Beranda » Uncategorized » cara menanam tomat servo di musim hujan | Mungkid

cara menanam tomat servo di musim hujan | Mungkid

T Diposting oleh pada 14 January 2012
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 4 kali

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah

Ini caranya supaya tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat
Tomat adalah salah satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms sanggup menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama layaknya salad.

Tomat sendiri miliki banyak manfaat untuk kesehatan, karenanya, mutlak bagi Moms dan bagian keluarga untuk rutin memakan tomat.

Jika Moms merencanakan untuk menanam tomat sendiri di halaman rumah, ada sebagian tips yang wajib diperhatikan saat menanam tomat. Berikut caranya, dikutip berasal dari Almanac.

Pilih lahan bersama sinar matahari penuh dan tanah berdrainase baik. Penting bahwa lahan setidaknya terima 6 jam sinar matahari tiap-tiap hari.
Dua minggu sebelum saat menanam tanaman tomat di luar ruangan, gali tanah sedalam 30 cm dan campur bersama pupuk kompos.
Tanam tanaman tomat bersama jarak sekitar 60 cm antara tanaman satu bersama tanaman lain.
Tempatkan tomat atau keramba di tanah terhadap sementara penanaman untuk menjauhi kerusakan akar di lantas hari.
Jepit beberapa cabang bawah tanaman tomat, dan tanam akar cukup dalam sehingga daun terendah terletak tepat di atas permukaan tanah.
Siram dengan baik untuk mengurangi guncangan terhadap akar.
Gunakan pot atau wadah besar dengan lubang drainase di bagian bawah.
Gunakan tanah yang tidak sangat padar supaya air mengalir bersama dengan baik. Direkomendasikan campuran tanah yang baik dengan bahan organik tambahan.
Tanam satu tanaman tomat per pot. Pilih berasal dari varietas semak atau kerdil, banyak tomat ceri tumbuh bersama baik dalam pot.
Tempatkan pot di daerah yang cerah dengan cahaya matahari penuh selam 6-8 jam sehari.
Jaga kelembapan tanah. Menanam tomat dalam wadah membawa dampak tanah lebih cepat mengering daripada di kebun, jadi periksalah tiap tiap hari dan memberikan air tambahan.
Siram tanaman tomat di pagi hari. Ini memberi tanaman kelembaban yang dibutuhkan untuk melalui hari yang panas. Hindari menyiram di sore atau di malam hari.
Berikan mulsa (material penutup tanaman untuk melindungi kelembaban tanah serta menghimpit perkembangan gulma dan penyakit) lima minggu sesudah tomat ditanam.
Untuk menunjang tomat melalui masa-masa kekeringan, temukan beberapa batu pipih dan letakkan satu di samping tiap tiap tanaman. Batuan menghambat air menguap dari tanah.
Berikan tanaman tomat pupuk atau kompos tiap tiap dua minggu, di mulai kala buah tomat berdiameter lebih kurang 2,5 cm.
Saat tanaman tumbuh, pangkas seluruh daun anggota bawah. Ini mendukung menahan penyakit menyebar berasal dari tanah ke dedaunan.
Biarkan tomat yang udah tumbuh sepanjang mungkin. Jika tersedia yang rontok sebelum muncul matang, masukkan ke di dalam kantong kertas, dan simpan di tempat yang sejuk dan gelap.
Jangan pernah memasang tomat di daerah yang cerah sehingga membuatnya matang, tomat kemungkinan bakal membusuk sebelum saat matang.
Tomat yang prima untuk dipetik miliki tekstur keras dan warnanya benar-benar merah, berapapun ukurannya, dan kemungkinan tersedia sebagian warna kuning tersisa di kira-kira batangnya.
Jangan menempatkan tomat fresh ke dalam kulkas. Melakukan perihal itu dapat mengakibatkan kerusakan rasa dan tekstur tomat dari kebun.

Panduan teknis budidaya tomat

Tomat (Lycopersicon esculentum L.) merupakan tanaman asli dari Amerika Tengah dan Selatan. Tanaman ini idealnya ditanam terhadap kisaran suhu 20-27oC bersama curah hujan lebih kurang 750-1250 mg per tahun. Secara umum tomat sanggup tumbuh bersama baik pada ketinggian 0-1500 m dpl.

Dewasa ini terkandung lebih berasal dari 400 varietas tomat yang ditanam secara global. Ada varietas yang cuma sesuai di dataran tinggi seperti berlian, mutiara dan kada. Ada yang cocok di dataran rendah layaknya varietas intan, ratna dan CLN. Ada terhitung yang sanggup ditanam baik di dataran tinggi maupun rendah, seperti GH2 dan GH4.

Memilih benih tomat
Untuk menentukan tipe tomat yang dapat ditanam hendaknya sesuaikan dahulu bersama dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya.

Benih tomat sanggup didapatkan bersama dengan enteng diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sukar mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kami sanggup membuatnya sendiri. Caranya bersama menyeleksi buah tomat yang paling baik dari faktor ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat).

Langahnya sebagai berikut, memilih buah tomat yang bakal dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat selanjutnya menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali ulang terhadap biji tomat, memilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput). Setelah itu keringkan bersama dijemur dan simpan di dalam wadah yang kering dan steril.

Penyemaian benih tomat
Sebelum ditanam secara luas, benih tomat sebaiknya disemaikan dahulu sampai miliki daun dan batang yang memadai kuat. Penyemaian hendaknya dilakukan di atas tempat yang terpisah dengan penanaman masal. Lihat cara membawa dampak sarana persemaian untuk tanaman hortikultura.

Untuk budidaya tomat, sebaiknya memilih sarana persemaian bersama dengan ploybag. Hal ini untuk kurangi efek tanaman stres kala dipindahkan. Namun persemaian polybag ini biayanya relatif lebih mahal. Apabila Anda pilih persemaian bedeng, hendaknya hati-hati waktu mencabut dan memindahkan bibit. Lamanya penyemaian hingga tanaman siap dipindahkan lebih kurang 35-40 hari.

Tips untuk persemaian bedengan, membuat larikan (garis) diatas fasilitas persemaian dengan jarak antar larik 5 cm dan kedalaman larik 1 cm. Kemudian taburkan benih dalam larikan, jangan hingga bertumpuk-tumpuk, sebaiknya jarak antar benih 2-3 cm. Kemudian tutup larikan bersama dengan tanah dan siram secukupnya. Metode pemindahanbisa ditunaikan bersama dengan dua cara. Pertama bersama pencabutan, sebelum saat benih dicabut siram bersama air untuk melunakan sarana sehingga akar tidak putus disaat ditarik. Kedua, cara putar yaitu mengambil alih tanaman bersama dengan tanah disekitarnya.

Tips untuk persemaian polybag/pot, setelah media persemaian dibikin lubangi permukaanya sedalam 1 cm. Kemudian bubuhkan biji tomat satu butir untuk tiap tiap polybag, tutup bersama fasilitas tanam. Cara memindahkannya adalah bersama dengan merobek atau melepas polybag/pot. Lalu masukkan tanaman beserta tanah yang terdapat di polybag/pot kedalam lubang tanam.

Pengolahan tanah
Tomat tumbuh baik pada tingkat keasaman tanah pH 5,5-7. Apabila tanah terlampau asam (<5,5), tambahkan dolomit atau kapur pertanian. faedah pengapuran tak hanya menaikan pH tanah terhitung untuk memperbaiki struktur tanah. Dosisnya kudu sesuai bersama dengan tingkat pH tanah masing-masing.

Bajak atau cangkul tanah hingga gembur kemudian bentuk bedengan dengan ketinggian 30 cm, lebar 1 mtr. dan pajang mengikuti kontur lahan. Buat jarak antar bedeng selebar 30-40 cm. Kemudian diamkan tanah lebih kurang satu minggu.

Setelah itu, berikan pupuk dasar berwujud pupuk organik layaknya pupuk kandang atau pupuk kompos sebanyak 20 ton per hektar. Aduk hingga merata diatas bedengan. Untuk memperkaya persentase fosfor mampu ditambahkan pupuk TSP secukupnya (kira-kira 5 gram per tanaman). Untuk budidaya tomat organik, jangan ditambahkan pupuk kimia tetapi pupuk dasar perlu lebih banyak, kurang lebih 30-40 ton per hektar.

Kemudian tutup bedengan bersama dengan mulsa plastik, penutupan bersama mulsa benar-benar bermanfaat terutama terhadap musim kemarau. Mulsa plastik berfaedah untuk mempertahankan kelembapan tanah, mengendalikan gulma dan supaya buah tomat senantiasa bersih tidak menyentuh tanah. Biarkan lagi tanah sepanjang satu minggu sebelum saat ditanami.

Penanaman bibit tomat
Pertama-tama bikin lubang tanam terhadap mulsa bersama dengan diameter 5-7 cm. Dalam satu bedengan terkandung dua lajur lubang tanam, jarak antar lajur sebesar 70-80 cm dan jarak antar lubang didalam satu lajur 40-50 cm, kedalaman lubang tanam kurang lebih 5-7 cm.

Setelah itu masukkan bibit siap tanam. Untuk bibit yang disemai dalam polybag atau pot, lepas khususnya dahulu wadahnya lalu masukkan seluruh media tanam tanpa mencabut akar tanaman. Kemudian tutup dan ratakan dengan tanah sekitar. Untuk bibit yang ditanam di persemaian bedeng, masukkan tanaman lantas timbun bersama tanah bekas galian lubang. Ratakan dan siram bersama dengan air untuk menjaga kelembabannya.

Pemeliharaan dan perawatan
Tanaman tomat cukup peka dan mesti perawatan yang intensif. Tanaman ini amat rentan terhadap hama dan penyakit, lebih-lebih yang ditanam di dataran rendah. Setelah pemanenan, efek kerusakan buah tomat masih tinggi sekitar 20-50%. Berikut sebagian perawatan perlu andaikan kami hendak melaksanakan budidaya tomat.

Hama dan penyakit tanaman tomat

a. Penyulaman
Penyulaman berguna untuk mengganti tanaman yang gagal tumbuh, baik sakit atau rebah sebab cuaca. Penyulaman ditunaikan setelah seminggu tomat ditanam. Cabut tanaman yang nampak tidak sehat (kuning/layu) atau mati. Ganti dengan bibit sisa penyemaian.

b. Penyiangan
Penyiangan di dalam budidaya tomat umumnya dilakukan 3-4 kali selama musim tanam. Pada areal tanam yang ditutup mulsa penyiangan sanggup lebih jarang lagi. Penyiangan mempunyai tujuan untuk mengangkat gulma yang tersedia di areal tanam. Pertumbuhan gulma akan menganggu tanaman, sebab tanaman perlu bersaing dalam beroleh nutrisi. Selain itu gulma juga mengakibatkan hama dan penyakit yang sanggup menyerang tanaman utama.

c. Pemangkasan
Pemangkasan pada tanaman tomat ditunaikan tiap-tiap minggu. Pemangkasan tunas yang tumbuh pada ketiak daun wajib langsung sehingga tidak tumbuh menjadi batang. Pemangkasan tunas muda mampu dilakukan bersama tangan. Namun seumpama batang udah terlalu keras, sebaiknya pakai pisau atau gunting. Untuk menyesuaikan ketinggian tanaman tomat, ujung tanaman sanggup dipotong. Pemotongan ujung tanaman dilakukan sesudah muncul kuantitas dompolan buah sekitar 5-7 buah.

d. Pemupukan tambahan
Pada budidaya tomat organik, semprotkan pupuk organik cair yang mempunyai takaran kalium tinggi pada pas tanaman dapat berbunga dan berbuah (fase generatif). Penyemprotan dapat dilakukan tiap-tiap minggu. Harus diperhatikan, pupuk organik cair kudu diencerkan terlebih dahulu, 1 liter pupuk cair bersama dengan 100 liter air. Penting untuk dicatat, konsentrasi pupuk organik cair tidak boleh melebihi 2%. Selain itu, kita bisa memberikan pupuk kandang atau kompos sesudah tanaman berumur 2-3 minggu bersama dosis satu gengam tangan per tanaman.

Untuk budidaya tomat non-organik, pada usia satu minggu memberikan campuran urea dan KCl bersama dengan perbandingan 1:1 sebanyak 1-2 gram per tanaman. Kemudian sesudah usia 2-3 minggu berikan lagi urea dan KCl sebanyak 5 gram per tanaman. Bila pada umur lebih dari 4 minggu tanaman tetap keluar kurang gizi memberikan urea dan KCl sebanyak 7 garm per tanaman. Perhatikan, pemberian urea dan KCl jangan sampai perihal tanaman gara-gara sanggup melukai tanaman tersebut. Berikan jarak 5-7 cm berasal dari tanaman.

e. Penyiraman dan pengairan
Tanaman tomat tidak terlampau banyak butuh air, tetapi jangan sampai kekurangan. Kelebihan air didalam budidaya tomat mengakibatkan perkembangan vegetatif (daun dan batang) yang subur tetapi akan menghindar fase generatif. Sebaliknya, kekuranga air yang berkepanjangan mampu memicu pecah-pecah terhadap buah tomat yang dihasilkan.

Kekeringan yang panjang bisa mengakibatkan kerontokan bunga. Penyiraman hendaknya sesuai dengan keadaan cuaca. Bila curah hujan lumayan relatif tidak wajib kembali penyiraman. Justru yang mesti diperbaiki adalah saluran drainase agar air tidak menggenang disekitar areat tanaman. Pada musim kemarau, penyiraman dapat dijalankan pada pagi hari. Cegah jangan hingga tanah retak-retak kekeringan.

f. Pemasangan lenjeran
Pemasangan lenjeran atau ajir mempunyai tujuan sebagai area mengikatkan tanaman sehingga tidak roboh. Lenjeran dibikin berasal dari bambu sepanjang 1,5-2 meter. Lenjeran ditancapkan terhadap jarak lebih kurang 10-20 cm berasal dari tanaman. Lenjeran sanggup dibiarkan tegak independen atau ujungnya diikatkan dengan lenjeran lain yang berdekatan. Pengikatan ujung berguna untuk memperkokoh posisi lenjeran.

Pemasangan lenjeran hendaknya sedini barangkali untuk menghindar luka pada akar tanaman akibat penancapan. Tanaman yang tetap kecil akarnya belum menyebar kemana-mana sehingga kemungkinan tertancap kecil. Luka pada akar yang diakibatkan tusukan lenjeran mampu mencegah perkembangan dan mengundang penyakit.

Pemasangan lenjeran dikerjakan sehabis tinggi tanaman berkisar 10-15 cm. Ikatkan tanaman tomat bersama tali plastik pada lenjeran. Model ikatan sebaiknya berupa angka 8 supaya batang tomat tidak terluka sebab bergesekan bersama tiang lenjeran. Ikatan hendaknya jangan sangat kuat sehingga tidak mencegah pembesaran batang. Setelah itu, tiap tiap tanaman jadi tambah tinggi 20 cm ikatkan batang tanaman bersama dengan tali plastik terhadap lenjeran.

Pengendalian hama dan penyakit
Beberapa jenis hama dan penyakit yang kerap menyerang budidaya tomat antara lain, ulat buah, kutu daun thrips, lalat putih, lalat buah, tungau, nematoda, penyakit layu, bercak daun, penyakit kapang daun, bercak coklat, busuk daun dan busuk buah. Apabila serangannya menggila, hama dan penyakit tersebut mampu disemprot bersama pestisida. Penggunaan pestisida harus bijak, mengatur bersama lingkungan sekitar (para petani lain), riwayat penyemprotan dan mengikuti petunjuk/dosis penggunaan. Apabila tomat yang bakal diproduksi dimaksudkan untuk pasar organik, hendaknya memanfaatkan pestisida yang alami. Silahkan melihat langkah menyebabkan pestisida organik.

Hama dan penyakit terhadap budidaya tomat tidak mampu diberantas bersama hanya mengandalkan pestisida saja. Karena fungsi pestisida cuma pas dan jangka pendek. Selebihnya serangan hama dan penyakit dapat senantiasa berkunjung dan bisa saja dapat lebih resisten. Menaikan dosis pemakaian pestisida bisa saja efektif namun bakal mengundang dampak lingkungan yang jelek dan terhitung menaikan ongkos produksi. Kalau pun perlu mengfungsikan pestisida sebaiknya berganti-ganti brand dengan bahan aktif berbeda.

Untuk mengatasi hama dan penyakit secara menyeluruh mengfungsikan prinsip-prinsip pengendalian hama terpadu (PHT). Penerapan PHT mesti dilaksanakan secara berkesinambungan. Adapun variabel-variabel yang mesti diperhatikan antara lain pemilihan bibit unggul atau varietas yang cocok, benih bebas penyakit, bantuan pupuk berimbang, rotasi tanaman, memakai predator alami, menggunakan tanaman pengusir hama dan terakhir penyemprotan pestisida baik kimia sintetis maupun alami.

Pemanenan budidaya tomat
Budidaya tomat baru mampu dipanen 60-100 hari sesudah tanam, terkait berasal dari varietasnya. Penentuan pas panen berdasarkan umur tanaman kadang selagi tidak efektif. Sebaiknya manfaatkan pengamatan fisik pada tanaman. Tanaman tomat udah dikatakan siap panen andaikan kulit buah berubah berasal dari hijau jadi kekuning-kuningan, bagian pinggir daun menguning dan anggota batang mengering.

Pemetikan hendaknya dikerjakan di pagi atau sore hari sebab pada siang hari tanaman tetap lakukan fotosintesis. Pada suasana demikianlah penguapan tengah tingi-tingginya sehingga buah tomat yang dipetik dapat cepat layu. Pemanenan sanggup dilaksanakan tiap tiap 2-3 hari sekali. Di Indonesia produktivitas tanaman tomat secara rata-rata capai 15,84 ton per hektar. Namun untuk varietas khusus dan didaerah-daerah tertentu sanggup menggapai 25-30 ton per hektar.

rijal wafaudin Diposting oleh

saya seorang peternak yang hobi menulis di blog semoga apa yang saya tulis bisa bermanfaat bagi anda

Belum ada Komentar untuk cara menanam tomat servo di musim hujan | Mungkid

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait cara menanam tomat servo di musim hujan | Mungkid

cara budidaya tomat dan cabai	 | Purwodadi

cara budidaya tomat dan cabai | Purwodadi

T 2 February 2012 F A rijal wafaudin

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah Ini caranya supaya tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat Tomat adalah tidak benar satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms mampu menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama layaknya salad.... Selengkapnya

cara menanam tomat hidroponik dengan media air	 | Boyolali

cara menanam tomat hidroponik dengan media air | Boyolali

T 17 February 2012 F A rijal wafaudin

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah Ini caranya supaya tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat Tomat adalah tidak benar satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms sanggup menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama layaknya salad.... Selengkapnya

cara menanam tomat pada pot	 | Banjarnegara

cara menanam tomat pada pot | Banjarnegara

T 12 November 2011 F A rijal wafaudin

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah Ini caranya supaya tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat Tomat adalah salah satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms bisa menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama layaknya salad. Tomat... Selengkapnya

+ SIDEBAR