Beranda » Uncategorized » cara budidaya tomat dalam pot | Rembang

cara budidaya tomat dalam pot | Rembang

T Diposting oleh pada 23 August 2011
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 6 kali

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah

Ini caranya sehingga tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat
Tomat adalah tidak benar satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms dapat menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama seperti salad.

Tomat sendiri miliki banyak faedah untuk kesehatan, karenanya, mutlak bagi Moms dan anggota keluarga untuk rutin memakan tomat.

Jika Moms berencana untuk menanam tomat sendiri di halaman rumah, tersedia lebih dari satu tips yang mesti diperhatikan waktu menanam tomat. Berikut caranya, dikutip berasal dari Almanac.

Pilih lahan bersama dengan sinar matahari penuh dan tanah berdrainase baik. Penting bahwa lahan setidaknya terima 6 jam sinar matahari tiap-tiap hari.
Dua minggu sebelum menanam tanaman tomat di luar ruangan, gali tanah sedalam 30 cm dan campur bersama dengan pupuk kompos.
Tanam tanaman tomat dengan jarak lebih kurang 60 cm pada tanaman satu dengan tanaman lain.
Tempatkan tomat atau keramba di tanah terhadap pas penanaman untuk menghindari kerusakan akar di kemudian hari.
Jepit lebih dari satu cabang bawah tanaman tomat, dan tanam akar memadai di dalam sehingga daun paling rendah terdapat pas di atas permukaan tanah.
Siram bersama dengan baik untuk mengurangi guncangan terhadap akar.
Gunakan pot atau wadah besar dengan lubang drainase di anggota bawah.
Gunakan tanah yang tidak sangat padar supaya air mengalir bersama baik. Direkomendasikan campuran tanah yang baik bersama bahan organik tambahan.
Tanam satu tanaman tomat per pot. Pilih dari varietas semak atau kerdil, banyak tomat ceri tumbuh bersama dengan baik didalam pot.
Tempatkan pot di daerah yang cerah bersama cahaya matahari penuh selam 6-8 jam sehari.
Jaga kelembapan tanah. Menanam tomat didalam wadah sebabkan tanah lebih cepat mengering daripada di kebun, menjadi periksalah setiap hari dan memberikan air tambahan.
Siram tanaman tomat di pagi hari. Ini berikan tanaman kelembaban yang dibutuhkan untuk melewati hari yang panas. Hindari menyiram di sore atau di malam hari.
Berikan mulsa (material penutup tanaman untuk menjaga kelembapan tanah serta menekan perkembangan gulma dan penyakit) lima minggu setelah tomat ditanam.
Untuk menolong tomat melewati masa-masa kekeringan, temukan lebih dari satu batu pipih dan meletakkan satu di samping tiap tiap tanaman. Batuan mencegah air menguap berasal dari tanah.
Berikan tanaman tomat pupuk atau kompos setiap dua minggu, di awali ketika buah tomat berdiameter kira-kira 2,5 cm.
Saat tanaman tumbuh, pangkas semua daun anggota bawah. Ini menolong menghambat penyakit menyebar berasal dari tanah ke dedaunan.
Biarkan tomat yang telah tumbuh sepanjang mungkin. Jika ada yang rontok sebelum nampak matang, masukkan ke dalam kantong kertas, dan simpan di area yang sejuk dan gelap.
Jangan pernah memasang tomat di tempat yang cerah supaya membuatnya matang, tomat kemungkinan akan membusuk sebelum akan matang.
Tomat yang prima untuk dipetik punya tekstur keras dan warnanya sangat merah, berapapun ukurannya, dan kemungkinan tersedia lebih dari satu warna kuning tersisa di sekitar batangnya.
Jangan meletakkan tomat fresh ke didalam kulkas. Melakukan hal itu sanggup menyebabkan kerusakan rasa dan tekstur tomat berasal dari kebun.

Panduan tekhnis budidaya tomat

Tomat (Lycopersicon esculentum L.) merupakan tanaman asli dari Amerika Tengah dan Selatan. Tanaman ini idealnya ditanam pada kisaran suhu 20-27oC dengan curah hujan lebih kurang 750-1250 mg per tahun. Secara lazim tomat sanggup tumbuh bersama baik pada ketinggian 0-1500 m dpl.

Dewasa ini terkandung lebih dari 400 varietas tomat yang ditanam secara global. Ada varietas yang hanya cocok di dataran tinggi seperti berlian, mutiara dan kada. Ada yang cocok di dataran rendah seperti varietas intan, ratna dan CLN. Ada termasuk yang mampu ditanam baik di dataran tinggi maupun rendah, layaknya GH2 dan GH4.

Memilih benih tomat
Untuk memilih style tomat yang akan ditanam hendaknya mengatur dahulu bersama karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang sesuai untuk dataran tinggi begitu terhitung sebaliknya.

Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sukar mendapatkannya atau harganya amat mahal, kami dapat membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik berasal dari segi ukuran (besar) dan wujud (tidak cacat).

Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang dapat dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat berikut menua di pohon. Setelah memadai tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya bersama air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian melaksanakan seleksi sekali kembali terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya prima (tidak cacat atau keriput). Setelah itu keringkan bersama dijemur dan simpan dalam wadah yang kering dan steril.

Penyemaian benih tomat
Sebelum ditanam secara luas, benih tomat sebaiknya disemaikan dahulu sampai memiliki daun dan batang yang lumayan kuat. Penyemaian hendaknya dilakukan di atas sarana yang terpisah bersama dengan penanaman masal. Lihat cara menyebabkan tempat persemaian untuk tanaman hortikultura.

Untuk budidaya tomat, sebaiknya menentukan media persemaian bersama dengan ploybag. Hal ini untuk kurangi resiko tanaman stres kala dipindahkan. Namun persemaian polybag ini biayanya relatif lebih mahal. Apabila Anda pilih persemaian bedeng, hendaknya hati-hati waktu mencabut dan memindahkan bibit. Lamanya penyemaian sampai tanaman siap dipindahkan kurang lebih 35-40 hari.

Tips untuk persemaian bedengan, buat larikan (garis) diatas sarana persemaian dengan jarak antar larik 5 cm dan kedalaman larik 1 cm. Kemudian taburkan benih di dalam larikan, jangan sampai bertumpuk-tumpuk, sebaiknya jarak antar benih 2-3 cm. Kemudian tutup larikan bersama dengan tanah dan siram secukupnya. Metode pemindahanbisa ditunaikan bersama dengan dua cara. Pertama bersama pencabutan, sebelum akan benih dicabut siram bersama dengan air untuk melunakan sarana agar akar tidak putus kala ditarik. Kedua, cara putar yakni menyita tanaman dengan tanah disekitarnya.

Tips untuk persemaian polybag/pot, sehabis sarana persemaian dibuat lubangi permukaanya sedalam 1 cm. Kemudian bubuhkan biji tomat satu butir untuk tiap tiap polybag, tutup bersama dengan tempat tanam. Cara memindahkannya adalah bersama merobek atau membiarkan polybag/pot. Lalu masukkan tanaman beserta tanah yang terkandung di polybag/pot kedalam lubang tanam.

Pengolahan tanah
Tomat tumbuh baik terhadap tingkat keasaman tanah pH 5,5-7. Apabila tanah terlalu asam (<5,5), tambahkan dolomit atau kapur pertanian. kegunaan pengapuran tidak cuman menaikan pH tanah terhitung untuk memperbaiki susunan tanah. Dosisnya wajib disesuaikan bersama dengan tingkat pH tanah masing-masing.

Bajak atau cangkul tanah hingga gembur lantas wujud bedengan bersama ketinggian 30 cm, lebar 1 mtr. dan pajang ikuti kontur lahan. Buat jarak antar bedeng selebar 30-40 cm. Kemudian diamkan tanah kurang lebih satu minggu.

Setelah itu, berikan pupuk basic berbentuk pupuk organik layaknya pupuk kandang atau pupuk kompos sebanyak 20 ton per hektar. Aduk hingga merata diatas bedengan. Untuk memperkaya kadar fosfor mampu ditambahkan pupuk TSP secukupnya (kira-kira 5 gram per tanaman). Untuk budidaya tomat organik, jangan ditambahkan pupuk kimia tetapi pupuk basic harus lebih banyak, kira-kira 30-40 ton per hektar.

Kemudian tutup bedengan bersama mulsa plastik, penutupan dengan mulsa amat berfaedah terutama pada musim kemarau. Mulsa plastik bermanfaat untuk mempertahankan kelembapan tanah, mengendalikan gulma dan sehingga buah tomat tetap bersih tidak menyentuh tanah. Biarkan lagi tanah selama satu minggu sebelum saat ditanami.

Penanaman bibit tomat
Pertama-tama membuat lubang tanam pada mulsa dengan diameter 5-7 cm. Dalam satu bedengan terdapat dua lajur lubang tanam, jarak antar lajur sebesar 70-80 cm dan jarak antar lubang didalam satu lajur 40-50 cm, kedalaman lubang tanam lebih kurang 5-7 cm.

Setelah itu masukkan bibit siap tanam. Untuk bibit yang disemai dalam polybag atau pot, lepas terlebih dahulu wadahnya selanjutnya masukkan semua media tanam tanpa mencabut akar tanaman. Kemudian tutup dan ratakan bersama dengan tanah sekitar. Untuk bibit yang ditanam di persemaian bedeng, masukkan tanaman lantas timbun dengan tanah bekas galian lubang. Ratakan dan siram bersama dengan air untuk merawat kelembabannya.

Pemeliharaan dan perawatan
Tanaman tomat lumayan sensitif dan perlu perawatan yang intensif. Tanaman ini terlalu rentan pada hama dan penyakit, terutama yang ditanam di dataran rendah. Setelah pemanenan, resiko rusaknya buah tomat tetap tinggi kira-kira 20-50%. Berikut beberapa perawatan perlu kalau kami hendak melakukan budidaya tomat.

Hama dan penyakit tanaman tomat

a. Penyulaman
Penyulaman berguna untuk mengganti tanaman yang gagal tumbuh, baik sakit atau rebah dikarenakan cuaca. Penyulaman dilaksanakan setelah seminggu tomat ditanam. Cabut tanaman yang muncul tidak sehat (kuning/layu) atau mati. Ganti dengan bibit sisa penyemaian.

b. Penyiangan
Penyiangan dalam budidaya tomat umumnya dijalankan 3-4 kali sepanjang musim tanam. Pada areal tanam yang ditutup mulsa penyiangan bisa lebih jarang lagi. Penyiangan bertujuan untuk mengangkat gulma yang ada di areal tanam. Pertumbuhan gulma akan menganggu tanaman, karena tanaman mesti bersaing dalam beroleh nutrisi. Selain itu gulma terhitung mengakibatkan hama dan penyakit yang sanggup menyerang tanaman utama.

c. Pemangkasan
Pemangkasan pada tanaman tomat dilakukan tiap tiap minggu. Pemangkasan tunas yang tumbuh terhadap ketiak daun kudu segera sehingga tidak tumbuh jadi batang. Pemangkasan tunas muda dapat ditunaikan bersama dengan tangan. Namun bila batang telah sangat keras, sebaiknya manfaatkan pisau atau gunting. Untuk mengatur ketinggian tanaman tomat, ujung tanaman dapat dipotong. Pemotongan ujung tanaman dijalankan sehabis keluar kuantitas dompolan buah lebih kurang 5-7 buah.

d. Pemupukan tambahan
Pada budidaya tomat organik, semprotkan pupuk organik cair yang membawa kadar kalium tinggi terhadap kala tanaman bakal berbunga dan berbuah (fase generatif). Penyemprotan dapat dikerjakan setiap minggu. Harus diperhatikan, pupuk organik cair perlu diencerkan lebih-lebih dahulu, 1 liter pupuk cair dengan 100 liter air. Penting untuk dicatat, konsentrasi pupuk organik cair tidak boleh melebihi 2%. Selain itu, kita dapat beri tambahan pupuk kandang atau kompos sehabis tanaman berumur 2-3 minggu bersama dengan dosis satu gengam tangan per tanaman.

Untuk budidaya tomat non-organik, pada usia satu minggu berikan campuran urea dan KCl dengan perbandingan 1:1 sebanyak 1-2 gram per tanaman. Kemudian sesudah usia 2-3 minggu memberikan ulang urea dan KCl sebanyak 5 gram per tanaman. Bila terhadap usia lebih dari 4 minggu tanaman tetap nampak tidak cukup gizi memberikan urea dan KCl sebanyak 7 garm per tanaman. Perhatikan, bantuan urea dan KCl jangan hingga mengenai tanaman dikarenakan bisa melukai tanaman tersebut. Berikan jarak 5-7 cm dari tanaman.

e. Penyiraman dan pengairan
Tanaman tomat tidak amat banyak butuh air, tapi jangan sampai kekurangan. Kelebihan air didalam budidaya tomat mengakibatkan perkembangan vegetatif (daun dan batang) yang subur tapi bakal menghambat fase generatif. Sebaliknya, kekuranga air yang berkepanjangan sanggup mengakibatkan pecah-pecah pada buah tomat yang dihasilkan.

Kekeringan yang panjang dapat membuat kerontokan bunga. Penyiraman hendaknya sesuai bersama kondisi cuaca. Bila curah hujan lumayan relatif tidak mesti lagi penyiraman. Justru yang perlu diperbaiki adalah saluran drainase supaya air tidak menggenang disekitar areat tanaman. Pada musim kemarau, penyiraman bisa dijalankan terhadap pagi hari. Cegah jangan sampai tanah retak-retak kekeringan.

f. Pemasangan lenjeran
Pemasangan lenjeran atau ajir punya tujuan sebagai daerah mengikatkan tanaman sehingga tidak roboh. Lenjeran dibuat berasal dari bambu selama 1,5-2 meter. Lenjeran ditancapkan pada jarak kurang lebih 10-20 cm dari tanaman. Lenjeran dapat dibiarkan tegak independent atau ujungnya diikatkan bersama dengan lenjeran lain yang berdekatan. Pengikatan ujung berguna untuk memperkokoh posisi lenjeran.

Pemasangan lenjeran hendaknya sedini barangkali untuk menghindar luka pada akar tanaman akibat penancapan. Tanaman yang tetap kecil akarnya belum menyebar kemana-mana sehingga barangkali tertancap kecil. Luka terhadap akar yang diakibatkan tusukan lenjeran sanggup menahan pertumbuhan dan menimbulkan penyakit.

Pemasangan lenjeran dilaksanakan sesudah tinggi tanaman berkisar 10-15 cm. Ikatkan tanaman tomat bersama tali plastik terhadap lenjeran. Model ikatan sebaiknya berbentuk angka 8 agar batang tomat tidak terluka sebab bergesekan bersama tiang lenjeran. Ikatan hendaknya jangan terlalu kuat sehingga tidak mencegah pembesaran batang. Setelah itu, tiap tiap tanaman jadi tambah tinggi 20 cm ikatkan batang tanaman bersama tali plastik pada lenjeran.

Pengendalian hama dan penyakit
Beberapa tipe hama dan penyakit yang kerap menyerang budidaya tomat antara lain, ulat buah, kutu daun thrips, lalat putih, lalat buah, tungau, nematoda, penyakit layu, bercak daun, penyakit kapang daun, bercak coklat, busuk daun dan busuk buah. Apabila serangannya menggila, hama dan penyakit berikut sanggup disemprot bersama dengan pestisida. Penggunaan pestisida kudu bijak, sesuaikan bersama dengan lingkungan kurang lebih (para petani lain), riwayat penyemprotan dan mengikuti petunjuk/dosis penggunaan. Apabila tomat yang bakal diproduksi dimaksudkan untuk pasar organik, hendaknya menggunakan pestisida yang alami. Silahkan melihat cara sebabkan pestisida organik.

Hama dan penyakit pada budidaya tomat tidak sanggup diberantas bersama dengan hanya mengandalkan pestisida saja. Karena fungsi pestisida hanya sementara dan jangka pendek. Selebihnya serangan hama dan penyakit bakal tetap berkunjung dan mungkin akan lebih resisten. Menaikan dosis pemanfaatan pestisida barangkali efisien tetapi bakal mengundang dampak lingkungan yang buruk dan juga menaikan ongkos produksi. Kalau pun kudu memakai pestisida sebaiknya berganti-ganti brand dengan bahan aktif berbeda.

Untuk menangani hama dan penyakit secara menyeluruh menggunakan prinsip-prinsip pengendalian hama terpadu (PHT). Penerapan PHT wajib dilaksanakan secara berkesinambungan. Adapun variabel-variabel yang perlu diperhatikan antara lain penentuan bibit unggul atau varietas yang cocok, benih bebas penyakit, bantuan pupuk berimbang, rotasi tanaman, manfaatkan predator alami, memanfaatkan tanaman pengusir hama dan paling akhir penyemprotan pestisida baik kimia sintetis maupun alami.

Pemanenan budidaya tomat
Budidaya tomat baru mampu dipanen 60-100 hari setelah tanam, terkait dari varietasnya. Penentuan selagi panen berdasarkan usia tanaman kadang saat tidak efektif. Sebaiknya memanfaatkan pengamatan fisik terhadap tanaman. Tanaman tomat sudah dikatakan siap panen jika kulit buah berubah dari hijau menjadi kekuning-kuningan, bagian tepi daun menguning dan bagian batang mengering.

Pemetikan hendaknya ditunaikan di pagi atau sore hari sebab terhadap siang hari tanaman masih melaksanakan fotosintesis. Pada keadaan demikian penguapan tengah tingi-tingginya agar buah tomat yang dipetik dapat cepat layu. Pemanenan bisa dilaksanakan setiap 2-3 hari sekali. Di Indonesia produktivitas tanaman tomat secara kebanyakan meraih 15,84 ton per hektar. Namun untuk varietas spesifik dan didaerah-daerah tertentu mampu menggapai 25-30 ton per hektar.

rijal wafaudin Diposting oleh

saya seorang peternak yang hobi menulis di blog semoga apa yang saya tulis bisa bermanfaat bagi anda

Belum ada Komentar untuk cara budidaya tomat dalam pot | Rembang

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait cara budidaya tomat dalam pot | Rembang

cara menanam tomat dengan baik	 | Rembang

cara menanam tomat dengan baik | Rembang

T 26 February 2012 F A rijal wafaudin

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah Ini caranya supaya tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat Tomat adalah keliru satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms bisa menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama seperti salad. Tomat... Selengkapnya

cara tanam tomat musim kemarau	 | Kebumen

cara tanam tomat musim kemarau | Kebumen

T 28 April 2012 F A rijal wafaudin

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah Ini caranya supaya tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat Tomat adalah keliru satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms mampu menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama layaknya salad. Tomat... Selengkapnya

cara menanam tomat dalam pot gantung	 | Temanggung

cara menanam tomat dalam pot gantung | Temanggung

T 13 March 2012 F A rijal wafaudin

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah Ini caranya supaya tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat Tomat adalah salah satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms sanggup menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama layaknya salad. Tomat... Selengkapnya

+ SIDEBAR