Beranda » Tips » cara budidaya buah apel merah | Kudus

cara budidaya buah apel merah | Kudus

T Diposting oleh pada 17 October 2011
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 5 kali

Cara Menanam Apel berasal dari Biji yang Baik dan Benar

Apel adalah buah segar nan renyah yang kaya bakal kadar air, vitamin B dan C. Di semua dunia, buah apel nyaris jadi buah-buahan yang paling kerap dikonsumsi. Hal ini mengakibatkan keinginan buah apel terus menerus makin lama meningkat agar pembudidayaannya dilaksanakan secara besar-besaran di tiap-tiap daerah.

Buah apel yang masak pada biasanya berwarna merah, walau tersedia termasuk yang masak di dalam suasana hijau, atau hijau kekuningan. Apel merah adalah keliru satu type apel yang paling banyak digemari karena daya tarik warnanya yang merah menggugah selera. Tapi apel hijau tidak kalah tenar, rasanya selalu manis tetapi umumnya lebih renyah dan kadang terasa masam. Semuanya memiliki keunggulan masing-masing. Cek disini koleksi tanaman buah apel yang kami menyediakan di toko online
Buah apel dapat ditanam bersama langkah stek atau cangkok terhitung dengan mengfungsikan bijinya. Namun di dalam artikel ini, bakal diberikan cara-cara untuk menanam apel bersama mengfungsikan biji. Anda sanggup mempelajari beberapa langkah di bawah ini:

1. Simulasi musim dingin untuk mengakibatkan biji berkecambah
Pilih benih biji unggul atau dengan mutu paling bagus, agar dapat membuahkan pohon apel yang prima.
Selanjutnya tempatkan biji-biji berikut sampai kering. Bisa Anda meletakkan terhadap kertas atau kain agar kulit bagian luar bijinya menjadi kering dan tidak lembab.
Setelah itu, bungkus biji tadi gunakan tisu basah dan masukkan ke dalam wadah yang tertutup rapat. Bisa dibungkus kantong pelastik, di masukkan pada toples yang punya penutup, atau pada wadah tupperware.
Kemudian tempatkan benih Anda ke dalam lemari es atau kulkas bersama suhu 4,4 – 10 derajat C. Letakkan biji selanjutnya di lemari es selama 8 minggu. Pada proses ini, biji bakal mengeluarkan tunasnya.
Setelah 8 minggu, seharusnya benih biji Anda telah mengeluarkan kecambah. Keluarkan berasal dari kulkas dan biji ini siap untuk dipindahkan pada media tanah.
Contoh biji apel yang sudah dikeluarkan dari dalam lemari es. Kecambahnya udah muncul dan siap untuk ditanam.
Contoh biji apel yang sudah dikeluarkan dari di dalam lemari es. Kecambahnya sudah keluar dan siap untuk ditanam.
2. Memindahkan benih yang berkecambah ke dalam pot
Pertama, siapkan wadah bersifat pot berukuran kecil. Kemudian isi bersama tanah bersama dengan pH netral. Tidak harus menambahkan tanah selanjutnya bersama campuran pupuk untuk awal penanaman.
Buat cekungan terhadap tanah 2 atau 3 kali lebih besar berasal dari pada ukuran biji. Letakkan benih biji tersebut pada cekungan tanah dengan hati-hati, lantas tutupi ulang bersama dengan tanah.
Tepuk-tepuk tanah bersama dengan lembut. Kemudian, sirami bersama dengan air agar tanahnya selalu lembab.
Tempatkan pada suhu kamar dan memberikan paparan cahaya matahari secara langsung.
Pohon apel (jenis apel putsa) kecil yang sudah sanggup dipindahkan pada lahan permanen.
Pohon apel (jenis apel putsa) kecil yang telah bisa dipindahkan pada lahan permanen.
3. Memindahkan pohon apel kecil terhadap lahan tanah
Yang kudu diperhatikan adalah, dikala benih yang udah Anda tanam pada pot kecil udah tumbuh, jangan langsung memindahkannya pada lahan tanah gara-gara terhadap dasarnya, batang, akar, terhitung daun-daunnya tetap rentan mati. Jadi Anda kudu tunggu hingga tanaman selanjutnya udah setinggi 25cm. Setelah itu, Anda dapat mengikuti hal-hal berikut:

Tanam terhadap lahan yang lembab bersama pH yang netral.
Berikan lahan yang mampu terkena sinar matahari langsung. Kalau bisa, tanam menghadap ke arah timur.
Pastikan memberi tambahan area yang luas untuk tumbuh akarnya nanti. Jadi terkecuali menanam beberapa pohon, maka beri jarak antara pohon muda yang satu dengan yang lainnya sekitar 4,5 atau 5 meter.
Siram pohon kecil Anda sebanyak 10 sampai 12 hari. Namun kala telah tumbuh besar, bisa dikurangi penyiramannya.Intinya, pohon apel tidak dapat tumbuh pada tanah yang kering, tidak juga tanah yang terlalu basah. Sirami bersama dengan melindungi kelembaban tanahnya.
pohon-apel-yang-ditanam-pada-lahan
Pohon apel yang ditaman pada lahan perlu tetap diberikan perawatan sampai tumbuh besar dan berbuah.
Berikan asupan nutrisi bersifat pupuk bersama takaran nitrogen dan oksida (NPK) 10-10-10.
Pantau tetap pertumbuhannya, dan jangan lupa melindunginya dari gangguan penyakit terhitung hewan-hewan yang senang memakan dedaunan.
Tingkat kesuksesan penanaman apel bersama dengan pakai biji sesungguhnya tidak semulus penanaman secara stek. Tapi terkecuali berlebihan berasal dari langkah menanam apel berasal dari biji Anda bakal meraih pohon apel yang utuh, tumbuh besar berasal dari akar sampai pucuk daunnya. Jadi tidak tersedia salahnya coba langkah-langkah di atas, jikalau anda bisa bersabar dan sedikit telaten, maka penanamannya tentu bakal berhasil. Untuk punyai product bibit tanaman apel, silahkan klik disini. Selamat mencoba 🙂
Meskipun bukan asli tanaman dari Indonesia, apel juga tidak benar satu type buah yang terkenal disamping jeruk dan mangga. Sebagai buah segar, apel banyak disajikan dalam pesta, buah penyerta kunjungan orang sakit maupun sesaji upacara agama di Bali. Selain dikonsumsi dalam bentuk buah segar, kelezatan apel sanggup dinikmati di dalam bentuk minuman maupun dodol yang banyak dijajakan di Kota Wisata Batu.

Berdasarkan penelitian, apel bisa kurangi dampak kanker usus besar, kanker prostat dan paru-paru. Serat apel termasuk mencegah penyakit jantung serta mengontrol berat badan dan kandungan kolesterol dengan langkah seratnya mencegah reabsorpsi.

Selain Malang Raya (Jawa Timur), sebagian tempat di Indonesia Timur (NTT, Bali, dan Papua) memiliki lahan yang potensial untuk pengembangan tanaman apel. Namun demikian daerah-daerah tersebut belum miliki sentra mengolah apel sesuai harapan disebakan pengembangannya belum diikuti bersama dengan pemahaman dan penerapan teknologi budidaya apel yang baik dan benar.

Syarat Tumbuh

Di Indonesia yang beriklim tropika, sebagian varietas apel punyai adaptasi yang baik di dataran tinggi/pegunungan yang punya suhu dingin. Awalnya sentra apel di Malang Raya terdapat di elevasi 700 – 1.200 m dpl dengan suhu udara kurang lebih 16 – 27oC. Saat ini, suhu hawa di Malang Raya sudah meningkat secara nyata sehingga menggeser kesuaian lahan apel ke elevasi kira-kira 1.000 – 1.500 m dpl.

Selain bersuhu dingin, daerah penanaman apel sebaiknya beriklim kering atau memiliki hujan tahunan 1.000 – 2.500 mm dengan penyinaran matahari sebanyak 50 – 60 prosen per hari, dan kelembaban hawa 75–85 %. Jika hujan tinggi dan turun seiring bersama dengan musim pembungaan akan menggagalkan bunga menjadi buah.

Meskipun apel sanggup tumbuh di sebagian style tanah yaitu Regosol (Entisol), Andosol (Andisol), dan Latosol (Inceptisol), karakter tanah yang ideal adalah teksturnya sedang, kedisiplinan gembur, kedalaman efektif > 50 cm, drainase baik, dan pH tanah 5,5 – 7.

Pemilihan Benih

Rome Beauty, Manalagi dan Ana merupakan varietas apel yang paling banyak dibudidayakan di Indonesia. Ciri apel Rome Beauty pada lain kulit buah berwarna merah kehijauan, agak bulat, daging buah agak keras, beraroma kuat, dan rasanya fresh sedikit asam. Kulit buah apel manalagi berwarna kuning kehijauan, agak bulat, rasanya manis, aromanya harum (wangi), dan takaran airnya agak kurang. Sedangkan bentuk buah apel Ana adalah lonjong, kulitnya berwarna merah dan tipis, daging buah lunak dan rasanya asam.

Dibandingkan bersama Varietas Rome Beauty dan Manalagi, Varietas Ana dapat lebih baik ditanam di area yang memiliki elevasi lebih tinggi. Ciri-ciri benih apel yang baik pada lain diperbanyak bersama dengan langkah okulasi, batang bawah maupun batang atas lurus dan sehat, akar serabutnya lebat, daunnya subur dan sehat, berumur 6 bulan atau lebih berasal dari sementara okulasi, serta bersertifikat.

Penyiapan Lubang dan Penanaman

Agar awal musim hujan bisa dikerjakan penanaman, pada musim kemarau perlu dilakukan pembersihan lahan, pembuatan beranda (lahan berlereng) dan lubang tanam. Ukuran lubang yang direkomendasikan adalah panjang, lebar dan dalam tiap-tiap 60 cm. Jarak tanam untuk Varietas Manalagi adalah 3 – 3,5 m X 3,5 m, sedangkan untuk Ana dan Rome Beauty adalah 2 – 3 m X 2,5-3 m.

Untuk memperbaiki kesuburan daerah perakaran, tempat yang dimasukkan kedalam lubang tanam adalah tanah lapisan atas yang berwarna lebih gelap dan gembur dicampur 20 kg bahan organik (pupuk kandang) dan 0,5 kg dolomit atau fosfat alam kecuali reaksi tanah masam (pH < 5,5). Sebelum hujan, campuran tanah dimasukkan ke di dalam lubang dan dibiarkan mengalami inkubasi minimal 2 minggu.

Awal musim hujan murapakan waktu tanam yang ideal dikarenakan ketersediaan air dan suhu udara menolong untuk adaptasi benih di lapangan. Penanaman dikerjakan dengan memasukkan benih ke dalam lubang dan akarnya kudu diatur sehingga menyebar kesegala arah. Selanjutnya, akar ditimbun tanah sampai setinggi leher akar sambil dipadatkan sehingga tanaman berdiri tegak dan tidak mudah roboh. Untuk menghambat masalah angin kencang, tiap-tiap tanaman wajib dipasang ajir dan diikat secara longgar.

Pelengkungan Cabang

Selain membentuk kerangka tajuk, pelengkungan cabang dimaksudkan untuk mendorong timbulnya tunas generatif pada cabang lateral. Kegiatan ini dilaksanakan setelah tanaman beradaptasi di lapangan dan memiliki

cabang lumayan panjang serta kuat dilengkung, biasanya berdiameter lebih kurang 1 – 2 cm. Caranya yakni 3 – 4 cabang dilengkungkan sampai mendatar dan diikat bersama tali yang

ditancapkan pada tanah. Selanjutnya, daunnya dirontokkan (dirompes) dan ujung cabang dipotong.

Pemupukan

Paling sedikit tanaman apel butuh unsur hara makro (C, H, O, N, P, K, Ca, Mg dan S) dan unsur hara mikro (Fe, Zn, Mn, Cu, B, Mo). Sumber utama unsur hara makro adalah pupuk kimia tetapi sumber unsur mikro berasal berasal dari bahan organik dan pupuk kimia.

Unsur hara makro N, P dan K digunakan tanaman lebih-lebih untuk membentuk organ vegetatif dan generatif sehingga dibutuhkan di dalam kuantitas paling banyak. Untuk mencukupi keperluan ketiga unsur tersebut, tanaman perlu diberi tambahan pupuk kimia secara berimbang yang diaplikasikan secara tertib setiap 2 – 3 bulan (Tabel 1).

Untuk menjaga kegemburan tanah dan memenuhi unsur hara mikro/unsur lainnya, direkomendasi dilakukan penambahan 20 – 40 kg/pohon bahan organik dan pengapuran jikalau ph tanah <5,5 terhadap tiap tiap akhir kemarau

Tabel 1. Rekomendasi Dosis Pupuk N, P dan K Untuk Tanaman Apel

Umur (Tahun) Dosis Pupuk (g/phon) Interval Aplikasi
0 – 1 50 – 100 Setiap 2 bulan
> 1 – 2 100 – 200 Setiap 3 bulan
> 2 – 3 200 – 300 Setiap 3 bulan
> 3 – 4 300 – 400 Setiap 3 bulan
> 4 – 5 400 – 500 Setiap 3 bulan
> 5 ? 500 Setiap 3 bulan
Keterangan: *** = NPK 15-15-15 atau 16-16-16
Perompesan Daun

Di Indonesia yang tidak punya periode dingin yang panjang, perlakuan perompesan daun (defoliasi buatan) disertai pelengkungan cabang dan pemangkasan anggota ujungnya dapat memecahkan tunas generatif terutama tunas lateral yang diikuti bersama dengan keluarnya bunga. Idealnya perompesan daun dikerjakan kala tunas generatif sudah padat, biasanya sekitar 2 minggu sehabis panen.

Selain secara manual bersama tangan, perompesan daun sanggup dikerjakan bersama dengan menyemprot daun tua (pembakaran daun) manfaatkan zat pengatur tumbuh berbahan aktif Hidrogen Sianamida bersama dengan 10% Urea. Biasanya, rompes daun yang dikerjakan kurang lebih bulan April dan Oktober menambahkan hasil lebih baik dibandingkan bulan-bulan lainnya sebab bunga terhindar berasal dari air hujan

Penjarangan Buah

Penjarangan buah apel secara tepat dapat menaikkan kualitas panen dan menjaga stabilitas produksi. Kegiatan ini dilakukan

dengan mengurangi jumlah buah yang bergerombol dan menyisakan 2 – 3 buah yang seragam pertandan. Kegiatan ini sebaiknya dilaksanakan kala buah berumur 8 – 9 minggu dari bunga mekar.

Pembungkusan Buah

Khusus apel Manalagi, saat buah berumur lebih kurang 3 bulan berasal dari bunga mekar kudu dibungkus bersama dengan kertas yang bersih dan tahan air. Jika tidak dibungkus, anggota buah buah yang terpapar sinar matahari langsung akan berwarna kemerahan dan bagian lainnya senantiasa kuning kehijauan supaya penampilannya jadi tidak cukup menarik. Kegiatan ini ditunaikan sehabis penjarangan buah atau 3 bulan dari rompes daun.

Hama dan Penyakit Utama

Selama pertumbuhannya, cukup banyak model hama dan penyakit yang menyerang tanaman apel. Setelah daun dirompes hingga lebih kurang 3 bulan seterusnya merupakan era parah serangan hama dan penyakit. Beberapa hama yang sering menyerang adalah kutu daun, kutu sisik, tungau, Trips dan Ulat. Sedangkan penyakit utamanya adalah Embun Tepung atau Powdery Mildew dan Marsonina coronaria.

Contoh bahan aktif pestisida yang biasa digunakan untuk mengendalikan hama tersebut antara lain Imidakloprid, abamectin (kutu daun, kutu sisik, Trips), Dicofol, Piridaben (Tungau) dan Sipermetrin (ulat), dan lain-lain. Sedangkan bahan aktif yang biasa digunakan untuk mengendalikan penyakit pada lain Difenokonazo, Propineb, Mankozeb, dan lain-lain.

Panen

Berbeda dengan apel di daerah subtropika, perlakuan pelengkungan cabang dengan perompesan daun menjadikan apel di Indonesia bisa dipanen setahun dua kali. Apel Rome Beauty mampu dipanen ketika buah berumur kira-kira 120 – 140 hari, Manalagi kurang lebih 115 dan Ana kira-kira 100 hari berasal dari bunga mekar.

Panen sebaiknya dilakukan pada pagi hari pas cuaca cerah. Buah-buah yang udah dipetik wajib dimasukkan secara hati-hati kedalam keranjang yang dilapisi karung plastik untuk mengurangi rusaknya buah yang dipanen.

Tags: ,
rijal wafaudin Diposting oleh

saya seorang peternak yang hobi menulis di blog semoga apa yang saya tulis bisa bermanfaat bagi anda

Belum ada Komentar untuk cara budidaya buah apel merah | Kudus

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait cara budidaya buah apel merah | Kudus

cara budidaya jangkrik dari nol	|Purworejo

cara budidaya jangkrik dari nol |Purworejo

T 21 January 2020 F A rijal wafaudin

Cara ternak jangkrik yang efektif Jangkrik merupakan salah satu serangga yang kerap dijadikan pakan burung, ikan dan reptil. Permintaan bakal jangkrik sejalan dengan naiknya minat untuk pelihara burung, ikan dan reptil. Cara ternak jangkrik lumayan gampang ditunaikan baik untuk skala... Selengkapnya

cara ternak jangkrik untuk pemula	|Cibinong

cara ternak jangkrik untuk pemula |Cibinong

T 2 June 2020 F A rijal wafaudin

Cara ternak jangkrik yang efektif Jangkrik merupakan salah satu serangga yang kerap dijadikan pakan burung, ikan dan reptil. Permintaan akan jangkrik bersamaan bersama naiknya minat untuk memelihara burung, ikan dan reptil. Cara ternak jangkrik memadai gampang dikerjakan baik untuk skala... Selengkapnya

cara budidaya kroto yg benar	|Landak

cara budidaya kroto yg benar |Landak

T 12 August 2013 F A rijal wafaudin

Cara praktis budidaya kroto telur atau kroto yang berwarna putih. Pada tempat atau sarang yang telah stabil, setelah itu kroto bisa dipanen setiap 15-20 hari. Pada awal budidaya, sebaiknya bibit koloni dibiarkan berkembang biak sehingga populasi semutnya bertambah. Setidaknya hingga... Selengkapnya

+ SIDEBAR