Beranda » Tips » cara menanam buah apel | Mungkid

cara menanam buah apel | Mungkid

T Diposting oleh pada 15 February 2012
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 5 kali

Cara Menanam Apel berasal dari Biji yang Baik dan Benar

Apel adalah buah segar nan renyah yang kaya bakal kandungan air, vitamin B dan C. Di semua dunia, buah apel nyaris menjadi buah-buahan yang paling kerap dikonsumsi. Hal ini sebabkan permintaan buah apel terus menerus semakin meningkat agar pembudidayaannya dilaksanakan secara besar-besaran di tiap tiap daerah.

Buah apel yang matang terhadap kebanyakan berwarna merah, walaupun tersedia termasuk yang matang di dalam kondisi hijau, atau hijau kekuningan. Apel merah adalah salah satu jenis apel yang paling banyak digemari karena daya tarik warnanya yang merah menggugah selera. Tapi apel hijau tidak kalah tenar, rasanya selamanya manis namun umumnya lebih renyah dan kadang merasa masam. Semuanya miliki kelebihan masing-masing. Cek disini koleksi tanaman buah apel yang kita sediakan di toko online
Buah apel bisa ditanam bersama dengan langkah stek atau cangkok terhitung bersama dengan memanfaatkan bijinya. Namun di dalam artikel ini, akan diberikan cara-cara untuk menanam apel bersama dengan menggunakan biji. Anda dapat mempelajari langkah-langkah di bawah ini:

1. Simulasi musim dingin untuk membawa dampak biji berkecambah
Pilih benih biji unggul atau bersama dengan mutu paling bagus, sehingga bisa membuahkan pohon apel yang prima.
Selanjutnya letakkan biji-biji selanjutnya sampai kering. Bisa Anda letakkan terhadap kertas atau kain sehingga kulit bagian luar bijinya jadi kering dan tidak lembab.
Setelah itu, bungkus biji tadi mengfungsikan tisu basah dan masukkan ke di dalam wadah yang tertutup rapat. Bisa dibungkus kantong pelastik, di masukkan terhadap toples yang miliki penutup, atau pada wadah tupperware.
Kemudian letakkan benih Anda ke didalam lemari es atau kulkas bersama suhu 4,4 – 10 derajat C. Letakkan biji tersebut di lemari es selama 8 minggu. Pada proses ini, biji dapat mengeluarkan tunasnya.
Setelah 8 minggu, selayaknya benih biji Anda telah mengeluarkan kecambah. Keluarkan dari kulkas dan biji ini siap untuk dipindahkan terhadap media tanah.
Contoh biji apel yang telah dikeluarkan dari didalam lemari es. Kecambahnya sudah terlihat dan siap untuk ditanam.
Contoh biji apel yang sudah dikeluarkan berasal dari di dalam lemari es. Kecambahnya sudah terlihat dan siap untuk ditanam.
2. Memindahkan benih yang berkecambah ke di dalam pot
Pertama, siapkan wadah bersifat pot berukuran kecil. Kemudian mengisi dengan tanah bersama dengan pH netral. Tidak wajib memberikan tanah selanjutnya bersama campuran pupuk untuk awal penanaman.
Buat cekungan pada tanah 2 atau 3 kali lebih besar dari pada ukuran biji. Letakkan benih biji berikut terhadap cekungan tanah dengan hati-hati, lalu tutupi ulang bersama dengan tanah.
Tepuk-tepuk tanah bersama lembut. Kemudian, sirami bersama air agar tanahnya tetap lembab.
Tempatkan terhadap suhu kamar dan berikan paparan cahaya matahari secara langsung.
Pohon apel (jenis apel putsa) kecil yang udah sanggup dipindahkan terhadap lahan permanen.
Pohon apel (jenis apel putsa) kecil yang sudah mampu dipindahkan pada lahan permanen.
3. Memindahkan pohon apel kecil pada lahan tanah
Yang perlu diperhatikan adalah, ketika benih yang telah Anda tanam terhadap pot kecil sudah tumbuh, jangan langsung memindahkannya pada lahan tanah gara-gara pada dasarnya, batang, akar, termasuk daun-daunnya tetap rentan mati. Jadi Anda harus menanti sampai tanaman selanjutnya udah setinggi 25cm. Setelah itu, Anda dapat ikuti hal-hal berikut:

Tanam terhadap lahan yang lembab dengan pH yang netral.
Berikan lahan yang sanggup terkena cahaya matahari langsung. Kalau bisa, tanam menghadap ke arah timur.
Pastikan memberikan ruang yang luas untuk tumbuh akarnya nanti. Jadi kecuali menanam lebih dari satu pohon, maka beri jarak antara pohon muda yang satu bersama yang lainnya lebih kurang 4,5 atau 5 meter.
Siram pohon kecil Anda sebanyak 10 sampai 12 hari. Namun dikala telah tumbuh besar, sanggup dikurangi penyiramannya.Intinya, pohon apel tidak dapat tumbuh terhadap tanah yang kering, tidak termasuk tanah yang terlalu basah. Sirami bersama memelihara kelembaban tanahnya.
pohon-apel-yang-ditanam-pada-lahan
Pohon apel yang ditaman terhadap lahan kudu selalu diberikan perawatan sampai tumbuh besar dan berbuah.
Berikan asupan nutrisi bersifat pupuk dengan persentase nitrogen dan oksida (NPK) 10-10-10.
Pantau terus pertumbuhannya, dan jangan lupa melindunginya dari gangguan penyakit terhitung hewan-hewan yang bahagia memakan dedaunan.
Tingkat keberhasilan penanaman apel bersama memanfaatkan biji sebenarnya tidak semulus penanaman secara stek. Tapi terkecuali kelebihan dari langkah menanam apel berasal dari biji Anda akan beroleh pohon apel yang utuh, tumbuh besar dari akar hingga pucuk daunnya. Jadi tidak tersedia salahnya coba beberapa langkah di atas, terkecuali kamu dapat bersabar dan sedikit telaten, maka penanamannya tentu akan berhasil. Untuk mempunyai produk bibit tanaman apel, silahkan klik disini. Selamat mencoba 🙂
Meskipun bukan asli tanaman dari Indonesia, apel termasuk salah satu tipe buah yang tenar disamping jeruk dan mangga. Sebagai buah segar, apel banyak disajikan dalam pesta, buah penyerta kunjungan orang sakit maupun sesaji upacara agama di Bali. Selain dikonsumsi di dalam bentuk buah segar, kelezatan apel mampu dinikmati didalam wujud minuman maupun dodol yang banyak dijajakan di Kota Wisata Batu.

Berdasarkan penelitian, apel mampu kurangi dampak kanker usus besar, kanker prostat dan paru-paru. Serat apel juga menahan penyakit jantung serta mengontrol berat badan dan kadar kolesterol bersama langkah seratnya mencegah reabsorpsi.

Selain Malang Raya (Jawa Timur), lebih dari satu area di Indonesia Timur (NTT, Bali, dan Papua) punyai lahan yang potensial untuk pengembangan tanaman apel. Namun demikian daerah-daerah berikut belum miliki sentra memproduksi apel cocok harapan disebakan pengembangannya belum diikuti bersama pemahaman dan penerapan teknologi budidaya apel yang baik dan benar.

Syarat Tumbuh

Di Indonesia yang beriklim tropika, beberapa varietas apel mempunyai adaptasi yang baik di dataran tinggi/pegunungan yang punya suhu dingin. Awalnya sentra apel di Malang Raya terdapat di elevasi 700 – 1.200 m dpl dengan suhu hawa sekitar 16 – 27oC. Saat ini, suhu hawa di Malang Raya telah meningkat secara nyata supaya menggeser kesuaian lahan apel ke elevasi kurang lebih 1.000 – 1.500 m dpl.

Selain bersuhu dingin, daerah penanaman apel sebaiknya beriklim kering atau miliki hujan tahunan 1.000 – 2.500 mm dengan penyinaran matahari sebanyak 50 – 60 prosen per hari, dan kelembapan hawa 75–85 %. Jika hujan tinggi dan turun sejalan dengan musim pembungaan akan menggagalkan bunga menjadi buah.

Meskipun apel mampu tumbuh di sebagian style tanah yaitu Regosol (Entisol), Andosol (Andisol), dan Latosol (Inceptisol), karakter tanah yang ideal adalah teksturnya sedang, kedisiplinan gembur, kedalaman efisien > 50 cm, drainase baik, dan pH tanah 5,5 – 7.

Pemilihan Benih

Rome Beauty, Manalagi dan Ana merupakan varietas apel yang paling banyak dibudidayakan di Indonesia. Ciri apel Rome Beauty antara lain kulit buah berwarna merah kehijauan, agak bulat, daging buah agak keras, beraroma kuat, dan rasanya fresh sedikit asam. Kulit buah apel manalagi berwarna kuning kehijauan, agak bulat, rasanya manis, aromanya harum (wangi), dan kandungan airnya agak kurang. Sedangkan bentuk buah apel Ana adalah lonjong, kulitnya berwarna merah dan tipis, daging buah lunak dan rasanya asam.

Dibandingkan dengan Varietas Rome Beauty dan Manalagi, Varietas Ana bakal lebih baik ditanam di tempat yang mempunyai elevasi lebih tinggi. Ciri-ciri benih apel yang baik antara lain diperbanyak dengan langkah okulasi, batang bawah maupun batang atas lurus dan sehat, akar serabutnya lebat, daunnya subur dan sehat, berumur 6 bulan atau lebih dari saat okulasi, dan juga bersertifikat.

Penyiapan Lubang dan Penanaman

Agar awal musim hujan mampu dilakukan penanaman, terhadap musim kemarau perlu dijalankan pembersihan lahan, pembuatan teras (lahan berlereng) dan lubang tanam. Ukuran lubang yang disarankan adalah panjang, lebar dan dalam masing-masing 60 cm. Jarak tanam untuk Varietas Manalagi adalah 3 – 3,5 m X 3,5 m, sedangkan untuk Ana dan Rome Beauty adalah 2 – 3 m X 2,5-3 m.

Untuk memperbaiki kesuburan tempat perakaran, tempat yang dimasukkan kedalam lubang tanam adalah tanah lapisan atas yang berwarna lebih gelap dan gembur dicampur 20 kg bahan organik (pupuk kandang) dan 0,5 kg dolomit atau fosfat alam kecuali reaksi tanah masam (pH < 5,5). Sebelum hujan, campuran tanah dimasukkan ke dalam lubang dan dibiarkan mengalami inkubasi sekurang-kurangnya 2 minggu.

Awal musim hujan murapakan selagi tanam yang ideal dikarenakan ketersediaan air dan suhu hawa menunjang untuk adaptasi benih di lapangan. Penanaman dijalankan bersama memasukkan benih ke di dalam lubang dan akarnya wajib diatur agar menyebar kesegala arah. Selanjutnya, akar ditimbun tanah hingga setinggi leher akar sambil dipadatkan supaya tanaman berdiri tegak dan tidak ringan roboh. Untuk menghindar problem angin kencang, setiap tanaman mesti dipasang ajir dan diikat secara longgar.

Pelengkungan Cabang

Selain membentuk kerangka tajuk, pelengkungan cabang bertujuan untuk mendorong munculnya tunas generatif pada cabang lateral. Kegiatan ini dikerjakan sesudah tanaman beradaptasi di lapangan dan memiliki

cabang cukup panjang serta kuat dilengkung, umumnya berdiameter lebih kurang 1 – 2 cm. Caranya yaitu 3 – 4 cabang dilengkungkan sampai mendatar dan diikat bersama dengan tali yang

ditancapkan terhadap tanah. Selanjutnya, daunnya dirontokkan (dirompes) dan ujung cabang dipotong.

Pemupukan

Paling sedikit tanaman apel memerlukan unsur hara makro (C, H, O, N, P, K, Ca, Mg dan S) dan unsur hara mikro (Fe, Zn, Mn, Cu, B, Mo). Sumber utama unsur hara makro adalah pupuk kimia tetapi sumber unsur mikro berasal berasal dari bahan organik dan pupuk kimia.

Unsur hara makro N, P dan K digunakan tanaman lebih-lebih untuk membentuk organ vegetatif dan generatif sehingga dibutuhkan di dalam kuantitas paling banyak. Untuk memenuhi kebutuhan ketiga unsur tersebut, tanaman harus diberi tambahan pupuk kimia secara berimbang yang diaplikasikan secara tertib tiap-tiap 2 – 3 bulan (Tabel 1).

Untuk melindungi kegemburan tanah dan mencukupi unsur hara mikro/unsur lainnya, dianjurkan ditunaikan menambahkan 20 – 40 kg/pohon bahan organik dan pengapuran jika ph tanah <5,5 pada tiap tiap akhir kemarau

Tabel 1. Rekomendasi Dosis Pupuk N, P dan K Untuk Tanaman Apel

Umur (Tahun) Dosis Pupuk (g/phon) Interval Aplikasi
0 – 1 50 – 100 Setiap 2 bulan
> 1 – 2 100 – 200 Setiap 3 bulan
> 2 – 3 200 – 300 Setiap 3 bulan
> 3 – 4 300 – 400 Setiap 3 bulan
> 4 – 5 400 – 500 Setiap 3 bulan
> 5 ? 500 Setiap 3 bulan
Keterangan: *** = NPK 15-15-15 atau 16-16-16
Perompesan Daun

Di Indonesia yang tidak mempunyai periode dingin yang panjang, perlakuan perompesan daun (defoliasi buatan) disertai pelengkungan cabang dan pemangkasan anggota ujungnya mampu memecahkan tunas generatif khususnya tunas lateral yang diikuti bersama dengan keluarnya bunga. Idealnya perompesan daun ditunaikan ketika tunas generatif telah padat, umumnya lebih kurang 2 minggu sesudah panen.

Selain secara manual bersama dengan tangan, perompesan daun dapat dikerjakan bersama menyemprot daun tua (pembakaran daun) pakai zat pengatur tumbuh berbahan aktif Hidrogen Sianamida bersama dengan 10% Urea. Biasanya, rompes daun yang ditunaikan lebih kurang bulan April dan Oktober menambahkan hasil lebih baik dibandingkan bulan-bulan lainnya gara-gara bunga terhindar dari air hujan

Penjarangan Buah

Penjarangan buah apel secara tepat mampu menaikkan kualitas panen dan melindungi stabilitas produksi. Kegiatan ini dilakukan

dengan mengurangi kuantitas buah yang bergerombol dan menyisakan 2 – 3 buah yang seragam pertandan. Kegiatan ini sebaiknya dilaksanakan saat buah berumur 8 – 9 minggu berasal dari bunga mekar.

Pembungkusan Buah

Khusus apel Manalagi, ketika buah berumur kurang lebih 3 bulan dari bunga mekar harus dibungkus bersama kertas yang bersih dan tahan air. Jika tidak dibungkus, bagian buah buah yang terpapar cahaya matahari segera akan berwarna kemerahan dan bagian lainnya selalu kuning kehijauan sehingga penampilannya menjadi kurang menarik. Kegiatan ini dikerjakan sehabis penjarangan buah atau 3 bulan dari rompes daun.

Hama dan Penyakit Utama

Selama pertumbuhannya, lumayan banyak style hama dan penyakit yang menyerang tanaman apel. Setelah daun dirompes sampai sekitar 3 bulan berikutnya merupakan masa kritis serangan hama dan penyakit. Beberapa hama yang sering menyerang adalah kutu daun, kutu sisik, tungau, Trips dan Ulat. Sedangkan penyakit utamanya adalah Embun Tepung atau Powdery Mildew dan Marsonina coronaria.

Contoh bahan aktif pestisida yang biasa digunakan untuk mengendalikan hama berikut pada lain Imidakloprid, abamectin (kutu daun, kutu sisik, Trips), Dicofol, Piridaben (Tungau) dan Sipermetrin (ulat), dan lain-lain. Sedangkan bahan aktif yang biasa digunakan untuk mengendalikan penyakit antara lain Difenokonazo, Propineb, Mankozeb, dan lain-lain.

Panen

Berbeda dengan apel di area subtropika, perlakuan pelengkungan cabang bersama perompesan daun menjadikan apel di Indonesia dapat dipanen setahun dua kali. Apel Rome Beauty bisa dipanen dikala buah berumur sekitar 120 – 140 hari, Manalagi lebih kurang 115 dan Ana sekitar 100 hari dari bunga mekar.

Panen sebaiknya dilaksanakan pada pagi hari pas cuaca cerah. Buah-buah yang udah dipetik wajib dimasukkan secara hati-hati kedalam keranjang yang dilapisi karung plastik untuk kurangi rusaknya buah yang dipanen.

Tags: ,
rijal wafaudin Diposting oleh

saya seorang peternak yang hobi menulis di blog semoga apa yang saya tulis bisa bermanfaat bagi anda

Belum ada Komentar untuk cara menanam buah apel | Mungkid

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait cara menanam buah apel | Mungkid

cara budidaya jangkrik kardus	|Demak

cara budidaya jangkrik kardus |Demak

T 22 May 2020 F A rijal wafaudin

Cara ternak jangkrik yang efektif Jangkrik merupakan salah satu serangga yang kerap dijadikan pakan burung, ikan dan reptil. Permintaan akan jangkrik sejalan bersama dengan naiknya minat untuk pelihara burung, ikan dan reptil. Cara ternak jangkrik cukup ringan dikerjakan baik untuk... Selengkapnya

cara menanam buah apel di daerah panas	 | Kebumen

cara menanam buah apel di daerah panas | Kebumen

T 23 January 2011 F A rijal wafaudin

Cara Menanam Apel berasal dari Biji yang Baik dan Benar Apel adalah buah segar nan renyah yang kaya dapat kadar air, vitamin B dan C. Di semua dunia, buah apel nyaris jadi buah-buahan yang paling sering dikonsumsi. Hal ini menyebabkan... Selengkapnya

cara menanam buah apel dari bijinya	 | Demak

cara menanam buah apel dari bijinya | Demak

T 20 May 2011 F A rijal wafaudin

Cara Menanam Apel dari Biji yang Baik dan Benar Apel adalah buah fresh nan renyah yang kaya dapat kandungan air, vitamin B dan C. Di seluruh dunia, buah apel hampir jadi buah-buahan yang paling sering dikonsumsi. Hal ini membuat permohonan... Selengkapnya

+ SIDEBAR