Beranda » Tips » cara menanam apel dalam pot | Kudus

cara menanam apel dalam pot | Kudus

T Diposting oleh pada 9 November 2011
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 5 kali

Cara Menanam Apel berasal dari Biji yang Baik dan Benar

Apel adalah buah fresh nan renyah yang kaya dapat kandungan air, vitamin B dan C. Di seluruh dunia, buah apel nyaris menjadi buah-buahan yang paling sering dikonsumsi. Hal ini sebabkan keinginan buah apel berkesinambungan makin meningkat sehingga pembudidayaannya dilakukan secara besar-besaran di tiap-tiap daerah.

Buah apel yang matang pada biasanya berwarna merah, meskipun tersedia juga yang masak didalam kondisi hijau, atau hijau kekuningan. Apel merah adalah tidak benar satu model apel yang paling banyak digemari sebab daya tarik warnanya yang merah menggugah selera. Tapi apel hijau tidak kalah tenar, rasanya senantiasa manis namun umumnya lebih renyah dan kadang mulai masam. Semuanya mempunyai keistimewaan masing-masing. Cek disini koleksi tanaman buah apel yang kita menyediakan di toko online
Buah apel bisa ditanam bersama dengan langkah stek atau cangkok termasuk dengan mengfungsikan bijinya. Namun di dalam artikel ini, bakal diberikan cara-cara untuk menanam apel bersama dengan mengfungsikan biji. Anda dapat mempelajari langkah-langkah di bawah ini:

1. Simulasi musim dingin untuk membuat biji berkecambah
Pilih benih biji unggul atau bersama dengan mutu paling bagus, supaya bisa menghasilkan pohon apel yang prima.
Selanjutnya letakkan biji-biji selanjutnya hingga kering. Bisa Anda letakkan terhadap kertas atau kain supaya kulit bagian luar bijinya menjadi kering dan tidak lembab.
Setelah itu, bungkus biji tadi menggunakan tisu basah dan masukkan ke di dalam wadah yang tertutup rapat. Bisa dibungkus kantong pelastik, di masukkan pada toples yang punyai penutup, atau pada wadah tupperware.
Kemudian menempatkan benih Anda ke dalam lemari es atau kulkas bersama suhu 4,4 – 10 derajat C. Letakkan biji selanjutnya di lemari es sepanjang 8 minggu. Pada sistem ini, biji bakal mengeluarkan tunasnya.
Setelah 8 minggu, selayaknya benih biji Anda telah mengeluarkan kecambah. Keluarkan dari kulkas dan biji ini siap untuk dipindahkan terhadap sarana tanah.
Contoh biji apel yang udah dikeluarkan dari dalam lemari es. Kecambahnya udah muncul dan siap untuk ditanam.
Contoh biji apel yang sudah dikeluarkan berasal dari dalam lemari es. Kecambahnya sudah muncul dan siap untuk ditanam.
2. Memindahkan benih yang berkecambah ke dalam pot
Pertama, siapkan wadah berwujud pot berukuran kecil. Kemudian isikan bersama tanah bersama pH netral. Tidak kudu memberikan tanah selanjutnya bersama dengan campuran pupuk untuk awal penanaman.
Buat cekungan pada tanah 2 atau 3 kali lebih besar berasal dari terhadap ukuran biji. Letakkan benih biji selanjutnya pada cekungan tanah dengan hati-hati, lalu tutupi kembali bersama tanah.
Tepuk-tepuk tanah bersama lembut. Kemudian, sirami bersama air agar tanahnya tetap lembab.
Tempatkan terhadap suhu kamar dan memberikan paparan sinar matahari secara langsung.
Pohon apel (jenis apel putsa) kecil yang sudah mampu dipindahkan pada lahan permanen.
Pohon apel (jenis apel putsa) kecil yang sudah sanggup dipindahkan pada lahan permanen.
3. Memindahkan pohon apel kecil pada lahan tanah
Yang perlu diperhatikan adalah, dikala benih yang udah Anda tanam pada pot kecil sudah tumbuh, jangan segera memindahkannya pada lahan tanah dikarenakan terhadap dasarnya, batang, akar, juga daun-daunnya masih rentan mati. Jadi Anda kudu tunggu sampai tanaman selanjutnya sudah setinggi 25cm. Setelah itu, Anda mampu ikuti hal-hal berikut:

Tanam terhadap lahan yang lembab dengan pH yang netral.
Berikan lahan yang dapat terkena sinar matahari langsung. Kalau bisa, tanam menghadap ke arah timur.
Pastikan mengimbuhkan area yang luas untuk tumbuh akarnya nanti. Jadi jikalau menanam sebagian pohon, maka beri jarak pada pohon muda yang satu bersama yang lainnya kurang lebih 4,5 atau 5 meter.
Siram pohon kecil Anda sebanyak 10 sampai 12 hari. Namun dikala sudah tumbuh besar, bisa dikurangi penyiramannya.Intinya, pohon apel tidak bisa tumbuh terhadap tanah yang kering, tidak termasuk tanah yang terlalu basah. Sirami bersama memelihara kelembapan tanahnya.
pohon-apel-yang-ditanam-pada-lahan
Pohon apel yang ditaman pada lahan wajib selamanya diberikan perawatan sampai tumbuh besar dan berbuah.
Berikan asupan nutrisi berbentuk pupuk dengan kandungan nitrogen dan oksida (NPK) 10-10-10.
Pantau terus pertumbuhannya, dan jangan lupa melindunginya dari masalah penyakit terhitung hewan-hewan yang suka memakan dedaunan.
Tingkat kesuksesan penanaman apel bersama dengan memakai biji sebetulnya tidak semulus penanaman secara stek. Tapi kecuali kelebihan berasal dari langkah menanam apel berasal dari biji Anda akan memperoleh pohon apel yang utuh, tumbuh besar berasal dari akar sampai pucuk daunnya. Jadi tidak tersedia salahnya coba langkah-langkah di atas, jikalau anda bisa bersabar dan sedikit telaten, maka penanamannya tentu dapat berhasil. Untuk miliki product bibit tanaman apel, silakan klik disini. Selamat mencoba 🙂
Meskipun bukan asli tanaman dari Indonesia, apel juga salah satu style buah yang kondang disamping jeruk dan mangga. Sebagai buah segar, apel banyak disediakan di dalam pesta, buah penyerta kunjungan orang sakit maupun sesaji upacara agama di Bali. Selain dikonsumsi dalam wujud buah segar, kelezatan apel dapat dinikmati didalam bentuk minuman maupun dodol yang banyak dijajakan di Kota Wisata Batu.

Berdasarkan penelitian, apel dapat kurangi dampak kanker usus besar, kanker prostat dan paru-paru. Serat apel termasuk menghambat penyakit jantung serta mengontrol berat badan dan persentase kolesterol bersama langkah seratnya menghambat reabsorpsi.

Selain Malang Raya (Jawa Timur), lebih dari satu tempat di Indonesia Timur (NTT, Bali, dan Papua) memiliki lahan yang potensial untuk pengembangan tanaman apel. Namun demikianlah daerah-daerah selanjutnya belum punyai sentra memproduksi apel cocok harapan disebakan pengembangannya belum diikuti dengan pemahaman dan penerapan teknologi budidaya apel yang baik dan benar.

Syarat Tumbuh

Di Indonesia yang beriklim tropika, sebagian varietas apel miliki adaptasi yang baik di dataran tinggi/pegunungan yang punya suhu dingin. Awalnya sentra apel di Malang Raya terdapat di elevasi 700 – 1.200 m dpl dengan suhu udara kurang lebih 16 – 27oC. Saat ini, suhu udara di Malang Raya sudah meningkat secara nyata sehingga menggeser kesuaian lahan apel ke elevasi kurang lebih 1.000 – 1.500 m dpl.

Selain bersuhu dingin, daerah penanaman apel sebaiknya beriklim kering atau punya hujan tahunan 1.000 – 2.500 mm bersama dengan penyinaran matahari sebanyak 50 – 60 % per hari, dan kelembapan hawa 75–85 %. Jika hujan tinggi dan turun sejalan dengan musim pembungaan akan menggagalkan bunga jadi buah.

Meskipun apel sanggup tumbuh di sebagian style tanah yakni Regosol (Entisol), Andosol (Andisol), dan Latosol (Inceptisol), pembawaan tanah yang ideal adalah teksturnya sedang, konsistensi gembur, kedalaman efektif > 50 cm, drainase baik, dan pH tanah 5,5 – 7.

Pemilihan Benih

Rome Beauty, Manalagi dan Ana merupakan varietas apel yang paling banyak dibudidayakan di Indonesia. Ciri apel Rome Beauty pada lain kulit buah berwarna merah kehijauan, agak bulat, daging buah agak keras, beraroma kuat, dan rasanya segar sedikit asam. Kulit buah apel manalagi berwarna kuning kehijauan, agak bulat, rasanya manis, aromanya harum (wangi), dan kandungan airnya agak kurang. Sedangkan wujud buah apel Ana adalah lonjong, kulitnya berwarna merah dan tipis, daging buah lunak dan rasanya asam.

Dibandingkan bersama Varietas Rome Beauty dan Manalagi, Varietas Ana bakal lebih baik ditanam di area yang miliki elevasi lebih tinggi. Ciri-ciri benih apel yang baik antara lain diperbanyak bersama langkah okulasi, batang bawah maupun batang atas lurus dan sehat, akar serabutnya lebat, daunnya subur dan sehat, berumur 6 bulan atau lebih berasal dari saat okulasi, dan juga bersertifikat.

Penyiapan Lubang dan Penanaman

Agar awal musim hujan dapat dijalankan penanaman, terhadap musim kemarau mesti dijalankan pembersihan lahan, pembuatan beranda (lahan berlereng) dan lubang tanam. Ukuran lubang yang direkomendasi adalah panjang, lebar dan dalam masing-masing 60 cm. Jarak tanam untuk Varietas Manalagi adalah 3 – 3,5 m X 3,5 m, sedang untuk Ana dan Rome Beauty adalah 2 – 3 m X 2,5-3 m.

Untuk melakukan perbaikan kesuburan tempat perakaran, fasilitas yang dimasukkan kedalam lubang tanam adalah tanah susunan atas yang berwarna lebih gelap dan gembur dicampur 20 kg bahan organik (pupuk kandang) dan 0,5 kg dolomit atau fosfat alam jika reaksi tanah masam (pH < 5,5). Sebelum hujan, campuran tanah dimasukkan ke didalam lubang dan dibiarkan mengalami inkubasi sedikitnya 2 minggu.

Awal musim hujan murapakan sementara tanam yang ideal dikarenakan ketersediaan air dan suhu hawa membantu untuk adaptasi benih di lapangan. Penanaman dijalankan dengan memasukkan benih ke didalam lubang dan akarnya perlu diatur agar menyebar kesegala arah. Selanjutnya, akar ditimbun tanah hingga setinggi leher akar sambil dipadatkan sehingga tanaman berdiri tegak dan tidak ringan roboh. Untuk mencegah problem angin kencang, tiap-tiap tanaman perlu dipasang ajir dan diikat secara longgar.

Pelengkungan Cabang

Selain membentuk kerangka tajuk, pelengkungan cabang bertujuan untuk mendorong munculnya tunas generatif terhadap cabang lateral. Kegiatan ini dijalankan sesudah tanaman beradaptasi di lapangan dan memiliki

cabang lumayan panjang serta kuat dilengkung, umumnya berdiameter lebih kurang 1 – 2 cm. Caranya yakni 3 – 4 cabang dilengkungkan sampai mendatar dan diikat dengan tali yang

ditancapkan pada tanah. Selanjutnya, daunnya dirontokkan (dirompes) dan ujung cabang dipotong.

Pemupukan

Paling sedikit tanaman apel butuh unsur hara makro (C, H, O, N, P, K, Ca, Mg dan S) dan unsur hara mikro (Fe, Zn, Mn, Cu, B, Mo). Sumber utama unsur hara makro adalah pupuk kimia sedang sumber unsur mikro berasal berasal dari bahan organik dan pupuk kimia.

Unsur hara makro N, P dan K digunakan tanaman terutama untuk membentuk organ vegetatif dan generatif sehingga dibutuhkan dalam kuantitas paling banyak. Untuk memenuhi kebutuhan ketiga unsur tersebut, tanaman harus diberi tambahan pupuk kimia secara berimbang yang diaplikasikan secara tertata tiap-tiap 2 – 3 bulan (Tabel 1).

Untuk menjaga kegemburan tanah dan mencukupi unsur hara mikro/unsur lainnya, direkomendasikan dijalankan penambahan 20 – 40 kg/pohon bahan organik dan pengapuran jikalau ph tanah <5,5 pada tiap-tiap akhir kemarau

Tabel 1. Rekomendasi Dosis Pupuk N, P dan K Untuk Tanaman Apel

Umur (Tahun) Dosis Pupuk (g/phon) Interval Aplikasi
0 – 1 50 – 100 Setiap 2 bulan
> 1 – 2 100 – 200 Setiap 3 bulan
> 2 – 3 200 – 300 Setiap 3 bulan
> 3 – 4 300 – 400 Setiap 3 bulan
> 4 – 5 400 – 500 Setiap 3 bulan
> 5 ? 500 Setiap 3 bulan
Keterangan: *** = NPK 15-15-15 atau 16-16-16
Perompesan Daun

Di Indonesia yang tidak mempunyai periode dingin yang panjang, perlakuan perompesan daun (defoliasi buatan) disertai pelengkungan cabang dan pemangkasan anggota ujungnya sanggup memecahkan tunas generatif terutama tunas lateral yang diikuti dengan keluarnya bunga. Idealnya perompesan daun ditunaikan disaat tunas generatif sudah padat, kebanyakan sekitar 2 minggu setelah panen.

Selain secara manual bersama dengan tangan, perompesan daun sanggup dikerjakan dengan menyemprot daun tua (pembakaran daun) memanfaatkan zat pengatur tumbuh berbahan aktif Hidrogen Sianamida bersama dengan 10% Urea. Biasanya, rompes daun yang dikerjakan sekitar bulan April dan Oktober memberi tambahan hasil lebih baik dibandingkan bulan-bulan lainnya karena bunga terhindar dari air hujan

Penjarangan Buah

Penjarangan buah apel secara tepat bisa menambah kualitas panen dan memelihara stabilitas produksi. Kegiatan ini dilakukan

dengan kurangi jumlah buah yang bergerombol dan menyisakan 2 – 3 buah yang seragam pertandan. Kegiatan ini sebaiknya dilakukan kala buah berumur 8 – 9 minggu dari bunga mekar.

Pembungkusan Buah

Khusus apel Manalagi, saat buah berumur kira-kira 3 bulan berasal dari bunga mekar perlu dibungkus bersama kertas yang bersih dan tahan air. Jika tidak dibungkus, anggota buah buah yang terpapar cahaya matahari langsung akan berwarna kemerahan dan anggota lainnya tetap kuning kehijauan sehingga penampilannya jadi kurang menarik. Kegiatan ini dilaksanakan setelah penjarangan buah atau 3 bulan dari rompes daun.

Hama dan Penyakit Utama

Selama pertumbuhannya, memadai banyak jenis hama dan penyakit yang menyerang tanaman apel. Setelah daun dirompes hingga lebih kurang 3 bulan selanjutnya merupakan jaman kritis serangan hama dan penyakit. Beberapa hama yang sering menyerang adalah kutu daun, kutu sisik, tungau, Trips dan Ulat. Sedangkan penyakit utamanya adalah Embun Tepung atau Powdery Mildew dan Marsonina coronaria.

Contoh bahan aktif pestisida yang biasa digunakan untuk mengendalikan hama selanjutnya antara lain Imidakloprid, abamectin (kutu daun, kutu sisik, Trips), Dicofol, Piridaben (Tungau) dan Sipermetrin (ulat), dan lain-lain. Sedangkan bahan aktif yang biasa digunakan untuk mengendalikan penyakit pada lain Difenokonazo, Propineb, Mankozeb, dan lain-lain.

Panen

Berbeda bersama apel di daerah subtropika, perlakuan pelengkungan cabang dengan perompesan daun menjadikan apel di Indonesia dapat dipanen setahun dua kali. Apel Rome Beauty sanggup dipanen dikala buah berumur lebih kurang 120 – 140 hari, Manalagi lebih kurang 115 dan Ana sekitar 100 hari dari bunga mekar.

Panen sebaiknya dikerjakan pada pagi hari selagi cuaca cerah. Buah-buah yang udah dipetik kudu dimasukkan secara hati-hati kedalam keranjang yang dilapisi karung plastik untuk kurangi kerusakan buah yang dipanen.

Tags: ,
rijal wafaudin Diposting oleh

saya seorang peternak yang hobi menulis di blog semoga apa yang saya tulis bisa bermanfaat bagi anda

Belum ada Komentar untuk cara menanam apel dalam pot | Kudus

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait cara menanam apel dalam pot | Kudus

cara buat kandang ternak kroto	|Tulungagung

cara buat kandang ternak kroto |Tulungagung

T 27 February 2013 F A rijal wafaudin

Cara praktis budidaya kroto telur atau kroto yang berwarna putih. Pada sarana atau sarang yang sudah stabil, seterusnya kroto bisa dipanen tiap-tiap 15-20 hari. Pada awal budidaya, sebaiknya bibit koloni dibiarkan berkembang biak agar populasi semutnya bertambah. Setidaknya hingga 6... Selengkapnya

cara budidaya apel dalam pot	 | Karanganyar

cara budidaya apel dalam pot | Karanganyar

T 26 February 2011 F A rijal wafaudin

Cara Menanam Apel dari Biji yang Baik dan Benar Apel adalah buah segar nan renyah yang kaya bakal persentase air, vitamin B dan C. Di seluruh dunia, buah apel nyaris jadi buah-buahan yang paling sering dikonsumsi. Hal ini memicu keinginan... Selengkapnya

cara ternak jangkrik modern	|Wonogiri

cara ternak jangkrik modern |Wonogiri

T 9 June 2020 F A rijal wafaudin

Cara ternak jangkrik yang efektif Jangkrik merupakan salah satu serangga yang kerap dijadikan pakan burung, ikan dan reptil. Permintaan akan jangkrik seiring bersama naiknya minat untuk pelihara burung, ikan dan reptil. Cara ternak jangkrik memadai enteng ditunaikan baik untuk skala... Selengkapnya

+ SIDEBAR