Beranda » Uncategorized » cara menanam tomat rumahan | Jepara

cara menanam tomat rumahan | Jepara

T Diposting oleh pada 17 October 2011
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 4 kali

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah

Ini caranya supaya tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat
Tomat adalah keliru satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms sanggup menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama layaknya salad.

Tomat sendiri punya banyak faedah untuk kesehatan, karenanya, perlu bagi Moms dan bagian keluarga untuk teratur memakan tomat.

Jika Moms merencanakan untuk menanam tomat sendiri di halaman rumah, ada lebih dari satu tips yang kudu diperhatikan kala menanam tomat. Berikut caranya, dikutip berasal dari Almanac.

Pilih lahan dengan sinar matahari penuh dan tanah berdrainase baik. Penting bahwa lahan setidaknya terima 6 jam cahaya matahari tiap tiap hari.
Dua minggu sebelum menanam tanaman tomat di luar ruangan, gali tanah sedalam 30 cm dan campur bersama pupuk kompos.
Tanam tanaman tomat bersama dengan jarak lebih kurang 60 cm pada tanaman satu dengan tanaman lain.
Tempatkan tomat atau keramba di tanah terhadap saat penanaman untuk jauhi rusaknya akar di lantas hari.
Jepit beberapa cabang bawah tanaman tomat, dan tanam akar memadai didalam agar daun terendah terdapat pas di atas permukaan tanah.
Siram dengan baik untuk kurangi guncangan terhadap akar.
Gunakan pot atau wadah besar dengan lubang drainase di anggota bawah.
Gunakan tanah yang tidak amat padar agar air mengalir bersama baik. Direkomendasikan campuran tanah yang baik dengan bahan organik tambahan.
Tanam satu tanaman tomat per pot. Pilih berasal dari varietas semak atau kerdil, banyak tomat ceri tumbuh dengan baik di dalam pot.
Tempatkan pot di daerah yang cerah dengan sinar matahari penuh selam 6-8 jam sehari.
Jaga kelembapan tanah. Menanam tomat dalam wadah mengakibatkan tanah lebih cepat jadi kering daripada di kebun, menjadi periksalah tiap-tiap hari dan berikan air tambahan.
Siram tanaman tomat di pagi hari. Ini berikan tanaman kelembapan yang dibutuhkan untuk melalui hari yang panas. Hindari menyiram di sore atau di malam hari.
Berikan mulsa (material penutup tanaman untuk menjaga kelembapan tanah serta menghimpit perkembangan gulma dan penyakit) lima minggu sesudah tomat ditanam.
Untuk mendukung tomat melalui masa-masa kekeringan, temukan sebagian batu pipih dan menempatkan satu di samping setiap tanaman. Batuan menghindar air menguap dari tanah.
Berikan tanaman tomat pupuk atau kompos setiap dua minggu, di awali saat buah tomat berdiameter lebih kurang 2,5 cm.
Saat tanaman tumbuh, pangkas semua daun anggota bawah. Ini menunjang menghindar penyakit menyebar berasal dari tanah ke dedaunan.
Biarkan tomat yang sudah tumbuh selama mungkin. Jika tersedia yang rontok sebelum nampak matang, masukkan ke didalam kantong kertas, dan simpan di daerah yang sejuk dan gelap.
Jangan pernah menempatkan tomat di area yang cerah agar membuatnya matang, tomat kemungkinan bakal membusuk sebelum akan matang.
Tomat yang prima untuk dipetik mempunyai tekstur keras dan warnanya benar-benar merah, berapapun ukurannya, dan barangkali tersedia beberapa warna kuning tersisa di sekitar batangnya.
Jangan letakkan tomat fresh ke dalam kulkas. Melakukan hal itu dapat merusak rasa dan tekstur tomat berasal dari kebun.

Panduan tehnis budidaya tomat

Tomat (Lycopersicon esculentum L.) merupakan tanaman asli berasal dari Amerika Tengah dan Selatan. Tanaman ini idealnya ditanam pada kisaran suhu 20-27oC bersama curah hujan lebih kurang 750-1250 mg per tahun. Secara umum tomat bisa tumbuh bersama baik terhadap ketinggian 0-1500 m dpl.

Dewasa ini terkandung lebih dari 400 varietas tomat yang ditanam secara global. Ada varietas yang hanya sesuai di dataran tinggi seperti berlian, mutiara dan kada. Ada yang cocok di dataran rendah layaknya varietas intan, ratna dan CLN. Ada terhitung yang mampu ditanam baik di dataran tinggi maupun rendah, layaknya GH2 dan GH4.

Memilih benih tomat
Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu bersama karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu terhitung sebaliknya.

Benih tomat dapat didapatkan dengan ringan diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya amat mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya bersama menyeleksi buah tomat yang paling baik berasal dari faktor ukuran (besar) dan wujud (tidak cacat).

Langahnya sebagai berikut, memilih buah tomat yang dapat dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat berikut menua di pohon. Setelah memadai tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya bersama dengan air. Setelah itu rendam di dalam air, memilih biji yang tenggelam. Kemudian jalankan seleksi sekali kembali pada biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput). Setelah itu keringkan dengan dijemur dan simpan didalam wadah yang kering dan steril.

Penyemaian benih tomat
Sebelum ditanam secara luas, benih tomat sebaiknya disemaikan dahulu hingga punya daun dan batang yang memadai kuat. Penyemaian hendaknya dilaksanakan di atas fasilitas yang terpisah bersama dengan penanaman masal. Lihat langkah sebabkan fasilitas persemaian untuk tanaman hortikultura.

Untuk budidaya tomat, sebaiknya menentukan tempat persemaian bersama dengan ploybag. Hal ini untuk kurangi efek tanaman stres saat dipindahkan. Namun persemaian polybag ini biayanya relatif lebih mahal. Apabila Anda memilih persemaian bedeng, hendaknya hati-hati saat mencabut dan memindahkan bibit. Lamanya penyemaian sampai tanaman siap dipindahkan kira-kira 35-40 hari.

Tips untuk persemaian bedengan, bikin larikan (garis) diatas media persemaian bersama jarak antar larik 5 cm dan kedalaman larik 1 cm. Kemudian taburkan benih di dalam larikan, jangan hingga bertumpuk-tumpuk, sebaiknya jarak antar benih 2-3 cm. Kemudian tutup larikan dengan tanah dan siram secukupnya. Metode pemindahanbisa dilakukan dengan dua cara. Pertama dengan pencabutan, sebelum benih dicabut siram bersama air untuk melunakan fasilitas supaya akar tidak putus saat ditarik. Kedua, langkah putar yakni mengambil tanaman bersama tanah disekitarnya.

Tips untuk persemaian polybag/pot, sehabis tempat persemaian dibuat lubangi permukaanya sedalam 1 cm. Kemudian bubuhkan biji tomat satu butir untuk tiap-tiap polybag, tutup bersama media tanam. Cara memindahkannya adalah dengan merobek atau membiarkan polybag/pot. Lalu masukkan tanaman beserta tanah yang terdapat di polybag/pot kedalam lubang tanam.

Pengolahan tanah
Tomat tumbuh baik terhadap tingkat keasaman tanah pH 5,5-7. Apabila tanah terlalu asam (<5,5), tambahkan dolomit atau kapur pertanian. kegunaan pengapuran tak sekedar menaikan pH tanah juga untuk memperbaiki struktur tanah. Dosisnya perlu sesuai bersama dengan tingkat pH tanah masing-masing.

Bajak atau cangkul tanah hingga gembur sesudah itu wujud bedengan bersama dengan ketinggian 30 cm, lebar 1 meter dan pajang mengikuti kontur lahan. Buat jarak antar bedeng selebar 30-40 cm. Kemudian diamkan tanah kira-kira satu minggu.

Setelah itu, berikan pupuk dasar berbentuk pupuk organik layaknya pupuk kandang atau pupuk kompos sebanyak 20 ton per hektar. Aduk sampai merata diatas bedengan. Untuk memperkaya kadar fosfor dapat ditambahkan pupuk TSP secukupnya (kira-kira 5 gram per tanaman). Untuk budidaya tomat organik, jangan ditambahkan pupuk kimia tapi pupuk basic mesti lebih banyak, kurang lebih 30-40 ton per hektar.

Kemudian tutup bedengan bersama dengan mulsa plastik, penutupan bersama mulsa terlampau berfaedah terlebih terhadap musim kemarau. Mulsa plastik berfaedah untuk mempertahankan kelembapan tanah, mengendalikan gulma dan sehingga buah tomat selamanya bersih tidak menyentuh tanah. Biarkan ulang tanah selama satu minggu sebelum saat ditanami.

Penanaman bibit tomat
Pertama-tama bikin lubang tanam terhadap mulsa bersama dengan diameter 5-7 cm. Dalam satu bedengan terdapat dua lajur lubang tanam, jarak antar lajur sebesar 70-80 cm dan jarak antar lubang di dalam satu lajur 40-50 cm, kedalaman lubang tanam sekitar 5-7 cm.

Setelah itu masukkan bibit siap tanam. Untuk bibit yang disemai dalam polybag atau pot, lepas terutama dahulu wadahnya selanjutnya masukkan seluruh fasilitas tanam tanpa mencabut akar tanaman. Kemudian tutup dan ratakan bersama dengan tanah sekitar. Untuk bibit yang ditanam di persemaian bedeng, masukkan tanaman sesudah itu timbun bersama dengan tanah bekas galian lubang. Ratakan dan siram bersama air untuk memelihara kelembabannya.

Pemeliharaan dan perawatan
Tanaman tomat cukup sensitif dan perlu perawatan yang intensif. Tanaman ini terlalu rentan pada hama dan penyakit, lebih-lebih yang ditanam di dataran rendah. Setelah pemanenan, dampak kerusakan buah tomat masih tinggi sekitar 20-50%. Berikut lebih dari satu perawatan penting seumpama kita hendak laksanakan budidaya tomat.

Hama dan penyakit tanaman tomat

a. Penyulaman
Penyulaman berfaedah untuk mengganti tanaman yang gagal tumbuh, baik sakit atau rebah sebab cuaca. Penyulaman dijalankan sehabis seminggu tomat ditanam. Cabut tanaman yang keluar tidak sehat (kuning/layu) atau mati. Ganti bersama dengan bibit sisa penyemaian.

b. Penyiangan
Penyiangan dalam budidaya tomat biasanya dilaksanakan 3-4 kali selama musim tanam. Pada areal tanam yang ditutup mulsa penyiangan sanggup lebih jarang lagi. Penyiangan mempunyai tujuan untuk mengangkat gulma yang ada di areal tanam. Pertumbuhan gulma bakal menganggu tanaman, karena tanaman mesti beradu di dalam meraih nutrisi. Selain itu gulma juga menimbulkan hama dan penyakit yang sanggup menyerang tanaman utama.

c. Pemangkasan
Pemangkasan terhadap tanaman tomat dikerjakan tiap tiap minggu. Pemangkasan tunas yang tumbuh terhadap ketiak daun harus langsung supaya tidak tumbuh jadi batang. Pemangkasan tunas muda sanggup dikerjakan bersama dengan tangan. Namun andaikan batang telah terlampau keras, sebaiknya memakai pisau atau gunting. Untuk menyesuaikan ketinggian tanaman tomat, ujung tanaman dapat dipotong. Pemotongan ujung tanaman dilakukan sesudah nampak kuantitas dompolan buah sekitar 5-7 buah.

d. Pemupukan tambahan
Pada budidaya tomat organik, semprotkan pupuk organik cair yang membawa kadar kalium tinggi pada saat tanaman dapat berbunga dan berbuah (fase generatif). Penyemprotan dapat dilaksanakan tiap tiap minggu. Harus diperhatikan, pupuk organik cair wajib diencerkan khususnya dahulu, 1 liter pupuk cair dengan 100 liter air. Penting untuk dicatat, konsentrasi pupuk organik cair tidak boleh melebihi 2%. Selain itu, kita dapat memberi tambahan pupuk kandang atau kompos sesudah tanaman berumur 2-3 minggu bersama dengan dosis satu gengam tangan per tanaman.

Untuk budidaya tomat non-organik, terhadap umur satu minggu memberikan campuran urea dan KCl bersama perbandingan 1:1 sebanyak 1-2 gram per tanaman. Kemudian sehabis umur 2-3 minggu memberikan ulang urea dan KCl sebanyak 5 gram per tanaman. Bila terhadap umur lebih berasal dari 4 minggu tanaman tetap nampak tidak cukup gizi berikan urea dan KCl sebanyak 7 garm per tanaman. Perhatikan, perlindungan urea dan KCl jangan hingga perihal tanaman sebab mampu melukai tanaman tersebut. Berikan jarak 5-7 cm berasal dari tanaman.

e. Penyiraman dan pengairan
Tanaman tomat tidak terlalu banyak butuh air, tetapi jangan hingga kekurangan. Kelebihan air didalam budidaya tomat menyebabkan pertumbuhan vegetatif (daun dan batang) yang subur tetapi akan mencegah fase generatif. Sebaliknya, kekuranga air yang berkepanjangan bisa sebabkan pecah-pecah pada buah tomat yang dihasilkan.

Kekeringan yang panjang mampu sebabkan kerontokan bunga. Penyiraman hendaknya disesuaikan bersama keadaan cuaca. Bila curah hujan lumayan relatif tidak kudu ulang penyiraman. Justru yang kudu diperbaiki adalah saluran drainase agar air tidak menggenang disekitar areat tanaman. Pada musim kemarau, penyiraman bisa ditunaikan pada pagi hari. Cegah jangan hingga tanah retak-retak kekeringan.

f. Pemasangan lenjeran
Pemasangan lenjeran atau ajir memiliki tujuan sebagai area mengikatkan tanaman agar tidak roboh. Lenjeran dibikin dari bambu sepanjang 1,5-2 meter. Lenjeran ditancapkan pada jarak sekitar 10-20 cm berasal dari tanaman. Lenjeran bisa dibiarkan tegak berdiri sendiri atau ujungnya diikatkan bersama dengan lenjeran lain yang berdekatan. Pengikatan ujung berfungsi untuk memperkokoh posisi lenjeran.

Pemasangan lenjeran hendaknya sedini mungkin untuk menghindar luka pada akar tanaman akibat penancapan. Tanaman yang tetap kecil akarnya belum menyebar kemana-mana sehingga mungkin tertancap kecil. Luka terhadap akar yang diakibatkan tusukan lenjeran mampu mencegah pertumbuhan dan mengakibatkan penyakit.

Pemasangan lenjeran dikerjakan setelah tinggi tanaman berkisar 10-15 cm. Ikatkan tanaman tomat bersama tali plastik terhadap lenjeran. Model ikatan sebaiknya berupa angka 8 supaya batang tomat tidak terluka gara-gara bergesekan dengan tiang lenjeran. Ikatan hendaknya jangan sangat kuat agar tidak menghambat pembesaran batang. Setelah itu, tiap tiap tanaman bertambah tinggi 20 cm ikatkan batang tanaman dengan tali plastik terhadap lenjeran.

Pengendalian hama dan penyakit
Beberapa type hama dan penyakit yang kerap menyerang budidaya tomat antara lain, ulat buah, kutu daun thrips, lalat putih, lalat buah, tungau, nematoda, penyakit layu, bercak daun, penyakit kapang daun, bercak coklat, busuk daun dan busuk buah. Apabila serangannya menggila, hama dan penyakit selanjutnya mampu disemprot bersama pestisida. Penggunaan pestisida mesti bijak, menyesuaikan bersama dengan lingkungan kira-kira (para petani lain), riwayat penyemprotan dan ikuti petunjuk/dosis penggunaan. Apabila tomat yang akan diproduksi dimaksudkan untuk pasar organik, hendaknya gunakan pestisida yang alami. Silahkan lihat cara sebabkan pestisida organik.

Hama dan penyakit pada budidaya tomat tidak dapat diberantas bersama dengan hanya mengandalkan pestisida saja. Karena kegunaan pestisida hanya pas dan jangka pendek. Selebihnya serangan hama dan penyakit bakal tetap mampir dan mungkin akan lebih resisten. Menaikan dosis pemakaian pestisida barangkali efisien tetapi dapat mengakibatkan pengaruh lingkungan yang buruk dan termasuk menaikan cost produksi. Kalau pun perlu menggunakan pestisida sebaiknya berganti-ganti merk bersama bahan aktif berbeda.

Untuk menanggulangi hama dan penyakit secara menyeluruh mengfungsikan prinsip-prinsip pengendalian hama terpadu (PHT). Penerapan PHT kudu dilaksanakan secara berkesinambungan. Adapun variabel-variabel yang mesti diperhatikan pada lain penentuan bibit unggul atau varietas yang cocok, benih bebas penyakit, pertolongan pupuk berimbang, rotasi tanaman, memakai predator alami, menggunakan tanaman pengusir hama dan paling akhir penyemprotan pestisida baik kimia sintetis maupun alami.

Pemanenan budidaya tomat
Budidaya tomat baru dapat dipanen 60-100 hari sesudah tanam, tergantung berasal dari varietasnya. Penentuan kala panen berdasarkan umur tanaman kadang waktu tidak efektif. Sebaiknya gunakan pengamatan fisik terhadap tanaman. Tanaman tomat udah dikatakan siap panen bila kulit buah berubah dari hijau jadi kekuning-kuningan, anggota tepi daun menguning dan bagian batang mengering.

Pemetikan hendaknya ditunaikan di pagi atau sore hari dikarenakan pada siang hari tanaman tetap lakukan fotosintesis. Pada situasi demikianlah penguapan tengah tingi-tingginya supaya buah tomat yang dipetik bakal cepat layu. Pemanenan dapat ditunaikan tiap-tiap 2-3 hari sekali. Di Indonesia produktivitas tanaman tomat secara kebanyakan mencapai 15,84 ton per hektar. Namun untuk varietas tertentu dan didaerah-daerah spesifik mampu capai 25-30 ton per hektar.

rijal wafaudin Diposting oleh

saya seorang peternak yang hobi menulis di blog semoga apa yang saya tulis bisa bermanfaat bagi anda

Belum ada Komentar untuk cara menanam tomat rumahan | Jepara

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait cara menanam tomat rumahan | Jepara

cara menanam tomat hidroponik dengan media air	 | Boyolali

cara menanam tomat hidroponik dengan media air | Boyolali

T 17 February 2012 F A rijal wafaudin

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah Ini caranya supaya tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat Tomat adalah tidak benar satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms sanggup menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama layaknya salad.... Selengkapnya

cara menanam tomat ijo	 | Kendal

cara menanam tomat ijo | Kendal

T 21 May 2012 F A rijal wafaudin

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah Ini caranya sehingga tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat Tomat adalah tidak benar satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms sanggup menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama layaknya salad.... Selengkapnya

cara menanam tomat hidroponik ppt	 | Kendal

cara menanam tomat hidroponik ppt | Kendal

T 24 March 2012 F A rijal wafaudin

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah Ini caranya sehingga tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat Tomat adalah tidak benar satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms mampu menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama layaknya salad.... Selengkapnya

+ SIDEBAR