Beranda » Tips » cara menanam buah apel merah dari biji | Wonogiri

cara menanam buah apel merah dari biji | Wonogiri

T Diposting oleh pada 15 January 2012
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 6 kali

Cara Menanam Apel dari Biji yang Baik dan Benar

Apel adalah buah fresh nan renyah yang kaya akan kadar air, vitamin B dan C. Di seluruh dunia, buah apel nyaris jadi buah-buahan yang paling kerap dikonsumsi. Hal ini memicu permohonan buah apel konsisten makin lama meningkat agar pembudidayaannya dilakukan secara besar-besaran di tiap-tiap daerah.

Buah apel yang matang pada kebanyakan berwarna merah, biarpun tersedia juga yang masak di dalam kondisi hijau, atau hijau kekuningan. Apel merah adalah salah satu style apel yang paling banyak digemari karena kekuatan tarik warnanya yang merah menggugah selera. Tapi apel hijau tidak kalah tenar, rasanya senantiasa manis tetapi biasanya lebih renyah dan kadang terasa masam. Semuanya punyai keistimewaan masing-masing. Cek di sini koleksi tanaman buah apel yang kita sediakan di toko online
Buah apel mampu ditanam bersama dengan cara stek atau cangkok juga dengan gunakan bijinya. Namun didalam artikel ini, bakal diberikan cara-cara untuk menanam apel dengan mengfungsikan biji. Anda bisa mempelajari langkah-langkah di bawah ini:

1. Simulasi musim dingin untuk mengakibatkan biji berkecambah
Pilih benih biji unggul atau dengan mutu paling bagus, supaya bisa membuahkan pohon apel yang prima.
Selanjutnya menempatkan biji-biji selanjutnya sampai kering. Bisa Anda letakkan terhadap kertas atau kain sehingga kulit anggota luar bijinya jadi kering dan tidak lembab.
Setelah itu, bungkus biji tadi memakai tisu basah dan masukkan ke di dalam wadah yang tertutup rapat. Bisa dibungkus kantong pelastik, di masukkan pada toples yang punya penutup, atau pada wadah tupperware.
Kemudian tempatkan benih Anda ke di dalam lemari es atau kulkas bersama suhu 4,4 – 10 derajat C. Letakkan biji selanjutnya di lemari es sepanjang 8 minggu. Pada proses ini, biji akan mengeluarkan tunasnya.
Setelah 8 minggu, selayaknya benih biji Anda sudah mengeluarkan kecambah. Keluarkan dari kulkas dan biji ini siap untuk dipindahkan terhadap media tanah.
Contoh biji apel yang udah dikeluarkan berasal dari dalam lemari es. Kecambahnya telah muncul dan siap untuk ditanam.
Contoh biji apel yang sudah dikeluarkan berasal dari dalam lemari es. Kecambahnya telah keluar dan siap untuk ditanam.
2. Memindahkan benih yang berkecambah ke didalam pot
Pertama, siapkan wadah berbentuk pot berukuran kecil. Kemudian isi bersama dengan tanah bersama dengan pH netral. Tidak harus memberi tambahan tanah tersebut bersama campuran pupuk untuk awal penanaman.
Buat cekungan terhadap tanah 2 atau 3 kali lebih besar berasal dari pada ukuran biji. Letakkan benih biji berikut pada cekungan tanah bersama hati-hati, lantas tutupi lagi bersama dengan tanah.
Tepuk-tepuk tanah bersama dengan lembut. Kemudian, sirami bersama dengan air supaya tanahnya selamanya lembab.
Tempatkan terhadap suhu kamar dan memberikan paparan sinar matahari secara langsung.
Pohon apel (jenis apel putsa) kecil yang telah dapat dipindahkan terhadap lahan permanen.
Pohon apel (jenis apel putsa) kecil yang udah dapat dipindahkan terhadap lahan permanen.
3. Memindahkan pohon apel kecil pada lahan tanah
Yang mesti diperhatikan adalah, dikala benih yang udah Anda tanam terhadap pot kecil telah tumbuh, jangan segera memindahkannya pada lahan tanah gara-gara terhadap dasarnya, batang, akar, terhitung daun-daunnya tetap rentan mati. Jadi Anda kudu menanti hingga tanaman tersebut udah setinggi 25cm. Setelah itu, Anda sanggup ikuti hal-hal berikut:

Tanam pada lahan yang lembab bersama dengan pH yang netral.
Berikan lahan yang sanggup terkena sinar matahari langsung. Kalau bisa, tanam menghadap ke arah timur.
Pastikan memberi tambahan ruang yang luas untuk tumbuh akarnya nanti. Jadi kecuali menanam beberapa pohon, maka beri jarak antara pohon muda yang satu bersama yang lainnya kira-kira 4,5 atau 5 meter.
Siram pohon kecil Anda sebanyak 10 sampai 12 hari. Namun dikala sudah tumbuh besar, dapat dikurangi penyiramannya.Intinya, pohon apel tidak mampu tumbuh pada tanah yang kering, tidak terhitung tanah yang terlampau basah. Sirami bersama dengan menjaga kelembapan tanahnya.
pohon-apel-yang-ditanam-pada-lahan
Pohon apel yang ditaman terhadap lahan perlu selamanya diberikan perawatan sampai tumbuh besar dan berbuah.
Berikan asupan nutrisi berbentuk pupuk bersama kandungan nitrogen dan oksida (NPK) 10-10-10.
Pantau konsisten pertumbuhannya, dan jangan lupa melindunginya dari gangguan penyakit termasuk hewan-hewan yang puas memakan dedaunan.
Tingkat keberhasilan penanaman apel bersama gunakan biji sebetulnya tidak semulus penanaman secara stek. Tapi jika kelebihan berasal dari cara menanam apel dari biji Anda akan beroleh pohon apel yang utuh, tumbuh besar dari akar hingga pucuk daunnya. Jadi tidak tersedia salahnya mencoba langkah-langkah di atas, kalau kamu bisa bersabar dan sedikit telaten, maka penanamannya pasti bakal berhasil. Untuk memiliki produk bibit tanaman apel, silahkan klik disini. Selamat coba 🙂
Meskipun bukan asli tanaman dari Indonesia, apel terhitung tidak benar satu model buah yang tenar disamping jeruk dan mangga. Sebagai buah segar, apel banyak disajikan dalam pesta, buah penyerta kunjungan orang sakit maupun sesaji upacara agama di Bali. Selain dikonsumsi dalam bentuk buah segar, kelezatan apel sanggup dinikmati di dalam bentuk minuman maupun dodol yang banyak dijajakan di Kota Wisata Batu.

Berdasarkan penelitian, apel sanggup kurangi resiko kanker usus besar, kanker prostat dan paru-paru. Serat apel termasuk menghindar penyakit jantung dan juga mengontrol berat badan dan kandungan kolesterol bersama dengan cara seratnya menahan reabsorpsi.

Selain Malang Raya (Jawa Timur), sebagian area di Indonesia Timur (NTT, Bali, dan Papua) mempunyai lahan yang potensial untuk pengembangan tanaman apel. Namun demikianlah daerah-daerah tersebut belum miliki sentra memproses apel cocok harapan disebakan pengembangannya belum diikuti dengan pemahaman dan penerapan teknologi budidaya apel yang baik dan benar.

Syarat Tumbuh

Di Indonesia yang beriklim tropika, sebagian varietas apel miliki adaptasi yang baik di dataran tinggi/pegunungan yang punya suhu dingin. Awalnya sentra apel di Malang Raya terletak di elevasi 700 – 1.200 m dpl dengan suhu udara sekitar 16 – 27oC. Saat ini, suhu udara di Malang Raya udah meningkat secara nyata supaya menggeser kesuaian lahan apel ke elevasi kira-kira 1.000 – 1.500 m dpl.

Selain bersuhu dingin, area penanaman apel sebaiknya beriklim kering atau miliki hujan tahunan 1.000 – 2.500 mm bersama dengan penyinaran matahari sebanyak 50 – 60 prosen per hari, dan kelembaban udara 75–85 %. Jika hujan tinggi dan turun seiring bersama dengan musim pembungaan dapat menggagalkan bunga menjadi buah.

Meskipun apel sanggup tumbuh di lebih dari satu type tanah yaitu Regosol (Entisol), Andosol (Andisol), dan Latosol (Inceptisol), sifat tanah yang ideal adalah teksturnya sedang, kedisiplinan gembur, kedalaman efektif > 50 cm, drainase baik, dan pH tanah 5,5 – 7.

Pemilihan Benih

Rome Beauty, Manalagi dan Ana merupakan varietas apel yang paling banyak dibudidayakan di Indonesia. Ciri apel Rome Beauty pada lain kulit buah berwarna merah kehijauan, agak bulat, daging buah agak keras, beraroma kuat, dan rasanya segar sedikit asam. Kulit buah apel manalagi berwarna kuning kehijauan, agak bulat, rasanya manis, aromanya harum (wangi), dan kandungan airnya agak kurang. Sedangkan bentuk buah apel Ana adalah lonjong, kulitnya berwarna merah dan tipis, daging buah lunak dan rasanya asam.

Dibandingkan bersama Varietas Rome Beauty dan Manalagi, Varietas Ana dapat lebih baik ditanam di area yang punyai elevasi lebih tinggi. Ciri-ciri benih apel yang baik pada lain diperbanyak dengan cara okulasi, batang bawah maupun batang atas lurus dan sehat, akar serabutnya lebat, daunnya subur dan sehat, berumur 6 bulan atau lebih dari kala okulasi, dan juga bersertifikat.

Penyiapan Lubang dan Penanaman

Agar awal musim hujan sanggup dilakukan penanaman, terhadap musim kemarau kudu dikerjakan pembersihan lahan, pembuatan beranda (lahan berlereng) dan lubang tanam. Ukuran lubang yang direkomendasikan adalah panjang, lebar dan dalam masing-masing 60 cm. Jarak tanam untuk Varietas Manalagi adalah 3 – 3,5 m X 3,5 m, sedang untuk Ana dan Rome Beauty adalah 2 – 3 m X 2,5-3 m.

Untuk melakukan perbaikan kesuburan tempat perakaran, fasilitas yang dimasukkan kedalam lubang tanam adalah tanah lapisan atas yang berwarna lebih gelap dan gembur dicampur 20 kg bahan organik (pupuk kandang) dan 0,5 kg dolomit atau fosfat alam terkecuali reaksi tanah masam (pH < 5,5). Sebelum hujan, campuran tanah dimasukkan ke didalam lubang dan dibiarkan mengalami inkubasi sekurang-kurangnya 2 minggu.

Awal musim hujan murapakan pas tanam yang ideal sebab ketersediaan air dan suhu udara menopang untuk adaptasi benih di lapangan. Penanaman dikerjakan dengan memasukkan benih ke di dalam lubang dan akarnya wajib diatur sehingga menyebar kesegala arah. Selanjutnya, akar ditimbun tanah hingga setinggi leher akar sambil dipadatkan supaya tanaman berdiri tegak dan tidak mudah roboh. Untuk menghambat gangguan angin kencang, setiap tanaman perlu dipasang ajir dan diikat secara longgar.

Pelengkungan Cabang

Selain membentuk kerangka tajuk, pelengkungan cabang dimaksudkan untuk mendorong munculnya tunas generatif terhadap cabang lateral. Kegiatan ini ditunaikan sehabis tanaman beradaptasi di lapangan dan memiliki

cabang lumayan panjang serta kuat dilengkung, biasanya berdiameter kurang lebih 1 – 2 cm. Caranya yaitu 3 – 4 cabang dilengkungkan hingga mendatar dan diikat dengan tali yang

ditancapkan pada tanah. Selanjutnya, daunnya dirontokkan (dirompes) dan ujung cabang dipotong.

Pemupukan

Paling sedikit tanaman apel membutuhkan unsur hara makro (C, H, O, N, P, K, Ca, Mg dan S) dan unsur hara mikro (Fe, Zn, Mn, Cu, B, Mo). Sumber utama unsur hara makro adalah pupuk kimia sedang sumber unsur mikro berasal dari bahan organik dan pupuk kimia.

Unsur hara makro N, P dan K digunakan tanaman terutama untuk membentuk organ vegetatif dan generatif agar diperlukan di dalam jumlah paling banyak. Untuk memenuhi kebutuhan ketiga unsur tersebut, tanaman kudu diberi tambahan pupuk kimia secara berimbang yang diaplikasikan secara tertata setiap 2 – 3 bulan (Tabel 1).

Untuk memelihara kegemburan tanah dan memenuhi unsur hara mikro/unsur lainnya, dianjurkan dilakukan penambahan 20 – 40 kg/pohon bahan organik dan pengapuran kalau ph tanah <5,5 terhadap tiap-tiap akhir kemarau

Tabel 1. Rekomendasi Dosis Pupuk N, P dan K Untuk Tanaman Apel

Umur (Tahun) Dosis Pupuk (g/phon) Interval Aplikasi
0 – 1 50 – 100 Setiap 2 bulan
> 1 – 2 100 – 200 Setiap 3 bulan
> 2 – 3 200 – 300 Setiap 3 bulan
> 3 – 4 300 – 400 Setiap 3 bulan
> 4 – 5 400 – 500 Setiap 3 bulan
> 5 ? 500 Setiap 3 bulan
Keterangan: *** = NPK 15-15-15 atau 16-16-16
Perompesan Daun

Di Indonesia yang tidak memiliki periode dingin yang panjang, perlakuan perompesan daun (defoliasi buatan) disertai pelengkungan cabang dan pemangkasan bagian ujungnya mampu memecahkan tunas generatif terutama tunas lateral yang diikuti dengan keluarnya bunga. Idealnya perompesan daun dilaksanakan kala tunas generatif sudah padat, umumnya lebih kurang 2 minggu sehabis panen.

Selain secara manual bersama tangan, perompesan daun dapat ditunaikan dengan menyemprot daun tua (pembakaran daun) menggunakan zat pengatur tumbuh berbahan aktif Hidrogen Sianamida bersama dengan 10% Urea. Biasanya, rompes daun yang dijalankan sekitar bulan April dan Oktober memberi tambahan hasil lebih baik dibandingkan bulan-bulan lainnya sebab bunga terhindar berasal dari air hujan

Penjarangan Buah

Penjarangan buah apel secara tepat dapat tingkatkan mutu panen dan melindungi stabilitas produksi. Kegiatan ini dilakukan

dengan mengurangi kuantitas buah yang bergerombol dan menyisakan 2 – 3 buah yang seragam pertandan. Kegiatan ini sebaiknya dikerjakan kala buah berumur 8 – 9 minggu berasal dari bunga mekar.

Pembungkusan Buah

Khusus apel Manalagi, ketika buah berumur lebih kurang 3 bulan dari bunga mekar harus dibungkus bersama kertas yang bersih dan tahan air. Jika tidak dibungkus, bagian buah buah yang terpapar sinar matahari langsung akan berwarna kemerahan dan anggota lainnya senantiasa kuning kehijauan sehingga penampilannya jadi kurang menarik. Kegiatan ini dilaksanakan sehabis penjarangan buah atau 3 bulan berasal dari rompes daun.

Hama dan Penyakit Utama

Selama pertumbuhannya, cukup banyak tipe hama dan penyakit yang menyerang tanaman apel. Setelah daun dirompes hingga kira-kira 3 bulan berikutnya merupakan jaman gawat serangan hama dan penyakit. Beberapa hama yang sering menyerang adalah kutu daun, kutu sisik, tungau, Trips dan Ulat. Sedangkan penyakit utamanya adalah Embun Tepung atau Powdery Mildew dan Marsonina coronaria.

Contoh bahan aktif pestisida yang biasa digunakan untuk mengendalikan hama tersebut pada lain Imidakloprid, abamectin (kutu daun, kutu sisik, Trips), Dicofol, Piridaben (Tungau) dan Sipermetrin (ulat), dan lain-lain. Sedangkan bahan aktif yang biasa digunakan untuk mengendalikan penyakit pada lain Difenokonazo, Propineb, Mankozeb, dan lain-lain.

Panen

Berbeda bersama apel di area subtropika, perlakuan pelengkungan cabang bersama perompesan daun menjadikan apel di Indonesia sanggup dipanen setahun dua kali. Apel Rome Beauty dapat dipanen dikala buah berumur kira-kira 120 – 140 hari, Manalagi kira-kira 115 dan Ana sekitar 100 hari berasal dari bunga mekar.

Panen sebaiknya dijalankan pada pagi hari selagi cuaca cerah. Buah-buah yang udah dipetik harus dimasukkan secara hati-hati kedalam keranjang yang dilapisi karung plastik untuk kurangi kerusakan buah yang dipanen.

Tags: ,
rijal wafaudin Diposting oleh

saya seorang peternak yang hobi menulis di blog semoga apa yang saya tulis bisa bermanfaat bagi anda

Belum ada Komentar untuk cara menanam buah apel merah dari biji | Wonogiri

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait cara menanam buah apel merah dari biji | Wonogiri

cara bercocok tanam buah apel	 | Banjarnegara

cara bercocok tanam buah apel | Banjarnegara

T 25 May 2012 F A rijal wafaudin

Cara Menanam Apel berasal dari Biji yang Baik dan Benar Apel adalah buah segar nan renyah yang kaya akan kandungan air, vitamin B dan C. Di seluruh dunia, buah apel nyaris menjadi buah-buahan yang paling kerap dikonsumsi. Hal ini menyebabkan... Selengkapnya

cara ternak kroto media pohon	|Trenggalek

cara ternak kroto media pohon |Trenggalek

T 28 April 2013 F A rijal wafaudin

Cara praktis budidaya kroto telur atau kroto yang berwarna putih. Pada media atau sarang yang telah stabil, selanjutnya kroto bisa dipanen setiap 15-20 hari. Pada awal budidaya, sebaiknya bibit koloni dibiarkan berkembang biak supaya populasi semutnya bertambah. Setidaknya sampai 6... Selengkapnya

cara menanam pohon apel dari biji	 | Klaten

cara menanam pohon apel dari biji | Klaten

T 11 February 2012 F A rijal wafaudin

Cara Menanam Apel dari Biji yang Baik dan Benar Apel adalah buah segar nan renyah yang kaya bakal takaran air, vitamin B dan C. Di semua dunia, buah apel nyaris jadi buah-buahan yang paling kerap dikonsumsi. Hal ini memicu permintaan... Selengkapnya

+ SIDEBAR