Beranda » Uncategorized » cara menanam tomat di pot plastik | Batang

cara menanam tomat di pot plastik | Batang

T Diposting oleh pada 19 August 2011
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 5 kali

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah

Ini caranya sehingga tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat
Tomat adalah salah satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms sanggup menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama seperti salad.

Tomat sendiri mempunyai banyak kegunaan untuk kesehatan, karenanya, penting bagi Moms dan anggota keluarga untuk teratur memakan tomat.

Jika Moms merencanakan untuk menanam tomat sendiri di halaman rumah, ada sebagian tips yang harus diperhatikan pas menanam tomat. Berikut caranya, dikutip dari Almanac.

Pilih lahan bersama cahaya matahari penuh dan tanah berdrainase baik. Penting bahwa lahan setidaknya terima 6 jam cahaya matahari setiap hari.
Dua minggu sebelum saat menanam tanaman tomat di luar ruangan, gali tanah sedalam 30 cm dan campur dengan pupuk kompos.
Tanam tanaman tomat bersama jarak kira-kira 60 cm pada tanaman satu dengan tanaman lain.
Tempatkan tomat atau keramba di tanah terhadap pas penanaman untuk jauhi rusaknya akar di lantas hari.
Jepit sebagian cabang bawah tanaman tomat, dan tanam akar memadai didalam sehingga daun terendah terletak tepat di atas permukaan tanah.
Siram dengan baik untuk mengurangi guncangan terhadap akar.
Gunakan pot atau wadah besar bersama dengan lubang drainase di bagian bawah.
Gunakan tanah yang tidak amat padar agar air mengalir bersama baik. Direkomendasikan campuran tanah yang baik bersama dengan bahan organik tambahan.
Tanam satu tanaman tomat per pot. Pilih dari varietas semak atau kerdil, banyak tomat ceri tumbuh bersama baik didalam pot.
Tempatkan pot di tempat yang cerah bersama dengan cahaya matahari penuh selam 6-8 jam sehari.
Jaga kelembaban tanah. Menanam tomat di dalam wadah memicu tanah lebih cepat jadi kering daripada di kebun, jadi periksalah setiap hari dan memberikan air tambahan.
Siram tanaman tomat di pagi hari. Ini memberi tanaman kelembaban yang dibutuhkan untuk melalui hari yang panas. Hindari menyiram di sore atau di malam hari.
Berikan mulsa (material penutup tanaman untuk memelihara kelembapan tanah dan juga menekan pertumbuhan gulma dan penyakit) lima minggu sesudah tomat ditanam.
Untuk menopang tomat melalui masa-masa kekeringan, temukan lebih dari satu batu pipih dan tempatkan satu di samping tiap-tiap tanaman. Batuan menahan air menguap berasal dari tanah.
Berikan tanaman tomat pupuk atau kompos tiap-tiap dua minggu, dimulai ketika buah tomat berdiameter kurang lebih 2,5 cm.
Saat tanaman tumbuh, pangkas semua daun anggota bawah. Ini menunjang menghindar penyakit menyebar dari tanah ke dedaunan.
Biarkan tomat yang udah tumbuh selama mungkin. Jika tersedia yang rontok sebelum akan muncul matang, masukkan ke dalam kantong kertas, dan simpan di area yang sejuk dan gelap.
Jangan pernah menempatkan tomat di area yang cerah supaya membuatnya matang, tomat mungkin dapat membusuk sebelum matang.
Tomat yang sempurna untuk dipetik memiliki tekstur keras dan warnanya terlalu merah, berapapun ukurannya, dan bisa saja tersedia lebih dari satu warna kuning tersisa di kira-kira batangnya.
Jangan menempatkan tomat segar ke dalam kulkas. Melakukan perihal itu bisa mengakibatkan kerusakan rasa dan tekstur tomat berasal dari kebun.

Panduan tekhnis budidaya tomat

Tomat (Lycopersicon esculentum L.) merupakan tanaman asli berasal dari Amerika Tengah dan Selatan. Tanaman ini idealnya ditanam pada kisaran suhu 20-27oC bersama dengan curah hujan sekitar 750-1250 mg per tahun. Secara umum tomat sanggup tumbuh bersama baik pada ketinggian 0-1500 m dpl.

Dewasa ini terkandung lebih berasal dari 400 varietas tomat yang ditanam secara global. Ada varietas yang cuma cocok di dataran tinggi layaknya berlian, mutiara dan kada. Ada yang cocok di dataran rendah layaknya varietas intan, ratna dan CLN. Ada termasuk yang mampu ditanam baik di dataran tinggi maupun rendah, layaknya GH2 dan GH4.

Memilih benih tomat
Untuk menentukan tipe tomat yang bakal ditanam hendaknya menyesuaikan dahulu bersama dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang sesuai untuk dataran tinggi begitu termasuk sebaliknya.

Benih tomat sanggup didapatkan bersama dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda susah mendapatkannya atau harganya terlampau mahal, kami bisa membuatnya sendiri. Caranya bersama menyeleksi buah tomat yang paling baik berasal dari faktor ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat).

Langahnya sebagai berikut, memilih buah tomat yang bakal dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat berikut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan membersihkan berasal dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam didalam air, memilih biji yang tenggelam. Kemudian jalankan seleksi sekali kembali pada biji tomat, memilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput). Setelah itu keringkan bersama dijemur dan simpan di dalam wadah yang kering dan steril.

Penyemaian benih tomat
Sebelum ditanam secara luas, benih tomat sebaiknya disemaikan dahulu sampai memiliki daun dan batang yang memadai kuat. Penyemaian hendaknya dilakukan di atas tempat yang terpisah dengan penanaman masal. Lihat cara mengakibatkan sarana persemaian untuk tanaman hortikultura.

Untuk budidaya tomat, sebaiknya memilih media persemaian bersama dengan ploybag. Hal ini untuk kurangi resiko tanaman stres disaat dipindahkan. Namun persemaian polybag ini biayanya relatif lebih mahal. Apabila Anda pilih persemaian bedeng, hendaknya hati-hati selagi mencabut dan memindahkan bibit. Lamanya penyemaian sampai tanaman siap dipindahkan kurang lebih 35-40 hari.

Tips untuk persemaian bedengan, membuat larikan (garis) diatas tempat persemaian dengan jarak antar larik 5 cm dan kedalaman larik 1 cm. Kemudian taburkan benih didalam larikan, jangan hingga bertumpuk-tumpuk, sebaiknya jarak antar benih 2-3 cm. Kemudian tutup larikan bersama dengan tanah dan siram secukupnya. Metode pemindahanbisa dilakukan bersama dengan dua cara. Pertama bersama pencabutan, sebelum benih dicabut siram bersama dengan air untuk melunakan tempat supaya akar tidak putus kala ditarik. Kedua, langkah putar yaitu mengambil tanaman bersama dengan tanah disekitarnya.

Tips untuk persemaian polybag/pot, setelah fasilitas persemaian dibuat lubangi permukaanya sedalam 1 cm. Kemudian bubuhkan biji tomat satu butir untuk setiap polybag, tutup bersama dengan tempat tanam. Cara memindahkannya adalah bersama merobek atau melewatkan polybag/pot. Lalu masukkan tanaman beserta tanah yang terdapat di polybag/pot kedalam lubang tanam.

Pengolahan tanah
Tomat tumbuh baik pada tingkat keasaman tanah pH 5,5-7. Apabila tanah sangat asam (<5,5), tambahkan dolomit atau kapur pertanian. fungsi pengapuran selain menaikan pH tanah juga untuk melakukan perbaikan susunan tanah. Dosisnya wajib sesuai bersama tingkat pH tanah masing-masing.

Bajak atau cangkul tanah hingga gembur sesudah itu bentuk bedengan dengan ketinggian 30 cm, lebar 1 mtr. dan pajang mengikuti kontur lahan. Buat jarak antar bedeng selebar 30-40 cm. Kemudian diamkan tanah kurang lebih satu minggu.

Setelah itu, berikan pupuk dasar berupa pupuk organik seperti pupuk kandang atau pupuk kompos sebanyak 20 ton per hektar. Aduk hingga merata diatas bedengan. Untuk memperkaya takaran fosfor bisa ditambahkan pupuk TSP secukupnya (kira-kira 5 gram per tanaman). Untuk budidaya tomat organik, jangan ditambahkan pupuk kimia tetapi pupuk dasar perlu lebih banyak, kurang lebih 30-40 ton per hektar.

Kemudian tutup bedengan dengan mulsa plastik, penutupan dengan mulsa terlalu berguna terlebih terhadap musim kemarau. Mulsa plastik berfungsi untuk mempertahankan kelembaban tanah, mengendalikan gulma dan agar buah tomat tetap bersih tidak menyentuh tanah. Biarkan kembali tanah selama satu minggu sebelum akan ditanami.

Penanaman bibit tomat
Pertama-tama membuat lubang tanam pada mulsa dengan diameter 5-7 cm. Dalam satu bedengan terkandung dua lajur lubang tanam, jarak antar lajur sebesar 70-80 cm dan jarak antar lubang didalam satu lajur 40-50 cm, kedalaman lubang tanam kira-kira 5-7 cm.

Setelah itu masukkan bibit siap tanam. Untuk bibit yang disemai didalam polybag atau pot, lepas terutama dahulu wadahnya lantas masukkan seluruh sarana tanam tanpa mencabut akar tanaman. Kemudian tutup dan ratakan bersama tanah sekitar. Untuk bibit yang ditanam di persemaian bedeng, masukkan tanaman kemudian timbun bersama tanah bekas galian lubang. Ratakan dan siram bersama air untuk merawat kelembabannya.

Pemeliharaan dan perawatan
Tanaman tomat memadai sensitif dan kudu perawatan yang intensif. Tanaman ini sangat rentan terhadap hama dan penyakit, lebih-lebih yang ditanam di dataran rendah. Setelah pemanenan, resiko rusaknya buah tomat masih tinggi kurang lebih 20-50%. Berikut beberapa perawatan penting jikalau kami hendak melaksanakan budidaya tomat.

Hama dan penyakit tanaman tomat

a. Penyulaman
Penyulaman berguna untuk mengganti tanaman yang gagal tumbuh, baik sakit atau rebah karena cuaca. Penyulaman dilakukan setelah seminggu tomat ditanam. Cabut tanaman yang nampak tidak sehat (kuning/layu) atau mati. Ganti bersama dengan bibit sisa penyemaian.

b. Penyiangan
Penyiangan dalam budidaya tomat umumnya dilakukan 3-4 kali selama musim tanam. Pada areal tanam yang ditutup mulsa penyiangan sanggup lebih jarang lagi. Penyiangan bertujuan untuk mengangkat gulma yang tersedia di areal tanam. Pertumbuhan gulma akan menganggu tanaman, karena tanaman perlu beradu didalam mendapatkan nutrisi. Selain itu gulma termasuk mengakibatkan hama dan penyakit yang bisa menyerang tanaman utama.

c. Pemangkasan
Pemangkasan terhadap tanaman tomat dijalankan setiap minggu. Pemangkasan tunas yang tumbuh terhadap ketiak daun wajib langsung supaya tidak tumbuh jadi batang. Pemangkasan tunas muda mampu dijalankan bersama dengan tangan. Namun misalnya batang telah sangat keras, sebaiknya memakai pisau atau gunting. Untuk sesuaikan ketinggian tanaman tomat, ujung tanaman sanggup dipotong. Pemotongan ujung tanaman dijalankan sehabis terlihat kuantitas dompolan buah kira-kira 5-7 buah.

d. Pemupukan tambahan
Pada budidaya tomat organik, semprotkan pupuk organik cair yang mempunyai kadar kalium tinggi pada selagi tanaman bakal berbunga dan berbuah (fase generatif). Penyemprotan mampu dikerjakan setiap minggu. Harus diperhatikan, pupuk organik cair mesti diencerkan khususnya dahulu, 1 liter pupuk cair dengan 100 liter air. Penting untuk dicatat, konsentrasi pupuk organik cair tidak boleh melebihi 2%. Selain itu, kita dapat memberi tambahan pupuk kandang atau kompos sehabis tanaman berumur 2-3 minggu bersama dosis satu gengam tangan per tanaman.

Untuk budidaya tomat non-organik, pada usia satu minggu memberikan campuran urea dan KCl dengan perbandingan 1:1 sebanyak 1-2 gram per tanaman. Kemudian setelah umur 2-3 minggu berikan kembali urea dan KCl sebanyak 5 gram per tanaman. Bila pada usia lebih dari 4 minggu tanaman masih terlihat tidak cukup gizi memberikan urea dan KCl sebanyak 7 garm per tanaman. Perhatikan, pertolongan urea dan KCl jangan sampai perihal tanaman dikarenakan dapat melukai tanaman tersebut. Berikan jarak 5-7 cm berasal dari tanaman.

e. Penyiraman dan pengairan
Tanaman tomat tidak terlampau banyak memerlukan air, tetapi jangan hingga kekurangan. Kelebihan air didalam budidaya tomat mengakibatkan perkembangan vegetatif (daun dan batang) yang subur namun bakal menghindar fase generatif. Sebaliknya, kekuranga air yang berkesinambungan sanggup membawa dampak pecah-pecah pada buah tomat yang dihasilkan.

Kekeringan yang panjang sanggup sebabkan kerontokan bunga. Penyiraman hendaknya sesuai dengan keadaan cuaca. Bila curah hujan cukup relatif tidak harus ulang penyiraman. Justru yang wajib diperbaiki adalah saluran drainase supaya air tidak menggenang disekitar areat tanaman. Pada musim kemarau, penyiraman mampu ditunaikan terhadap pagi hari. Cegah jangan hingga tanah retak-retak kekeringan.

f. Pemasangan lenjeran
Pemasangan lenjeran atau ajir punya tujuan sebagai tempat mengikatkan tanaman agar tidak roboh. Lenjeran dibuat dari bambu sepanjang 1,5-2 meter. Lenjeran ditancapkan terhadap jarak kira-kira 10-20 cm berasal dari tanaman. Lenjeran sanggup dibiarkan tegak mandiri atau ujungnya diikatkan bersama lenjeran lain yang berdekatan. Pengikatan ujung berfungsi untuk memperkokoh posisi lenjeran.

Pemasangan lenjeran hendaknya sedini barangkali untuk menahan luka terhadap akar tanaman akibat penancapan. Tanaman yang tetap kecil akarnya belum menyebar kemana-mana supaya mungkin tertancap kecil. Luka terhadap akar yang diakibatkan tusukan lenjeran sanggup menahan pertumbuhan dan mengundang penyakit.

Pemasangan lenjeran dilakukan sehabis tinggi tanaman berkisar 10-15 cm. Ikatkan tanaman tomat dengan tali plastik pada lenjeran. Model ikatan sebaiknya berbentuk angka 8 agar batang tomat tidak terluka dikarenakan bergesekan dengan tiang lenjeran. Ikatan hendaknya jangan benar-benar kuat agar tidak menghambat pembesaran batang. Setelah itu, setiap tanaman jadi tambah tinggi 20 cm ikatkan batang tanaman dengan tali plastik pada lenjeran.

Pengendalian hama dan penyakit
Beberapa jenis hama dan penyakit yang sering menyerang budidaya tomat antara lain, ulat buah, kutu daun thrips, lalat putih, lalat buah, tungau, nematoda, penyakit layu, bercak daun, penyakit kapang daun, bercak coklat, busuk daun dan busuk buah. Apabila serangannya menggila, hama dan penyakit berikut dapat disemprot dengan pestisida. Penggunaan pestisida kudu bijak, mengatur dengan lingkungan kira-kira (para petani lain), riwayat penyemprotan dan mengikuti petunjuk/dosis penggunaan. Apabila tomat yang bakal diproduksi bertujuan untuk pasar organik, hendaknya memanfaatkan pestisida yang alami. Silahkan lihat cara membawa dampak pestisida organik.

Hama dan penyakit terhadap budidaya tomat tidak dapat diberantas bersama hanya mengandalkan pestisida saja. Karena manfaat pestisida hanya sementara dan jangka pendek. Selebihnya serangan hama dan penyakit bakal tetap mampir dan kemungkinan bakal lebih resisten. Menaikan dosis penggunaan pestisida barangkali efektif tapi bakal menimbulkan dampak lingkungan yang tidak baik dan juga menaikan biaya produksi. Kalau pun kudu menggunakan pestisida sebaiknya berganti-ganti merk dengan bahan aktif berbeda.

Untuk menanggulangi hama dan penyakit secara menyeluruh gunakan prinsip-prinsip pengendalian hama terpadu (PHT). Penerapan PHT wajib dijalankan secara berkesinambungan. Adapun variabel-variabel yang kudu diperhatikan pada lain pemilihan bibit unggul atau varietas yang cocok, benih bebas penyakit, pemberian pupuk berimbang, rotasi tanaman, pakai predator alami, manfaatkan tanaman pengusir hama dan paling akhir penyemprotan pestisida baik kimia sintetis maupun alami.

Pemanenan budidaya tomat
Budidaya tomat baru dapat dipanen 60-100 hari sehabis tanam, tergantung dari varietasnya. Penentuan saat panen berdasarkan usia tanaman kadang saat tidak efektif. Sebaiknya menggunakan pengamatan fisik pada tanaman. Tanaman tomat telah dikatakan siap panen seumpama kulit buah beralih berasal dari hijau menjadi kekuning-kuningan, bagian pinggir daun menguning dan bagian batang mengering.

Pemetikan hendaknya ditunaikan di pagi atau sore hari dikarenakan pada siang hari tanaman masih melakukan fotosintesis. Pada kondisi demikianlah penguapan tengah tingi-tingginya supaya buah tomat yang dipetik bakal cepat layu. Pemanenan dapat dilaksanakan tiap tiap 2-3 hari sekali. Di Indonesia produktivitas tanaman tomat secara rata-rata menggapai 15,84 ton per hektar. Namun untuk varietas khusus dan didaerah-daerah khusus sanggup capai 25-30 ton per hektar.

rijal wafaudin Diposting oleh

saya seorang peternak yang hobi menulis di blog semoga apa yang saya tulis bisa bermanfaat bagi anda

Belum ada Komentar untuk cara menanam tomat di pot plastik | Batang

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait cara menanam tomat di pot plastik | Batang

cara menanam tomat rumahan	 | Purworejo

cara menanam tomat rumahan | Purworejo

T 3 February 2012 F A rijal wafaudin

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah Ini caranya sehingga tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat Tomat adalah keliru satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms bisa menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama seperti salad. Tomat... Selengkapnya

cara tanam tomat yang baik dan benar	 | Purwokerto

cara tanam tomat yang baik dan benar | Purwokerto

T 25 January 2012 F A rijal wafaudin

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah Ini caranya supaya tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat Tomat adalah salah satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms mampu menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama layaknya salad. Tomat... Selengkapnya

cara tanam tomat sukses	 | Mungkid

cara tanam tomat sukses | Mungkid

T 15 March 2012 F A rijal wafaudin

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah Ini caranya sehingga tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat Tomat adalah salah satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms bisa menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama layaknya salad. Tomat... Selengkapnya

+ SIDEBAR