Beranda » Tips » cara bibit apel dari biji | Purworejo

cara bibit apel dari biji | Purworejo

T Diposting oleh pada 8 August 2011
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 5 kali

Cara Menanam Apel dari Biji yang Baik dan Benar

Apel adalah buah fresh nan renyah yang kaya dapat takaran air, vitamin B dan C. Di seluruh dunia, buah apel nyaris jadi buah-buahan yang paling sering dikonsumsi. Hal ini membawa dampak permintaan buah apel konsisten makin meningkat sehingga pembudidayaannya ditunaikan secara besar-besaran di tiap-tiap daerah.

Buah apel yang masak terhadap umumnya berwarna merah, walaupun tersedia juga yang matang didalam keadaan hijau, atau hijau kekuningan. Apel merah adalah tidak benar satu model apel yang paling banyak digemari sebab kekuatan tarik warnanya yang merah menggugah selera. Tapi apel hijau tidak kalah tenar, rasanya tetap manis tetapi kebanyakan lebih renyah dan kadang merasa masam. Semuanya punya keistimewaan masing-masing. Cek di sini koleksi tanaman buah apel yang kami sediakan di toko online
Buah apel dapat ditanam bersama langkah stek atau cangkok juga bersama dengan pakai bijinya. Namun dalam artikel ini, bakal diberikan cara-cara untuk menanam apel bersama pakai biji. Anda bisa mempelajari beberapa langkah di bawah ini:

1. Simulasi musim dingin untuk mengakibatkan biji berkecambah
Pilih benih biji unggul atau bersama dengan kualitas paling bagus, sehingga mampu menghasilkan pohon apel yang prima.
Selanjutnya letakkan biji-biji tersebut hingga kering. Bisa Anda letakkan terhadap kertas atau kain agar kulit bagian luar bijinya menjadi kering dan tidak lembab.
Setelah itu, bungkus biji tadi memanfaatkan tisu basah dan masukkan ke di dalam wadah yang tertutup rapat. Bisa dibungkus kantong pelastik, di masukkan pada toples yang memiliki penutup, atau pada wadah tupperware.
Kemudian letakkan benih Anda ke di dalam lemari es atau kulkas bersama dengan suhu 4,4 – 10 derajat C. Letakkan biji selanjutnya di lemari es sepanjang 8 minggu. Pada proses ini, biji bakal mengeluarkan tunasnya.
Setelah 8 minggu, harusnya benih biji Anda sudah mengeluarkan kecambah. Keluarkan dari kulkas dan biji ini siap untuk dipindahkan terhadap fasilitas tanah.
Contoh biji apel yang sudah dikeluarkan dari dalam lemari es. Kecambahnya telah muncul dan siap untuk ditanam.
Contoh biji apel yang udah dikeluarkan berasal dari di dalam lemari es. Kecambahnya udah keluar dan siap untuk ditanam.
2. Memindahkan benih yang berkecambah ke dalam pot
Pertama, siapkan wadah berbentuk pot berukuran kecil. Kemudian isikan bersama tanah bersama pH netral. Tidak kudu mengimbuhkan tanah berikut bersama dengan campuran pupuk untuk awal penanaman.
Buat cekungan pada tanah 2 atau 3 kali lebih besar dari terhadap ukuran biji. Letakkan benih biji selanjutnya terhadap cekungan tanah dengan hati-hati, lalu tutupi ulang bersama dengan tanah.
Tepuk-tepuk tanah bersama dengan lembut. Kemudian, sirami dengan air agar tanahnya tetap lembab.
Tempatkan pada suhu kamar dan memberikan paparan sinar matahari secara langsung.
Pohon apel (jenis apel putsa) kecil yang udah sanggup dipindahkan terhadap lahan permanen.
Pohon apel (jenis apel putsa) kecil yang udah mampu dipindahkan terhadap lahan permanen.
3. Memindahkan pohon apel kecil pada lahan tanah
Yang mesti diperhatikan adalah, kala benih yang udah Anda tanam pada pot kecil udah tumbuh, jangan langsung memindahkannya terhadap lahan tanah dikarenakan terhadap dasarnya, batang, akar, juga daun-daunnya masih rentan mati. Jadi Anda mesti menanti hingga tanaman berikut udah setinggi 25cm. Setelah itu, Anda mampu ikuti hal-hal berikut:

Tanam terhadap lahan yang lembab dengan pH yang netral.
Berikan lahan yang sanggup terkena cahaya matahari langsung. Kalau bisa, tanam menghadap ke arah timur.
Pastikan beri tambahan area yang luas untuk tumbuh akarnya nanti. Jadi kecuali menanam sebagian pohon, maka beri jarak pada pohon muda yang satu dengan yang lainnya sekitar 4,5 atau 5 meter.
Siram pohon kecil Anda sebanyak 10 sampai 12 hari. Namun saat telah tumbuh besar, dapat dikurangi penyiramannya.Intinya, pohon apel tidak mampu tumbuh pada tanah yang kering, tidak terhitung tanah yang terlalu basah. Sirami dengan memelihara kelembaban tanahnya.
pohon-apel-yang-ditanam-pada-lahan
Pohon apel yang ditaman terhadap lahan kudu selalu diberikan perawatan sampai tumbuh besar dan berbuah.
Berikan asupan nutrisi berbentuk pupuk bersama dengan persentase nitrogen dan oksida (NPK) 10-10-10.
Pantau konsisten pertumbuhannya, dan jangan lupa melindunginya dari gangguan penyakit juga hewan-hewan yang bahagia memakan dedaunan.
Tingkat keberhasilan penanaman apel bersama menggunakan biji sebetulnya tidak semulus penanaman secara stek. Tapi kecuali berlebihan dari langkah menanam apel berasal dari biji Anda akan beroleh pohon apel yang utuh, tumbuh besar berasal dari akar hingga pucuk daunnya. Jadi tidak ada salahnya coba beberapa langkah di atas, kalau kamu bisa bersabar dan sedikit telaten, maka penanamannya tentu akan berhasil. Untuk miliki product bibit tanaman apel, silahkan klik disini. Selamat mencoba 🙂
Meskipun bukan asli tanaman berasal dari Indonesia, apel termasuk salah satu style buah yang terkenal disamping jeruk dan mangga. Sebagai buah segar, apel banyak disajikan didalam pesta, buah penyerta kunjungan orang sakit maupun sesaji upacara agama di Bali. Selain dikonsumsi di dalam wujud buah segar, kelezatan apel sanggup dinikmati didalam wujud minuman maupun dodol yang banyak dijajakan di Kota Wisata Batu.

Berdasarkan penelitian, apel sanggup kurangi efek kanker usus besar, kanker prostat dan paru-paru. Serat apel juga mencegah penyakit jantung serta mengontrol berat badan dan persentase kolesterol bersama dengan langkah seratnya menghindar reabsorpsi.

Selain Malang Raya (Jawa Timur), lebih dari satu tempat di Indonesia Timur (NTT, Bali, dan Papua) mempunyai lahan yang potensial untuk pengembangan tanaman apel. Namun demikian daerah-daerah berikut belum punyai sentra memproduksi apel cocok harapan disebakan pengembangannya belum diikuti bersama pemahaman dan penerapan teknologi budidaya apel yang baik dan benar.

Syarat Tumbuh

Di Indonesia yang beriklim tropika, lebih dari satu varietas apel punyai adaptasi yang baik di dataran tinggi/pegunungan yang mempunyai suhu dingin. Awalnya sentra apel di Malang Raya terdapat di elevasi 700 – 1.200 m dpl dengan suhu hawa kira-kira 16 – 27oC. Saat ini, suhu hawa di Malang Raya telah meningkat secara nyata supaya menggeser kesuaian lahan apel ke elevasi kurang lebih 1.000 – 1.500 m dpl.

Selain bersuhu dingin, tempat penanaman apel sebaiknya beriklim kering atau punyai hujan tahunan 1.000 – 2.500 mm bersama dengan penyinaran matahari sebanyak 50 – 60 persen per hari, dan kelembapan udara 75–85 %. Jika hujan tinggi dan turun sejalan bersama dengan musim pembungaan bakal menggagalkan bunga jadi buah.

Meskipun apel mampu tumbuh di sebagian jenis tanah yaitu Regosol (Entisol), Andosol (Andisol), dan Latosol (Inceptisol), pembawaan tanah yang ideal adalah teksturnya sedang, konsistensi gembur, kedalaman efisien > 50 cm, drainase baik, dan pH tanah 5,5 – 7.

Pemilihan Benih

Rome Beauty, Manalagi dan Ana merupakan varietas apel yang paling banyak dibudidayakan di Indonesia. Ciri apel Rome Beauty pada lain kulit buah berwarna merah kehijauan, agak bulat, daging buah agak keras, beraroma kuat, dan rasanya fresh sedikit asam. Kulit buah apel manalagi berwarna kuning kehijauan, agak bulat, rasanya manis, aromanya harum (wangi), dan persentase airnya agak kurang. Sedangkan bentuk buah apel Ana adalah lonjong, kulitnya berwarna merah dan tipis, daging buah lunak dan rasanya asam.

Dibandingkan dengan Varietas Rome Beauty dan Manalagi, Varietas Ana dapat lebih baik ditanam di tempat yang punya elevasi lebih tinggi. Ciri-ciri benih apel yang baik antara lain diperbanyak bersama dengan langkah okulasi, batang bawah maupun batang atas lurus dan sehat, akar serabutnya lebat, daunnya subur dan sehat, berumur 6 bulan atau lebih dari sementara okulasi, serta bersertifikat.

Penyiapan Lubang dan Penanaman

Agar awal musim hujan sanggup ditunaikan penanaman, terhadap musim kemarau harus ditunaikan pembersihan lahan, pembuatan beranda (lahan berlereng) dan lubang tanam. Ukuran lubang yang direkomendasikan adalah panjang, lebar dan di dalam tiap-tiap 60 cm. Jarak tanam untuk Varietas Manalagi adalah 3 – 3,5 m X 3,5 m, sedangkan untuk Ana dan Rome Beauty adalah 2 – 3 m X 2,5-3 m.

Untuk melakukan perbaikan kesuburan daerah perakaran, media yang dimasukkan kedalam lubang tanam adalah tanah susunan atas yang berwarna lebih gelap dan gembur dicampur 20 kg bahan organik (pupuk kandang) dan 0,5 kg dolomit atau fosfat alam kalau reaksi tanah masam (pH < 5,5). Sebelum hujan, campuran tanah dimasukkan ke di dalam lubang dan dibiarkan mengalami inkubasi sekurang-kurangnya 2 minggu.

Awal musim hujan murapakan sementara tanam yang ideal karena ketersediaan air dan suhu udara menopang untuk adaptasi benih di lapangan. Penanaman ditunaikan bersama memasukkan benih ke didalam lubang dan akarnya kudu diatur sehingga menyebar kesegala arah. Selanjutnya, akar ditimbun tanah hingga setinggi leher akar sambil dipadatkan agar tanaman berdiri tegak dan tidak ringan roboh. Untuk menghindar masalah angin kencang, tiap tiap tanaman mesti dipasang ajir dan diikat secara longgar.

Pelengkungan Cabang

Selain membentuk kerangka tajuk, pelengkungan cabang dimaksudkan untuk mendorong timbulnya tunas generatif pada cabang lateral. Kegiatan ini dikerjakan setelah tanaman beradaptasi di lapangan dan memiliki

cabang cukup panjang serta kuat dilengkung, biasanya berdiameter lebih kurang 1 – 2 cm. Caranya yakni 3 – 4 cabang dilengkungkan sampai mendatar dan diikat bersama tali yang

ditancapkan terhadap tanah. Selanjutnya, daunnya dirontokkan (dirompes) dan ujung cabang dipotong.

Pemupukan

Paling sedikit tanaman apel membutuhkan unsur hara makro (C, H, O, N, P, K, Ca, Mg dan S) dan unsur hara mikro (Fe, Zn, Mn, Cu, B, Mo). Sumber utama unsur hara makro adalah pupuk kimia sedang sumber unsur mikro berasal dari bahan organik dan pupuk kimia.

Unsur hara makro N, P dan K digunakan tanaman khususnya untuk membentuk organ vegetatif dan generatif agar dibutuhkan dalam jumlah paling banyak. Untuk mencukupi keperluan ketiga unsur tersebut, tanaman wajib diberi tambahan pupuk kimia secara berimbang yang diaplikasikan secara teratur setiap 2 – 3 bulan (Tabel 1).

Untuk menjaga kegemburan tanah dan mencukupi unsur hara mikro/unsur lainnya, disarankan ditunaikan penambahan 20 – 40 kg/pohon bahan organik dan pengapuran kalau ph tanah <5,5 pada tiap tiap akhir kemarau

Tabel 1. Rekomendasi Dosis Pupuk N, P dan K Untuk Tanaman Apel

Umur (Tahun) Dosis Pupuk (g/phon) Interval Aplikasi
0 – 1 50 – 100 Setiap 2 bulan
> 1 – 2 100 – 200 Setiap 3 bulan
> 2 – 3 200 – 300 Setiap 3 bulan
> 3 – 4 300 – 400 Setiap 3 bulan
> 4 – 5 400 – 500 Setiap 3 bulan
> 5 ? 500 Setiap 3 bulan
Keterangan: *** = NPK 15-15-15 atau 16-16-16
Perompesan Daun

Di Indonesia yang tidak mempunyai periode dingin yang panjang, perlakuan perompesan daun (defoliasi buatan) disertai pelengkungan cabang dan pemangkasan anggota ujungnya mampu memecahkan tunas generatif khususnya tunas lateral yang diikuti bersama keluarnya bunga. Idealnya perompesan daun dijalankan saat tunas generatif telah padat, umumnya lebih kurang 2 minggu setelah panen.

Selain secara manual dengan tangan, perompesan daun bisa dikerjakan bersama dengan menyemprot daun tua (pembakaran daun) menggunakan zat pengatur tumbuh berbahan aktif Hidrogen Sianamida dengan 10% Urea. Biasanya, rompes daun yang dilaksanakan sekitar bulan April dan Oktober memberi tambahan hasil lebih baik dibandingkan bulan-bulan lainnya karena bunga terhindar dari air hujan

Penjarangan Buah

Penjarangan buah apel secara pas bisa tingkatkan mutu panen dan melindungi stabilitas produksi. Kegiatan ini dilakukan

dengan mengurangi jumlah buah yang bergerombol dan menyisakan 2 – 3 buah yang seragam pertandan. Kegiatan ini sebaiknya dikerjakan dikala buah berumur 8 – 9 minggu berasal dari bunga mekar.

Pembungkusan Buah

Khusus apel Manalagi, dikala buah berumur kurang lebih 3 bulan dari bunga mekar harus dibungkus dengan kertas yang bersih dan tahan air. Jika tidak dibungkus, anggota buah buah yang terpapar sinar matahari segera akan berwarna kemerahan dan anggota lainnya tetap kuning kehijauan agar penampilannya jadi kurang menarik. Kegiatan ini dilakukan sesudah penjarangan buah atau 3 bulan berasal dari rompes daun.

Hama dan Penyakit Utama

Selama pertumbuhannya, memadai banyak style hama dan penyakit yang menyerang tanaman apel. Setelah daun dirompes sampai lebih kurang 3 bulan seterusnya merupakan masa parah serangan hama dan penyakit. Beberapa hama yang kerap menyerang adalah kutu daun, kutu sisik, tungau, Trips dan Ulat. Sedangkan penyakit utamanya adalah Embun Tepung atau Powdery Mildew dan Marsonina coronaria.

Contoh bahan aktif pestisida yang biasa digunakan untuk mengendalikan hama berikut pada lain Imidakloprid, abamectin (kutu daun, kutu sisik, Trips), Dicofol, Piridaben (Tungau) dan Sipermetrin (ulat), dan lain-lain. Sedangkan bahan aktif yang biasa digunakan untuk mengendalikan penyakit antara lain Difenokonazo, Propineb, Mankozeb, dan lain-lain.

Panen

Berbeda dengan apel di area subtropika, perlakuan pelengkungan cabang bersama perompesan daun menjadikan apel di Indonesia bisa dipanen setahun dua kali. Apel Rome Beauty sanggup dipanen ketika buah berumur kira-kira 120 – 140 hari, Manalagi kurang lebih 115 dan Ana lebih kurang 100 hari dari bunga mekar.

Panen sebaiknya dilaksanakan terhadap pagi hari selagi cuaca cerah. Buah-buah yang udah dipetik mesti dimasukkan secara hati-hati kedalam keranjang yang dilapisi karung plastik untuk kurangi kerusakan buah yang dipanen.

Tags: ,
rijal wafaudin Diposting oleh

saya seorang peternak yang hobi menulis di blog semoga apa yang saya tulis bisa bermanfaat bagi anda

Belum ada Komentar untuk cara bibit apel dari biji | Purworejo

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait cara bibit apel dari biji | Purworejo

cara penanaman buah apel	 | Pemalang

cara penanaman buah apel | Pemalang

T 21 October 2010 F A rijal wafaudin

Cara Menanam Apel berasal dari Biji yang Baik dan Benar Apel adalah buah fresh nan renyah yang kaya bakal persentase air, vitamin B dan C. Di seluruh dunia, buah apel hampir menjadi buah-buahan yang paling kerap dikonsumsi. Hal ini membuat... Selengkapnya

cara ternak kroto modern	|Ciruas

cara ternak kroto modern |Ciruas

T 22 January 2014 F A rijal wafaudin

Cara praktis budidaya kroto telur atau kroto yang berwarna putih. Pada sarana atau sarang yang telah stabil, seterusnya kroto bisa dipanen tiap tiap 15-20 hari. Pada awal budidaya, sebaiknya bibit koloni dibiarkan berkembang biak agar populasi semutnya bertambah. Setidaknya sampai... Selengkapnya

cara ternak kroto dengan botol aqua	|Grobogan

cara ternak kroto dengan botol aqua |Grobogan

T 11 July 2013 F A rijal wafaudin

Cara praktis budidaya kroto telur atau kroto yang berwarna putih. Pada fasilitas atau sarang yang udah stabil, selanjutnya kroto mampu dipanen tiap-tiap 15-20 hari. Pada awal budidaya, sebaiknya bibit koloni dibiarkan berkembang biak sehingga populasi semutnya bertambah. Setidaknya hingga 6... Selengkapnya

+ SIDEBAR