Beranda » Tips » cara menanam bibit apel dari biji | Wonogiri

cara menanam bibit apel dari biji | Wonogiri

T Diposting oleh pada 22 July 2011
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 6 kali

Cara Menanam Apel dari Biji yang Baik dan Benar

Apel adalah buah fresh nan renyah yang kaya bakal kadar air, vitamin B dan C. Di semua dunia, buah apel hampir menjadi buah-buahan yang paling sering dikonsumsi. Hal ini membawa dampak keinginan buah apel konsisten jadi meningkat supaya pembudidayaannya dikerjakan secara besar-besaran di setiap daerah.

Buah apel yang matang pada umumnya berwarna merah, kendati tersedia terhitung yang masak di dalam situasi hijau, atau hijau kekuningan. Apel merah adalah keliru satu model apel yang paling banyak digemari sebab kekuatan tarik warnanya yang merah menggugah selera. Tapi apel hijau tidak kalah tenar, rasanya selamanya manis namun biasanya lebih renyah dan kadang jadi masam. Semuanya punyai kelebihan masing-masing. Cek disini koleksi tanaman buah apel yang kami menyediakan di toko online
Buah apel mampu ditanam bersama cara stek atau cangkok termasuk bersama memanfaatkan bijinya. Namun dalam artikel ini, bakal diberikan cara-cara untuk menanam apel bersama pakai biji. Anda dapat mempelajari langkah-langkah di bawah ini:

1. Simulasi musim dingin untuk memicu biji berkecambah
Pilih benih biji unggul atau bersama dengan mutu paling bagus, sehingga dapat menghasilkan pohon apel yang prima.
Selanjutnya menempatkan biji-biji tersebut hingga kering. Bisa Anda tempatkan pada kertas atau kain agar kulit bagian luar bijinya jadi kering dan tidak lembab.
Setelah itu, bungkus biji tadi pakai tisu basah dan masukkan ke dalam wadah yang tertutup rapat. Bisa dibungkus kantong pelastik, di masukkan terhadap toples yang punya penutup, atau pada wadah tupperware.
Kemudian letakkan benih Anda ke dalam lemari es atau kulkas dengan suhu 4,4 – 10 derajat C. Letakkan biji selanjutnya di lemari es sepanjang 8 minggu. Pada sistem ini, biji akan mengeluarkan tunasnya.
Setelah 8 minggu, selayaknya benih biji Anda telah mengeluarkan kecambah. Keluarkan dari kulkas dan biji ini siap untuk dipindahkan terhadap sarana tanah.
Contoh biji apel yang udah dikeluarkan berasal dari didalam lemari es. Kecambahnya telah terlihat dan siap untuk ditanam.
Contoh biji apel yang sudah dikeluarkan dari di dalam lemari es. Kecambahnya telah keluar dan siap untuk ditanam.
2. Memindahkan benih yang berkecambah ke didalam pot
Pertama, siapkan wadah berupa pot berukuran kecil. Kemudian mengisi dengan tanah bersama pH netral. Tidak perlu menambahkan tanah tersebut bersama campuran pupuk untuk awal penanaman.
Buat cekungan pada tanah 2 atau 3 kali lebih besar dari terhadap ukuran biji. Letakkan benih biji selanjutnya pada cekungan tanah bersama dengan hati-hati, lantas tutupi kembali dengan tanah.
Tepuk-tepuk tanah bersama lembut. Kemudian, sirami bersama dengan air sehingga tanahnya selamanya lembab.
Tempatkan pada suhu kamar dan berikan paparan sinar matahari secara langsung.
Pohon apel (jenis apel putsa) kecil yang telah sanggup dipindahkan pada lahan permanen.
Pohon apel (jenis apel putsa) kecil yang udah dapat dipindahkan pada lahan permanen.
3. Memindahkan pohon apel kecil terhadap lahan tanah
Yang perlu diperhatikan adalah, saat benih yang sudah Anda tanam pada pot kecil sudah tumbuh, jangan segera memindahkannya terhadap lahan tanah dikarenakan terhadap dasarnya, batang, akar, terhitung daun-daunnya tetap rentan mati. Jadi Anda mesti menunggu sampai tanaman berikut udah setinggi 25cm. Setelah itu, Anda dapat mengikuti hal-hal berikut:

Tanam terhadap lahan yang lembab bersama pH yang netral.
Berikan lahan yang sanggup terkena cahaya matahari langsung. Kalau bisa, tanam menghadap ke arah timur.
Pastikan beri tambahan ruang yang luas untuk tumbuh akarnya nanti. Jadi jikalau menanam beberapa pohon, maka beri jarak pada pohon muda yang satu bersama dengan yang lainnya kira-kira 4,5 atau 5 meter.
Siram pohon kecil Anda sebanyak 10 sampai 12 hari. Namun kala telah tumbuh besar, sanggup dikurangi penyiramannya.Intinya, pohon apel tidak sanggup tumbuh pada tanah yang kering, tidak terhitung tanah yang terlalu basah. Sirami bersama memelihara kelembaban tanahnya.
pohon-apel-yang-ditanam-pada-lahan
Pohon apel yang ditaman terhadap lahan wajib selalu diberikan perawatan sampai tumbuh besar dan berbuah.
Berikan asupan nutrisi berwujud pupuk dengan persentase nitrogen dan oksida (NPK) 10-10-10.
Pantau terus pertumbuhannya, dan jangan lupa melindunginya berasal dari problem penyakit terhitung hewan-hewan yang suka memakan dedaunan.
Tingkat kesuksesan penanaman apel dengan memanfaatkan biji sebetulnya tidak semulus penanaman secara stek. Tapi terkecuali berlebihan dari cara menanam apel berasal dari biji Anda bakal mendapatkan pohon apel yang utuh, tumbuh besar dari akar sampai pucuk daunnya. Jadi tidak tersedia salahnya mencoba langkah-langkah di atas, terkecuali anda mampu bersabar dan sedikit telaten, maka penanamannya pasti bakal berhasil. Untuk memiliki produk bibit tanaman apel, silahkan klik disini. Selamat coba 🙂
Meskipun bukan asli tanaman berasal dari Indonesia, apel terhitung salah satu jenis buah yang terkenal disamping jeruk dan mangga. Sebagai buah segar, apel banyak di sediakan di dalam pesta, buah penyerta kunjungan orang sakit maupun sesaji upacara agama di Bali. Selain dikonsumsi didalam wujud buah segar, kelezatan apel bisa dinikmati di dalam wujud minuman maupun dodol yang banyak dijajakan di Kota Wisata Batu.

Berdasarkan penelitian, apel bisa kurangi dampak kanker usus besar, kanker prostat dan paru-paru. Serat apel terhitung menghambat penyakit jantung dan juga mengontrol berat badan dan kadar kolesterol bersama dengan cara seratnya menghindar reabsorpsi.

Selain Malang Raya (Jawa Timur), sebagian daerah di Indonesia Timur (NTT, Bali, dan Papua) punya lahan yang potensial untuk pengembangan tanaman apel. Namun demikianlah daerah-daerah tersebut belum miliki sentra produksi apel sesuai harapan disebakan pengembangannya belum diikuti bersama pemahaman dan penerapan teknologi budidaya apel yang baik dan benar.

Syarat Tumbuh

Di Indonesia yang beriklim tropika, sebagian varietas apel memiliki adaptasi yang baik di dataran tinggi/pegunungan yang punyai suhu dingin. Awalnya sentra apel di Malang Raya terletak di elevasi 700 – 1.200 m dpl bersama suhu udara lebih kurang 16 – 27oC. Saat ini, suhu udara di Malang Raya udah meningkat secara nyata sehingga menggeser kesuaian lahan apel ke elevasi lebih kurang 1.000 – 1.500 m dpl.

Selain bersuhu dingin, daerah penanaman apel sebaiknya beriklim kering atau punya hujan tahunan 1.000 – 2.500 mm bersama penyinaran matahari sebanyak 50 – 60 prosen per hari, dan kelembapan hawa 75–85 %. Jika hujan tinggi dan turun bersamaan bersama musim pembungaan bakal menggagalkan bunga menjadi buah.

Meskipun apel bisa tumbuh di sebagian tipe tanah yakni Regosol (Entisol), Andosol (Andisol), dan Latosol (Inceptisol), sifat tanah yang ideal adalah teksturnya sedang, konsistensi gembur, kedalaman efisien > 50 cm, drainase baik, dan pH tanah 5,5 – 7.

Pemilihan Benih

Rome Beauty, Manalagi dan Ana merupakan varietas apel yang paling banyak dibudidayakan di Indonesia. Ciri apel Rome Beauty pada lain kulit buah berwarna merah kehijauan, agak bulat, daging buah agak keras, beraroma kuat, dan rasanya fresh sedikit asam. Kulit buah apel manalagi berwarna kuning kehijauan, agak bulat, rasanya manis, aromanya harum (wangi), dan persentase airnya agak kurang. Sedangkan bentuk buah apel Ana adalah lonjong, kulitnya berwarna merah dan tipis, daging buah lunak dan rasanya asam.

Dibandingkan bersama Varietas Rome Beauty dan Manalagi, Varietas Ana bakal lebih baik ditanam di area yang punyai elevasi lebih tinggi. Ciri-ciri benih apel yang baik pada lain diperbanyak bersama dengan langkah okulasi, batang bawah maupun batang atas lurus dan sehat, akar serabutnya lebat, daunnya subur dan sehat, berumur 6 bulan atau lebih berasal dari saat okulasi, serta bersertifikat.

Penyiapan Lubang dan Penanaman

Agar awal musim hujan sanggup dikerjakan penanaman, terhadap musim kemarau mesti dilaksanakan pembersihan lahan, pembuatan beranda (lahan berlereng) dan lubang tanam. Ukuran lubang yang dianjurkan adalah panjang, lebar dan didalam masing-masing 60 cm. Jarak tanam untuk Varietas Manalagi adalah 3 – 3,5 m X 3,5 m, sedangkan untuk Ana dan Rome Beauty adalah 2 – 3 m X 2,5-3 m.

Untuk melakukan perbaikan kesuburan tempat perakaran, tempat yang dimasukkan kedalam lubang tanam adalah tanah susunan atas yang berwarna lebih gelap dan gembur dicampur 20 kg bahan organik (pupuk kandang) dan 0,5 kg dolomit atau fosfat alam terkecuali reaksi tanah masam (pH < 5,5). Sebelum hujan, campuran tanah dimasukkan ke di dalam lubang dan dibiarkan mengalami inkubasi sekurang-kurangnya 2 minggu.

Awal musim hujan murapakan saat tanam yang ideal karena ketersediaan air dan suhu udara menopang untuk adaptasi benih di lapangan. Penanaman dilaksanakan bersama dengan memasukkan benih ke didalam lubang dan akarnya harus diatur agar menyebar kesegala arah. Selanjutnya, akar ditimbun tanah hingga setinggi leher akar sambil dipadatkan agar tanaman berdiri tegak dan tidak enteng roboh. Untuk menghindar masalah angin kencang, setiap tanaman mesti dipasang ajir dan diikat secara longgar.

Pelengkungan Cabang

Selain membentuk kerangka tajuk, pelengkungan cabang bertujuan untuk mendorong munculnya tunas generatif terhadap cabang lateral. Kegiatan ini ditunaikan sehabis tanaman beradaptasi di lapangan dan memiliki

cabang memadai panjang serta kuat dilengkung, biasanya berdiameter sekitar 1 – 2 cm. Caranya yakni 3 – 4 cabang dilengkungkan sampai mendatar dan diikat bersama tali yang

ditancapkan terhadap tanah. Selanjutnya, daunnya dirontokkan (dirompes) dan ujung cabang dipotong.

Pemupukan

Paling sedikit tanaman apel butuh unsur hara makro (C, H, O, N, P, K, Ca, Mg dan S) dan unsur hara mikro (Fe, Zn, Mn, Cu, B, Mo). Sumber utama unsur hara makro adalah pupuk kimia sedangkan sumber unsur mikro berasal berasal dari bahan organik dan pupuk kimia.

Unsur hara makro N, P dan K digunakan tanaman khususnya untuk membentuk organ vegetatif dan generatif agar dibutuhkan di dalam kuantitas paling banyak. Untuk memenuhi kebutuhan ketiga unsur tersebut, tanaman perlu diberi tambahan pupuk kimia secara berimbang yang diaplikasikan secara tertata tiap-tiap 2 – 3 bulan (Tabel 1).

Untuk melindungi kegemburan tanah dan mencukupi unsur hara mikro/unsur lainnya, direkomendasi dilaksanakan menambahkan 20 – 40 kg/pohon bahan organik dan pengapuran jikalau ph tanah <5,5 pada setiap akhir kemarau

Tabel 1. Rekomendasi Dosis Pupuk N, P dan K Untuk Tanaman Apel

Umur (Tahun) Dosis Pupuk (g/phon) Interval Aplikasi
0 – 1 50 – 100 Setiap 2 bulan
> 1 – 2 100 – 200 Setiap 3 bulan
> 2 – 3 200 – 300 Setiap 3 bulan
> 3 – 4 300 – 400 Setiap 3 bulan
> 4 – 5 400 – 500 Setiap 3 bulan
> 5 ? 500 Setiap 3 bulan
Keterangan: *** = NPK 15-15-15 atau 16-16-16
Perompesan Daun

Di Indonesia yang tidak punya periode dingin yang panjang, perlakuan perompesan daun (defoliasi buatan) disertai pelengkungan cabang dan pemangkasan bagian ujungnya mampu memecahkan tunas generatif lebih-lebih tunas lateral yang diikuti bersama dengan keluarnya bunga. Idealnya perompesan daun dijalankan saat tunas generatif sudah padat, umumnya kira-kira 2 minggu setelah panen.

Selain secara manual dengan tangan, perompesan daun mampu ditunaikan dengan menyemprot daun tua (pembakaran daun) gunakan zat pengatur tumbuh berbahan aktif Hidrogen Sianamida dengan 10% Urea. Biasanya, rompes daun yang dikerjakan kira-kira bulan April dan Oktober menambahkan hasil lebih baik dibandingkan bulan-bulan lainnya dikarenakan bunga terhindar berasal dari air hujan

Penjarangan Buah

Penjarangan buah apel secara tepat dapat meningkatkan kualitas panen dan memelihara stabilitas produksi. Kegiatan ini dilakukan

dengan kurangi kuantitas buah yang bergerombol dan menyisakan 2 – 3 buah yang seragam pertandan. Kegiatan ini sebaiknya ditunaikan kala buah berumur 8 – 9 minggu dari bunga mekar.

Pembungkusan Buah

Khusus apel Manalagi, kala buah berumur kurang lebih 3 bulan dari bunga mekar harus dibungkus bersama dengan kertas yang bersih dan tahan air. Jika tidak dibungkus, bagian buah buah yang terpapar cahaya matahari langsung bakal berwarna kemerahan dan anggota lainnya selamanya kuning kehijauan agar penampilannya menjadi tidak cukup menarik. Kegiatan ini ditunaikan setelah penjarangan buah atau 3 bulan berasal dari rompes daun.

Hama dan Penyakit Utama

Selama pertumbuhannya, cukup banyak tipe hama dan penyakit yang menyerang tanaman apel. Setelah daun dirompes hingga kira-kira 3 bulan seterusnya merupakan era gawat serangan hama dan penyakit. Beberapa hama yang sering menyerang adalah kutu daun, kutu sisik, tungau, Trips dan Ulat. Sedangkan penyakit utamanya adalah Embun Tepung atau Powdery Mildew dan Marsonina coronaria.

Contoh bahan aktif pestisida yang biasa digunakan untuk mengendalikan hama tersebut antara lain Imidakloprid, abamectin (kutu daun, kutu sisik, Trips), Dicofol, Piridaben (Tungau) dan Sipermetrin (ulat), dan lain-lain. Sedangkan bahan aktif yang biasa digunakan untuk mengendalikan penyakit pada lain Difenokonazo, Propineb, Mankozeb, dan lain-lain.

Panen

Berbeda dengan apel di daerah subtropika, perlakuan pelengkungan cabang bersama perompesan daun menjadikan apel di Indonesia dapat dipanen setahun dua kali. Apel Rome Beauty dapat dipanen disaat buah berumur kurang lebih 120 – 140 hari, Manalagi lebih kurang 115 dan Ana sekitar 100 hari berasal dari bunga mekar.

Panen sebaiknya ditunaikan pada pagi hari kala cuaca cerah. Buah-buah yang telah dipetik kudu dimasukkan secara hati-hati kedalam keranjang yang dilapisi karung plastik untuk mengurangi kerusakan buah yang dipanen.

Tags: ,
rijal wafaudin Diposting oleh

saya seorang peternak yang hobi menulis di blog semoga apa yang saya tulis bisa bermanfaat bagi anda

Belum ada Komentar untuk cara menanam bibit apel dari biji | Wonogiri

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait cara menanam bibit apel dari biji | Wonogiri

cara menanam apel dalam pot	 | Pati

cara menanam apel dalam pot | Pati

T 23 May 2011 F A rijal wafaudin

Cara Menanam Apel berasal dari Biji yang Baik dan Benar Apel adalah buah segar nan renyah yang kaya dapat takaran air, vitamin B dan C. Di seluruh dunia, buah apel hampir menjadi buah-buahan yang paling kerap dikonsumsi. Hal ini mengakibatkan... Selengkapnya

menanam buah apel dalam pot	 | Pemalang

menanam buah apel dalam pot | Pemalang

T 17 August 2010 F A rijal wafaudin

Cara Menanam Apel dari Biji yang Baik dan Benar Apel adalah buah segar nan renyah yang kaya bakal persentase air, vitamin B dan C. Di seluruh dunia, buah apel nyaris jadi buah-buahan yang paling sering dikonsumsi. Hal ini membawa dampak... Selengkapnya

cara menanam buah apel hijau	 | Demak

cara menanam buah apel hijau | Demak

T 18 December 2011 F A rijal wafaudin

Cara Menanam Apel dari Biji yang Baik dan Benar Apel adalah buah fresh nan renyah yang kaya bakal takaran air, vitamin B dan C. Di seluruh dunia, buah apel nyaris jadi buah-buahan yang paling kerap dikonsumsi. Hal ini membawa dampak... Selengkapnya

+ SIDEBAR