Beranda » Uncategorized » cara menanam pohon tomat agar berbuah lebat | Cilacap

cara menanam pohon tomat agar berbuah lebat | Cilacap

T Diposting oleh pada 6 November 2011
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 6 kali

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah

Ini caranya sehingga tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat
Tomat adalah tidak benar satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms bisa menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama layaknya salad.

Tomat sendiri punya banyak fungsi untuk kesehatan, karenanya, penting bagi Moms dan bagian keluarga untuk rutin memakan tomat.

Jika Moms merencanakan untuk menanam tomat sendiri di halaman rumah, tersedia sebagian tips yang mesti diperhatikan selagi menanam tomat. Berikut caranya, dikutip berasal dari Almanac.

Pilih lahan bersama dengan cahaya matahari penuh dan tanah berdrainase baik. Penting bahwa lahan setidaknya terima 6 jam sinar matahari setiap hari.
Dua minggu sebelum saat menanam tanaman tomat di luar ruangan, gali tanah sedalam 30 cm dan campur bersama dengan pupuk kompos.
Tanam tanaman tomat bersama dengan jarak lebih kurang 60 cm antara tanaman satu bersama tanaman lain.
Tempatkan tomat atau keramba di tanah terhadap kala penanaman untuk menjauhkan kerusakan akar di kemudian hari.
Jepit sebagian cabang bawah tanaman tomat, dan tanam akar cukup di dalam agar daun terendah terdapat tepat di atas permukaan tanah.
Siram bersama dengan baik untuk kurangi guncangan terhadap akar.
Gunakan pot atau wadah besar dengan lubang drainase di anggota bawah.
Gunakan tanah yang tidak terlalu padar sehingga air mengalir bersama baik. Direkomendasikan campuran tanah yang baik bersama dengan bahan organik tambahan.
Tanam satu tanaman tomat per pot. Pilih dari varietas semak atau kerdil, banyak tomat ceri tumbuh bersama baik dalam pot.
Tempatkan pot di tempat yang cerah bersama dengan cahaya matahari penuh selam 6-8 jam sehari.
Jaga kelembaban tanah. Menanam tomat didalam wadah menyebabkan tanah lebih cepat jadi kering daripada di kebun, menjadi periksalah tiap tiap hari dan berikan air tambahan.
Siram tanaman tomat di pagi hari. Ini memberi tanaman kelembapan yang diperlukan untuk lewat hari yang panas. Hindari menyiram di sore atau di malam hari.
Berikan mulsa (material penutup tanaman untuk menjaga kelembaban tanah dan juga menekan pertumbuhan gulma dan penyakit) lima minggu sehabis tomat ditanam.
Untuk menopang tomat melewati masa-masa kekeringan, temukan lebih dari satu batu pipih dan letakkan satu di samping tiap-tiap tanaman. Batuan menghindar air menguap berasal dari tanah.
Berikan tanaman tomat pupuk atau kompos tiap tiap dua minggu, di awali kala buah tomat berdiameter sekitar 2,5 cm.
Saat tanaman tumbuh, pangkas seluruh daun bagian bawah. Ini menolong mencegah penyakit menyebar berasal dari tanah ke dedaunan.
Biarkan tomat yang sudah tumbuh sepanjang mungkin. Jika ada yang rontok sebelum muncul matang, masukkan ke didalam kantong kertas, dan simpan di daerah yang sejuk dan gelap.
Jangan dulu memasang tomat di daerah yang cerah sehingga membuatnya matang, tomat barangkali bakal membusuk sebelum matang.
Tomat yang sempurna untuk dipetik mempunyai tekstur keras dan warnanya terlampau merah, berapapun ukurannya, dan barangkali ada beberapa warna kuning tersisa di kurang lebih batangnya.
Jangan letakkan tomat segar ke didalam kulkas. Melakukan hal itu dapat mengakibatkan kerusakan rasa dan tekstur tomat berasal dari kebun.

Panduan teknis budidaya tomat

Tomat (Lycopersicon esculentum L.) merupakan tanaman asli berasal dari Amerika Tengah dan Selatan. Tanaman ini idealnya ditanam terhadap kisaran suhu 20-27oC dengan curah hujan sekitar 750-1250 mg per tahun. Secara umum tomat dapat tumbuh dengan baik terhadap ketinggian 0-1500 m dpl.

Dewasa ini terkandung lebih dari 400 varietas tomat yang ditanam secara global. Ada varietas yang hanya sesuai di dataran tinggi seperti berlian, mutiara dan kada. Ada yang cocok di dataran rendah layaknya varietas intan, ratna dan CLN. Ada juga yang bisa ditanam baik di dataran tinggi maupun rendah, seperti GH2 dan GH4.

Memilih benih tomat
Untuk menentukan type tomat yang akan ditanam hendaknya mengatur dahulu bersama dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya.

Benih tomat sanggup didapatkan dengan ringan diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda susah mendapatkannya atau harganya benar-benar mahal, kami sanggup membuatnya sendiri. Caranya bersama menyeleksi buah tomat yang paling baik berasal dari aspek ukuran (besar) dan wujud (tidak cacat).

Langahnya sebagai berikut, memilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat berikut menua di pohon. Setelah lumayan tua ambil bijinya dan membersihkan berasal dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam didalam air, memilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali ulang pada biji tomat, pilih yang bentuknya prima (tidak cacat atau keriput). Setelah itu keringkan bersama dijemur dan simpan didalam wadah yang kering dan steril.

Penyemaian benih tomat
Sebelum ditanam secara luas, benih tomat sebaiknya disemaikan dahulu sampai punya daun dan batang yang cukup kuat. Penyemaian hendaknya dikerjakan di atas media yang terpisah bersama dengan penanaman masal. Lihat langkah memicu tempat persemaian untuk tanaman hortikultura.

Untuk budidaya tomat, sebaiknya pilih media persemaian bersama ploybag. Hal ini untuk kurangi dampak tanaman stres kala dipindahkan. Namun persemaian polybag ini biayanya relatif lebih mahal. Apabila Anda memilih persemaian bedeng, hendaknya hati-hati pas mencabut dan memindahkan bibit. Lamanya penyemaian sampai tanaman siap dipindahkan lebih kurang 35-40 hari.

Tips untuk persemaian bedengan, buat larikan (garis) diatas sarana persemaian bersama dengan jarak antar larik 5 cm dan kedalaman larik 1 cm. Kemudian taburkan benih di dalam larikan, jangan sampai bertumpuk-tumpuk, sebaiknya jarak antar benih 2-3 cm. Kemudian tutup larikan bersama dengan tanah dan siram secukupnya. Metode pemindahanbisa dikerjakan bersama dengan dua cara. Pertama dengan pencabutan, sebelum akan benih dicabut siram bersama dengan air untuk melunakan media sehingga akar tidak putus dikala ditarik. Kedua, langkah putar yaitu mengambil alih tanaman dengan tanah disekitarnya.

Tips untuk persemaian polybag/pot, sesudah media persemaian dibuat lubangi permukaanya sedalam 1 cm. Kemudian bubuhkan biji tomat satu butir untuk tiap tiap polybag, tutup bersama sarana tanam. Cara memindahkannya adalah bersama merobek atau membiarkan polybag/pot. Lalu masukkan tanaman beserta tanah yang terdapat di polybag/pot kedalam lubang tanam.

Pengolahan tanah
Tomat tumbuh baik terhadap tingkat keasaman tanah pH 5,5-7. Apabila tanah sangat asam (<5,5), tambahkan dolomit atau kapur pertanian. fungsi pengapuran selain menaikan pH tanah termasuk untuk memperbaiki susunan tanah. Dosisnya kudu sesuai bersama tingkat pH tanah masing-masing.

Bajak atau cangkul tanah sampai gembur sesudah itu wujud bedengan dengan ketinggian 30 cm, lebar 1 meter dan pajang ikuti kontur lahan. Buat jarak antar bedeng selebar 30-40 cm. Kemudian diamkan tanah kira-kira satu minggu.

Setelah itu, berikan pupuk basic berbentuk pupuk organik layaknya pupuk kandang atau pupuk kompos sebanyak 20 ton per hektar. Aduk hingga merata diatas bedengan. Untuk memperkaya kadar fosfor mampu ditambahkan pupuk TSP secukupnya (kira-kira 5 gram per tanaman). Untuk budidaya tomat organik, jangan ditambahkan pupuk kimia namun pupuk dasar perlu lebih banyak, kurang lebih 30-40 ton per hektar.

Kemudian tutup bedengan bersama dengan mulsa plastik, penutupan dengan mulsa amat berfungsi khususnya terhadap musim kemarau. Mulsa plastik berguna untuk menjaga kelembaban tanah, mengendalikan gulma dan supaya buah tomat senantiasa bersih tidak menyentuh tanah. Biarkan lagi tanah sepanjang satu minggu sebelum akan ditanami.

Penanaman bibit tomat
Pertama-tama bikin lubang tanam terhadap mulsa dengan diameter 5-7 cm. Dalam satu bedengan terkandung dua lajur lubang tanam, jarak antar lajur sebesar 70-80 cm dan jarak antar lubang dalam satu lajur 40-50 cm, kedalaman lubang tanam kira-kira 5-7 cm.

Setelah itu masukkan bibit siap tanam. Untuk bibit yang disemai di dalam polybag atau pot, terlepas lebih-lebih dahulu wadahnya selanjutnya masukkan semua tempat tanam tanpa mencabut akar tanaman. Kemudian tutup dan ratakan dengan tanah sekitar. Untuk bibit yang ditanam di persemaian bedeng, masukkan tanaman kemudian timbun bersama tanah bekas galian lubang. Ratakan dan siram bersama air untuk memelihara kelembabannya.

Pemeliharaan dan perawatan
Tanaman tomat memadai peka dan wajib perawatan yang intensif. Tanaman ini terlalu rentan pada hama dan penyakit, khususnya yang ditanam di dataran rendah. Setelah pemanenan, efek rusaknya buah tomat masih tinggi lebih kurang 20-50%. Berikut sebagian perawatan mutlak seandainya kita hendak laksanakan budidaya tomat.

Hama dan penyakit tanaman tomat

a. Penyulaman
Penyulaman bermanfaat untuk mengganti tanaman yang gagal tumbuh, baik sakit atau rebah dikarenakan cuaca. Penyulaman dikerjakan sesudah seminggu tomat ditanam. Cabut tanaman yang terlihat tidak sehat (kuning/layu) atau mati. Ganti bersama bibit sisa penyemaian.

b. Penyiangan
Penyiangan di dalam budidaya tomat kebanyakan dikerjakan 3-4 kali selama musim tanam. Pada areal tanam yang ditutup mulsa penyiangan bisa lebih jarang lagi. Penyiangan mempunyai tujuan untuk mengangkat gulma yang ada di areal tanam. Pertumbuhan gulma dapat menganggu tanaman, sebab tanaman perlu berkompetisi didalam memperoleh nutrisi. Selain itu gulma termasuk mengundang hama dan penyakit yang bisa menyerang tanaman utama.

c. Pemangkasan
Pemangkasan terhadap tanaman tomat dikerjakan setiap minggu. Pemangkasan tunas yang tumbuh terhadap ketiak daun wajib segera agar tidak tumbuh jadi batang. Pemangkasan tunas muda mampu dikerjakan bersama dengan tangan. Namun jikalau batang sudah terlampau keras, sebaiknya mengfungsikan pisau atau gunting. Untuk menyesuaikan ketinggian tanaman tomat, ujung tanaman mampu dipotong. Pemotongan ujung tanaman dilaksanakan sesudah terlihat kuantitas dompolan buah kurang lebih 5-7 buah.

d. Pemupukan tambahan
Pada budidaya tomat organik, semprotkan pupuk organik cair yang mempunyai takaran kalium tinggi terhadap waktu tanaman akan berbunga dan berbuah (fase generatif). Penyemprotan dapat ditunaikan setiap minggu. Harus diperhatikan, pupuk organik cair kudu diencerkan lebih-lebih dahulu, 1 liter pupuk cair bersama dengan 100 liter air. Penting untuk dicatat, konsentrasi pupuk organik cair tidak boleh melebihi 2%. Selain itu, kita mampu beri tambahan pupuk kandang atau kompos sehabis tanaman berumur 2-3 minggu dengan dosis satu gengam tangan per tanaman.

Untuk budidaya tomat non-organik, terhadap umur satu minggu berikan campuran urea dan KCl bersama dengan perbandingan 1:1 sebanyak 1-2 gram per tanaman. Kemudian sehabis umur 2-3 minggu berikan kembali urea dan KCl sebanyak 5 gram per tanaman. Bila pada usia lebih dari 4 minggu tanaman tetap muncul kurang gizi berikan urea dan KCl sebanyak 7 garm per tanaman. Perhatikan, pertolongan urea dan KCl jangan sampai perihal tanaman karena dapat melukai tanaman tersebut. Berikan jarak 5-7 cm dari tanaman.

e. Penyiraman dan pengairan
Tanaman tomat tidak sangat banyak membutuhkan air, tetapi jangan hingga kekurangan. Kelebihan air dalam budidaya tomat membuat perkembangan vegetatif (daun dan batang) yang subur tetapi bakal menghindar fase generatif. Sebaliknya, kekuranga air yang berkepanjangan dapat mengakibatkan pecah-pecah pada buah tomat yang dihasilkan.

Kekeringan yang panjang bisa mengakibatkan kerontokan bunga. Penyiraman hendaknya sesuai dengan keadaan cuaca. Bila curah hujan memadai relatif tidak wajib ulang penyiraman. Justru yang wajib diperbaiki adalah saluran drainase sehingga air tidak menggenang disekitar areat tanaman. Pada musim kemarau, penyiraman dapat dijalankan terhadap pagi hari. Cegah jangan sampai tanah retak-retak kekeringan.

f. Pemasangan lenjeran
Pemasangan lenjeran atau ajir memiliki tujuan sebagai tempat mengikatkan tanaman supaya tidak roboh. Lenjeran dibikin berasal dari bambu sepanjang 1,5-2 meter. Lenjeran ditancapkan pada jarak kurang lebih 10-20 cm dari tanaman. Lenjeran bisa dibiarkan tegak independen atau ujungnya diikatkan bersama lenjeran lain yang berdekatan. Pengikatan ujung bermanfaat untuk memperkokoh posisi lenjeran.

Pemasangan lenjeran hendaknya sedini kemungkinan untuk menahan luka terhadap akar tanaman akibat penancapan. Tanaman yang masih kecil akarnya belum menyebar kemana-mana supaya barangkali tertancap kecil. Luka terhadap akar yang diakibatkan tusukan lenjeran bisa menghindar pertumbuhan dan menimbulkan penyakit.

Pemasangan lenjeran dikerjakan sesudah tinggi tanaman berkisar 10-15 cm. Ikatkan tanaman tomat bersama dengan tali plastik pada lenjeran. Model ikatan sebaiknya berwujud angka 8 supaya batang tomat tidak terluka gara-gara bergesekan bersama tiang lenjeran. Ikatan hendaknya jangan benar-benar kuat sehingga tidak mencegah pembesaran batang. Setelah itu, tiap-tiap tanaman jadi tambah tinggi 20 cm ikatkan batang tanaman bersama tali plastik terhadap lenjeran.

Pengendalian hama dan penyakit
Beberapa tipe hama dan penyakit yang sering menyerang budidaya tomat pada lain, ulat buah, kutu daun thrips, lalat putih, lalat buah, tungau, nematoda, penyakit layu, bercak daun, penyakit kapang daun, bercak coklat, busuk daun dan busuk buah. Apabila serangannya menggila, hama dan penyakit berikut dapat disemprot dengan pestisida. Penggunaan pestisida kudu bijak, sesuaikan bersama dengan lingkungan lebih kurang (para petani lain), riwayat penyemprotan dan mengikuti petunjuk/dosis penggunaan. Apabila tomat yang dapat diproduksi bertujuan untuk pasar organik, hendaknya mengfungsikan pestisida yang alami. Silahkan menyaksikan cara memicu pestisida organik.

Hama dan penyakit terhadap budidaya tomat tidak bisa diberantas dengan cuma mengandalkan pestisida saja. Karena kegunaan pestisida cuma saat dan jangka pendek. Selebihnya serangan hama dan penyakit bakal selamanya berkunjung dan kemungkinan akan lebih resisten. Menaikan dosis pemanfaatan pestisida bisa saja efisien tapi bakal mengakibatkan efek lingkungan yang buruk dan juga menaikan ongkos produksi. Kalau pun perlu mengfungsikan pestisida sebaiknya berganti-ganti merek bersama bahan aktif berbeda.

Untuk menangani hama dan penyakit secara menyeluruh memanfaatkan prinsip-prinsip pengendalian hama terpadu (PHT). Penerapan PHT wajib ditunaikan secara berkesinambungan. Adapun variabel-variabel yang mesti diperhatikan pada lain pemilihan bibit unggul atau varietas yang cocok, benih bebas penyakit, pertolongan pupuk berimbang, rotasi tanaman, gunakan predator alami, memakai tanaman pengusir hama dan terakhir penyemprotan pestisida baik kimia sintetis maupun alami.

Pemanenan budidaya tomat
Budidaya tomat baru bisa dipanen 60-100 hari sesudah tanam, terkait dari varietasnya. Penentuan sementara panen berdasarkan umur tanaman kadang kala tidak efektif. Sebaiknya gunakan pengamatan fisik terhadap tanaman. Tanaman tomat udah dikatakan siap panen sekiranya kulit buah berubah berasal dari hijau jadi kekuning-kuningan, anggota pinggir daun menguning dan bagian batang mengering.

Pemetikan hendaknya dilaksanakan di pagi atau sore hari dikarenakan pada siang hari tanaman masih laksanakan fotosintesis. Pada kondisi demikianlah penguapan tengah tingi-tingginya sehingga buah tomat yang dipetik bakal cepat layu. Pemanenan mampu dikerjakan tiap-tiap 2-3 hari sekali. Di Indonesia produktivitas tanaman tomat secara umumnya meraih 15,84 ton per hektar. Namun untuk varietas tertentu dan didaerah-daerah spesifik mampu mencapai 25-30 ton per hektar.

rijal wafaudin Diposting oleh

saya seorang peternak yang hobi menulis di blog semoga apa yang saya tulis bisa bermanfaat bagi anda

Belum ada Komentar untuk cara menanam pohon tomat agar berbuah lebat | Cilacap

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait cara menanam pohon tomat agar berbuah lebat | Cilacap

cara menanam tomat kerdil	 | Jepara

cara menanam tomat kerdil | Jepara

T 3 April 2012 F A rijal wafaudin

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah Ini caranya supaya tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat Tomat adalah keliru satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms sanggup menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama seperti salad. Tomat... Selengkapnya

youtube cara menanam tomat di pot	 | Purwokerto

youtube cara menanam tomat di pot | Purwokerto

T 29 June 2012 F A rijal wafaudin

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah Ini caranya sehingga tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat Tomat adalah salah satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms dapat menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama layaknya salad. Tomat... Selengkapnya

cara tanam tomat musim kemarau	 | Kebumen

cara tanam tomat musim kemarau | Kebumen

T 28 April 2012 F A rijal wafaudin

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah Ini caranya supaya tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat Tomat adalah keliru satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms mampu menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama layaknya salad. Tomat... Selengkapnya

+ SIDEBAR