Beranda » Tips » cara budidaya jangkrik kalung |Ngasem

cara budidaya jangkrik kalung |Ngasem

T Diposting oleh pada 1 May 2020
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 4 kali

Cara ternak jangkrik yang efektif

Jangkrik merupakan keliru satu serangga yang sering dijadikan pakan burung, ikan dan reptil. Permintaan akan jangkrik bersamaan bersama dengan naiknya minat untuk memelihara burung, ikan dan reptil. Cara ternak jangkrik memadai ringan dikerjakan baik untuk skala kecil maupun besar.

Sebelum mengupas mengenai cara ternak jangkrik, tersedia baiknya kami mengenal terlebih dahulu type dan cii-ciri bintang ini. Nama ilmiah jangkrik Gryllus Sp., terhitung dalam keluarga Gryllidae. Menurut catatan terkandung lebih dari 1000 spesies jangkrik yang hidup di area tropis.

Di Indonesia, setidaknya udah dikenal 100-an spesies jangkrik. Namun belum semuanya terpetakan secara lengkap. Jenis spesies yang banyak dipelihara untuk ternak jangkrik komersial adalah Gryllus mitratus dan Gryllus testaclus. Selain itu, masih terdapat jangkrik yang diternakan untuk obyek lain, layaknya hobi dan hewan aduan.

Jangkrik merupakan hewan herbivora. Di alam bebas serangga ini memakan daun-daunan muda seperti rerumputan. Dalam lingkungan budidaya, bisa diberi pakan sayuran hijau yang banyak memiliki kandungan air seperti sawi, bayam, selada, mentimun dan daun pepaya.

Persiapan kandang
Langkah pertama untuk mengawali ternak jangkrik adalah buat persiapan kandang atau tempat budidaya jangkrik. Kandang untuk ternak jangkrik sanggup dibikin berasal dari berbagai bahan seperti kardus papan atau triplek. Pada peluang kali ini, kita akan memberikan semisal pembuatan kandang jangkrik berasal dari kayu dan kasa.

Desain kandang untuk ternak jangkrik kotak layaknya peti, mampu terbuat dari papan atau tripleks. Berikut gambaran kandang jangkrik kotak tunggal.

Kotak terbuat berasal dari papan atau tripleks bersama tulang berasal dari kayu kaso/kayu reng. Ukuran panjang 100 cm, lebar 60 cm dan tinggi 30-40 cm.
Gunakan lem pada tiap-tiap kelanjutan dan sudut peti. Gunanya agar jangkrik yang baru menetas tidak muncul lewat celah sambungan. Ukuran jangkrik baru menetas amat kecil.

Permukaan bagian atas wajib dapat dibuka tutup bersama dengan gunakan engsel.
Pada segi wajah dan belakang diberi lubang ventilasi. Ukuran lubang ventilasi 50 x 7 cm, posisi lubang lebih kurang 10 cm berasal dari atas (lihat gambar). Ventilasi ditutup dengan kasa kawat ukuran halus sehingga jangkrik kecil tidak mampu kabur.

Pada sisi pinggir diberi celah atau cantelan untuk pegangan. Gunanya untuk memudahkan mengangkat atau menggeser peti.
Pada sekeliling segi anggota dalam, kira-kira 10 cm berasal dari atas, memberikan isolasi plastik. Gunanya sehingga jangkrik tidak merayap ke atas.
Pasang kaki-kaki terhadap keempat sudut peti, sekitar tingginya 10 cm. Keempat kaki-kaki berikut nantinya diletakan pada mangkung yang diisi air atau cairan lain. Gunanya untuk mencegah hama seperti semut masuk ke di dalam kandang.
Kandang jangkrik termasuk sanggup dibuat bersusun, jika tiga susun untuk menghemat daerah dan efisiensi budidaya. Kandang jangkrik sebaiknya di tempatkan di didalam ruangan yang gelap, tidak terkena cahaya matahari langsung.

Selain terlindung dari cahaya matahari langsung, ternak jangkrik juga butuh ketenangan. Sebaiknya memilih ruangan yang miliki angin cukup, gelap, jauh berasal dari hiruk pikuk dan lalu lalang pergerakan manusia.

Persiapan bibit jangkrik
Seperti telah diuraikan sebelumnya, bibit untuk ternak jangkrik yang biasa diternakan dari jenis G. miratus dan G. testaclus. Bibit bisa dibeli berasal dari toko pakan yang sediakan pakan hidup. Sebenarnya jenis jangkrik lain dapat termasuk diternakan, tersedia beberapa spesies yang memang susah atau lambat perkembangbiakkannya.

Bibit atau indukan ternak jangkrik sebaiknya didapat dari tangkapan alam. Atau terkecuali sulit, sekurang-kurangnya bibit jangkrik jantan didapat dari alam. Karena biasanya indukan jantan hasil tangkapan alam lebih agresif.

Ciri-ciri calon indukan jangkrik:

Sungut atau antena tetap panjang, seluruh bagian badan masih lengkap, mampu melompat jauh dan gesit, badan berwarna mengkilap.
Jangan memilih jangkrik yang jikalau dipegang mengeluarkan cairan baik berasal dari mulut maupun duburnya.

Induk jantan mengeluarkan derikan yang keras. Permukaan sayap atau punggungnya bergelombang dan kasar.
Induk betina ada ovipositor terhadap bagian ekornya, ekornya ada tiga anggota sedang merupakan ovipositor. Ukurannya besar.
Cara membedakan jangkrik jantan dan betina yang paling mudah adalah menyaksikan ekornya. Jangkrik jantan cuma miliki dua helai ekor namun betina nampak miliki 3 helai ekor. Sebenarnya ekor anggota tengah adalah ovipositor.

Cara ternak jangkrik
Kondisi kandang untuk ternak jangkrik perlu memperhatikan tingkat kelembapan dan binatang pengganggu. Kelembaban harus konsisten dikontrol, terlebih waktu musim kemarau, Untuk memelihara kelembapan sanggup dilakukan bersama penyemprotan atau menutup kandang bersama karung goni basah.

Musuh atau hama ternak jangkrik lumayan banyak, diantaranya tikus, kecoa, semut dan laba-laba. Selain itu, jangkrik sanggup menjadi kanibal seumpama ketersediaan makanan dalam kandang tidak mencukupi.

a. Mengawinkan jangkrik
Tempat untuk mengawinkan jangkrik sebaiknya terpisah dengan tempat pembesaran anakan. Kondisi kandang untuk mengawinkan sebaiknya dibikin aga serupa bersama habitat jangkrik di alam. Dinding kandang bisa diolesi tanah liat, semen putih serta diberi daun-daun kering, seperti daun jati, daun pisang atau serutan kayu.

Jangkrik yang dapat dikawinkan mesti berasal dari spesies yang sama. Bila indukan jantan dan betina berlainan spesies, perkawinan tidak dapat terjadi. Untuk mengawinkan jangkrik masukan indukan betina dan jantan bersama dengan perbandingan 10:2.

Dalam kandang perkawinan, siapkan bak pasir atau tanah sebagai tempat peneluran. Selama jaman perkawinan jangkrik jantan akan mengeluarkan nada derik tetap menerus. Jangkrik betina yang telah dibuahi dapat bertelur. Telur biasanya di letakkan dalam pasir atau tanah.

Selama jaman perkawinan jangkrik mesti beroleh asupan pakan yang cukup. Contoh pakannya kubis, sawi, kangkung, bayam, daun pepaya dan style sayuran hijau lainnya. Buang pakan yang tersisa setiap hari, jangan hingga pakan membusuk di dalam kandang.

Beberapa peternak tersedia yang menambahkan ramuan spesifik bagi jangkrik yang tengah dikawinkan. Misalnya, bekatul, tepung ikan, kuning telur bebek yang sudah direbus dan dihaluskan, dan lebih dari satu vitamin. Katanya agar telur yang dihasilkan sanggup banyak dan berkualitas. Apakah perihal berikut efektif? belum tersedia ujinya cuma berdasarkan berasal dari pengalaman sebagian peternak saja.

b. Menetaskan telur
Telur jangkrik dapat menetas sesudah 7-10 hari, termasuk sejak perkawinan. Maksimal 5 hari sehabis induk betina bertelur (sebelum menetas), pisahkan telur-telur tersebut. Hal ini untuk menjauhi si induk memakan telurnya sendiri.

Pindahkan ke didalam kandang penetasan telur yang juga sekaligus pembesaran anakan. Warna telur yang telah dibuahi akan beralih berasal dari bening menjadi keruh. Setelah 4-6 hari biasanya telur menetas.

Pada jaman penetasan, kelembapan kandang harus konsisten dijaga bersama penyemprotan air, atau menutup kandang dengan karung goni basah.

c. Pemberian pakan
Setelah telur menetas, langkah seterusnya adalah memberi tambahan pakan. Jangkrik yang baru menetas, berumur 1-10 hari diberikan pakan ayam (voor), yang terbuat dari kacang kedelai, beras merah, dan jagung kering yang dihaluskan.

Setelah melalui 10 hari, anakan jangkring mampu dikasih makan sayur-sayuran dan jagung muda. Selanjutnya pakan dapat ditambahkan singkong, mentimun atau ubi.

d. Pemeliharaan kandang
Penting untuk melindungi kandang senantiasa higienis dan bersih, dan juga terhindar dari masalah hama. Hal lain yang kudu dijaga adalah keadaan kandang agar tetap lembab dan gelap. Selain itu selamanya jaga supaya makanan memadai tersedia, gara-gara jikalau tidak cukup jangkrik dapat kanibal, saling emmangsa di pada mereka.

Buang pakan yang tersisa tiap-tiap hari, jangan sampai membusuk di didalam kandang. Kandang yang baru dibuat sebaiknya dicuci dahulu, jangan hingga masih berbau vinil andaikata terbuat dari tripleks. Caranya, lumuri permukaan kandang dengan lumpur sawah untuk dan dijemur hingga kering.

Periksa air yang tersedia pada mangkok atau kaleng pada kaki-kaki kandang. Tambah atau rubah jikalau cairan udah sedikit. Cairan yang digunakan dapat air, minyak tanah, atau model cairan lain yang bisa menghindar hama masuk ke didalam kandang.

e. Pemanenan
Ada dua output yang sanggup dipanen berasal dari ternak jangkrik, yakni jangkrik dewasa dan telur jangkrik. Telur jangkrik biasanya dijual lebih mahal berasal dari jangkrik itu sendiri. Telur biasanya dijual kepada para peternak jangkrik pembesaran.

Ternak jangkrik telah dapat dipanen sehabis meraih usia kurang lebih 30 hari. Terhitung sejak telur mulai menetas.

rijal wafaudin Diposting oleh

saya seorang peternak yang hobi menulis di blog semoga apa yang saya tulis bisa bermanfaat bagi anda

Belum ada Komentar untuk cara budidaya jangkrik kalung |Ngasem

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait cara budidaya jangkrik kalung |Ngasem

cara menanam pohon apel dari biji	 | Jepara

cara menanam pohon apel dari biji | Jepara

T 2 November 2011 F A rijal wafaudin

Cara Menanam Apel berasal dari Biji yang Baik dan Benar Apel adalah buah fresh nan renyah yang kaya dapat persentase air, vitamin B dan C. Di seluruh dunia, buah apel hampir jadi buah-buahan yang paling kerap dikonsumsi. Hal ini mengakibatkan... Selengkapnya

cara menanam buah apel dalam pot	 | Purwodadi

cara menanam buah apel dalam pot | Purwodadi

T 27 August 2011 F A rijal wafaudin

Cara Menanam Apel berasal dari Biji yang Baik dan Benar Apel adalah buah segar nan renyah yang kaya bakal takaran air, vitamin B dan C. Di seluruh dunia, buah apel nyaris jadi buah-buahan yang paling kerap dikonsumsi. Hal ini menyebabkan... Selengkapnya

cara budidaya kroto media paralon	|Trenggalek

cara budidaya kroto media paralon |Trenggalek

T 10 April 2013 F A rijal wafaudin

Cara praktis budidaya kroto telur atau kroto yang berwarna putih. Pada fasilitas atau sarang yang telah stabil, setelah itu kroto bisa dipanen tiap tiap 15-20 hari. Pada awal budidaya, sebaiknya bibit koloni dibiarkan berkembang biak supaya populasi semutnya bertambah. Setidaknya... Selengkapnya

+ SIDEBAR