Beranda » Tips » cara budidaya jangkrik rumahan |Banyuwangi

cara budidaya jangkrik rumahan |Banyuwangi

T Diposting oleh pada 24 July 2020
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 4 kali

Cara ternak jangkrik yang efektif

Jangkrik merupakan tidak benar satu serangga yang sering dijadikan pakan burung, ikan dan reptil. Permintaan bakal jangkrik bersamaan bersama naiknya minat untuk memelihara burung, ikan dan reptil. Cara ternak jangkrik cukup ringan ditunaikan baik untuk skala kecil maupun besar.

Sebelum membahas tentang langkah ternak jangkrik, tersedia baiknya kami mengenal terutama dahulu model dan pembawaan bintang ini. Nama ilmiah jangkrik Gryllus Sp., terhitung di dalam keluarga Gryllidae. Menurut catatan terdapat lebih berasal dari 1000 spesies jangkrik yang hidup di daerah tropis.

Di Indonesia, setidaknya telah dikenal 100-an spesies jangkrik. Namun belum seluruhnya terpetakan secara lengkap. Jenis spesies yang banyak dipelihara untuk ternak jangkrik komersial adalah Gryllus mitratus dan Gryllus testaclus. Selain itu, masih terkandung jangkrik yang diternakan untuk obyek lain, seperti hobi dan hewan aduan.

Jangkrik merupakan hewan herbivora. Di alam bebas serangga ini memakan daun-daunan muda seperti rerumputan. Dalam lingkungan budidaya, sanggup diberi pakan sayuran hijau yang banyak memiliki kandungan air seperti sawi, bayam, selada, mentimun dan daun pepaya.

Persiapan kandang
Langkah pertama untuk mengawali ternak jangkrik adalah menyiapkan kandang atau daerah budidaya jangkrik. Kandang untuk ternak jangkrik bisa dibuat dari beraneka bahan seperti kardus papan atau triplek. Pada peluang kali ini, kami akan memberi tambahan perumpamaan pembuatan kandang jangkrik berasal dari kayu dan kasa.

Desain kandang untuk ternak jangkrik kotak layaknya peti, mampu terbuat berasal dari papan atau tripleks. Berikut gambaran kandang jangkrik kotak tunggal.

Kotak terbuat dari papan atau tripleks bersama tulang berasal dari kayu kaso/kayu reng. Ukuran panjang 100 cm, lebar 60 cm dan tinggi 30-40 cm.
Gunakan lem terhadap setiap lanjutan dan sudut peti. Gunanya sehingga jangkrik yang baru menetas tidak muncul melalui celah sambungan. Ukuran jangkrik baru menetas amat kecil.

Permukaan bagian atas perlu mampu diakses tutup dengan memakai engsel.
Pada segi muka dan belakang diberi lubang ventilasi. Ukuran lubang ventilasi 50 x 7 cm, posisi lubang kurang lebih 10 cm berasal dari atas (lihat gambar). Ventilasi ditutup bersama kasa kawat ukuran halus sehingga jangkrik kecil tidak sanggup kabur.

Pada segi pinggir diberi celah atau cantelan untuk pegangan. Gunanya untuk memudahkan mengangkat atau menggeser peti.
Pada sekeliling sisi bagian dalam, sekitar 10 cm berasal dari atas, berikan isolasi plastik. Gunanya sehingga jangkrik tidak merayap ke atas.
Pasang kaki-kaki terhadap keempat sudut peti, kurang lebih tingginya 10 cm. Keempat kaki-kaki berikut nantinya diletakan pada mangkung yang diisi air atau cairan lain. Gunanya untuk menghindar hama seperti semut masuk ke didalam kandang.
Kandang jangkrik terhitung sanggup dibuat bersusun, sekiranya tiga susun untuk menghemat area dan efisiensi budidaya. Kandang jangkrik sebaiknya diletakkan di didalam ruangan yang gelap, tidak terkena cahaya matahari langsung.

Selain terlindung dari sinar matahari langsung, ternak jangkrik termasuk membutuhkan ketenangan. Sebaiknya pilih ruangan yang miliki angin cukup, gelap, jauh berasal dari hiruk pikuk dan lantas lalang pergerakan manusia.

Persiapan bibit jangkrik
Seperti telah diuraikan sebelumnya, bibit untuk ternak jangkrik yang biasa diternakan berasal dari jenis G. miratus dan G. testaclus. Bibit sanggup dibeli dari toko pakan yang menyediakan pakan hidup. Sebenarnya model jangkrik lain mampu terhitung diternakan, tersedia beberapa spesies yang sesungguhnya susah atau lambat perkembangbiakkannya.

Bibit atau indukan ternak jangkrik sebaiknya didapat berasal dari tangkapan alam. Atau kecuali sulit, sedikitnya bibit jangkrik jantan didapat dari alam. Karena umumnya indukan jantan hasil tangkapan alam lebih agresif.

Ciri-ciri calon indukan jangkrik:

Sungut atau antena masih panjang, semua bagian badan masih lengkap, dapat melompat jauh dan gesit, badan berwarna mengkilap.
Jangan memilih jangkrik yang jikalau dipegang mengeluarkan cairan baik dari mulut maupun duburnya.

Induk jantan mengeluarkan derikan yang keras. Permukaan sayap atau punggungnya bergelombang dan kasar.
Induk betina ada ovipositor pada anggota ekornya, ekornya ada tiga bagian tengah merupakan ovipositor. Ukurannya besar.
Cara membedakan jangkrik jantan dan betina yang paling ringan adalah melihat ekornya. Jangkrik jantan hanya mempunyai dua helai ekor namun betina nampak memiliki 3 helai ekor. Sebenarnya ekor anggota sedang adalah ovipositor.

Cara ternak jangkrik
Kondisi kandang untuk ternak jangkrik kudu mencermati tingkat kelembapan dan binatang pengganggu. Kelembaban kudu terus dikontrol, terlebih kala musim kemarau, Untuk melindungi kelembapan sanggup dilaksanakan dengan penyemprotan atau menutup kandang bersama dengan karung goni basah.

Musuh atau hama ternak jangkrik cukup banyak, diantaranya tikus, kecoa, semut dan laba-laba. Selain itu, jangkrik sanggup jadi kanibal andaikan ketersediaan makanan didalam kandang tidak mencukupi.

a. Mengawinkan jangkrik
Tempat untuk mengawinkan jangkrik sebaiknya terpisah bersama area pembesaran anakan. Kondisi kandang untuk mengawinkan sebaiknya dibikin aga sama bersama habitat jangkrik di alam. Dinding kandang mampu diolesi tanah liat, semen putih serta diberi daun-daun kering, layaknya daun jati, daun pisang atau serutan kayu.

Jangkrik yang bakal dikawinkan perlu berasal berasal dari spesies yang sama. Bila indukan jantan dan betina tidak sama spesies, perkawinan tidak akan terjadi. Untuk mengawinkan jangkrik masukan indukan betina dan jantan bersama dengan perbandingan 10:2.

Dalam kandang perkawinan, siapkan bak pasir atau tanah sebagai area peneluran. Selama jaman perkawinan jangkrik jantan bakal mengeluarkan suara derik tetap menerus. Jangkrik betina yang udah dibuahi akan bertelur. Telur biasanya ditaruh di dalam pasir atau tanah.

Selama masa perkawinan jangkrik harus memperoleh asupan pakan yang cukup. Contoh pakannya kubis, sawi, kangkung, bayam, daun pepaya dan jenis sayuran hijau lainnya. Buang pakan yang tersisa tiap tiap hari, jangan sampai pakan membusuk di didalam kandang.

Beberapa peternak ada yang beri tambahan ramuan tertentu bagi jangkrik yang sedang dikawinkan. Misalnya, bekatul, tepung ikan, kuning telur bebek yang telah direbus dan dihaluskan, dan beberapa vitamin. Katanya agar telur yang dihasilkan bisa banyak dan berkualitas. Apakah perihal berikut efektif? belum tersedia ujinya hanya berdasarkan dari pengalaman sebagian peternak saja.

b. Menetaskan telur
Telur jangkrik bakal menetas setelah 7-10 hari, terhitung sejak perkawinan. Maksimal 5 hari sehabis induk betina bertelur (sebelum menetas), pisahkan telur-telur tersebut. Hal ini untuk hindari si induk memakan telurnya sendiri.

Pindahkan ke di dalam kandang penetasan telur yang juga sekaligus pembesaran anakan. Warna telur yang sudah dibuahi bakal beralih berasal dari bening jadi keruh. Setelah 4-6 hari kebanyakan telur menetas.

Pada jaman penetasan, kelembaban kandang wajib terus dijaga dengan penyemprotan air, atau menutup kandang bersama karung goni basah.

c. Pemberian pakan
Setelah telur menetas, cara seterusnya adalah memberikan pakan. Jangkrik yang baru menetas, berumur 1-10 hari diberikan pakan ayam (voor), yang terbuat dari kacang kedelai, beras merah, dan jagung kering yang dihaluskan.

Setelah lewat 10 hari, anakan jangkring dapat dikasih makan sayur-sayuran dan jagung muda. Selanjutnya pakan dapat ditambahkan singkong, mentimun atau ubi.

d. Pemeliharaan kandang
Penting untuk melindungi kandang selalu higienis dan bersih, dan juga terhindar berasal dari problem hama. Hal lain yang wajib dijaga adalah situasi kandang agar tetap lembab dan gelap. Selain itu tetap jaga supaya makanan lumayan tersedia, sebab andaikata tidak cukup jangkrik dapat kanibal, saling emmangsa di antara mereka.

Buang pakan yang tersisa tiap-tiap hari, jangan sampai membusuk di di dalam kandang. Kandang yang baru dibikin sebaiknya dicuci dahulu, jangan sampai masih berbau vinil bila terbuat dari tripleks. Caranya, lumuri permukaan kandang bersama dengan lumpur sawah untuk dan dijemur hingga kering.

Periksa air yang tersedia terhadap mangkuk atau kaleng pada kaki-kaki kandang. Tambah atau tukar apabila cairan udah sedikit. Cairan yang digunakan dapat air, minyak tanah, atau jenis cairan lain yang sanggup menghindar hama masuk ke dalam kandang.

e. Pemanenan
Ada dua output yang mampu dipanen dari ternak jangkrik, yakni jangkrik dewasa dan telur jangkrik. Telur jangkrik biasanya dijual lebih mahal dari jangkrik itu sendiri. Telur biasanya dijual kepada para peternak jangkrik pembesaran.

Ternak jangkrik sudah sanggup dipanen sesudah raih usia kurang lebih 30 hari. Terhitung sejak telur jadi menetas.

rijal wafaudin Diposting oleh

saya seorang peternak yang hobi menulis di blog semoga apa yang saya tulis bisa bermanfaat bagi anda

Belum ada Komentar untuk cara budidaya jangkrik rumahan |Banyuwangi

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait cara budidaya jangkrik rumahan |Banyuwangi

cara menanam apel dalam pot	 | Ungaran

cara menanam apel dalam pot | Ungaran

T 28 July 2011 F A rijal wafaudin

Cara Menanam Apel berasal dari Biji yang Baik dan Benar Apel adalah buah segar nan renyah yang kaya bakal persentase air, vitamin B dan C. Di semua dunia, buah apel hampir menjadi buah-buahan yang paling sering dikonsumsi. Hal ini memicu... Selengkapnya

cara ternak jangkrik supaya cepat besar	|Singaparna

cara ternak jangkrik supaya cepat besar |Singaparna

T 26 March 2020 F A rijal wafaudin

Cara ternak jangkrik yang efektif Jangkrik merupakan salah satu serangga yang kerap dijadikan pakan burung, ikan dan reptil. Permintaan bakal jangkrik seiring bersama naiknya minat untuk pelihara burung, ikan dan reptil. Cara ternak jangkrik memadai enteng ditunaikan baik untuk skala... Selengkapnya

cara ternak kroto pemula dari alam	|Nanga Bulik

cara ternak kroto pemula dari alam |Nanga Bulik

T 11 July 2012 F A rijal wafaudin

Cara praktis budidaya kroto telur atau kroto yang berwarna putih. Pada sarana atau sarang yang sudah stabil, selanjutnya kroto sanggup dipanen tiap tiap 15-20 hari. Pada awal budidaya, sebaiknya bibit koloni dibiarkan berkembang biak supaya populasi semutnya bertambah. Setidaknya sampai... Selengkapnya

+ SIDEBAR