Beranda » Tips » cara menanam apel hijau dari biji | Batang

cara menanam apel hijau dari biji | Batang

T Diposting oleh pada 22 October 2011
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 3 kali

Cara Menanam Apel berasal dari Biji yang Baik dan Benar

Apel adalah buah fresh nan renyah yang kaya bakal persentase air, vitamin B dan C. Di seluruh dunia, buah apel hampir menjadi buah-buahan yang paling kerap dikonsumsi. Hal ini membawa dampak permohonan buah apel terus-menerus makin lama meningkat agar pembudidayaannya dikerjakan secara besar-besaran di tiap-tiap daerah.

Buah apel yang masak pada biasanya berwarna merah, walau ada termasuk yang matang di dalam keadaan hijau, atau hijau kekuningan. Apel merah adalah salah satu tipe apel yang paling banyak digemari sebab energi tarik warnanya yang merah menggugah selera. Tapi apel hijau tidak kalah tenar, rasanya senantiasa manis tapi umumnya lebih renyah dan kadang merasa masam. Semuanya miliki keunggulan masing-masing. Cek disini koleksi tanaman buah apel yang kita sedia kan di toko online
Buah apel bisa ditanam dengan langkah stek atau cangkok juga bersama dengan pakai bijinya. Namun dalam artikel ini, dapat diberikan cara-cara untuk menanam apel dengan memanfaatkan biji. Anda bisa mempelajari beberapa langkah di bawah ini:

1. Simulasi musim dingin untuk memicu biji berkecambah
Pilih benih biji unggul atau bersama mutu paling bagus, supaya bisa menghasilkan pohon apel yang prima.
Selanjutnya letakkan biji-biji berikut hingga kering. Bisa Anda menempatkan pada kertas atau kain supaya kulit anggota luar bijinya menjadi kering dan tidak lembab.
Setelah itu, bungkus biji tadi menggunakan tisu basah dan masukkan ke di dalam wadah yang tertutup rapat. Bisa dibungkus kantong pelastik, di masukkan terhadap toples yang miliki penutup, atau terhadap wadah tupperware.
Kemudian letakkan benih Anda ke dalam lemari es atau kulkas dengan suhu 4,4 – 10 derajat C. Letakkan biji selanjutnya di lemari es selama 8 minggu. Pada proses ini, biji bakal mengeluarkan tunasnya.
Setelah 8 minggu, mestinya benih biji Anda telah mengeluarkan kecambah. Keluarkan berasal dari kulkas dan biji ini siap untuk dipindahkan pada media tanah.
Contoh biji apel yang sudah dikeluarkan berasal dari di dalam lemari es. Kecambahnya sudah nampak dan siap untuk ditanam.
Contoh biji apel yang udah dikeluarkan berasal dari dalam lemari es. Kecambahnya telah muncul dan siap untuk ditanam.
2. Memindahkan benih yang berkecambah ke didalam pot
Pertama, siapkan wadah berupa pot berukuran kecil. Kemudian isikan bersama dengan tanah bersama pH netral. Tidak kudu beri tambahan tanah selanjutnya bersama dengan campuran pupuk untuk awal penanaman.
Buat cekungan terhadap tanah 2 atau 3 kali lebih besar berasal dari terhadap ukuran biji. Letakkan benih biji berikut terhadap cekungan tanah dengan hati-hati, selanjutnya tutupi kembali dengan tanah.
Tepuk-tepuk tanah bersama dengan lembut. Kemudian, sirami dengan air agar tanahnya selalu lembab.
Tempatkan pada suhu kamar dan memberikan paparan cahaya matahari secara langsung.
Pohon apel (jenis apel putsa) kecil yang telah mampu dipindahkan terhadap lahan permanen.
Pohon apel (jenis apel putsa) kecil yang telah mampu dipindahkan terhadap lahan permanen.
3. Memindahkan pohon apel kecil pada lahan tanah
Yang wajib diperhatikan adalah, disaat benih yang telah Anda tanam terhadap pot kecil udah tumbuh, jangan langsung memindahkannya pada lahan tanah sebab terhadap dasarnya, batang, akar, juga daun-daunnya tetap rentan mati. Jadi Anda harus tunggu hingga tanaman tersebut telah setinggi 25cm. Setelah itu, Anda dapat ikuti hal-hal berikut:

Tanam pada lahan yang lembab bersama pH yang netral.
Berikan lahan yang mampu terkena sinar matahari langsung. Kalau bisa, tanam menghadap ke arah timur.
Pastikan menambahkan area yang luas untuk tumbuh akarnya nanti. Jadi kecuali menanam lebih dari satu pohon, maka beri jarak antara pohon muda yang satu bersama yang lainnya kurang lebih 4,5 atau 5 meter.
Siram pohon kecil Anda sebanyak 10 sampai 12 hari. Namun dikala udah tumbuh besar, dapat dikurangi penyiramannya.Intinya, pohon apel tidak bisa tumbuh terhadap tanah yang kering, tidak termasuk tanah yang terlampau basah. Sirami bersama merawat kelembaban tanahnya.
pohon-apel-yang-ditanam-pada-lahan
Pohon apel yang ditaman pada lahan perlu tetap diberikan perawatan hingga tumbuh besar dan berbuah.
Berikan asupan nutrisi berbentuk pupuk dengan persentase nitrogen dan oksida (NPK) 10-10-10.
Pantau terus pertumbuhannya, dan jangan lupa melindunginya berasal dari gangguan penyakit terhitung hewan-hewan yang bahagia memakan dedaunan.
Tingkat kesuksesan penanaman apel bersama menggunakan biji sebenarnya tidak semulus penanaman secara stek. Tapi kalau berlebihan dari langkah menanam apel dari biji Anda akan beroleh pohon apel yang utuh, tumbuh besar berasal dari akar hingga pucuk daunnya. Jadi tidak ada salahnya coba langkah-langkah di atas, jika kamu bisa bersabar dan sedikit telaten, maka penanamannya pasti bakal berhasil. Untuk mempunyai product bibit tanaman apel, silakan klik disini. Selamat mencoba 🙂
Meskipun bukan asli tanaman berasal dari Indonesia, apel juga salah satu tipe buah yang populer disamping jeruk dan mangga. Sebagai buah segar, apel banyak disediakan didalam pesta, buah penyerta kunjungan orang sakit maupun sesaji upacara agama di Bali. Selain dikonsumsi didalam wujud buah segar, kelezatan apel mampu dinikmati dalam bentuk minuman maupun dodol yang banyak dijajakan di Kota Wisata Batu.

Berdasarkan penelitian, apel bisa mengurangi efek kanker usus besar, kanker prostat dan paru-paru. Serat apel termasuk menghambat penyakit jantung dan juga mengontrol berat badan dan takaran kolesterol bersama dengan langkah seratnya menghambat reabsorpsi.

Selain Malang Raya (Jawa Timur), sebagian daerah di Indonesia Timur (NTT, Bali, dan Papua) mempunyai lahan yang potensial untuk pengembangan tanaman apel. Namun demikianlah daerah-daerah tersebut belum memiliki sentra memproses apel sesuai harapan disebakan pengembangannya belum diikuti bersama pemahaman dan penerapan teknologi budidaya apel yang baik dan benar.

Syarat Tumbuh

Di Indonesia yang beriklim tropika, beberapa varietas apel punyai adaptasi yang baik di dataran tinggi/pegunungan yang punya suhu dingin. Awalnya sentra apel di Malang Raya terletak di elevasi 700 – 1.200 m dpl bersama dengan suhu udara kurang lebih 16 – 27oC. Saat ini, suhu udara di Malang Raya udah meningkat secara nyata sehingga menggeser kesuaian lahan apel ke elevasi lebih kurang 1.000 – 1.500 m dpl.

Selain bersuhu dingin, area penanaman apel sebaiknya beriklim kering atau miliki hujan tahunan 1.000 – 2.500 mm dengan penyinaran matahari sebanyak 50 – 60 prosen per hari, dan kelembaban hawa 75–85 %. Jika hujan tinggi dan turun seiring bersama musim pembungaan dapat menggagalkan bunga jadi buah.

Meskipun apel bisa tumbuh di sebagian tipe tanah yaitu Regosol (Entisol), Andosol (Andisol), dan Latosol (Inceptisol), karakter tanah yang ideal adalah teksturnya sedang, ketekunan gembur, kedalaman efektif > 50 cm, drainase baik, dan pH tanah 5,5 – 7.

Pemilihan Benih

Rome Beauty, Manalagi dan Ana merupakan varietas apel yang paling banyak dibudidayakan di Indonesia. Ciri apel Rome Beauty pada lain kulit buah berwarna merah kehijauan, agak bulat, daging buah agak keras, beraroma kuat, dan rasanya segar sedikit asam. Kulit buah apel manalagi berwarna kuning kehijauan, agak bulat, rasanya manis, aromanya harum (wangi), dan takaran airnya agak kurang. Sedangkan wujud buah apel Ana adalah lonjong, kulitnya berwarna merah dan tipis, daging buah lunak dan rasanya asam.

Dibandingkan dengan Varietas Rome Beauty dan Manalagi, Varietas Ana akan lebih baik ditanam di daerah yang memiliki elevasi lebih tinggi. Ciri-ciri benih apel yang baik pada lain diperbanyak bersama cara okulasi, batang bawah maupun batang atas lurus dan sehat, akar serabutnya lebat, daunnya subur dan sehat, berumur 6 bulan atau lebih dari sementara okulasi, dan juga bersertifikat.

Penyiapan Lubang dan Penanaman

Agar awal musim hujan sanggup dijalankan penanaman, terhadap musim kemarau wajib dilakukan pembersihan lahan, pembuatan beranda (lahan berlereng) dan lubang tanam. Ukuran lubang yang dianjurkan adalah panjang, lebar dan di dalam masing-masing 60 cm. Jarak tanam untuk Varietas Manalagi adalah 3 – 3,5 m X 3,5 m, sedangkan untuk Ana dan Rome Beauty adalah 2 – 3 m X 2,5-3 m.

Untuk melakukan perbaikan kesuburan area perakaran, sarana yang dimasukkan kedalam lubang tanam adalah tanah lapisan atas yang berwarna lebih gelap dan gembur dicampur 20 kg bahan organik (pupuk kandang) dan 0,5 kg dolomit atau fosfat alam kalau reaksi tanah masam (pH < 5,5). Sebelum hujan, campuran tanah dimasukkan ke didalam lubang dan dibiarkan mengalami inkubasi minimal 2 minggu.

Awal musim hujan murapakan waktu tanam yang ideal gara-gara ketersediaan air dan suhu udara menopang untuk adaptasi benih di lapangan. Penanaman ditunaikan dengan memasukkan benih ke dalam lubang dan akarnya kudu diatur sehingga menyebar kesegala arah. Selanjutnya, akar ditimbun tanah sampai setinggi leher akar sambil dipadatkan agar tanaman berdiri tegak dan tidak mudah roboh. Untuk mencegah gangguan angin kencang, setiap tanaman harus dipasang ajir dan diikat secara longgar.

Pelengkungan Cabang

Selain membentuk kerangka tajuk, pelengkungan cabang dimaksudkan untuk mendorong munculnya tunas generatif pada cabang lateral. Kegiatan ini dijalankan sehabis tanaman beradaptasi di lapangan dan memiliki

cabang cukup panjang serta kuat dilengkung, kebanyakan berdiameter kira-kira 1 – 2 cm. Caranya yakni 3 – 4 cabang dilengkungkan sampai mendatar dan diikat bersama tali yang

ditancapkan terhadap tanah. Selanjutnya, daunnya dirontokkan (dirompes) dan ujung cabang dipotong.

Pemupukan

Paling sedikit tanaman apel butuh unsur hara makro (C, H, O, N, P, K, Ca, Mg dan S) dan unsur hara mikro (Fe, Zn, Mn, Cu, B, Mo). Sumber utama unsur hara makro adalah pupuk kimia namun sumber unsur mikro berasal berasal dari bahan organik dan pupuk kimia.

Unsur hara makro N, P dan K digunakan tanaman terlebih untuk membentuk organ vegetatif dan generatif sehingga diperlukan dalam jumlah paling banyak. Untuk mencukupi keperluan ketiga unsur tersebut, tanaman perlu diberi tambahan pupuk kimia secara berimbang yang diaplikasikan secara tertib setiap 2 – 3 bulan (Tabel 1).

Untuk menjaga kegemburan tanah dan memenuhi unsur hara mikro/unsur lainnya, dianjurkan dilaksanakan menambahkan 20 – 40 kg/pohon bahan organik dan pengapuran kalau ph tanah <5,5 terhadap tiap tiap akhir kemarau

Tabel 1. Rekomendasi Dosis Pupuk N, P dan K Untuk Tanaman Apel

Umur (Tahun) Dosis Pupuk (g/phon) Interval Aplikasi
0 – 1 50 – 100 Setiap 2 bulan
> 1 – 2 100 – 200 Setiap 3 bulan
> 2 – 3 200 – 300 Setiap 3 bulan
> 3 – 4 300 – 400 Setiap 3 bulan
> 4 – 5 400 – 500 Setiap 3 bulan
> 5 ? 500 Setiap 3 bulan
Keterangan: *** = NPK 15-15-15 atau 16-16-16
Perompesan Daun

Di Indonesia yang tidak mempunyai periode dingin yang panjang, perlakuan perompesan daun (defoliasi buatan) disertai pelengkungan cabang dan pemangkasan anggota ujungnya sanggup memecahkan tunas generatif lebih-lebih tunas lateral yang diikuti dengan keluarnya bunga. Idealnya perompesan daun dilaksanakan dikala tunas generatif telah padat, biasanya kurang lebih 2 minggu setelah panen.

Selain secara manual bersama dengan tangan, perompesan daun dapat ditunaikan bersama menyemprot daun tua (pembakaran daun) memakai zat pengatur tumbuh berbahan aktif Hidrogen Sianamida bersama 10% Urea. Biasanya, rompes daun yang ditunaikan sekitar bulan April dan Oktober menambahkan hasil lebih baik dibandingkan bulan-bulan lainnya karena bunga terhindar dari air hujan

Penjarangan Buah

Penjarangan buah apel secara pas bisa meningkatkan mutu panen dan menjaga stabilitas produksi. Kegiatan ini dilakukan

dengan kurangi jumlah buah yang bergerombol dan menyisakan 2 – 3 buah yang seragam pertandan. Kegiatan ini sebaiknya dikerjakan disaat buah berumur 8 – 9 minggu berasal dari bunga mekar.

Pembungkusan Buah

Khusus apel Manalagi, kala buah berumur lebih kurang 3 bulan dari bunga mekar perlu dibungkus bersama dengan kertas yang bersih dan tahan air. Jika tidak dibungkus, anggota buah buah yang terpapar sinar matahari langsung akan berwarna kemerahan dan bagian lainnya selamanya kuning kehijauan agar penampilannya menjadi tidak cukup menarik. Kegiatan ini dilakukan setelah penjarangan buah atau 3 bulan berasal dari rompes daun.

Hama dan Penyakit Utama

Selama pertumbuhannya, cukup banyak jenis hama dan penyakit yang menyerang tanaman apel. Setelah daun dirompes sampai lebih kurang 3 bulan berikutnya merupakan jaman parah serangan hama dan penyakit. Beberapa hama yang sering menyerang adalah kutu daun, kutu sisik, tungau, Trips dan Ulat. Sedangkan penyakit utamanya adalah Embun Tepung atau Powdery Mildew dan Marsonina coronaria.

Contoh bahan aktif pestisida yang biasa digunakan untuk mengendalikan hama selanjutnya pada lain Imidakloprid, abamectin (kutu daun, kutu sisik, Trips), Dicofol, Piridaben (Tungau) dan Sipermetrin (ulat), dan lain-lain. Sedangkan bahan aktif yang biasa digunakan untuk mengendalikan penyakit pada lain Difenokonazo, Propineb, Mankozeb, dan lain-lain.

Panen

Berbeda bersama apel di tempat subtropika, perlakuan pelengkungan cabang bersama perompesan daun menjadikan apel di Indonesia sanggup dipanen setahun dua kali. Apel Rome Beauty mampu dipanen kala buah berumur lebih kurang 120 – 140 hari, Manalagi lebih kurang 115 dan Ana sekitar 100 hari berasal dari bunga mekar.

Panen sebaiknya dijalankan pada pagi hari waktu cuaca cerah. Buah-buah yang telah dipetik perlu dimasukkan secara hati-hati kedalam keranjang yang dilapisi karung plastik untuk mengurangi kerusakan buah yang dipanen.

Tags: ,
rijal wafaudin Diposting oleh

saya seorang peternak yang hobi menulis di blog semoga apa yang saya tulis bisa bermanfaat bagi anda

Belum ada Komentar untuk cara menanam apel hijau dari biji | Batang

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait cara menanam apel hijau dari biji | Batang

cara menanam buah apel india	 | Jepara

cara menanam buah apel india | Jepara

T 18 January 2011 F A rijal wafaudin

Cara Menanam Apel berasal dari Biji yang Baik dan Benar Apel adalah buah segar nan renyah yang kaya bakal persentase air, vitamin B dan C. Di seluruh dunia, buah apel hampir menjadi buah-buahan yang paling sering dikonsumsi. Hal ini membuat... Selengkapnya

cara budidaya jangkrik untuk pemula	|Batang

cara budidaya jangkrik untuk pemula |Batang

T 15 May 2020 F A rijal wafaudin

Cara ternak jangkrik yang efektif Jangkrik merupakan salah satu serangga yang sering dijadikan pakan burung, ikan dan reptil. Permintaan bakal jangkrik bersamaan dengan naiknya minat untuk pelihara burung, ikan dan reptil. Cara ternak jangkrik memadai enteng dikerjakan baik untuk skala... Selengkapnya

cara ternak kroto agar cepat bertelur	|Ciamis

cara ternak kroto agar cepat bertelur |Ciamis

T 3 March 2013 F A rijal wafaudin

Cara praktis budidaya kroto telur atau kroto yang berwarna putih. Pada tempat atau sarang yang sudah stabil, setelah itu kroto bisa dipanen tiap tiap 15-20 hari. Pada awal budidaya, sebaiknya bibit koloni dibiarkan berkembang biak sehingga populasi semutnya bertambah. Setidaknya... Selengkapnya

+ SIDEBAR