam bersama langkah stek atau cangkok terhitung bersama dengan manfaatkan bijinya. Namun dalam artikel ini, bakal diberikan cara-cara untuk menanam apel bersama dengan memakai biji. Anda mampu mempelajari beberapa langkah di bawah ini:

1. Simulasi musim dingin untuk membuat biji berkecambah
Pilih benih biji unggul atau bersama dengan mutu paling bagus, supaya bisa menghasilkan pohon apel yang prima.
Selanjutnya menempatkan biji-biji berikut sampai kering. Bisa Anda letakkan terhadap kertas atau kain sehingga kulit bagian luar bijinya jadi kering dan tidak lembab.
Setelah itu, bungkus biji tadi memakai tisu basah dan masukkan ke didalam wadah yang tertutup rapat. Bisa dibungkus kantong pelastik, di masukkan terhadap toples yang miliki penutup, atau terhadap wadah tupperware.
Kemudian meletakkan benih Anda ke dalam lemari es atau kulkas bersama suhu 4,4 – 10 derajat C. Letakkan biji selanjutnya di lemari es selama 8 minggu. Pada sistem ini, biji bakal mengeluarkan tunasnya.
Setelah 8 minggu, semestinya benih biji Anda udah mengeluarkan kecambah. Keluarkan berasal dari kulkas dan biji ini siap untuk dipindahkan pada sarana tanah.
Contoh biji apel yang udah dikeluarkan berasal dari dalam lemari es. Kecambahnya sudah muncul dan siap untuk ditanam.
Contoh biji apel yang udah dikeluarkan berasal dari di dalam lemari es. Kecambahnya sudah keluar dan siap untuk ditanam.
2. Memindahkan benih yang berkecambah ke dalam pot
Pertama, siapkan wadah berwujud pot berukuran kecil. Kemudian isikan bersama dengan tanah bersama pH netral. Tidak kudu memberikan tanah tersebut dengan campuran pupuk untuk awal penanaman.
Buat cekungan pada tanah 2 atau 3 kali lebih besar dari terhadap ukuran biji. Letakkan benih biji berikut terhadap cekungan tanah dengan hati-hati, lalu tutupi ulang bersama tanah.
Tepuk-tepuk tanah dengan lembut. Kemudian, sirami bersama air sehingga tanahnya tetap lembab.
Tempatkan terhadap suhu kamar dan berikan paparan cahaya matahari secara langsung.
Pohon apel (jenis apel putsa) kecil yang udah sanggup dipindahkan pada lahan permanen.
Pohon apel (jenis apel putsa) kecil yang telah sanggup dipindahkan pada lahan permanen.
3. Memindahkan pohon apel kecil terhadap lahan tanah
Yang perlu diperhatikan adalah, disaat benih yang sudah Anda tanam pada pot kecil sudah tumbuh, jangan segera memindahkannya terhadap lahan tanah dikarenakan pada dasarnya, batang, akar, termasuk daun-daunnya tetap rentan mati. Jadi Anda kudu menunggu hingga tanaman selanjutnya sudah setinggi 25cm. Setelah itu, Anda mampu mengikuti hal-hal berikut:

Tanam terhadap lahan yang lembab dengan pH yang netral.
Berikan lahan yang bisa terkena cahaya matahari langsung. Kalau bisa, tanam menghadap ke arah timur.
Pastikan memberi tambahan area yang luas untuk tumbuh akarnya nanti. Jadi jikalau menanam lebih dari satu pohon, maka beri jarak pada pohon muda yang satu bersama dengan yang lainnya kurang lebih 4,5 atau 5 meter.
Siram pohon kecil Anda sebanyak 10 sampai 12 hari. Namun saat sudah tumbuh besar, sanggup dikurangi penyiramannya.Intinya, pohon apel tidak dapat tumbuh pada tanah yang kering, tidak termasuk tanah yang amat basah. Sirami bersama dengan melindungi kelembaban tanahnya.
pohon-apel-yang-ditanam-pada-lahan
Pohon apel yang ditaman terhadap lahan kudu senantiasa diberikan perawatan sampai tumbuh besar dan berbuah.
Berikan asupan nutrisi bersifat pupuk bersama dengan kadar nitrogen dan oksida (NPK) 10-10-10.
Pantau konsisten pertumbuhannya, dan jangan lupa melindunginya dari problem penyakit terhitung hewan-hewan yang suka memakan dedaunan.
Tingkat keberhasilan penanaman apel dengan pakai biji sebetulnya tidak semulus penanaman secara stek. Tapi jikalau kelebihan berasal dari cara menanam apel dari biji Anda akan meraih pohon apel yang utuh, tumbuh besar dari akar hingga pucuk daunnya. Jadi tidak ada salahnya coba beberapa langkah di atas, kalau anda sanggup bersabar dan sedikit telaten, maka penanamannya pasti bakal berhasil. Untuk miliki produk bibit tanaman apel, silakan klik disini. Selamat mencoba 🙂
Meskipun bukan asli tanaman dari Indonesia, apel terhitung tidak benar satu style buah yang terkenal disamping jeruk dan mangga. Sebagai buah segar, apel banyak di sajikan dalam pesta, buah penyerta kunjungan orang sakit maupun sesaji upacara agama di Bali. Selain dikonsumsi dalam wujud buah segar, kelezatan apel mampu dinikmati didalam wujud minuman maupun dodol yang banyak dijajakan di Kota Wisata Batu.

Berdasarkan penelitian, apel sanggup kurangi resiko kanker usus besar, kanker prostat dan paru-paru. Serat apel terhitung mencegah penyakit jantung dan juga mengontrol berat badan dan takaran kolesterol dengan cara seratnya mencegah reabsorpsi.

Selain Malang Raya (Jawa Timur), beberapa daerah di Indonesia Timur (NTT, Bali, dan Papua) punya lahan yang potensial untuk pengembangan tanaman apel. Namun demikianlah daerah-daerah tersebut belum punyai sentra memproses apel sesuai harapan disebakan pengembangannya belum diikuti bersama dengan pemahaman dan penerapan teknologi budidaya apel yang baik dan benar.

Syarat Tumbuh

Di Indonesia yang beriklim tropika, sebagian varietas apel memiliki adaptasi yang baik di dataran tinggi/pegunungan yang miliki suhu dingin. Awalnya sentra apel di Malang Raya terdapat di elevasi 700 – 1.200 m dpl dengan suhu hawa kurang lebih 16 – 27oC. Saat ini, suhu hawa di Malang Raya udah meningkat secara nyata agar menggeser kesuaian lahan apel ke elevasi lebih kurang 1.000 – 1.500 m dpl.

Selain bersuhu dingin, tempat penanaman apel sebaiknya beriklim kering atau memiliki hujan tahunan 1.000 – 2.500 mm dengan penyinaran matahari sebanyak 50 – 60 % per hari, dan kelembaban hawa 75–85 %. Jika hujan tinggi dan turun seiring dengan musim pembungaan akan menggagalkan bunga menjadi buah.

Meskipun apel bisa tumbuh di lebih dari satu model tanah yaitu Regosol (Entisol), Andosol (Andisol), dan Latosol (Inceptisol), cii-ciri tanah yang ideal adalah teksturnya sedang, konsistensi gembur, kedalaman efisien > 50 cm, drainase baik, dan pH tanah 5,5 – 7.

Pemilihan Benih

Rome Beauty, Manalagi dan Ana merupakan varietas apel yang paling banyak dibudidayakan di Indonesia. Ciri apel Rome Beauty pada lain kulit buah berwarna merah kehijauan, agak bulat, daging buah agak keras, beraroma kuat, dan rasanya fresh sedikit asam. Kulit buah apel manalagi berwarna kuning kehijauan, agak bulat, rasanya manis, aromanya harum (wangi), dan kadar airnya agak kurang. Sedangkan wujud buah apel Ana adalah lonjong, kulitnya berwarna merah dan tipis, daging buah lunak dan rasanya asam.

Dibandingkan dengan Varietas Rome Beauty dan Manalagi, Varietas Ana akan lebih baik ditanam di tempat yang memiliki elevasi lebih tinggi. Ciri-ciri benih apel yang baik antara lain diperbanyak dengan cara okulasi, batang bawah maupun batang atas lurus dan sehat, akar serabutnya lebat, daunnya subur dan sehat, berumur 6 bulan atau lebih berasal dari pas okulasi, dan juga bersertifikat.

Penyiapan Lubang dan Penanaman

Agar awal musim hujan sanggup ditunaikan penanaman, pada musim kemarau harus dikerjakan pembersihan lahan, pembuatan beranda (lahan berlereng) dan lubang tanam. Ukuran lubang yang dianjurkan adalah panjang, lebar dan dalam masing-masing 60 cm. Jarak tanam untuk Varietas Manalagi adalah 3 – 3,5 m X 3,5 m, sedang untuk Ana dan Rome Beauty adalah 2 – 3 m X 2,5-3 m.

Untuk memperbaiki kesuburan daerah perakaran, media yang dimasukkan kedalam lubang tanam adalah tanah lapisan atas yang berwarna lebih gelap dan gembur dicampur 20 kg bahan organik (pupuk kandang) dan 0,5 kg dolomit atau fosfat alam jikalau reaksi tanah masam (pH < 5,5). Sebelum hujan, campuran tanah dimasukkan ke dalam lubang dan dibiarkan mengalami inkubasi sedikitnya 2 minggu.

Awal musim hujan murapakan saat tanam yang ideal gara-gara ketersediaan air dan suhu hawa menunjang untuk adaptasi benih di lapangan. Penanaman ditunaikan bersama dengan memasukkan benih ke di dalam lubang dan akarnya wajib diatur agar menyebar kesegala arah. Selanjutnya, akar ditimbun tanah hingga setinggi leher akar sambil dipadatkan sehingga tanaman berdiri tegak dan tidak enteng roboh. Untuk mencegah masalah angin kencang, tiap-tiap tanaman kudu dipasang ajir dan diikat secara longgar.

Pelengkungan Cabang

Selain membentuk kerangka tajuk, pelengkungan cabang dimaksudkan untuk mendorong timbulnya tunas generatif pada cabang lateral. Kegiatan ini dilaksanakan sesudah tanaman beradaptasi di lapangan dan memiliki

cabang lumayan panjang dan juga kuat dilengkung, umumnya berdiameter lebih kurang 1 – 2 cm. Caranya yakni 3 – 4 cabang dilengkungkan sampai mendatar dan diikat dengan tali yang

ditancapkan pada tanah. Selanjutnya, daunnya dirontokkan (dirompes) dan ujung cabang dipotong.

Pemupukan

Paling sedikit tanaman apel memerlukan unsur hara makro (C, H, O, N, P, K, Ca, Mg dan S) dan unsur hara mikro (Fe, Zn, Mn, Cu, B, Mo). Sumber utama unsur hara makro adalah pupuk kimia namun sumber unsur mikro berasal dari bahan organik dan pupuk kimia.

Unsur hara makro N, P dan K digunakan tanaman terlebih untuk membentuk organ vegetatif dan generatif agar dibutuhkan dalam jumlah paling banyak. Untuk memenuhi keperluan ketiga unsur tersebut, tanaman harus diberi tambahan pupuk kimia secara berimbang yang diaplikasikan secara teratur tiap-tiap 2 – 3 bulan (Tabel 1).

Untuk menjaga kegemburan tanah dan memenuhi unsur hara mikro/unsur lainnya, dianjurkan ditunaikan menambahkan 20 – 40 kg/pohon bahan organik dan pengapuran kecuali ph tanah <5,5 pada tiap tiap akhir kemarau

Tabel 1. Rekomendasi Dosis Pupuk N, P dan K Untuk Tanaman Apel

Umur (Tahun) Dosis Pupuk (g/phon) Interval Aplikasi
0 – 1 50 – 100 Setiap 2 bulan
> 1 – 2 100 – 200 Setiap 3 bulan
> 2 – 3 200 – 300 Setiap 3 bulan
> 3 – 4 300 – 400 Setiap 3 bulan
> 4 – 5 400 – 500 Setiap 3 bulan
> 5 ? 500 Setiap 3 bulan
Keterangan: *** = NPK 15-15-15 atau 16-16-16
Perompesan Daun

Di Indonesia yang tidak mempunyai periode dingin yang panjang, perlakuan perompesan daun (defoliasi buatan) disertai pelengkungan cabang dan pemangkasan anggota ujungnya mampu memecahkan tunas generatif khususnya tunas lateral yang diikuti bersama dengan keluarnya bunga. Idealnya perompesan daun dilaksanakan disaat tunas generatif udah padat, umumnya sekitar 2 minggu sesudah panen.

Selain secara manual bersama tangan, perompesan daun bisa dikerjakan dengan menyemprot daun tua (pembakaran daun) manfaatkan zat pengatur tumbuh berbahan aktif Hidrogen Sianamida bersama dengan 10% Urea. Biasanya, rompes daun yang dijalankan sekitar bulan April dan Oktober memberikan hasil lebih baik dibandingkan bulan-bulan lainnya gara-gara bunga terhindar berasal dari air hujan

Penjarangan Buah

Penjarangan buah apel secara tepat mampu tingkatkan kualitas panen dan merawat stabilitas produksi. Kegiatan ini dilakukan

dengan kurangi jumlah buah yang bergerombol dan menyisakan 2 – 3 buah yang seragam pertandan. Kegiatan ini sebaiknya dilakukan kala buah berumur 8 – 9 minggu berasal dari bunga mekar.

Pembungkusan Buah

Khusus apel Manalagi, ketika buah berumur kira-kira 3 bulan berasal dari bunga mekar wajib dibungkus dengan kertas yang bersih dan tahan air. Jika tidak dibungkus, bagian buah buah yang terpapar sinar matahari segera akan berwarna kemerahan dan anggota lainnya selamanya kuning kehijauan agar penampilannya jadi kurang menarik. Kegiatan ini dilaksanakan setelah penjarangan buah atau 3 bulan dari rompes daun.

Hama dan Penyakit Utama

Selama pertumbuhannya, cukup banyak type hama dan penyakit yang menyerang tanaman apel. Setelah daun dirompes sampai kira-kira 3 bulan selanjutnya merupakan jaman gawat serangan hama dan penyakit. Beberapa hama yang kerap menyerang adalah kutu daun, kutu sisik, tungau, Trips dan Ulat. Sedangkan penyakit utamanya adalah Embun Tepung atau Powdery Mildew dan Marsonina coronaria.

Contoh bahan aktif pestisida yang biasa digunakan untuk mengendalikan hama tersebut pada lain Imidakloprid, abamectin (kutu daun, kutu sisik, Trips), Dicofol, Piridaben (Tungau) dan Sipermetrin (ulat), dan lain-lain. Sedangkan bahan aktif yang biasa digunakan untuk mengendalikan penyakit antara lain Difenokonazo, Propineb, Mankozeb, dan lain-lain.

Panen

Berbeda dengan apel di tempat subtropika, perlakuan pelengkungan cabang dengan perompesan daun menjadikan apel di Indonesia sanggup dipanen setahun dua kali. Apel Rome Beauty mampu dipanen disaat buah berumur kira-kira 120 – 140 hari, Manalagi lebih kurang 115 dan Ana lebih kurang 100 hari dari bunga mekar.

Panen sebaiknya dijalankan pada pagi hari selagi cuaca cerah. Buah-buah yang telah dipetik perlu dimasukkan secara hati-hati kedalam keranjang yang dilapisi karung plastik untuk kurangi rusaknya buah yang dipanen.

Tags: ,
rijal wafaudin Diposting oleh

saya seorang peternak yang hobi menulis di blog semoga apa yang saya tulis bisa bermanfaat bagi anda

Belum ada Komentar untuk budidaya buah apel dalam pot | Purworejo

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait budidaya buah apel dalam pot | Purworejo

cara menanam buah apel dari biji	 | Pati

cara menanam buah apel dari biji | Pati

T 8 August 2011 F A rijal wafaudin

Cara Menanam Apel dari Biji yang Baik dan Benar Apel adalah buah fresh nan renyah yang kaya bakal persentase air, vitamin B dan C. Di seluruh dunia, buah apel nyaris jadi buah-buahan yang paling kerap dikonsumsi. Hal ini mengakibatkan permohonan... Selengkapnya

cara menanam apel dengan biji	 | Slawi

cara menanam apel dengan biji | Slawi

T 28 March 2011 F A rijal wafaudin

Cara Menanam Apel berasal dari Biji yang Baik dan Benar Apel adalah buah fresh nan renyah yang kaya bakal takaran air, vitamin B dan C. Di semua dunia, buah apel hampir menjadi buah-buahan yang paling kerap dikonsumsi. Hal ini memicu... Selengkapnya

cara ternak jangkrik skala kecil	|Purworejo

cara ternak jangkrik skala kecil |Purworejo

T 8 June 2020 F A rijal wafaudin

Cara ternak jangkrik yang efektif Jangkrik merupakan tidak benar satu serangga yang sering dijadikan pakan burung, ikan dan reptil. Permintaan dapat jangkrik bersamaan bersama naiknya minat untuk memelihara burung, ikan dan reptil. Cara ternak jangkrik cukup enteng ditunaikan baik untuk... Selengkapnya

+ SIDEBAR