Beranda » Tips » cara menanam pohon apel di pot | Ungaran

cara menanam pohon apel di pot | Ungaran

T Diposting oleh pada 23 September 2011
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 4 kali

Cara Menanam Apel berasal dari Biji yang Baik dan Benar

Apel adalah buah segar nan renyah yang kaya dapat persentase air, vitamin B dan C. Di seluruh dunia, buah apel hampir menjadi buah-buahan yang paling sering dikonsumsi. Hal ini membawa dampak keinginan buah apel berkelanjutan makin lama meningkat agar pembudidayaannya ditunaikan secara besar-besaran di setiap daerah.

Buah apel yang masak pada biasanya berwarna merah, biarpun tersedia juga yang matang didalam kondisi hijau, atau hijau kekuningan. Apel merah adalah salah satu model apel yang paling banyak digemari sebab energi tarik warnanya yang merah menggugah selera. Tapi apel hijau tidak kalah tenar, rasanya selamanya manis tetapi umumnya lebih renyah dan kadang jadi masam. Semuanya memiliki keistimewaan masing-masing. Cek disini koleksi tanaman buah apel yang kami sediakan di toko online
Buah apel mampu ditanam dengan cara stek atau cangkok termasuk bersama dengan gunakan bijinya. Namun didalam artikel ini, dapat diberikan cara-cara untuk menanam apel dengan pakai biji. Anda bisa mempelajari beberapa langkah di bawah ini:

1. Simulasi musim dingin untuk membuat biji berkecambah
Pilih benih biji unggul atau bersama dengan kualitas paling bagus, agar dapat menghasilkan pohon apel yang prima.
Selanjutnya letakkan biji-biji tersebut sampai kering. Bisa Anda menempatkan terhadap kertas atau kain sehingga kulit bagian luar bijinya menjadi kering dan tidak lembab.
Setelah itu, bungkus biji tadi mengfungsikan tisu basah dan masukkan ke didalam wadah yang tertutup rapat. Bisa dibungkus kantong pelastik, di masukkan pada toples yang memiliki penutup, atau terhadap wadah tupperware.
Kemudian tempatkan benih Anda ke didalam lemari es atau kulkas bersama suhu 4,4 – 10 derajat C. Letakkan biji tersebut di lemari es selama 8 minggu. Pada proses ini, biji dapat mengeluarkan tunasnya.
Setelah 8 minggu, seharusnya benih biji Anda telah mengeluarkan kecambah. Keluarkan berasal dari kulkas dan biji ini siap untuk dipindahkan pada fasilitas tanah.
Contoh biji apel yang telah dikeluarkan dari dalam lemari es. Kecambahnya sudah terlihat dan siap untuk ditanam.
Contoh biji apel yang udah dikeluarkan dari dalam lemari es. Kecambahnya telah terlihat dan siap untuk ditanam.
2. Memindahkan benih yang berkecambah ke didalam pot
Pertama, siapkan wadah berupa pot berukuran kecil. Kemudian isi bersama tanah dengan pH netral. Tidak wajib memberi tambahan tanah selanjutnya bersama dengan campuran pupuk untuk awal penanaman.
Buat cekungan pada tanah 2 atau 3 kali lebih besar dari terhadap ukuran biji. Letakkan benih biji selanjutnya pada cekungan tanah dengan hati-hati, lalu tutupi ulang bersama tanah.
Tepuk-tepuk tanah bersama lembut. Kemudian, sirami bersama dengan air supaya tanahnya selalu lembab.
Tempatkan pada suhu kamar dan berikan paparan cahaya matahari secara langsung.
Pohon apel (jenis apel putsa) kecil yang telah dapat dipindahkan pada lahan permanen.
Pohon apel (jenis apel putsa) kecil yang sudah sanggup dipindahkan terhadap lahan permanen.
3. Memindahkan pohon apel kecil pada lahan tanah
Yang harus diperhatikan adalah, dikala benih yang sudah Anda tanam pada pot kecil udah tumbuh, jangan segera memindahkannya pada lahan tanah karena pada dasarnya, batang, akar, juga daun-daunnya masih rentan mati. Jadi Anda perlu tunggu hingga tanaman berikut sudah setinggi 25cm. Setelah itu, Anda dapat mengikuti hal-hal berikut:

Tanam terhadap lahan yang lembab dengan pH yang netral.
Berikan lahan yang dapat terkena sinar matahari langsung. Kalau bisa, tanam menghadap ke arah timur.
Pastikan memberikan ruang yang luas untuk tumbuh akarnya nanti. Jadi kalau menanam beberapa pohon, maka beri jarak antara pohon muda yang satu dengan yang lainnya kurang lebih 4,5 atau 5 meter.
Siram pohon kecil Anda sebanyak 10 sampai 12 hari. Namun ketika udah tumbuh besar, mampu dikurangi penyiramannya.Intinya, pohon apel tidak sanggup tumbuh pada tanah yang kering, tidak juga tanah yang terlalu basah. Sirami bersama melindungi kelembaban tanahnya.
pohon-apel-yang-ditanam-pada-lahan
Pohon apel yang ditaman terhadap lahan perlu selalu diberikan perawatan hingga tumbuh besar dan berbuah.
Berikan asupan nutrisi bersifat pupuk dengan persentase nitrogen dan oksida (NPK) 10-10-10.
Pantau tetap pertumbuhannya, dan jangan lupa melindunginya berasal dari masalah penyakit juga hewan-hewan yang senang memakan dedaunan.
Tingkat keberhasilan penanaman apel bersama dengan pakai biji sesungguhnya tidak semulus penanaman secara stek. Tapi jika kelebihan dari cara menanam apel dari biji Anda akan mendapatkan pohon apel yang utuh, tumbuh besar dari akar sampai pucuk daunnya. Jadi tidak tersedia salahnya coba beberapa langkah di atas, jika kamu mampu bersabar dan sedikit telaten, maka penanamannya tentu akan berhasil. Untuk miliki product bibit tanaman apel, silakan klik disini. Selamat mencoba 🙂
Meskipun bukan asli tanaman dari Indonesia, apel juga tidak benar satu tipe buah yang terkenal disamping jeruk dan mangga. Sebagai buah segar, apel banyak disajikan dalam pesta, buah penyerta kunjungan orang sakit maupun sesaji upacara agama di Bali. Selain dikonsumsi dalam wujud buah segar, kelezatan apel sanggup dinikmati dalam bentuk minuman maupun dodol yang banyak dijajakan di Kota Wisata Batu.

Berdasarkan penelitian, apel dapat mengurangi efek kanker usus besar, kanker prostat dan paru-paru. Serat apel termasuk menghindar penyakit jantung dan juga mengontrol berat badan dan kadar kolesterol dengan langkah seratnya menghambat reabsorpsi.

Selain Malang Raya (Jawa Timur), lebih dari satu tempat di Indonesia Timur (NTT, Bali, dan Papua) punyai lahan yang potensial untuk pengembangan tanaman apel. Namun demikian daerah-daerah tersebut belum punyai sentra memproses apel sesuai harapan disebakan pengembangannya belum diikuti bersama dengan pemahaman dan penerapan teknologi budidaya apel yang baik dan benar.

Syarat Tumbuh

Di Indonesia yang beriklim tropika, sebagian varietas apel mempunyai adaptasi yang baik di dataran tinggi/pegunungan yang memiliki suhu dingin. Awalnya sentra apel di Malang Raya terdapat di elevasi 700 – 1.200 m dpl bersama suhu hawa kira-kira 16 – 27oC. Saat ini, suhu hawa di Malang Raya udah meningkat secara nyata supaya menggeser kesuaian lahan apel ke elevasi kira-kira 1.000 – 1.500 m dpl.

Selain bersuhu dingin, daerah penanaman apel sebaiknya beriklim kering atau miliki hujan tahunan 1.000 – 2.500 mm bersama penyinaran matahari sebanyak 50 – 60 % per hari, dan kelembapan hawa 75–85 %. Jika hujan tinggi dan turun bersamaan bersama dengan musim pembungaan dapat menggagalkan bunga menjadi buah.

Meskipun apel dapat tumbuh di sebagian tipe tanah yakni Regosol (Entisol), Andosol (Andisol), dan Latosol (Inceptisol), karakter tanah yang ideal adalah teksturnya sedang, konsistensi gembur, kedalaman efisien > 50 cm, drainase baik, dan pH tanah 5,5 – 7.

Pemilihan Benih

Rome Beauty, Manalagi dan Ana merupakan varietas apel yang paling banyak dibudidayakan di Indonesia. Ciri apel Rome Beauty pada lain kulit buah berwarna merah kehijauan, agak bulat, daging buah agak keras, beraroma kuat, dan rasanya segar sedikit asam. Kulit buah apel manalagi berwarna kuning kehijauan, agak bulat, rasanya manis, aromanya harum (wangi), dan takaran airnya agak kurang. Sedangkan wujud buah apel Ana adalah lonjong, kulitnya berwarna merah dan tipis, daging buah lunak dan rasanya asam.

Dibandingkan bersama dengan Varietas Rome Beauty dan Manalagi, Varietas Ana akan lebih baik ditanam di area yang punyai elevasi lebih tinggi. Ciri-ciri benih apel yang baik pada lain diperbanyak dengan cara okulasi, batang bawah maupun batang atas lurus dan sehat, akar serabutnya lebat, daunnya subur dan sehat, berumur 6 bulan atau lebih dari saat okulasi, dan juga bersertifikat.

Penyiapan Lubang dan Penanaman

Agar awal musim hujan dapat dilaksanakan penanaman, terhadap musim kemarau mesti dijalankan pembersihan lahan, pembuatan teras (lahan berlereng) dan lubang tanam. Ukuran lubang yang direkomendasi adalah panjang, lebar dan dalam masing-masing 60 cm. Jarak tanam untuk Varietas Manalagi adalah 3 – 3,5 m X 3,5 m, sedangkan untuk Ana dan Rome Beauty adalah 2 – 3 m X 2,5-3 m.

Untuk melakukan perbaikan kesuburan tempat perakaran, fasilitas yang dimasukkan kedalam lubang tanam adalah tanah lapisan atas yang berwarna lebih gelap dan gembur dicampur 20 kg bahan organik (pupuk kandang) dan 0,5 kg dolomit atau fosfat alam terkecuali reaksi tanah masam (pH < 5,5). Sebelum hujan, campuran tanah dimasukkan ke didalam lubang dan dibiarkan mengalami inkubasi minimal 2 minggu.

Awal musim hujan murapakan waktu tanam yang ideal gara-gara ketersediaan air dan suhu hawa mendukung untuk adaptasi benih di lapangan. Penanaman dijalankan dengan memasukkan benih ke dalam lubang dan akarnya wajib diatur agar menyebar kesegala arah. Selanjutnya, akar ditimbun tanah hingga setinggi leher akar sambil dipadatkan supaya tanaman berdiri tegak dan tidak gampang roboh. Untuk menghindar gangguan angin kencang, tiap tiap tanaman perlu dipasang ajir dan diikat secara longgar.

Pelengkungan Cabang

Selain membentuk kerangka tajuk, pelengkungan cabang ditujukan untuk mendorong munculnya tunas generatif pada cabang lateral. Kegiatan ini dijalankan setelah tanaman beradaptasi di lapangan dan memiliki

cabang lumayan panjang serta kuat dilengkung, biasanya berdiameter kira-kira 1 – 2 cm. Caranya yakni 3 – 4 cabang dilengkungkan hingga mendatar dan diikat dengan tali yang

ditancapkan pada tanah. Selanjutnya, daunnya dirontokkan (dirompes) dan ujung cabang dipotong.

Pemupukan

Paling sedikit tanaman apel membutuhkan unsur hara makro (C, H, O, N, P, K, Ca, Mg dan S) dan unsur hara mikro (Fe, Zn, Mn, Cu, B, Mo). Sumber utama unsur hara makro adalah pupuk kimia sedang sumber unsur mikro berasal dari bahan organik dan pupuk kimia.

Unsur hara makro N, P dan K digunakan tanaman khususnya untuk membentuk organ vegetatif dan generatif sehingga dibutuhkan dalam jumlah paling banyak. Untuk mencukupi kebutuhan ketiga unsur tersebut, tanaman perlu diberi tambahan pupuk kimia secara berimbang yang diaplikasikan secara tertib setiap 2 – 3 bulan (Tabel 1).

Untuk melindungi kegemburan tanah dan mencukupi unsur hara mikro/unsur lainnya, disarankan dijalankan menambahkan 20 – 40 kg/pohon bahan organik dan pengapuran kalau ph tanah <5,5 pada tiap tiap akhir kemarau

Tabel 1. Rekomendasi Dosis Pupuk N, P dan K Untuk Tanaman Apel

Umur (Tahun) Dosis Pupuk (g/phon) Interval Aplikasi
0 – 1 50 – 100 Setiap 2 bulan
> 1 – 2 100 – 200 Setiap 3 bulan
> 2 – 3 200 – 300 Setiap 3 bulan
> 3 – 4 300 – 400 Setiap 3 bulan
> 4 – 5 400 – 500 Setiap 3 bulan
> 5 ? 500 Setiap 3 bulan
Keterangan: *** = NPK 15-15-15 atau 16-16-16
Perompesan Daun

Di Indonesia yang tidak memiliki periode dingin yang panjang, perlakuan perompesan daun (defoliasi buatan) disertai pelengkungan cabang dan pemangkasan anggota ujungnya mampu memecahkan tunas generatif terutama tunas lateral yang diikuti dengan keluarnya bunga. Idealnya perompesan daun ditunaikan disaat tunas generatif udah padat, umumnya lebih kurang 2 minggu sehabis panen.

Selain secara manual bersama tangan, perompesan daun bisa dikerjakan dengan menyemprot daun tua (pembakaran daun) gunakan zat pengatur tumbuh berbahan aktif Hidrogen Sianamida dengan 10% Urea. Biasanya, rompes daun yang dijalankan kira-kira bulan April dan Oktober mengimbuhkan hasil lebih baik dibandingkan bulan-bulan lainnya gara-gara bunga terhindar berasal dari air hujan

Penjarangan Buah

Penjarangan buah apel secara pas mampu menambah kualitas panen dan memelihara stabilitas produksi. Kegiatan ini dilakukan

dengan kurangi jumlah buah yang bergerombol dan menyisakan 2 – 3 buah yang seragam pertandan. Kegiatan ini sebaiknya dikerjakan dikala buah berumur 8 – 9 minggu dari bunga mekar.

Pembungkusan Buah

Khusus apel Manalagi, saat buah berumur kurang lebih 3 bulan berasal dari bunga mekar mesti dibungkus bersama dengan kertas yang bersih dan tahan air. Jika tidak dibungkus, anggota buah buah yang terpapar cahaya matahari segera bakal berwarna kemerahan dan anggota lainnya senantiasa kuning kehijauan supaya penampilannya menjadi tidak cukup menarik. Kegiatan ini dilaksanakan sehabis penjarangan buah atau 3 bulan dari rompes daun.

Hama dan Penyakit Utama

Selama pertumbuhannya, lumayan banyak type hama dan penyakit yang menyerang tanaman apel. Setelah daun dirompes sampai sekitar 3 bulan seterusnya merupakan masa gawat serangan hama dan penyakit. Beberapa hama yang kerap menyerang adalah kutu daun, kutu sisik, tungau, Trips dan Ulat. Sedangkan penyakit utamanya adalah Embun Tepung atau Powdery Mildew dan Marsonina coronaria.

Contoh bahan aktif pestisida yang biasa digunakan untuk mengendalikan hama berikut pada lain Imidakloprid, abamectin (kutu daun, kutu sisik, Trips), Dicofol, Piridaben (Tungau) dan Sipermetrin (ulat), dan lain-lain. Sedangkan bahan aktif yang biasa digunakan untuk mengendalikan penyakit pada lain Difenokonazo, Propineb, Mankozeb, dan lain-lain.

Panen

Berbeda dengan apel di area subtropika, perlakuan pelengkungan cabang bersama dengan perompesan daun menjadikan apel di Indonesia mampu dipanen setahun dua kali. Apel Rome Beauty mampu dipanen kala buah berumur kurang lebih 120 – 140 hari, Manalagi lebih kurang 115 dan Ana sekitar 100 hari berasal dari bunga mekar.

Panen sebaiknya dikerjakan pada pagi hari sementara cuaca cerah. Buah-buah yang udah dipetik perlu dimasukkan secara hati-hati kedalam keranjang yang dilapisi karung plastik untuk kurangi kerusakan buah yang dipanen.

Tags: ,
rijal wafaudin Diposting oleh

saya seorang peternak yang hobi menulis di blog semoga apa yang saya tulis bisa bermanfaat bagi anda

Belum ada Komentar untuk cara menanam pohon apel di pot | Ungaran

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait cara menanam pohon apel di pot | Ungaran

cara budidaya apel dari biji	 | Purworejo

cara budidaya apel dari biji | Purworejo

T 5 November 2010 F A rijal wafaudin

Cara Menanam Apel berasal dari Biji yang Baik dan Benar Apel adalah buah segar nan renyah yang kaya akan kandungan air, vitamin B dan C. Di semua dunia, buah apel nyaris jadi buah-buahan yang paling kerap dikonsumsi. Hal ini membawa... Selengkapnya

cara beternak jangkrik yg benar	|Malang

cara beternak jangkrik yg benar |Malang

T 11 February 2020 F A rijal wafaudin

Cara ternak jangkrik yang efektif Jangkrik merupakan salah satu serangga yang sering dijadikan pakan burung, ikan dan reptil. Permintaan bakal jangkrik bersamaan bersama dengan naiknya minat untuk memelihara burung, ikan dan reptil. Cara ternak jangkrik cukup mudah dilakukan baik untuk... Selengkapnya

cara ternak jangkrik liar	|Ciamis

cara ternak jangkrik liar |Ciamis

T 2 August 2020 F A rijal wafaudin

Cara ternak jangkrik yang efektif Jangkrik merupakan keliru satu serangga yang kerap dijadikan pakan burung, ikan dan reptil. Permintaan dapat jangkrik sejalan bersama dengan naiknya minat untuk pelihara burung, ikan dan reptil. Cara ternak jangkrik cukup gampang dijalankan baik untuk... Selengkapnya

+ SIDEBAR