Beranda » Uncategorized » cara menanam tomat organik dalam pot | Slawi

cara menanam tomat organik dalam pot | Slawi

T Diposting oleh pada 19 August 2011
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 4 kali

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah

Ini caranya sehingga tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat
Tomat adalah keliru satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms sanggup menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama seperti salad.

Tomat sendiri miliki banyak faedah untuk kesehatan, karenanya, penting bagi Moms dan bagian keluarga untuk rutin memakan tomat.

Jika Moms memiliki rencana untuk menanam tomat sendiri di halaman rumah, tersedia lebih dari satu tips yang wajib diperhatikan pas menanam tomat. Berikut caranya, dikutip dari Almanac.

Pilih lahan bersama cahaya matahari penuh dan tanah berdrainase baik. Penting bahwa lahan setidaknya terima 6 jam sinar matahari tiap tiap hari.
Dua minggu sebelum akan menanam tanaman tomat di luar ruangan, gali tanah sedalam 30 cm dan campur bersama pupuk kompos.
Tanam tanaman tomat dengan jarak kurang lebih 60 cm antara tanaman satu bersama tanaman lain.
Tempatkan tomat atau keramba di tanah terhadap sementara penanaman untuk jauhi kerusakan akar di kemudian hari.
Jepit sebagian cabang bawah tanaman tomat, dan tanam akar cukup didalam agar daun terendah terletak tepat di atas permukaan tanah.
Siram bersama baik untuk kurangi guncangan terhadap akar.
Gunakan pot atau wadah besar bersama lubang drainase di anggota bawah.
Gunakan tanah yang tidak sangat padar agar air mengalir dengan baik. Direkomendasikan campuran tanah yang baik bersama bahan organik tambahan.
Tanam satu tanaman tomat per pot. Pilih berasal dari varietas semak atau kerdil, banyak tomat ceri tumbuh bersama baik dalam pot.
Tempatkan pot di daerah yang cerah dengan sinar matahari penuh selam 6-8 jam sehari.
Jaga kelembaban tanah. Menanam tomat didalam wadah mengakibatkan tanah lebih cepat jadi kering daripada di kebun, jadi periksalah tiap-tiap hari dan berikan air tambahan.
Siram tanaman tomat di pagi hari. Ini berikan tanaman kelembapan yang diperlukan untuk melalui hari yang panas. Hindari menyiram di sore atau di malam hari.
Berikan mulsa (material penutup tanaman untuk memelihara kelembaban tanah dan juga menekan pertumbuhan gulma dan penyakit) lima minggu sesudah tomat ditanam.
Untuk menolong tomat lewat masa-masa kekeringan, temukan sebagian batu pipih dan menempatkan satu di samping tiap-tiap tanaman. Batuan menahan air menguap berasal dari tanah.
Berikan tanaman tomat pupuk atau kompos setiap dua minggu, dimulai dikala buah tomat berdiameter lebih kurang 2,5 cm.
Saat tanaman tumbuh, pangkas semua daun bagian bawah. Ini mendukung menghambat penyakit menyebar berasal dari tanah ke dedaunan.
Biarkan tomat yang telah tumbuh selama mungkin. Jika tersedia yang rontok sebelum akan nampak matang, masukkan ke di dalam kantong kertas, dan simpan di area yang sejuk dan gelap.
Jangan pernah menempatkan tomat di daerah yang cerah sehingga membuatnya matang, tomat bisa saja dapat membusuk sebelum saat matang.
Tomat yang prima untuk dipetik punya tekstur keras dan warnanya sangat merah, berapapun ukurannya, dan bisa saja ada sebagian warna kuning tersisa di kira-kira batangnya.
Jangan menempatkan tomat segar ke didalam kulkas. Melakukan hal itu dapat mengakibatkan kerusakan rasa dan tekstur tomat dari kebun.

Panduan tehnis budidaya tomat

Tomat (Lycopersicon esculentum L.) merupakan tanaman asli dari Amerika Tengah dan Selatan. Tanaman ini idealnya ditanam pada kisaran suhu 20-27oC dengan curah hujan kira-kira 750-1250 mg per tahun. Secara umum tomat dapat tumbuh dengan baik pada ketinggian 0-1500 m dpl.

Dewasa ini terkandung lebih dari 400 varietas tomat yang ditanam secara global. Ada varietas yang cuma cocok di dataran tinggi layaknya berlian, mutiara dan kada. Ada yang cocok di dataran rendah seperti varietas intan, ratna dan CLN. Ada termasuk yang mampu ditanam baik di dataran tinggi maupun rendah, layaknya GH2 dan GH4.

Memilih benih tomat
Untuk pilih style tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya.

Benih tomat dapat didapatkan bersama dengan gampang diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlampau mahal, kami bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik berasal dari aspek ukuran (besar) dan wujud (tidak cacat).

Langahnya sebagai berikut, menentukan buah tomat yang dapat dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah memadai tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya bersama dengan air. Setelah itu rendam didalam air, menentukan biji yang tenggelam. Kemudian melaksanakan seleksi sekali lagi pada biji tomat, memilih yang bentuknya prima (tidak cacat atau keriput). Setelah itu keringkan bersama dengan dijemur dan simpan didalam wadah yang kering dan steril.

Penyemaian benih tomat
Sebelum ditanam secara luas, benih tomat sebaiknya disemaikan dahulu hingga miliki daun dan batang yang memadai kuat. Penyemaian hendaknya ditunaikan di atas fasilitas yang terpisah dengan penanaman masal. Lihat cara sebabkan fasilitas persemaian untuk tanaman hortikultura.

Untuk budidaya tomat, sebaiknya pilih tempat persemaian bersama ploybag. Hal ini untuk kurangi efek tanaman stres kala dipindahkan. Namun persemaian polybag ini biayanya relatif lebih mahal. Apabila Anda menentukan persemaian bedeng, hendaknya hati-hati kala mencabut dan memindahkan bibit. Lamanya penyemaian sampai tanaman siap dipindahkan sekitar 35-40 hari.

Tips untuk persemaian bedengan, buat larikan (garis) diatas media persemaian bersama jarak antar larik 5 cm dan kedalaman larik 1 cm. Kemudian taburkan benih di dalam larikan, jangan sampai bertumpuk-tumpuk, sebaiknya jarak antar benih 2-3 cm. Kemudian tutup larikan bersama tanah dan siram secukupnya. Metode pemindahanbisa dikerjakan dengan dua cara. Pertama dengan pencabutan, sebelum benih dicabut siram dengan air untuk melunakan media agar akar tidak putus kala ditarik. Kedua, cara putar yakni mengambil tanaman bersama dengan tanah disekitarnya.

Tips untuk persemaian polybag/pot, sesudah media persemaian dibikin lubangi permukaanya sedalam 1 cm. Kemudian bubuhkan biji tomat satu butir untuk setiap polybag, tutup bersama media tanam. Cara memindahkannya adalah bersama dengan merobek atau melewatkan polybag/pot. Lalu masukkan tanaman beserta tanah yang terkandung di polybag/pot kedalam lubang tanam.

Pengolahan tanah
Tomat tumbuh baik terhadap tingkat keasaman tanah pH 5,5-7. Apabila tanah terlampau asam (<5,5), tambahkan dolomit atau kapur pertanian. fungsi pengapuran tak hanya menaikan pH tanah termasuk untuk memperbaiki struktur tanah. Dosisnya perlu sesuai bersama dengan tingkat pH tanah masing-masing.

Bajak atau cangkul tanah hingga gembur lantas bentuk bedengan dengan ketinggian 30 cm, lebar 1 mtr. dan pajang ikuti kontur lahan. Buat jarak antar bedeng selebar 30-40 cm. Kemudian diamkan tanah lebih kurang satu minggu.

Setelah itu, berikan pupuk basic berbentuk pupuk organik layaknya pupuk kandang atau pupuk kompos sebanyak 20 ton per hektar. Aduk sampai merata diatas bedengan. Untuk memperkaya persentase fosfor bisa ditambahkan pupuk TSP secukupnya (kira-kira 5 gram per tanaman). Untuk budidaya tomat organik, jangan ditambahkan pupuk kimia tapi pupuk basic perlu lebih banyak, kira-kira 30-40 ton per hektar.

Kemudian tutup bedengan dengan mulsa plastik, penutupan bersama dengan mulsa terlampau berfaedah khususnya pada musim kemarau. Mulsa plastik berfaedah untuk mempertahankan kelembaban tanah, mengendalikan gulma dan agar buah tomat senantiasa bersih tidak menyentuh tanah. Biarkan ulang tanah sepanjang satu minggu sebelum akan ditanami.

Penanaman bibit tomat
Pertama-tama membuat lubang tanam pada mulsa bersama dengan diameter 5-7 cm. Dalam satu bedengan terkandung dua lajur lubang tanam, jarak antar lajur sebesar 70-80 cm dan jarak antar lubang dalam satu lajur 40-50 cm, kedalaman lubang tanam kira-kira 5-7 cm.

Setelah itu masukkan bibit siap tanam. Untuk bibit yang disemai dalam polybag atau pot, terlepas terutama dahulu wadahnya lalu masukkan semua fasilitas tanam tanpa mencabut akar tanaman. Kemudian tutup dan ratakan bersama tanah sekitar. Untuk bibit yang ditanam di persemaian bedeng, masukkan tanaman kemudian timbun bersama dengan tanah bekas galian lubang. Ratakan dan siram bersama air untuk memelihara kelembabannya.

Pemeliharaan dan perawatan
Tanaman tomat memadai sensitif dan wajib perawatan yang intensif. Tanaman ini sangat rentan pada hama dan penyakit, terutama yang ditanam di dataran rendah. Setelah pemanenan, dampak rusaknya buah tomat masih tinggi lebih kurang 20-50%. Berikut sebagian perawatan penting andaikata kita hendak lakukan budidaya tomat.

Hama dan penyakit tanaman tomat

a. Penyulaman
Penyulaman berfaedah untuk mengganti tanaman yang gagal tumbuh, baik sakit atau rebah dikarenakan cuaca. Penyulaman dilakukan setelah seminggu tomat ditanam. Cabut tanaman yang keluar tidak sehat (kuning/layu) atau mati. Ganti bersama dengan bibit sisa penyemaian.

b. Penyiangan
Penyiangan dalam budidaya tomat umumnya ditunaikan 3-4 kali sepanjang musim tanam. Pada areal tanam yang ditutup mulsa penyiangan sanggup lebih jarang lagi. Penyiangan punya tujuan untuk mengangkat gulma yang ada di areal tanam. Pertumbuhan gulma akan menganggu tanaman, gara-gara tanaman mesti berkompetisi dalam mendapatkan nutrisi. Selain itu gulma juga mengakibatkan hama dan penyakit yang dapat menyerang tanaman utama.

c. Pemangkasan
Pemangkasan pada tanaman tomat dilaksanakan tiap-tiap minggu. Pemangkasan tunas yang tumbuh pada ketiak daun harus segera supaya tidak tumbuh menjadi batang. Pemangkasan tunas muda mampu dilaksanakan dengan tangan. Namun bila batang sudah terlalu keras, sebaiknya manfaatkan pisau atau gunting. Untuk mengatur ketinggian tanaman tomat, ujung tanaman sanggup dipotong. Pemotongan ujung tanaman dilaksanakan sehabis terlihat jumlah dompolan buah lebih kurang 5-7 buah.

d. Pemupukan tambahan
Pada budidaya tomat organik, semprotkan pupuk organik cair yang mempunyai takaran kalium tinggi pada kala tanaman dapat berbunga dan berbuah (fase generatif). Penyemprotan mampu dilaksanakan setiap minggu. Harus diperhatikan, pupuk organik cair wajib diencerkan lebih-lebih dahulu, 1 liter pupuk cair bersama dengan 100 liter air. Penting untuk dicatat, konsentrasi pupuk organik cair tidak boleh melebihi 2%. Selain itu, kami bisa beri tambahan pupuk kandang atau kompos sesudah tanaman berumur 2-3 minggu bersama dosis satu gengam tangan per tanaman.

Untuk budidaya tomat non-organik, pada umur satu minggu berikan campuran urea dan KCl dengan perbandingan 1:1 sebanyak 1-2 gram per tanaman. Kemudian sesudah usia 2-3 minggu berikan ulang urea dan KCl sebanyak 5 gram per tanaman. Bila terhadap umur lebih dari 4 minggu tanaman tetap muncul kurang gizi memberikan urea dan KCl sebanyak 7 garm per tanaman. Perhatikan, bantuan urea dan KCl jangan hingga mengenai tanaman gara-gara sanggup melukai tanaman tersebut. Berikan jarak 5-7 cm dari tanaman.

e. Penyiraman dan pengairan
Tanaman tomat tidak sangat banyak membutuhkan air, tapi jangan hingga kekurangan. Kelebihan air di dalam budidaya tomat membuat pertumbuhan vegetatif (daun dan batang) yang subur namun bakal menghambat fase generatif. Sebaliknya, kekuranga air yang berkepanjangan bisa memicu pecah-pecah pada buah tomat yang dihasilkan.

Kekeringan yang panjang sanggup memicu kerontokan bunga. Penyiraman hendaknya disesuaikan dengan suasana cuaca. Bila curah hujan cukup relatif tidak kudu kembali penyiraman. Justru yang wajib diperbaiki adalah saluran drainase agar air tidak menggenang disekitar areat tanaman. Pada musim kemarau, penyiraman dapat dilakukan pada pagi hari. Cegah jangan hingga tanah retak-retak kekeringan.

f. Pemasangan lenjeran
Pemasangan lenjeran atau ajir mempunyai tujuan sebagai area mengikatkan tanaman supaya tidak roboh. Lenjeran dibikin berasal dari bambu selama 1,5-2 meter. Lenjeran ditancapkan pada jarak kurang lebih 10-20 cm berasal dari tanaman. Lenjeran bisa dibiarkan tegak independen atau ujungnya diikatkan bersama dengan lenjeran lain yang berdekatan. Pengikatan ujung bermanfaat untuk memperkokoh posisi lenjeran.

Pemasangan lenjeran hendaknya sedini bisa saja untuk menghambat luka terhadap akar tanaman akibat penancapan. Tanaman yang tetap kecil akarnya belum menyebar kemana-mana sehingga barangkali tertancap kecil. Luka pada akar yang diakibatkan tusukan lenjeran bisa menghindar pertumbuhan dan mengakibatkan penyakit.

Pemasangan lenjeran dikerjakan sesudah tinggi tanaman berkisar 10-15 cm. Ikatkan tanaman tomat bersama tali plastik terhadap lenjeran. Model ikatan sebaiknya berwujud angka 8 agar batang tomat tidak terluka karena bergesekan bersama tiang lenjeran. Ikatan hendaknya jangan terlalu kuat agar tidak menahan pembesaran batang. Setelah itu, setiap tanaman bertambah tinggi 20 cm ikatkan batang tanaman bersama dengan tali plastik terhadap lenjeran.

Pengendalian hama dan penyakit
Beberapa style hama dan penyakit yang kerap menyerang budidaya tomat pada lain, ulat buah, kutu daun thrips, lalat putih, lalat buah, tungau, nematoda, penyakit layu, bercak daun, penyakit kapang daun, bercak coklat, busuk daun dan busuk buah. Apabila serangannya menggila, hama dan penyakit selanjutnya sanggup disemprot bersama dengan pestisida. Penggunaan pestisida wajib bijak, menyesuaikan dengan lingkungan sekitar (para petani lain), riwayat penyemprotan dan mengikuti petunjuk/dosis penggunaan. Apabila tomat yang akan diproduksi bertujuan untuk pasar organik, hendaknya manfaatkan pestisida yang alami. Silahkan lihat cara membawa dampak pestisida organik.

Hama dan penyakit pada budidaya tomat tidak sanggup diberantas bersama cuma mengandalkan pestisida saja. Karena manfaat pestisida cuma selagi dan jangka pendek. Selebihnya serangan hama dan penyakit akan selamanya berkunjung dan barangkali akan lebih resisten. Menaikan dosis penggunaan pestisida mungkin efisien tetapi bakal menyebabkan dampak lingkungan yang jelek dan juga menaikan biaya produksi. Kalau pun harus pakai pestisida sebaiknya berganti-ganti brand bersama bahan aktif berbeda.

Untuk menangani hama dan penyakit secara menyeluruh gunakan prinsip-prinsip pengendalian hama terpadu (PHT). Penerapan PHT wajib dilakukan secara berkesinambungan. Adapun variabel-variabel yang perlu diperhatikan antara lain pemilihan bibit unggul atau varietas yang cocok, benih bebas penyakit, pemberian pupuk berimbang, rotasi tanaman, gunakan predator alami, pakai tanaman pengusir hama dan paling akhir penyemprotan pestisida baik kimia sintetis maupun alami.

Pemanenan budidaya tomat
Budidaya tomat baru mampu dipanen 60-100 hari sehabis tanam, tergantung dari varietasnya. Penentuan pas panen berdasarkan umur tanaman kadang waktu tidak efektif. Sebaiknya memakai pengamatan fisik pada tanaman. Tanaman tomat udah dikatakan siap panen andaikata kulit buah beralih berasal dari hijau menjadi kekuning-kuningan, bagian pinggir daun menguning dan bagian batang mengering.

Pemetikan hendaknya dilaksanakan di pagi atau sore hari sebab pada siang hari tanaman tetap melaksanakan fotosintesis. Pada suasana demikian penguapan tengah tingi-tingginya supaya buah tomat yang dipetik bakal cepat layu. Pemanenan mampu dilaksanakan setiap 2-3 hari sekali. Di Indonesia produktivitas tanaman tomat secara kebanyakan raih 15,84 ton per hektar. Namun untuk varietas spesifik dan didaerah-daerah tertentu sanggup meraih 25-30 ton per hektar.

rijal wafaudin Diposting oleh

saya seorang peternak yang hobi menulis di blog semoga apa yang saya tulis bisa bermanfaat bagi anda

Belum ada Komentar untuk cara menanam tomat organik dalam pot | Slawi

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait cara menanam tomat organik dalam pot | Slawi

cara tanam tomat servo	 | Kendal

cara tanam tomat servo | Kendal

T 16 September 2011 F A rijal wafaudin

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah Ini caranya supaya tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat Tomat adalah keliru satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms bisa menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama seperti salad. Tomat... Selengkapnya

cara menanam tomat dengan baik	 | Mungkid

cara menanam tomat dengan baik | Mungkid

T 13 June 2012 F A rijal wafaudin

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah Ini caranya supaya tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat Tomat adalah tidak benar satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms sanggup menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama layaknya salad.... Selengkapnya

cara tanam tomat youtube	 | Jepara

cara tanam tomat youtube | Jepara

T 23 October 2011 F A rijal wafaudin

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah Ini caranya supaya tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat Tomat adalah salah satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms sanggup menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama seperti salad. Tomat... Selengkapnya

+ SIDEBAR