Beranda » Tips » cara budidaya buah apel | Jepara

cara budidaya buah apel | Jepara

T Diposting oleh pada 26 September 2011
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 6 kali

Cara Menanam Apel berasal dari Biji yang Baik dan Benar

Apel adalah buah fresh nan renyah yang kaya akan kadar air, vitamin B dan C. Di semua dunia, buah apel nyaris jadi buah-buahan yang paling kerap dikonsumsi. Hal ini sebabkan permintaan buah apel terus menerus tambah meningkat sehingga pembudidayaannya dilaksanakan secara besar-besaran di tiap tiap daerah.

Buah apel yang matang pada umumnya berwarna merah, biarpun tersedia terhitung yang matang dalam situasi hijau, atau hijau kekuningan. Apel merah adalah keliru satu tipe apel yang paling banyak digemari gara-gara energi tarik warnanya yang merah menggugah selera. Tapi apel hijau tidak kalah tenar, rasanya selamanya manis tapi kebanyakan lebih renyah dan kadang menjadi masam. Semuanya punyai keunggulan masing-masing. Cek di sini koleksi tanaman buah apel yang kami menyediakan di toko online
Buah apel sanggup ditanam bersama langkah stek atau cangkok terhitung bersama dengan memanfaatkan bijinya. Namun di dalam artikel ini, bakal diberikan cara-cara untuk menanam apel bersama manfaatkan biji. Anda sanggup mempelajari langkah-langkah di bawah ini:

1. Simulasi musim dingin untuk menyebabkan biji berkecambah
Pilih benih biji unggul atau dengan mutu paling bagus, supaya sanggup membuahkan pohon apel yang prima.
Selanjutnya tempatkan biji-biji tersebut sampai kering. Bisa Anda letakkan terhadap kertas atau kain supaya kulit bagian luar bijinya jadi kering dan tidak lembab.
Setelah itu, bungkus biji tadi menggunakan tisu basah dan masukkan ke di dalam wadah yang tertutup rapat. Bisa dibungkus kantong pelastik, di masukkan pada toples yang punyai penutup, atau terhadap wadah tupperware.
Kemudian tempatkan benih Anda ke di dalam lemari es atau kulkas dengan suhu 4,4 – 10 derajat C. Letakkan biji tersebut di lemari es sepanjang 8 minggu. Pada proses ini, biji akan mengeluarkan tunasnya.
Setelah 8 minggu, selayaknya benih biji Anda sudah mengeluarkan kecambah. Keluarkan berasal dari kulkas dan biji ini siap untuk dipindahkan terhadap tempat tanah.
Contoh biji apel yang telah dikeluarkan berasal dari dalam lemari es. Kecambahnya telah nampak dan siap untuk ditanam.
Contoh biji apel yang udah dikeluarkan berasal dari di dalam lemari es. Kecambahnya telah keluar dan siap untuk ditanam.
2. Memindahkan benih yang berkecambah ke didalam pot
Pertama, siapkan wadah bersifat pot berukuran kecil. Kemudian isikan bersama tanah dengan pH netral. Tidak harus mengimbuhkan tanah berikut bersama campuran pupuk untuk awal penanaman.
Buat cekungan pada tanah 2 atau 3 kali lebih besar dari pada ukuran biji. Letakkan benih biji selanjutnya pada cekungan tanah bersama hati-hati, lalu tutupi ulang bersama dengan tanah.
Tepuk-tepuk tanah dengan lembut. Kemudian, sirami dengan air sehingga tanahnya tetap lembab.
Tempatkan terhadap suhu kamar dan memberikan paparan cahaya matahari secara langsung.
Pohon apel (jenis apel putsa) kecil yang telah sanggup dipindahkan terhadap lahan permanen.
Pohon apel (jenis apel putsa) kecil yang telah dapat dipindahkan terhadap lahan permanen.
3. Memindahkan pohon apel kecil terhadap lahan tanah
Yang harus diperhatikan adalah, dikala benih yang sudah Anda tanam terhadap pot kecil sudah tumbuh, jangan langsung memindahkannya terhadap lahan tanah gara-gara pada dasarnya, batang, akar, terhitung daun-daunnya masih rentan mati. Jadi Anda mesti menunggu hingga tanaman berikut telah setinggi 25cm. Setelah itu, Anda dapat ikuti hal-hal berikut:

Tanam pada lahan yang lembab dengan pH yang netral.
Berikan lahan yang dapat terkena sinar matahari langsung. Kalau bisa, tanam menghadap ke arah timur.
Pastikan memberikan ruang yang luas untuk tumbuh akarnya nanti. Jadi kecuali menanam beberapa pohon, maka beri jarak antara pohon muda yang satu bersama yang lainnya sekitar 4,5 atau 5 meter.
Siram pohon kecil Anda sebanyak 10 hingga 12 hari. Namun kala udah tumbuh besar, bisa dikurangi penyiramannya.Intinya, pohon apel tidak sanggup tumbuh terhadap tanah yang kering, tidak juga tanah yang amat basah. Sirami bersama merawat kelembaban tanahnya.
pohon-apel-yang-ditanam-pada-lahan
Pohon apel yang ditaman terhadap lahan harus selalu diberikan perawatan hingga tumbuh besar dan berbuah.
Berikan asupan nutrisi berwujud pupuk bersama dengan persentase nitrogen dan oksida (NPK) 10-10-10.
Pantau tetap pertumbuhannya, dan jangan lupa melindunginya berasal dari gangguan penyakit terhitung hewan-hewan yang bahagia memakan dedaunan.
Tingkat keberhasilan penanaman apel bersama memanfaatkan biji memang tidak semulus penanaman secara stek. Tapi kecuali kelebihan dari langkah menanam apel dari biji Anda akan mendapatkan pohon apel yang utuh, tumbuh besar dari akar sampai pucuk daunnya. Jadi tidak ada salahnya coba langkah-langkah di atas, kalau anda mampu bersabar dan sedikit telaten, maka penanamannya tentu bakal berhasil. Untuk mempunyai product bibit tanaman apel, silahkan klik disini. Selamat coba 🙂
Meskipun bukan asli tanaman berasal dari Indonesia, apel juga tidak benar satu type buah yang tenar disamping jeruk dan mangga. Sebagai buah segar, apel banyak disediakan dalam pesta, buah penyerta kunjungan orang sakit maupun sesaji upacara agama di Bali. Selain dikonsumsi didalam bentuk buah segar, kelezatan apel sanggup dinikmati didalam bentuk minuman maupun dodol yang banyak dijajakan di Kota Wisata Batu.

Berdasarkan penelitian, apel bisa mengurangi dampak kanker usus besar, kanker prostat dan paru-paru. Serat apel termasuk menahan penyakit jantung dan juga mengontrol berat badan dan kadar kolesterol bersama langkah seratnya menghambat reabsorpsi.

Selain Malang Raya (Jawa Timur), sebagian area di Indonesia Timur (NTT, Bali, dan Papua) mempunyai lahan yang potensial untuk pengembangan tanaman apel. Namun demikianlah daerah-daerah tersebut belum mempunyai sentra memproduksi apel sesuai harapan disebakan pengembangannya belum diikuti bersama dengan pemahaman dan penerapan teknologi budidaya apel yang baik dan benar.

Syarat Tumbuh

Di Indonesia yang beriklim tropika, beberapa varietas apel mempunyai adaptasi yang baik di dataran tinggi/pegunungan yang miliki suhu dingin. Awalnya sentra apel di Malang Raya terdapat di elevasi 700 – 1.200 m dpl bersama suhu hawa sekitar 16 – 27oC. Saat ini, suhu hawa di Malang Raya sudah meningkat secara nyata sehingga menggeser kesuaian lahan apel ke elevasi kira-kira 1.000 – 1.500 m dpl.

Selain bersuhu dingin, area penanaman apel sebaiknya beriklim kering atau miliki hujan tahunan 1.000 – 2.500 mm bersama penyinaran matahari sebanyak 50 – 60 % per hari, dan kelembapan hawa 75–85 %. Jika hujan tinggi dan turun bersamaan dengan musim pembungaan bakal menggagalkan bunga jadi buah.

Meskipun apel mampu tumbuh di sebagian style tanah yaitu Regosol (Entisol), Andosol (Andisol), dan Latosol (Inceptisol), karakter tanah yang ideal adalah teksturnya sedang, ketekunan gembur, kedalaman efisien > 50 cm, drainase baik, dan pH tanah 5,5 – 7.

Pemilihan Benih

Rome Beauty, Manalagi dan Ana merupakan varietas apel yang paling banyak dibudidayakan di Indonesia. Ciri apel Rome Beauty antara lain kulit buah berwarna merah kehijauan, agak bulat, daging buah agak keras, beraroma kuat, dan rasanya fresh sedikit asam. Kulit buah apel manalagi berwarna kuning kehijauan, agak bulat, rasanya manis, aromanya harum (wangi), dan kandungan airnya agak kurang. Sedangkan bentuk buah apel Ana adalah lonjong, kulitnya berwarna merah dan tipis, daging buah lunak dan rasanya asam.

Dibandingkan bersama dengan Varietas Rome Beauty dan Manalagi, Varietas Ana bakal lebih baik ditanam di daerah yang miliki elevasi lebih tinggi. Ciri-ciri benih apel yang baik pada lain diperbanyak bersama langkah okulasi, batang bawah maupun batang atas lurus dan sehat, akar serabutnya lebat, daunnya subur dan sehat, berumur 6 bulan atau lebih berasal dari sementara okulasi, serta bersertifikat.

Penyiapan Lubang dan Penanaman

Agar awal musim hujan mampu dilakukan penanaman, terhadap musim kemarau kudu ditunaikan pembersihan lahan, pembuatan teras (lahan berlereng) dan lubang tanam. Ukuran lubang yang direkomendasikan adalah panjang, lebar dan di dalam masing-masing 60 cm. Jarak tanam untuk Varietas Manalagi adalah 3 – 3,5 m X 3,5 m, namun untuk Ana dan Rome Beauty adalah 2 – 3 m X 2,5-3 m.

Untuk memperbaiki kesuburan tempat perakaran, sarana yang dimasukkan kedalam lubang tanam adalah tanah lapisan atas yang berwarna lebih gelap dan gembur dicampur 20 kg bahan organik (pupuk kandang) dan 0,5 kg dolomit atau fosfat alam jikalau reaksi tanah masam (pH < 5,5). Sebelum hujan, campuran tanah dimasukkan ke didalam lubang dan dibiarkan mengalami inkubasi sekurang-kurangnya 2 minggu.

Awal musim hujan murapakan selagi tanam yang ideal sebab ketersediaan air dan suhu hawa menunjang untuk adaptasi benih di lapangan. Penanaman dilaksanakan bersama memasukkan benih ke dalam lubang dan akarnya harus diatur supaya menyebar kesegala arah. Selanjutnya, akar ditimbun tanah hingga setinggi leher akar sambil dipadatkan agar tanaman berdiri tegak dan tidak mudah roboh. Untuk menghambat masalah angin kencang, tiap tiap tanaman harus dipasang ajir dan diikat secara longgar.

Pelengkungan Cabang

Selain membentuk kerangka tajuk, pelengkungan cabang ditujukan untuk mendorong munculnya tunas generatif pada cabang lateral. Kegiatan ini dikerjakan setelah tanaman beradaptasi di lapangan dan memiliki

cabang cukup panjang dan juga kuat dilengkung, biasanya berdiameter sekitar 1 – 2 cm. Caranya yakni 3 – 4 cabang dilengkungkan sampai mendatar dan diikat bersama tali yang

ditancapkan pada tanah. Selanjutnya, daunnya dirontokkan (dirompes) dan ujung cabang dipotong.

Pemupukan

Paling sedikit tanaman apel membutuhkan unsur hara makro (C, H, O, N, P, K, Ca, Mg dan S) dan unsur hara mikro (Fe, Zn, Mn, Cu, B, Mo). Sumber utama unsur hara makro adalah pupuk kimia tetapi sumber unsur mikro berasal dari bahan organik dan pupuk kimia.

Unsur hara makro N, P dan K digunakan tanaman khususnya untuk membentuk organ vegetatif dan generatif agar dibutuhkan di dalam jumlah paling banyak. Untuk memenuhi kebutuhan ketiga unsur tersebut, tanaman wajib diberi tambahan pupuk kimia secara berimbang yang diaplikasikan secara teratur tiap tiap 2 – 3 bulan (Tabel 1).

Untuk melindungi kegemburan tanah dan memenuhi unsur hara mikro/unsur lainnya, dianjurkan dijalankan menambahkan 20 – 40 kg/pohon bahan organik dan pengapuran jikalau ph tanah <5,5 pada tiap tiap akhir kemarau

Tabel 1. Rekomendasi Dosis Pupuk N, P dan K Untuk Tanaman Apel

Umur (Tahun) Dosis Pupuk (g/phon) Interval Aplikasi
0 – 1 50 – 100 Setiap 2 bulan
> 1 – 2 100 – 200 Setiap 3 bulan
> 2 – 3 200 – 300 Setiap 3 bulan
> 3 – 4 300 – 400 Setiap 3 bulan
> 4 – 5 400 – 500 Setiap 3 bulan
> 5 ? 500 Setiap 3 bulan
Keterangan: *** = NPK 15-15-15 atau 16-16-16
Perompesan Daun

Di Indonesia yang tidak punya periode dingin yang panjang, perlakuan perompesan daun (defoliasi buatan) disertai pelengkungan cabang dan pemangkasan anggota ujungnya bisa memecahkan tunas generatif lebih-lebih tunas lateral yang diikuti bersama keluarnya bunga. Idealnya perompesan daun dijalankan dikala tunas generatif udah padat, kebanyakan sekitar 2 minggu setelah panen.

Selain secara manual bersama tangan, perompesan daun mampu dilaksanakan bersama menyemprot daun tua (pembakaran daun) memanfaatkan zat pengatur tumbuh berbahan aktif Hidrogen Sianamida dengan 10% Urea. Biasanya, rompes daun yang dilaksanakan kurang lebih bulan April dan Oktober memberi tambahan hasil lebih baik dibandingkan bulan-bulan lainnya gara-gara bunga terhindar berasal dari air hujan

Penjarangan Buah

Penjarangan buah apel secara tepat dapat meningkatkan mutu panen dan menjaga stabilitas produksi. Kegiatan ini dilakukan

dengan mengurangi jumlah buah yang bergerombol dan menyisakan 2 – 3 buah yang seragam pertandan. Kegiatan ini sebaiknya ditunaikan ketika buah berumur 8 – 9 minggu berasal dari bunga mekar.

Pembungkusan Buah

Khusus apel Manalagi, ketika buah berumur lebih kurang 3 bulan dari bunga mekar perlu dibungkus dengan kertas yang bersih dan tahan air. Jika tidak dibungkus, bagian buah buah yang terpapar cahaya matahari langsung akan berwarna kemerahan dan bagian lainnya senantiasa kuning kehijauan sehingga penampilannya menjadi kurang menarik. Kegiatan ini ditunaikan sesudah penjarangan buah atau 3 bulan berasal dari rompes daun.

Hama dan Penyakit Utama

Selama pertumbuhannya, cukup banyak type hama dan penyakit yang menyerang tanaman apel. Setelah daun dirompes hingga kurang lebih 3 bulan berikutnya merupakan masa kronis serangan hama dan penyakit. Beberapa hama yang kerap menyerang adalah kutu daun, kutu sisik, tungau, Trips dan Ulat. Sedangkan penyakit utamanya adalah Embun Tepung atau Powdery Mildew dan Marsonina coronaria.

Contoh bahan aktif pestisida yang biasa digunakan untuk mengendalikan hama tersebut pada lain Imidakloprid, abamectin (kutu daun, kutu sisik, Trips), Dicofol, Piridaben (Tungau) dan Sipermetrin (ulat), dan lain-lain. Sedangkan bahan aktif yang biasa digunakan untuk mengendalikan penyakit pada lain Difenokonazo, Propineb, Mankozeb, dan lain-lain.

Panen

Berbeda bersama apel di tempat subtropika, perlakuan pelengkungan cabang dengan perompesan daun menjadikan apel di Indonesia bisa dipanen setahun dua kali. Apel Rome Beauty mampu dipanen dikala buah berumur kurang lebih 120 – 140 hari, Manalagi sekitar 115 dan Ana sekitar 100 hari berasal dari bunga mekar.

Panen sebaiknya dikerjakan terhadap pagi hari saat cuaca cerah. Buah-buah yang udah dipetik wajib dimasukkan secara hati-hati kedalam keranjang yang dilapisi karung plastik untuk kurangi rusaknya buah yang dipanen.

Tags: ,
rijal wafaudin Diposting oleh

saya seorang peternak yang hobi menulis di blog semoga apa yang saya tulis bisa bermanfaat bagi anda

Belum ada Komentar untuk cara budidaya buah apel | Jepara

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait cara budidaya buah apel | Jepara

cara usaha ternak jangkrik	|Sukoharjo

cara usaha ternak jangkrik |Sukoharjo

T 19 April 2020 F A rijal wafaudin

Cara ternak jangkrik yang efektif Jangkrik merupakan keliru satu serangga yang kerap dijadikan pakan burung, ikan dan reptil. Permintaan akan jangkrik seiring dengan naiknya minat untuk memelihara burung, ikan dan reptil. Cara ternak jangkrik lumayan enteng ditunaikan baik untuk skala... Selengkapnya

cara ternak jangkrik dari nol	|Bantul

cara ternak jangkrik dari nol |Bantul

T 26 January 2020 F A rijal wafaudin

Cara ternak jangkrik yang efektif Jangkrik merupakan salah satu serangga yang sering dijadikan pakan burung, ikan dan reptil. Permintaan dapat jangkrik bersamaan bersama dengan naiknya minat untuk memelihara burung, ikan dan reptil. Cara ternak jangkrik memadai enteng dikerjakan baik untuk... Selengkapnya

cara menanam apel di pot	 | Sragen

cara menanam apel di pot | Sragen

T 18 October 2010 F A rijal wafaudin

Cara Menanam Apel berasal dari Biji yang Baik dan Benar Apel adalah buah segar nan renyah yang kaya dapat takaran air, vitamin B dan C. Di semua dunia, buah apel nyaris jadi buah-buahan yang paling kerap dikonsumsi. Hal ini membawa... Selengkapnya

+ SIDEBAR