Beranda » Tips » cara budidaya buah apel | Rembang

cara budidaya buah apel | Rembang

T Diposting oleh pada 29 September 2011
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 5 kali

Cara Menanam Apel dari Biji yang Baik dan Benar

Apel adalah buah segar nan renyah yang kaya akan persentase air, vitamin B dan C. Di seluruh dunia, buah apel nyaris menjadi buah-buahan yang paling kerap dikonsumsi. Hal ini mengakibatkan permohonan buah apel berkelanjutan semakin meningkat sehingga pembudidayaannya dilaksanakan secara besar-besaran di tiap-tiap daerah.

Buah apel yang matang pada kebanyakan berwarna merah, walaupun ada termasuk yang masak didalam kondisi hijau, atau hijau kekuningan. Apel merah adalah salah satu type apel yang paling banyak digemari gara-gara energi tarik warnanya yang merah menggugah selera. Tapi apel hijau tidak kalah tenar, rasanya selalu manis namun kebanyakan lebih renyah dan kadang terasa masam. Semuanya mempunyai keunggulan masing-masing. Cek di sini koleksi tanaman buah apel yang kita sediakan di toko online
Buah apel sanggup ditanam dengan cara stek atau cangkok termasuk bersama dengan memanfaatkan bijinya. Namun di dalam artikel ini, akan diberikan cara-cara untuk menanam apel bersama dengan memanfaatkan biji. Anda dapat mempelajari beberapa langkah di bawah ini:

1. Simulasi musim dingin untuk membuat biji berkecambah
Pilih benih biji unggul atau bersama kualitas paling bagus, agar bisa menghasilkan pohon apel yang prima.
Selanjutnya menempatkan biji-biji selanjutnya hingga kering. Bisa Anda meletakkan pada kertas atau kain agar kulit anggota luar bijinya jadi kering dan tidak lembab.
Setelah itu, bungkus biji tadi manfaatkan tisu basah dan masukkan ke didalam wadah yang tertutup rapat. Bisa dibungkus kantong pelastik, di masukkan pada toples yang mempunyai penutup, atau pada wadah tupperware.
Kemudian meletakkan benih Anda ke dalam lemari es atau kulkas bersama suhu 4,4 – 10 derajat C. Letakkan biji berikut di lemari es selama 8 minggu. Pada sistem ini, biji akan mengeluarkan tunasnya.
Setelah 8 minggu, selayaknya benih biji Anda udah mengeluarkan kecambah. Keluarkan berasal dari kulkas dan biji ini siap untuk dipindahkan pada media tanah.
Contoh biji apel yang telah dikeluarkan berasal dari dalam lemari es. Kecambahnya sudah terlihat dan siap untuk ditanam.
Contoh biji apel yang sudah dikeluarkan dari dalam lemari es. Kecambahnya telah nampak dan siap untuk ditanam.
2. Memindahkan benih yang berkecambah ke di dalam pot
Pertama, siapkan wadah berwujud pot berukuran kecil. Kemudian isikan bersama tanah bersama pH netral. Tidak perlu beri tambahan tanah selanjutnya bersama campuran pupuk untuk awal penanaman.
Buat cekungan pada tanah 2 atau 3 kali lebih besar dari pada ukuran biji. Letakkan benih biji berikut terhadap cekungan tanah bersama dengan hati-hati, lalu tutupi kembali dengan tanah.
Tepuk-tepuk tanah dengan lembut. Kemudian, sirami bersama dengan air sehingga tanahnya senantiasa lembab.
Tempatkan terhadap suhu kamar dan berikan paparan cahaya matahari secara langsung.
Pohon apel (jenis apel putsa) kecil yang sudah mampu dipindahkan pada lahan permanen.
Pohon apel (jenis apel putsa) kecil yang sudah sanggup dipindahkan pada lahan permanen.
3. Memindahkan pohon apel kecil pada lahan tanah
Yang mesti diperhatikan adalah, kala benih yang sudah Anda tanam terhadap pot kecil sudah tumbuh, jangan segera memindahkannya pada lahan tanah karena terhadap dasarnya, batang, akar, juga daun-daunnya masih rentan mati. Jadi Anda kudu menanti sampai tanaman berikut telah setinggi 25cm. Setelah itu, Anda sanggup mengikuti hal-hal berikut:

Tanam pada lahan yang lembab bersama pH yang netral.
Berikan lahan yang bisa terkena sinar matahari langsung. Kalau bisa, tanam menghadap ke arah timur.
Pastikan menambahkan ruang yang luas untuk tumbuh akarnya nanti. Jadi kecuali menanam beberapa pohon, maka beri jarak antara pohon muda yang satu bersama yang lainnya lebih kurang 4,5 atau 5 meter.
Siram pohon kecil Anda sebanyak 10 sampai 12 hari. Namun ketika telah tumbuh besar, bisa dikurangi penyiramannya.Intinya, pohon apel tidak mampu tumbuh terhadap tanah yang kering, tidak terhitung tanah yang amat basah. Sirami bersama dengan merawat kelembaban tanahnya.
pohon-apel-yang-ditanam-pada-lahan
Pohon apel yang ditaman terhadap lahan wajib tetap diberikan perawatan sampai tumbuh besar dan berbuah.
Berikan asupan nutrisi berbentuk pupuk bersama dengan kadar nitrogen dan oksida (NPK) 10-10-10.
Pantau konsisten pertumbuhannya, dan jangan lupa melindunginya dari problem penyakit terhitung hewan-hewan yang puas memakan dedaunan.
Tingkat keberhasilan penanaman apel bersama menggunakan biji sebenarnya tidak semulus penanaman secara stek. Tapi terkecuali berlebihan berasal dari langkah menanam apel berasal dari biji Anda bakal memperoleh pohon apel yang utuh, tumbuh besar berasal dari akar hingga pucuk daunnya. Jadi tidak tersedia salahnya coba beberapa langkah di atas, terkecuali kamu sanggup bersabar dan sedikit telaten, maka penanamannya pasti akan berhasil. Untuk punya produk bibit tanaman apel, silahkan klik disini. Selamat mencoba 🙂
Meskipun bukan asli tanaman berasal dari Indonesia, apel juga tidak benar satu type buah yang terkenal disamping jeruk dan mangga. Sebagai buah segar, apel banyak dihidangkan didalam pesta, buah penyerta kunjungan orang sakit maupun sesaji upacara agama di Bali. Selain dikonsumsi di dalam bentuk buah segar, kelezatan apel dapat dinikmati dalam wujud minuman maupun dodol yang banyak dijajakan di Kota Wisata Batu.

Berdasarkan penelitian, apel bisa kurangi dampak kanker usus besar, kanker prostat dan paru-paru. Serat apel juga mencegah penyakit jantung serta mengontrol berat badan dan kandungan kolesterol bersama dengan cara seratnya menghambat reabsorpsi.

Selain Malang Raya (Jawa Timur), sebagian daerah di Indonesia Timur (NTT, Bali, dan Papua) miliki lahan yang potensial untuk pengembangan tanaman apel. Namun demikian daerah-daerah berikut belum punya sentra memproses apel cocok harapan disebakan pengembangannya belum diikuti dengan pemahaman dan penerapan teknologi budidaya apel yang baik dan benar.

Syarat Tumbuh

Di Indonesia yang beriklim tropika, beberapa varietas apel miliki adaptasi yang baik di dataran tinggi/pegunungan yang miliki suhu dingin. Awalnya sentra apel di Malang Raya terdapat di elevasi 700 – 1.200 m dpl dengan suhu hawa sekitar 16 – 27oC. Saat ini, suhu hawa di Malang Raya telah meningkat secara nyata sehingga menggeser kesuaian lahan apel ke elevasi kira-kira 1.000 – 1.500 m dpl.

Selain bersuhu dingin, daerah penanaman apel sebaiknya beriklim kering atau memiliki hujan tahunan 1.000 – 2.500 mm dengan penyinaran matahari sebanyak 50 – 60 % per hari, dan kelembaban udara 75–85 %. Jika hujan tinggi dan turun seiring bersama musim pembungaan bakal menggagalkan bunga menjadi buah.

Meskipun apel bisa tumbuh di sebagian style tanah yakni Regosol (Entisol), Andosol (Andisol), dan Latosol (Inceptisol), pembawaan tanah yang ideal adalah teksturnya sedang, ketekunan gembur, kedalaman efektif > 50 cm, drainase baik, dan pH tanah 5,5 – 7.

Pemilihan Benih

Rome Beauty, Manalagi dan Ana merupakan varietas apel yang paling banyak dibudidayakan di Indonesia. Ciri apel Rome Beauty pada lain kulit buah berwarna merah kehijauan, agak bulat, daging buah agak keras, beraroma kuat, dan rasanya fresh sedikit asam. Kulit buah apel manalagi berwarna kuning kehijauan, agak bulat, rasanya manis, aromanya harum (wangi), dan kandungan airnya agak kurang. Sedangkan wujud buah apel Ana adalah lonjong, kulitnya berwarna merah dan tipis, daging buah lunak dan rasanya asam.

Dibandingkan dengan Varietas Rome Beauty dan Manalagi, Varietas Ana akan lebih baik ditanam di area yang miliki elevasi lebih tinggi. Ciri-ciri benih apel yang baik antara lain diperbanyak dengan langkah okulasi, batang bawah maupun batang atas lurus dan sehat, akar serabutnya lebat, daunnya subur dan sehat, berumur 6 bulan atau lebih berasal dari sementara okulasi, serta bersertifikat.

Penyiapan Lubang dan Penanaman

Agar awal musim hujan dapat dijalankan penanaman, pada musim kemarau wajib dijalankan pembersihan lahan, pembuatan teras (lahan berlereng) dan lubang tanam. Ukuran lubang yang dianjurkan adalah panjang, lebar dan di dalam masing-masing 60 cm. Jarak tanam untuk Varietas Manalagi adalah 3 – 3,5 m X 3,5 m, sedang untuk Ana dan Rome Beauty adalah 2 – 3 m X 2,5-3 m.

Untuk memperbaiki kesuburan daerah perakaran, media yang dimasukkan kedalam lubang tanam adalah tanah lapisan atas yang berwarna lebih gelap dan gembur dicampur 20 kg bahan organik (pupuk kandang) dan 0,5 kg dolomit atau fosfat alam terkecuali reaksi tanah masam (pH < 5,5). Sebelum hujan, campuran tanah dimasukkan ke didalam lubang dan dibiarkan mengalami inkubasi minimal 2 minggu.

Awal musim hujan murapakan saat tanam yang ideal dikarenakan ketersediaan air dan suhu udara menolong untuk adaptasi benih di lapangan. Penanaman ditunaikan bersama memasukkan benih ke di dalam lubang dan akarnya perlu diatur supaya menyebar kesegala arah. Selanjutnya, akar ditimbun tanah sampai setinggi leher akar sambil dipadatkan agar tanaman berdiri tegak dan tidak ringan roboh. Untuk menghambat problem angin kencang, setiap tanaman mesti dipasang ajir dan diikat secara longgar.

Pelengkungan Cabang

Selain membentuk kerangka tajuk, pelengkungan cabang dimaksudkan untuk mendorong timbulnya tunas generatif pada cabang lateral. Kegiatan ini dilaksanakan sesudah tanaman beradaptasi di lapangan dan memiliki

cabang memadai panjang serta kuat dilengkung, kebanyakan berdiameter lebih kurang 1 – 2 cm. Caranya yaitu 3 – 4 cabang dilengkungkan sampai mendatar dan diikat dengan tali yang

ditancapkan terhadap tanah. Selanjutnya, daunnya dirontokkan (dirompes) dan ujung cabang dipotong.

Pemupukan

Paling sedikit tanaman apel perlu unsur hara makro (C, H, O, N, P, K, Ca, Mg dan S) dan unsur hara mikro (Fe, Zn, Mn, Cu, B, Mo). Sumber utama unsur hara makro adalah pupuk kimia sedangkan sumber unsur mikro berasal dari bahan organik dan pupuk kimia.

Unsur hara makro N, P dan K digunakan tanaman khususnya untuk membentuk organ vegetatif dan generatif supaya diperlukan didalam kuantitas paling banyak. Untuk mencukupi kebutuhan ketiga unsur tersebut, tanaman wajib diberi tambahan pupuk kimia secara berimbang yang diaplikasikan secara tertata setiap 2 – 3 bulan (Tabel 1).

Untuk melindungi kegemburan tanah dan memenuhi unsur hara mikro/unsur lainnya, disarankan dikerjakan menambahkan 20 – 40 kg/pohon bahan organik dan pengapuran terkecuali ph tanah <5,5 pada tiap tiap akhir kemarau

Tabel 1. Rekomendasi Dosis Pupuk N, P dan K Untuk Tanaman Apel

Umur (Tahun) Dosis Pupuk (g/phon) Interval Aplikasi
0 – 1 50 – 100 Setiap 2 bulan
> 1 – 2 100 – 200 Setiap 3 bulan
> 2 – 3 200 – 300 Setiap 3 bulan
> 3 – 4 300 – 400 Setiap 3 bulan
> 4 – 5 400 – 500 Setiap 3 bulan
> 5 ? 500 Setiap 3 bulan
Keterangan: *** = NPK 15-15-15 atau 16-16-16
Perompesan Daun

Di Indonesia yang tidak punya periode dingin yang panjang, perlakuan perompesan daun (defoliasi buatan) disertai pelengkungan cabang dan pemangkasan bagian ujungnya bisa memecahkan tunas generatif terlebih tunas lateral yang diikuti bersama keluarnya bunga. Idealnya perompesan daun dilaksanakan dikala tunas generatif sudah padat, kebanyakan kurang lebih 2 minggu sesudah panen.

Selain secara manual bersama tangan, perompesan daun dapat dilaksanakan bersama dengan menyemprot daun tua (pembakaran daun) memanfaatkan zat pengatur tumbuh berbahan aktif Hidrogen Sianamida bersama 10% Urea. Biasanya, rompes daun yang ditunaikan sekitar bulan April dan Oktober mengimbuhkan hasil lebih baik dibandingkan bulan-bulan lainnya gara-gara bunga terhindar berasal dari air hujan

Penjarangan Buah

Penjarangan buah apel secara tepat dapat menaikkan kualitas panen dan menjaga stabilitas produksi. Kegiatan ini dilakukan

dengan kurangi kuantitas buah yang bergerombol dan menyisakan 2 – 3 buah yang seragam pertandan. Kegiatan ini sebaiknya dilakukan saat buah berumur 8 – 9 minggu dari bunga mekar.

Pembungkusan Buah

Khusus apel Manalagi, saat buah berumur lebih kurang 3 bulan berasal dari bunga mekar mesti dibungkus dengan kertas yang bersih dan tahan air. Jika tidak dibungkus, bagian buah buah yang terpapar sinar matahari langsung dapat berwarna kemerahan dan anggota lainnya selalu kuning kehijauan sehingga penampilannya menjadi tidak cukup menarik. Kegiatan ini dijalankan sehabis penjarangan buah atau 3 bulan berasal dari rompes daun.

Hama dan Penyakit Utama

Selama pertumbuhannya, lumayan banyak type hama dan penyakit yang menyerang tanaman apel. Setelah daun dirompes hingga kurang lebih 3 bulan selanjutnya merupakan masa kritis serangan hama dan penyakit. Beberapa hama yang kerap menyerang adalah kutu daun, kutu sisik, tungau, Trips dan Ulat. Sedangkan penyakit utamanya adalah Embun Tepung atau Powdery Mildew dan Marsonina coronaria.

Contoh bahan aktif pestisida yang biasa digunakan untuk mengendalikan hama berikut antara lain Imidakloprid, abamectin (kutu daun, kutu sisik, Trips), Dicofol, Piridaben (Tungau) dan Sipermetrin (ulat), dan lain-lain. Sedangkan bahan aktif yang biasa digunakan untuk mengendalikan penyakit antara lain Difenokonazo, Propineb, Mankozeb, dan lain-lain.

Panen

Berbeda bersama dengan apel di tempat subtropika, perlakuan pelengkungan cabang bersama perompesan daun menjadikan apel di Indonesia bisa dipanen setahun dua kali. Apel Rome Beauty dapat dipanen dikala buah berumur kurang lebih 120 – 140 hari, Manalagi kurang lebih 115 dan Ana kurang lebih 100 hari dari bunga mekar.

Panen sebaiknya dilakukan terhadap pagi hari saat cuaca cerah. Buah-buah yang udah dipetik harus dimasukkan secara hati-hati kedalam keranjang yang dilapisi karung plastik untuk kurangi rusaknya buah yang dipanen.

Tags: ,
rijal wafaudin Diposting oleh

saya seorang peternak yang hobi menulis di blog semoga apa yang saya tulis bisa bermanfaat bagi anda

Belum ada Komentar untuk cara budidaya buah apel | Rembang

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait cara budidaya buah apel | Rembang

cara menanam apel fuji dari biji	 | Kebumen

cara menanam apel fuji dari biji | Kebumen

T 10 September 2010 F A rijal wafaudin

Cara Menanam Apel dari Biji yang Baik dan Benar Apel adalah buah fresh nan renyah yang kaya akan takaran air, vitamin B dan C. Di semua dunia, buah apel hampir menjadi buah-buahan yang paling kerap dikonsumsi. Hal ini membuat permintaan... Selengkapnya

cara ternak jangkrik modern	|Wonogiri

cara ternak jangkrik modern |Wonogiri

T 9 June 2020 F A rijal wafaudin

Cara ternak jangkrik yang efektif Jangkrik merupakan salah satu serangga yang kerap dijadikan pakan burung, ikan dan reptil. Permintaan akan jangkrik seiring bersama naiknya minat untuk pelihara burung, ikan dan reptil. Cara ternak jangkrik memadai enteng ditunaikan baik untuk skala... Selengkapnya

cara ternak kroto media botol aqua	|Kandangan

cara ternak kroto media botol aqua |Kandangan

T 19 October 2013 F A rijal wafaudin

Cara praktis budidaya kroto telur atau kroto yang berwarna putih. Pada sarana atau sarang yang udah stabil, sesudah itu kroto mampu dipanen tiap tiap 15-20 hari. Pada awal budidaya, sebaiknya bibit koloni dibiarkan berkembang biak supaya populasi semutnya bertambah. Setidaknya... Selengkapnya

+ SIDEBAR