Beranda » Tips » cara menanam buah apel hijau | Klaten

cara menanam buah apel hijau | Klaten

T Diposting oleh pada 5 August 2011
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 5 kali

Cara Menanam Apel berasal dari Biji yang Baik dan Benar

Apel adalah buah segar nan renyah yang kaya dapat persentase air, vitamin B dan C. Di seluruh dunia, buah apel hampir jadi buah-buahan yang paling sering dikonsumsi. Hal ini sebabkan keinginan buah apel terus menerus semakin meningkat sehingga pembudidayaannya dikerjakan secara besar-besaran di tiap-tiap daerah.

Buah apel yang matang terhadap biasanya berwarna merah, walau ada juga yang masak dalam situasi hijau, atau hijau kekuningan. Apel merah adalah salah satu style apel yang paling banyak digemari karena energi tarik warnanya yang merah menggugah selera. Tapi apel hijau tidak kalah tenar, rasanya tetap manis namun biasanya lebih renyah dan kadang jadi masam. Semuanya memiliki keunggulan masing-masing. Cek di sini koleksi tanaman buah apel yang kita menyediakan di toko online
Buah apel sanggup ditanam dengan langkah stek atau cangkok terhitung bersama pakai bijinya. Namun dalam artikel ini, dapat diberikan cara-cara untuk menanam apel dengan pakai biji. Anda sanggup mempelajari beberapa langkah di bawah ini:

1. Simulasi musim dingin untuk membuat biji berkecambah
Pilih benih biji unggul atau bersama mutu paling bagus, supaya dapat menghasilkan pohon apel yang prima.
Selanjutnya letakkan biji-biji berikut sampai kering. Bisa Anda meletakkan pada kertas atau kain agar kulit bagian luar bijinya jadi kering dan tidak lembab.
Setelah itu, bungkus biji tadi gunakan tisu basah dan masukkan ke didalam wadah yang tertutup rapat. Bisa dibungkus kantong pelastik, di masukkan terhadap toples yang miliki penutup, atau terhadap wadah tupperware.
Kemudian tempatkan benih Anda ke dalam lemari es atau kulkas bersama suhu 4,4 – 10 derajat C. Letakkan biji selanjutnya di lemari es sepanjang 8 minggu. Pada proses ini, biji dapat mengeluarkan tunasnya.
Setelah 8 minggu, mestinya benih biji Anda sudah mengeluarkan kecambah. Keluarkan berasal dari kulkas dan biji ini siap untuk dipindahkan pada tempat tanah.
Contoh biji apel yang udah dikeluarkan berasal dari didalam lemari es. Kecambahnya udah terlihat dan siap untuk ditanam.
Contoh biji apel yang udah dikeluarkan dari di dalam lemari es. Kecambahnya udah keluar dan siap untuk ditanam.
2. Memindahkan benih yang berkecambah ke di dalam pot
Pertama, siapkan wadah bersifat pot berukuran kecil. Kemudian mengisi dengan tanah bersama pH netral. Tidak kudu memberi tambahan tanah tersebut bersama dengan campuran pupuk untuk awal penanaman.
Buat cekungan terhadap tanah 2 atau 3 kali lebih besar dari terhadap ukuran biji. Letakkan benih biji selanjutnya terhadap cekungan tanah bersama dengan hati-hati, selanjutnya tutupi lagi bersama dengan tanah.
Tepuk-tepuk tanah dengan lembut. Kemudian, sirami dengan air supaya tanahnya selalu lembab.
Tempatkan terhadap suhu kamar dan berikan paparan cahaya matahari secara langsung.
Pohon apel (jenis apel putsa) kecil yang sudah mampu dipindahkan pada lahan permanen.
Pohon apel (jenis apel putsa) kecil yang sudah mampu dipindahkan terhadap lahan permanen.
3. Memindahkan pohon apel kecil pada lahan tanah
Yang perlu diperhatikan adalah, ketika benih yang sudah Anda tanam pada pot kecil udah tumbuh, jangan segera memindahkannya pada lahan tanah karena pada dasarnya, batang, akar, juga daun-daunnya tetap rentan mati. Jadi Anda perlu menunggu sampai tanaman selanjutnya udah setinggi 25cm. Setelah itu, Anda bisa ikuti hal-hal berikut:

Tanam terhadap lahan yang lembab bersama dengan pH yang netral.
Berikan lahan yang sanggup terkena cahaya matahari langsung. Kalau bisa, tanam menghadap ke arah timur.
Pastikan memberikan area yang luas untuk tumbuh akarnya nanti. Jadi kecuali menanam sebagian pohon, maka beri jarak pada pohon muda yang satu dengan yang lainnya sekitar 4,5 atau 5 meter.
Siram pohon kecil Anda sebanyak 10 hingga 12 hari. Namun kala telah tumbuh besar, dapat dikurangi penyiramannya.Intinya, pohon apel tidak bisa tumbuh pada tanah yang kering, tidak terhitung tanah yang terlalu basah. Sirami dengan memelihara kelembapan tanahnya.
pohon-apel-yang-ditanam-pada-lahan
Pohon apel yang ditaman terhadap lahan mesti selalu diberikan perawatan sampai tumbuh besar dan berbuah.
Berikan asupan nutrisi berupa pupuk bersama kadar nitrogen dan oksida (NPK) 10-10-10.
Pantau tetap pertumbuhannya, dan jangan lupa melindunginya berasal dari problem penyakit juga hewan-hewan yang suka memakan dedaunan.
Tingkat keberhasilan penanaman apel dengan memanfaatkan biji sebenarnya tidak semulus penanaman secara stek. Tapi jika kelebihan dari cara menanam apel dari biji Anda akan meraih pohon apel yang utuh, tumbuh besar dari akar hingga pucuk daunnya. Jadi tidak ada salahnya coba beberapa langkah di atas, jikalau anda sanggup bersabar dan sedikit telaten, maka penanamannya pasti dapat berhasil. Untuk memiliki product bibit tanaman apel, silakan klik disini. Selamat mencoba 🙂
Meskipun bukan asli tanaman berasal dari Indonesia, apel termasuk keliru satu tipe buah yang kondang disamping jeruk dan mangga. Sebagai buah segar, apel banyak dihidangkan didalam pesta, buah penyerta kunjungan orang sakit maupun sesaji upacara agama di Bali. Selain dikonsumsi didalam bentuk buah segar, kelezatan apel bisa dinikmati dalam wujud minuman maupun dodol yang banyak dijajakan di Kota Wisata Batu.

Berdasarkan penelitian, apel mampu mengurangi efek kanker usus besar, kanker prostat dan paru-paru. Serat apel terhitung menghambat penyakit jantung serta mengontrol berat badan dan kandungan kolesterol dengan cara seratnya menghambat reabsorpsi.

Selain Malang Raya (Jawa Timur), sebagian area di Indonesia Timur (NTT, Bali, dan Papua) punya lahan yang potensial untuk pengembangan tanaman apel. Namun demikian daerah-daerah berikut belum miliki sentra memproduksi apel cocok harapan disebakan pengembangannya belum diikuti bersama pemahaman dan penerapan teknologi budidaya apel yang baik dan benar.

Syarat Tumbuh

Di Indonesia yang beriklim tropika, lebih dari satu varietas apel punyai adaptasi yang baik di dataran tinggi/pegunungan yang mempunyai suhu dingin. Awalnya sentra apel di Malang Raya terdapat di elevasi 700 – 1.200 m dpl dengan suhu hawa kurang lebih 16 – 27oC. Saat ini, suhu udara di Malang Raya udah meningkat secara nyata agar menggeser kesuaian lahan apel ke elevasi sekitar 1.000 – 1.500 m dpl.

Selain bersuhu dingin, area penanaman apel sebaiknya beriklim kering atau punya hujan tahunan 1.000 – 2.500 mm bersama penyinaran matahari sebanyak 50 – 60 persen per hari, dan kelembapan hawa 75–85 %. Jika hujan tinggi dan turun bersamaan bersama dengan musim pembungaan akan menggagalkan bunga jadi buah.

Meskipun apel sanggup tumbuh di beberapa tipe tanah yakni Regosol (Entisol), Andosol (Andisol), dan Latosol (Inceptisol), pembawaan tanah yang ideal adalah teksturnya sedang, ketekunan gembur, kedalaman efisien > 50 cm, drainase baik, dan pH tanah 5,5 – 7.

Pemilihan Benih

Rome Beauty, Manalagi dan Ana merupakan varietas apel yang paling banyak dibudidayakan di Indonesia. Ciri apel Rome Beauty antara lain kulit buah berwarna merah kehijauan, agak bulat, daging buah agak keras, beraroma kuat, dan rasanya segar sedikit asam. Kulit buah apel manalagi berwarna kuning kehijauan, agak bulat, rasanya manis, aromanya harum (wangi), dan kadar airnya agak kurang. Sedangkan wujud buah apel Ana adalah lonjong, kulitnya berwarna merah dan tipis, daging buah lunak dan rasanya asam.

Dibandingkan bersama dengan Varietas Rome Beauty dan Manalagi, Varietas Ana akan lebih baik ditanam di daerah yang mempunyai elevasi lebih tinggi. Ciri-ciri benih apel yang baik antara lain diperbanyak bersama dengan langkah okulasi, batang bawah maupun batang atas lurus dan sehat, akar serabutnya lebat, daunnya subur dan sehat, berumur 6 bulan atau lebih berasal dari waktu okulasi, serta bersertifikat.

Penyiapan Lubang dan Penanaman

Agar awal musim hujan sanggup dilakukan penanaman, terhadap musim kemarau wajib dilaksanakan pembersihan lahan, pembuatan teras (lahan berlereng) dan lubang tanam. Ukuran lubang yang dianjurkan adalah panjang, lebar dan di dalam masing-masing 60 cm. Jarak tanam untuk Varietas Manalagi adalah 3 – 3,5 m X 3,5 m, sedang untuk Ana dan Rome Beauty adalah 2 – 3 m X 2,5-3 m.

Untuk memperbaiki kesuburan area perakaran, tempat yang dimasukkan kedalam lubang tanam adalah tanah lapisan atas yang berwarna lebih gelap dan gembur dicampur 20 kg bahan organik (pupuk kandang) dan 0,5 kg dolomit atau fosfat alam terkecuali reaksi tanah masam (pH < 5,5). Sebelum hujan, campuran tanah dimasukkan ke didalam lubang dan dibiarkan mengalami inkubasi minimal 2 minggu.

Awal musim hujan murapakan sementara tanam yang ideal dikarenakan ketersediaan air dan suhu hawa menolong untuk adaptasi benih di lapangan. Penanaman dilakukan bersama memasukkan benih ke didalam lubang dan akarnya kudu diatur sehingga menyebar kesegala arah. Selanjutnya, akar ditimbun tanah hingga setinggi leher akar sambil dipadatkan supaya tanaman berdiri tegak dan tidak enteng roboh. Untuk menghambat gangguan angin kencang, tiap tiap tanaman harus dipasang ajir dan diikat secara longgar.

Pelengkungan Cabang

Selain membentuk kerangka tajuk, pelengkungan cabang dimaksudkan untuk mendorong timbulnya tunas generatif pada cabang lateral. Kegiatan ini ditunaikan sesudah tanaman beradaptasi di lapangan dan memiliki

cabang memadai panjang serta kuat dilengkung, umumnya berdiameter lebih kurang 1 – 2 cm. Caranya yaitu 3 – 4 cabang dilengkungkan sampai mendatar dan diikat dengan tali yang

ditancapkan terhadap tanah. Selanjutnya, daunnya dirontokkan (dirompes) dan ujung cabang dipotong.

Pemupukan

Paling sedikit tanaman apel memerlukan unsur hara makro (C, H, O, N, P, K, Ca, Mg dan S) dan unsur hara mikro (Fe, Zn, Mn, Cu, B, Mo). Sumber utama unsur hara makro adalah pupuk kimia tetapi sumber unsur mikro berasal berasal dari bahan organik dan pupuk kimia.

Unsur hara makro N, P dan K digunakan tanaman terutama untuk membentuk organ vegetatif dan generatif sehingga dibutuhkan di dalam jumlah paling banyak. Untuk mencukupi kebutuhan ketiga unsur tersebut, tanaman harus diberi tambahan pupuk kimia secara berimbang yang diaplikasikan secara tertib tiap-tiap 2 – 3 bulan (Tabel 1).

Untuk memelihara kegemburan tanah dan memenuhi unsur hara mikro/unsur lainnya, disarankan dikerjakan penambahan 20 – 40 kg/pohon bahan organik dan pengapuran jikalau ph tanah <5,5 pada tiap tiap akhir kemarau

Tabel 1. Rekomendasi Dosis Pupuk N, P dan K Untuk Tanaman Apel

Umur (Tahun) Dosis Pupuk (g/phon) Interval Aplikasi
0 – 1 50 – 100 Setiap 2 bulan
> 1 – 2 100 – 200 Setiap 3 bulan
> 2 – 3 200 – 300 Setiap 3 bulan
> 3 – 4 300 – 400 Setiap 3 bulan
> 4 – 5 400 – 500 Setiap 3 bulan
> 5 ? 500 Setiap 3 bulan
Keterangan: *** = NPK 15-15-15 atau 16-16-16
Perompesan Daun

Di Indonesia yang tidak memiliki periode dingin yang panjang, perlakuan perompesan daun (defoliasi buatan) disertai pelengkungan cabang dan pemangkasan bagian ujungnya mampu memecahkan tunas generatif terutama tunas lateral yang diikuti bersama dengan keluarnya bunga. Idealnya perompesan daun ditunaikan kala tunas generatif telah padat, umumnya kira-kira 2 minggu sesudah panen.

Selain secara manual bersama tangan, perompesan daun mampu dilaksanakan bersama dengan menyemprot daun tua (pembakaran daun) manfaatkan zat pengatur tumbuh berbahan aktif Hidrogen Sianamida bersama dengan 10% Urea. Biasanya, rompes daun yang dilaksanakan kira-kira bulan April dan Oktober menambahkan hasil lebih baik dibandingkan bulan-bulan lainnya karena bunga terhindar berasal dari air hujan

Penjarangan Buah

Penjarangan buah apel secara tepat dapat menambah mutu panen dan menjaga stabilitas produksi. Kegiatan ini dilakukan

dengan kurangi kuantitas buah yang bergerombol dan menyisakan 2 – 3 buah yang seragam pertandan. Kegiatan ini sebaiknya dikerjakan dikala buah berumur 8 – 9 minggu berasal dari bunga mekar.

Pembungkusan Buah

Khusus apel Manalagi, kala buah berumur kurang lebih 3 bulan dari bunga mekar mesti dibungkus bersama dengan kertas yang bersih dan tahan air. Jika tidak dibungkus, anggota buah buah yang terpapar cahaya matahari segera dapat berwarna kemerahan dan bagian lainnya selamanya kuning kehijauan supaya penampilannya menjadi tidak cukup menarik. Kegiatan ini dilaksanakan sehabis penjarangan buah atau 3 bulan dari rompes daun.

Hama dan Penyakit Utama

Selama pertumbuhannya, memadai banyak type hama dan penyakit yang menyerang tanaman apel. Setelah daun dirompes hingga kurang lebih 3 bulan seterusnya merupakan masa gawat serangan hama dan penyakit. Beberapa hama yang kerap menyerang adalah kutu daun, kutu sisik, tungau, Trips dan Ulat. Sedangkan penyakit utamanya adalah Embun Tepung atau Powdery Mildew dan Marsonina coronaria.

Contoh bahan aktif pestisida yang biasa digunakan untuk mengendalikan hama selanjutnya antara lain Imidakloprid, abamectin (kutu daun, kutu sisik, Trips), Dicofol, Piridaben (Tungau) dan Sipermetrin (ulat), dan lain-lain. Sedangkan bahan aktif yang biasa digunakan untuk mengendalikan penyakit antara lain Difenokonazo, Propineb, Mankozeb, dan lain-lain.

Panen

Berbeda bersama apel di daerah subtropika, perlakuan pelengkungan cabang bersama perompesan daun menjadikan apel di Indonesia bisa dipanen setahun dua kali. Apel Rome Beauty mampu dipanen saat buah berumur kira-kira 120 – 140 hari, Manalagi kira-kira 115 dan Ana sekitar 100 hari dari bunga mekar.

Panen sebaiknya dijalankan pada pagi hari selagi cuaca cerah. Buah-buah yang telah dipetik harus dimasukkan secara hati-hati kedalam keranjang yang dilapisi karung plastik untuk mengurangi kerusakan buah yang dipanen.

Tags: ,
rijal wafaudin Diposting oleh

saya seorang peternak yang hobi menulis di blog semoga apa yang saya tulis bisa bermanfaat bagi anda

Belum ada Komentar untuk cara menanam buah apel hijau | Klaten

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait cara menanam buah apel hijau | Klaten

budidaya kroto rumahan	|Pamekasan

budidaya kroto rumahan |Pamekasan

T 21 April 2013 F A rijal wafaudin

Cara praktis budidaya kroto telur atau kroto yang berwarna putih. Pada fasilitas atau sarang yang sudah stabil, sesudah itu kroto dapat dipanen setiap 15-20 hari. Pada awal budidaya, sebaiknya bibit koloni dibiarkan berkembang biak agar populasi semutnya bertambah. Setidaknya sampai... Selengkapnya

cara budidaya kroto rumahan tanpa ratu	|Boyolali

cara budidaya kroto rumahan tanpa ratu |Boyolali

T 27 July 2013 F A rijal wafaudin

Cara praktis budidaya kroto telur atau kroto yang berwarna putih. Pada fasilitas atau sarang yang telah stabil, seterusnya kroto bisa dipanen tiap-tiap 15-20 hari. Pada awal budidaya, sebaiknya bibit koloni dibiarkan berkembang biak sehingga populasi semutnya bertambah. Setidaknya sampai 6... Selengkapnya

cara ternak kroto sederhana	|Tana Tidung

cara ternak kroto sederhana |Tana Tidung

T 3 July 2013 F A rijal wafaudin

Cara praktis budidaya kroto telur atau kroto yang berwarna putih. Pada media atau sarang yang telah stabil, seterusnya kroto bisa dipanen setiap 15-20 hari. Pada awal budidaya, sebaiknya bibit koloni dibiarkan berkembang biak supaya populasi semutnya bertambah. Setidaknya sampai 6... Selengkapnya

+ SIDEBAR