Beranda » Uncategorized » cara menanam tomat dlm pot | Rembang

cara menanam tomat dlm pot | Rembang

T Diposting oleh pada 10 July 2011
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 4 kali

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah

Ini caranya supaya tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat
Tomat adalah keliru satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms dapat menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama layaknya salad.

Tomat sendiri memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, karenanya, perlu bagi Moms dan bagian keluarga untuk teratur memakan tomat.

Jika Moms merencanakan untuk menanam tomat sendiri di halaman rumah, ada sebagian tips yang perlu diperhatikan sementara menanam tomat. Berikut caranya, dikutip berasal dari Almanac.

Pilih lahan bersama dengan sinar matahari penuh dan tanah berdrainase baik. Penting bahwa lahan setidaknya menerima 6 jam sinar matahari tiap-tiap hari.
Dua minggu sebelum menanam tanaman tomat di luar ruangan, gali tanah sedalam 30 cm dan campur dengan pupuk kompos.
Tanam tanaman tomat bersama jarak lebih kurang 60 cm pada tanaman satu bersama dengan tanaman lain.
Tempatkan tomat atau keramba di tanah pada pas penanaman untuk menjauhi rusaknya akar di sesudah itu hari.
Jepit lebih dari satu cabang bawah tanaman tomat, dan tanam akar cukup didalam supaya daun terendah terdapat tepat di atas permukaan tanah.
Siram bersama baik untuk mengurangi guncangan pada akar.
Gunakan pot atau wadah besar dengan lubang drainase di anggota bawah.
Gunakan tanah yang tidak benar-benar padar agar air mengalir bersama dengan baik. Direkomendasikan campuran tanah yang baik dengan bahan organik tambahan.
Tanam satu tanaman tomat per pot. Pilih berasal dari varietas semak atau kerdil, banyak tomat ceri tumbuh bersama baik didalam pot.
Tempatkan pot di daerah yang cerah dengan cahaya matahari penuh selam 6-8 jam sehari.
Jaga kelembaban tanah. Menanam tomat didalam wadah menyebabkan tanah lebih cepat mengering daripada di kebun, menjadi periksalah tiap tiap hari dan memberikan air tambahan.
Siram tanaman tomat di pagi hari. Ini memberi tanaman kelembapan yang diperlukan untuk melewati hari yang panas. Hindari menyiram di sore atau di malam hari.
Berikan mulsa (material penutup tanaman untuk merawat kelembaban tanah serta menekan pertumbuhan gulma dan penyakit) lima minggu setelah tomat ditanam.
Untuk menunjang tomat lewat masa-masa kekeringan, temukan beberapa batu pipih dan meletakkan satu di samping tiap tiap tanaman. Batuan menghambat air menguap berasal dari tanah.
Berikan tanaman tomat pupuk atau kompos setiap dua minggu, dimulai dikala buah tomat berdiameter lebih kurang 2,5 cm.
Saat tanaman tumbuh, pangkas semua daun bagian bawah. Ini menolong menghindar penyakit menyebar berasal dari tanah ke dedaunan.
Biarkan tomat yang telah tumbuh selama mungkin. Jika ada yang rontok sebelum terlihat matang, masukkan ke dalam kantong kertas, dan simpan di area yang sejuk dan gelap.
Jangan dulu memasang tomat di daerah yang cerah sehingga membuatnya matang, tomat kemungkinan bakal membusuk sebelum akan matang.
Tomat yang sempurna untuk dipetik punyai tekstur keras dan warnanya benar-benar merah, berapapun ukurannya, dan mungkin ada lebih dari satu warna kuning tersisa di kurang lebih batangnya.
Jangan meletakkan tomat fresh ke didalam kulkas. Melakukan hal itu dapat merusak rasa dan tekstur tomat berasal dari kebun.

Panduan tekhnis budidaya tomat

Tomat (Lycopersicon esculentum L.) merupakan tanaman asli dari Amerika Tengah dan Selatan. Tanaman ini idealnya ditanam pada kisaran suhu 20-27oC dengan curah hujan kira-kira 750-1250 mg per tahun. Secara umum tomat sanggup tumbuh bersama dengan baik terhadap ketinggian 0-1500 m dpl.

Dewasa ini terkandung lebih berasal dari 400 varietas tomat yang ditanam secara global. Ada varietas yang hanya cocok di dataran tinggi layaknya berlian, mutiara dan kada. Ada yang cocok di dataran rendah layaknya varietas intan, ratna dan CLN. Ada juga yang bisa ditanam baik di dataran tinggi maupun rendah, layaknya GH2 dan GH4.

Memilih benih tomat
Untuk pilih style tomat yang akan ditanam hendaknya menyesuaikan dahulu bersama dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu terhitung sebaliknya.

Benih tomat bisa didapatkan bersama dengan ringan diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda susah mendapatkannya atau harganya terlampau mahal, kita sanggup membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat).

Langahnya sebagai berikut, menentukan buah tomat yang dapat dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat berikut menua di pohon. Setelah memadai tua ambil bijinya dan membersihkan berasal dari lendir yang menyelubunginya bersama air. Setelah itu rendam di dalam air, menentukan biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali ulang terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput). Setelah itu keringkan bersama dijemur dan simpan di dalam wadah yang kering dan steril.

Penyemaian benih tomat
Sebelum ditanam secara luas, benih tomat sebaiknya disemaikan dahulu sampai punya daun dan batang yang cukup kuat. Penyemaian hendaknya dikerjakan di atas media yang terpisah bersama penanaman masal. Lihat cara sebabkan sarana persemaian untuk tanaman hortikultura.

Untuk budidaya tomat, sebaiknya menentukan sarana persemaian bersama ploybag. Hal ini untuk mengurangi resiko tanaman stres saat dipindahkan. Namun persemaian polybag ini biayanya relatif lebih mahal. Apabila Anda menentukan persemaian bedeng, hendaknya hati-hati waktu mencabut dan memindahkan bibit. Lamanya penyemaian hingga tanaman siap dipindahkan sekitar 35-40 hari.

Tips untuk persemaian bedengan, buat larikan (garis) diatas sarana persemaian dengan jarak antar larik 5 cm dan kedalaman larik 1 cm. Kemudian taburkan benih dalam larikan, jangan hingga bertumpuk-tumpuk, sebaiknya jarak antar benih 2-3 cm. Kemudian tutup larikan dengan tanah dan siram secukupnya. Metode pemindahanbisa ditunaikan dengan dua cara. Pertama bersama pencabutan, sebelum benih dicabut siram bersama air untuk melunakan tempat agar akar tidak putus dikala ditarik. Kedua, langkah putar yakni mengambil tanaman dengan tanah disekitarnya.

Tips untuk persemaian polybag/pot, sesudah fasilitas persemaian dibuat lubangi permukaanya sedalam 1 cm. Kemudian bubuhkan biji tomat satu butir untuk setiap polybag, tutup bersama dengan tempat tanam. Cara memindahkannya adalah bersama merobek atau membebaskan polybag/pot. Lalu masukkan tanaman beserta tanah yang terkandung di polybag/pot kedalam lubang tanam.

Pengolahan tanah
Tomat tumbuh baik pada tingkat keasaman tanah pH 5,5-7. Apabila tanah terlalu asam (<5,5), tambahkan dolomit atau kapur pertanian. fungsi pengapuran tak sekedar menaikan pH tanah terhitung untuk memperbaiki susunan tanah. Dosisnya mesti sesuai dengan tingkat pH tanah masing-masing.

Bajak atau cangkul tanah hingga gembur lantas bentuk bedengan dengan ketinggian 30 cm, lebar 1 mtr. dan pajang mengikuti kontur lahan. Buat jarak antar bedeng selebar 30-40 cm. Kemudian diamkan tanah lebih kurang satu minggu.

Setelah itu, berikan pupuk dasar bersifat pupuk organik seperti pupuk kandang atau pupuk kompos sebanyak 20 ton per hektar. Aduk sampai merata diatas bedengan. Untuk memperkaya takaran fosfor bisa ditambahkan pupuk TSP secukupnya (kira-kira 5 gram per tanaman). Untuk budidaya tomat organik, jangan ditambahkan pupuk kimia tetapi pupuk dasar perlu lebih banyak, lebih kurang 30-40 ton per hektar.

Kemudian tutup bedengan bersama mulsa plastik, penutupan bersama dengan mulsa benar-benar berfungsi lebih-lebih terhadap musim kemarau. Mulsa plastik berfaedah untuk menjaga kelembapan tanah, mengendalikan gulma dan agar buah tomat selamanya bersih tidak menyentuh tanah. Biarkan lagi tanah sepanjang satu minggu sebelum akan ditanami.

Penanaman bibit tomat
Pertama-tama buat lubang tanam terhadap mulsa dengan diameter 5-7 cm. Dalam satu bedengan terkandung dua lajur lubang tanam, jarak antar lajur sebesar 70-80 cm dan jarak antar lubang dalam satu lajur 40-50 cm, kedalaman lubang tanam kira-kira 5-7 cm.

Setelah itu masukkan bibit siap tanam. Untuk bibit yang disemai dalam polybag atau pot, terlepas terutama dahulu wadahnya selanjutnya masukkan semua sarana tanam tanpa mencabut akar tanaman. Kemudian tutup dan ratakan bersama dengan tanah sekitar. Untuk bibit yang ditanam di persemaian bedeng, masukkan tanaman lantas timbun bersama tanah bekas galian lubang. Ratakan dan siram bersama dengan air untuk merawat kelembabannya.

Pemeliharaan dan perawatan
Tanaman tomat memadai peka dan kudu perawatan yang intensif. Tanaman ini amat rentan terhadap hama dan penyakit, khususnya yang ditanam di dataran rendah. Setelah pemanenan, resiko rusaknya buah tomat tetap tinggi lebih kurang 20-50%. Berikut beberapa perawatan perlu misalnya kami hendak jalankan budidaya tomat.

Hama dan penyakit tanaman tomat

a. Penyulaman
Penyulaman berfungsi untuk mengganti tanaman yang gagal tumbuh, baik sakit atau rebah dikarenakan cuaca. Penyulaman ditunaikan sehabis seminggu tomat ditanam. Cabut tanaman yang nampak tidak sehat (kuning/layu) atau mati. Ganti bersama dengan bibit sisa penyemaian.

b. Penyiangan
Penyiangan didalam budidaya tomat kebanyakan dikerjakan 3-4 kali sepanjang musim tanam. Pada areal tanam yang ditutup mulsa penyiangan sanggup lebih jarang lagi. Penyiangan bertujuan untuk mengangkat gulma yang ada di areal tanam. Pertumbuhan gulma dapat menganggu tanaman, karena tanaman harus bersaing didalam meraih nutrisi. Selain itu gulma juga menimbulkan hama dan penyakit yang sanggup menyerang tanaman utama.

c. Pemangkasan
Pemangkasan pada tanaman tomat dikerjakan tiap-tiap minggu. Pemangkasan tunas yang tumbuh terhadap ketiak daun perlu segera supaya tidak tumbuh menjadi batang. Pemangkasan tunas muda sanggup dilakukan bersama tangan. Namun jika batang sudah terlalu keras, sebaiknya memanfaatkan pisau atau gunting. Untuk menyesuaikan ketinggian tanaman tomat, ujung tanaman sanggup dipotong. Pemotongan ujung tanaman ditunaikan sesudah keluar jumlah dompolan buah sekitar 5-7 buah.

d. Pemupukan tambahan
Pada budidaya tomat organik, semprotkan pupuk organik cair yang mempunyai kandungan kalium tinggi terhadap waktu tanaman dapat berbunga dan berbuah (fase generatif). Penyemprotan dapat dilakukan tiap tiap minggu. Harus diperhatikan, pupuk organik cair harus diencerkan terutama dahulu, 1 liter pupuk cair dengan 100 liter air. Penting untuk dicatat, konsentrasi pupuk organik cair tidak boleh melebihi 2%. Selain itu, kami dapat memberikan pupuk kandang atau kompos sesudah tanaman berumur 2-3 minggu bersama dosis satu gengam tangan per tanaman.

Untuk budidaya tomat non-organik, terhadap umur satu minggu berikan campuran urea dan KCl dengan perbandingan 1:1 sebanyak 1-2 gram per tanaman. Kemudian sehabis umur 2-3 minggu memberikan lagi urea dan KCl sebanyak 5 gram per tanaman. Bila terhadap usia lebih berasal dari 4 minggu tanaman tetap muncul tidak cukup gizi berikan urea dan KCl sebanyak 7 garm per tanaman. Perhatikan, pertolongan urea dan KCl jangan hingga tentang tanaman gara-gara bisa melukai tanaman tersebut. Berikan jarak 5-7 cm dari tanaman.

e. Penyiraman dan pengairan
Tanaman tomat tidak amat banyak perlu air, namun jangan hingga kekurangan. Kelebihan air di dalam budidaya tomat membawa dampak pertumbuhan vegetatif (daun dan batang) yang subur tetapi bakal menghindar fase generatif. Sebaliknya, kekuranga air yang berkepanjangan mampu sebabkan pecah-pecah terhadap buah tomat yang dihasilkan.

Kekeringan yang panjang dapat membuat kerontokan bunga. Penyiraman hendaknya sesuai bersama kondisi cuaca. Bila curah hujan memadai relatif tidak perlu ulang penyiraman. Justru yang kudu diperbaiki adalah saluran drainase sehingga air tidak menggenang disekitar areat tanaman. Pada musim kemarau, penyiraman bisa dilakukan terhadap pagi hari. Cegah jangan hingga tanah retak-retak kekeringan.

f. Pemasangan lenjeran
Pemasangan lenjeran atau ajir mempunyai tujuan sebagai area mengikatkan tanaman agar tidak roboh. Lenjeran dibikin dari bambu selama 1,5-2 meter. Lenjeran ditancapkan terhadap jarak sekitar 10-20 cm berasal dari tanaman. Lenjeran dapat dibiarkan tegak berdiri sendiri atau ujungnya diikatkan bersama lenjeran lain yang berdekatan. Pengikatan ujung berfaedah untuk memperkokoh posisi lenjeran.

Pemasangan lenjeran hendaknya sedini mungkin untuk menahan luka terhadap akar tanaman akibat penancapan. Tanaman yang masih kecil akarnya belum menyebar kemana-mana sehingga kemungkinan tertancap kecil. Luka pada akar yang diakibatkan tusukan lenjeran bisa menahan pertumbuhan dan mengundang penyakit.

Pemasangan lenjeran dilakukan sehabis tinggi tanaman berkisar 10-15 cm. Ikatkan tanaman tomat dengan tali plastik terhadap lenjeran. Model ikatan sebaiknya berupa angka 8 sehingga batang tomat tidak terluka karena bergesekan bersama tiang lenjeran. Ikatan hendaknya jangan amat kuat sehingga tidak menghambat pembesaran batang. Setelah itu, setiap tanaman makin tambah tinggi 20 cm ikatkan batang tanaman dengan tali plastik pada lenjeran.

Pengendalian hama dan penyakit
Beberapa style hama dan penyakit yang kerap menyerang budidaya tomat pada lain, ulat buah, kutu daun thrips, lalat putih, lalat buah, tungau, nematoda, penyakit layu, bercak daun, penyakit kapang daun, bercak coklat, busuk daun dan busuk buah. Apabila serangannya menggila, hama dan penyakit tersebut dapat disemprot dengan pestisida. Penggunaan pestisida harus bijak, mengatur bersama lingkungan kurang lebih (para petani lain), riwayat penyemprotan dan ikuti petunjuk/dosis penggunaan. Apabila tomat yang dapat diproduksi ditujukan untuk pasar organik, hendaknya menggunakan pestisida yang alami. Silahkan melihat cara menyebabkan pestisida organik.

Hama dan penyakit terhadap budidaya tomat tidak dapat diberantas bersama hanya mengandalkan pestisida saja. Karena faedah pestisida hanya saat dan jangka pendek. Selebihnya serangan hama dan penyakit akan senantiasa singgah dan barangkali akan lebih resisten. Menaikan dosis pemanfaatan pestisida kemungkinan efektif tapi akan mengundang pengaruh lingkungan yang buruk dan terhitung menaikan biaya produksi. Kalau pun harus gunakan pestisida sebaiknya berganti-ganti merk dengan bahan aktif berbeda.

Untuk menanggulangi hama dan penyakit secara menyeluruh menggunakan prinsip-prinsip pengendalian hama terpadu (PHT). Penerapan PHT harus dikerjakan secara berkesinambungan. Adapun variabel-variabel yang wajib diperhatikan pada lain penentuan bibit unggul atau varietas yang cocok, benih bebas penyakit, bantuan pupuk berimbang, rotasi tanaman, menggunakan predator alami, pakai tanaman pengusir hama dan paling akhir penyemprotan pestisida baik kimia sintetis maupun alami.

Pemanenan budidaya tomat
Budidaya tomat baru mampu dipanen 60-100 hari setelah tanam, tergantung berasal dari varietasnya. Penentuan saat panen berdasarkan umur tanaman kadang saat tidak efektif. Sebaiknya memanfaatkan pengamatan fisik pada tanaman. Tanaman tomat telah dikatakan siap panen seumpama kulit buah berubah dari hijau jadi kekuning-kuningan, anggota pinggir daun menguning dan anggota batang mengering.

Pemetikan hendaknya dilakukan di pagi atau sore hari dikarenakan pada siang hari tanaman masih lakukan fotosintesis. Pada kondisi demikian penguapan sedang tingi-tingginya supaya buah tomat yang dipetik akan cepat layu. Pemanenan sanggup dijalankan tiap-tiap 2-3 hari sekali. Di Indonesia produktivitas tanaman tomat secara rata-rata raih 15,84 ton per hektar. Namun untuk varietas spesifik dan didaerah-daerah khusus dapat raih 25-30 ton per hektar.

rijal wafaudin Diposting oleh

saya seorang peternak yang hobi menulis di blog semoga apa yang saya tulis bisa bermanfaat bagi anda

Belum ada Komentar untuk cara menanam tomat dlm pot | Rembang

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait cara menanam tomat dlm pot | Rembang

cara menanam tomat organik	 | Blora

cara menanam tomat organik | Blora

T 3 February 2012 F A rijal wafaudin

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah Ini caranya agar tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat Tomat adalah keliru satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms bisa menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama seperti salad. Tomat... Selengkapnya

cara membuat bibit tomat dari buah	 | Kudus

cara membuat bibit tomat dari buah | Kudus

T 13 September 2011 F A rijal wafaudin

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah Ini caranya sehingga tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat Tomat adalah salah satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms bisa menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama layaknya salad. Tomat... Selengkapnya

cara menanam tomat indigo rose	 | Kajen

cara menanam tomat indigo rose | Kajen

T 14 September 2011 F A rijal wafaudin

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah Ini caranya agar tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat Tomat adalah tidak benar satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms bisa menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama seperti salad.... Selengkapnya

+ SIDEBAR