Beranda » Uncategorized » cara menanam tomat yg bagus | Boyolali

cara menanam tomat yg bagus | Boyolali

T Diposting oleh pada 25 July 2011
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 6 kali

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah

Ini caranya agar tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat
Tomat adalah keliru satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms mampu menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama layaknya salad.

Tomat sendiri memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, karenanya, mutlak bagi Moms dan anggota keluarga untuk teratur memakan tomat.

Jika Moms memiliki rencana untuk menanam tomat sendiri di halaman rumah, ada beberapa tips yang mesti diperhatikan pas menanam tomat. Berikut caranya, dikutip dari Almanac.

Pilih lahan bersama sinar matahari penuh dan tanah berdrainase baik. Penting bahwa lahan setidaknya menerima 6 jam cahaya matahari tiap tiap hari.
Dua minggu sebelum saat menanam tanaman tomat di luar ruangan, gali tanah sedalam 30 cm dan campur bersama pupuk kompos.
Tanam tanaman tomat dengan jarak kira-kira 60 cm antara tanaman satu dengan tanaman lain.
Tempatkan tomat atau keramba di tanah terhadap selagi penanaman untuk menghindari kerusakan akar di kemudian hari.
Jepit beberapa cabang bawah tanaman tomat, dan tanam akar cukup dalam sehingga daun paling rendah terletak tepat di atas permukaan tanah.
Siram bersama baik untuk kurangi guncangan pada akar.
Gunakan pot atau wadah besar bersama lubang drainase di bagian bawah.
Gunakan tanah yang tidak benar-benar padar supaya air mengalir bersama dengan baik. Direkomendasikan campuran tanah yang baik bersama dengan bahan organik tambahan.
Tanam satu tanaman tomat per pot. Pilih dari varietas semak atau kerdil, banyak tomat ceri tumbuh bersama baik di dalam pot.
Tempatkan pot di daerah yang cerah bersama dengan cahaya matahari penuh selam 6-8 jam sehari.
Jaga kelembaban tanah. Menanam tomat didalam wadah menyebabkan tanah lebih cepat jadi kering daripada di kebun, jadi periksalah tiap-tiap hari dan memberikan air tambahan.
Siram tanaman tomat di pagi hari. Ini berikan tanaman kelembapan yang dibutuhkan untuk melewati hari yang panas. Hindari menyiram di sore atau di malam hari.
Berikan mulsa (material penutup tanaman untuk menjaga kelembapan tanah serta menghimpit perkembangan gulma dan penyakit) lima minggu sesudah tomat ditanam.
Untuk membantu tomat melalui masa-masa kekeringan, temukan lebih dari satu batu pipih dan meletakkan satu di samping setiap tanaman. Batuan mencegah air menguap berasal dari tanah.
Berikan tanaman tomat pupuk atau kompos setiap dua minggu, dimulai dikala buah tomat berdiameter kurang lebih 2,5 cm.
Saat tanaman tumbuh, pangkas semua daun bagian bawah. Ini menolong mencegah penyakit menyebar berasal dari tanah ke dedaunan.
Biarkan tomat yang udah tumbuh sepanjang mungkin. Jika tersedia yang rontok sebelum keluar matang, masukkan ke didalam kantong kertas, dan simpan di area yang sejuk dan gelap.
Jangan pernah memasang tomat di tempat yang cerah sehingga membuatnya matang, tomat bisa saja akan membusuk sebelum akan matang.
Tomat yang sempurna untuk dipetik punyai tekstur keras dan warnanya terlalu merah, berapapun ukurannya, dan barangkali tersedia beberapa warna kuning tersisa di kurang lebih batangnya.
Jangan menempatkan tomat segar ke di dalam kulkas. Melakukan hal itu bisa mengakibatkan kerusakan rasa dan tekstur tomat berasal dari kebun.

Panduan teknis budidaya tomat

Tomat (Lycopersicon esculentum L.) merupakan tanaman asli dari Amerika Tengah dan Selatan. Tanaman ini idealnya ditanam terhadap kisaran suhu 20-27oC bersama dengan curah hujan lebih kurang 750-1250 mg per tahun. Secara lazim tomat dapat tumbuh bersama dengan baik terhadap ketinggian 0-1500 m dpl.

Dewasa ini terkandung lebih berasal dari 400 varietas tomat yang ditanam secara global. Ada varietas yang cuma cocok di dataran tinggi layaknya berlian, mutiara dan kada. Ada yang cocok di dataran rendah layaknya varietas intan, ratna dan CLN. Ada termasuk yang bisa ditanam baik di dataran tinggi maupun rendah, seperti GH2 dan GH4.

Memilih benih tomat
Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya menyesuaikan dahulu bersama karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu termasuk sebaliknya.

Benih tomat dapat didapatkan bersama ringan diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda susah mendapatkannya atau harganya benar-benar mahal, kita sanggup membuatnya sendiri. Caranya bersama dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari aspek ukuran (besar) dan wujud (tidak cacat).

Langahnya sebagai berikut, memilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah lumayan tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam didalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian melaksanakan seleksi sekali kembali pada biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput). Setelah itu keringkan dengan dijemur dan simpan dalam wadah yang kering dan steril.

Penyemaian benih tomat
Sebelum ditanam secara luas, benih tomat sebaiknya disemaikan dahulu hingga miliki daun dan batang yang memadai kuat. Penyemaian hendaknya dikerjakan di atas fasilitas yang terpisah bersama dengan penanaman masal. Lihat cara membawa dampak sarana persemaian untuk tanaman hortikultura.

Untuk budidaya tomat, sebaiknya menentukan sarana persemaian bersama dengan ploybag. Hal ini untuk mengurangi efek tanaman stres saat dipindahkan. Namun persemaian polybag ini biayanya relatif lebih mahal. Apabila Anda pilih persemaian bedeng, hendaknya hati-hati saat mencabut dan memindahkan bibit. Lamanya penyemaian sampai tanaman siap dipindahkan lebih kurang 35-40 hari.

Tips untuk persemaian bedengan, buat larikan (garis) diatas media persemaian dengan jarak antar larik 5 cm dan kedalaman larik 1 cm. Kemudian taburkan benih di dalam larikan, jangan sampai bertumpuk-tumpuk, sebaiknya jarak antar benih 2-3 cm. Kemudian tutup larikan bersama tanah dan siram secukupnya. Metode pemindahanbisa ditunaikan bersama dua cara. Pertama bersama dengan pencabutan, sebelum benih dicabut siram bersama air untuk melunakan tempat agar akar tidak putus saat ditarik. Kedua, langkah putar yaitu mengambil tanaman dengan tanah disekitarnya.

Tips untuk persemaian polybag/pot, setelah fasilitas persemaian dibikin lubangi permukaanya sedalam 1 cm. Kemudian bubuhkan biji tomat satu butir untuk tiap tiap polybag, tutup bersama tempat tanam. Cara memindahkannya adalah dengan merobek atau membebaskan polybag/pot. Lalu masukkan tanaman beserta tanah yang terdapat di polybag/pot kedalam lubang tanam.

Pengolahan tanah
Tomat tumbuh baik pada tingkat keasaman tanah pH 5,5-7. Apabila tanah amat asam (<5,5), tambahkan dolomit atau kapur pertanian. Manfaat pengapuran tak hanya menaikan pH tanah terhitung untuk melakukan perbaikan struktur tanah. Dosisnya mesti disesuaikan bersama dengan tingkat pH tanah masing-masing.

Bajak atau cangkul tanah hingga gembur kemudian bentuk bedengan bersama ketinggian 30 cm, lebar 1 mtr. dan pajang ikuti kontur lahan. Buat jarak antar bedeng selebar 30-40 cm. Kemudian diamkan tanah sekitar satu minggu.

Setelah itu, memberikan pupuk dasar bersifat pupuk organik layaknya pupuk kandang atau pupuk kompos sebanyak 20 ton per hektar. Aduk hingga merata diatas bedengan. Untuk memperkaya kadar fosfor dapat ditambahkan pupuk TSP secukupnya (kira-kira 5 gram per tanaman). Untuk budidaya tomat organik, jangan ditambahkan pupuk kimia tetapi pupuk dasar harus lebih banyak, kurang lebih 30-40 ton per hektar.

Kemudian tutup bedengan dengan mulsa plastik, penutupan dengan mulsa amat berfaedah khususnya terhadap musim kemarau. Mulsa plastik berfaedah untuk menjaga kelembaban tanah, mengendalikan gulma dan supaya buah tomat selamanya bersih tidak menyentuh tanah. Biarkan ulang tanah selama satu minggu sebelum saat ditanami.

Penanaman bibit tomat
Pertama-tama bikin lubang tanam terhadap mulsa bersama dengan diameter 5-7 cm. Dalam satu bedengan terdapat dua lajur lubang tanam, jarak antar lajur sebesar 70-80 cm dan jarak antar lubang didalam satu lajur 40-50 cm, kedalaman lubang tanam kurang lebih 5-7 cm.

Setelah itu masukkan bibit siap tanam. Untuk bibit yang disemai dalam polybag atau pot, terlepas lebih-lebih dahulu wadahnya lantas masukkan semua sarana tanam tanpa mencabut akar tanaman. Kemudian tutup dan ratakan bersama dengan tanah sekitar. Untuk bibit yang ditanam di persemaian bedeng, masukkan tanaman sesudah itu timbun dengan tanah bekas galian lubang. Ratakan dan siram bersama air untuk memelihara kelembabannya.

Pemeliharaan dan perawatan
Tanaman tomat cukup sensitif dan harus perawatan yang intensif. Tanaman ini terlampau rentan terhadap hama dan penyakit, terutama yang ditanam di dataran rendah. Setelah pemanenan, dampak rusaknya buah tomat masih tinggi kurang lebih 20-50%. Berikut lebih dari satu perawatan mutlak andaikan kami hendak jalankan budidaya tomat.

Hama dan penyakit tanaman tomat

a. Penyulaman
Penyulaman berguna untuk mengganti tanaman yang gagal tumbuh, baik sakit atau rebah dikarenakan cuaca. Penyulaman dilaksanakan sehabis seminggu tomat ditanam. Cabut tanaman yang keluar tidak sehat (kuning/layu) atau mati. Ganti dengan bibit sisa penyemaian.

b. Penyiangan
Penyiangan dalam budidaya tomat kebanyakan dikerjakan 3-4 kali sepanjang musim tanam. Pada areal tanam yang ditutup mulsa penyiangan bisa lebih jarang lagi. Penyiangan memiliki tujuan untuk mengangkat gulma yang tersedia di areal tanam. Pertumbuhan gulma bakal menganggu tanaman, sebab tanaman perlu bersaing dalam beroleh nutrisi. Selain itu gulma termasuk mengundang hama dan penyakit yang mampu menyerang tanaman utama.

c. Pemangkasan
Pemangkasan pada tanaman tomat dilakukan tiap tiap minggu. Pemangkasan tunas yang tumbuh terhadap ketiak daun kudu langsung agar tidak tumbuh jadi batang. Pemangkasan tunas muda bisa ditunaikan bersama tangan. Namun misalnya batang telah sangat keras, sebaiknya gunakan pisau atau gunting. Untuk mengatur ketinggian tanaman tomat, ujung tanaman mampu dipotong. Pemotongan ujung tanaman ditunaikan sehabis muncul jumlah dompolan buah sekitar 5-7 buah.

d. Pemupukan tambahan
Pada budidaya tomat organik, semprotkan pupuk organik cair yang mempunyai kadar kalium tinggi pada sementara tanaman bakal berbunga dan berbuah (fase generatif). Penyemprotan dapat ditunaikan tiap tiap minggu. Harus diperhatikan, pupuk organik cair wajib diencerkan lebih-lebih dahulu, 1 liter pupuk cair bersama dengan 100 liter air. Penting untuk dicatat, konsentrasi pupuk organik cair tidak boleh melebihi 2%. Selain itu, kami bisa memberikan pupuk kandang atau kompos sehabis tanaman berumur 2-3 minggu dengan dosis satu gengam tangan per tanaman.

Untuk budidaya tomat non-organik, pada usia satu minggu berikan campuran urea dan KCl bersama dengan perbandingan 1:1 sebanyak 1-2 gram per tanaman. Kemudian setelah umur 2-3 minggu berikan lagi urea dan KCl sebanyak 5 gram per tanaman. Bila terhadap usia lebih dari 4 minggu tanaman masih muncul tidak cukup gizi memberikan urea dan KCl sebanyak 7 garm per tanaman. Perhatikan, dukungan urea dan KCl jangan hingga perihal tanaman karena mampu melukai tanaman tersebut. Berikan jarak 5-7 cm berasal dari tanaman.

e. Penyiraman dan pengairan
Tanaman tomat tidak sangat banyak memerlukan air, namun jangan sampai kekurangan. Kelebihan air dalam budidaya tomat mengakibatkan perkembangan vegetatif (daun dan batang) yang subur tapi dapat menghambat fase generatif. Sebaliknya, kekuranga air yang berkesinambungan mampu menyebabkan pecah-pecah terhadap buah tomat yang dihasilkan.

Kekeringan yang panjang dapat menyebabkan kerontokan bunga. Penyiraman hendaknya disesuaikan bersama dengan keadaan cuaca. Bila curah hujan lumayan relatif tidak kudu ulang penyiraman. Justru yang wajib diperbaiki adalah saluran drainase supaya air tidak menggenang disekitar areat tanaman. Pada musim kemarau, penyiraman sanggup dikerjakan terhadap pagi hari. Cegah jangan sampai tanah retak-retak kekeringan.

f. Pemasangan lenjeran
Pemasangan lenjeran atau ajir punya tujuan sebagai tempat mengikatkan tanaman agar tidak roboh. Lenjeran dibikin berasal dari bambu sepanjang 1,5-2 meter. Lenjeran ditancapkan pada jarak kurang lebih 10-20 cm dari tanaman. Lenjeran dapat dibiarkan tegak berdiri sendiri atau ujungnya diikatkan bersama dengan lenjeran lain yang berdekatan. Pengikatan ujung berfungsi untuk memperkokoh posisi lenjeran.

Pemasangan lenjeran hendaknya sedini mungkin untuk menahan luka terhadap akar tanaman akibat penancapan. Tanaman yang masih kecil akarnya belum menyebar kemana-mana sehingga bisa saja tertancap kecil. Luka terhadap akar yang diakibatkan tusukan lenjeran mampu menghindar pertumbuhan dan menyebabkan penyakit.

Pemasangan lenjeran dikerjakan setelah tinggi tanaman berkisar 10-15 cm. Ikatkan tanaman tomat bersama dengan tali plastik terhadap lenjeran. Model ikatan sebaiknya berwujud angka 8 sehingga batang tomat tidak terluka karena bergesekan bersama dengan tiang lenjeran. Ikatan hendaknya jangan terlalu kuat sehingga tidak menahan pembesaran batang. Setelah itu, tiap tiap tanaman makin tambah tinggi 20 cm ikatkan batang tanaman dengan tali plastik terhadap lenjeran.

Pengendalian hama dan penyakit
Beberapa jenis hama dan penyakit yang sering menyerang budidaya tomat antara lain, ulat buah, kutu daun thrips, lalat putih, lalat buah, tungau, nematoda, penyakit layu, bercak daun, penyakit kapang daun, bercak coklat, busuk daun dan busuk buah. Apabila serangannya menggila, hama dan penyakit tersebut dapat disemprot dengan pestisida. Penggunaan pestisida perlu bijak, sesuaikan bersama dengan lingkungan lebih kurang (para petani lain), riwayat penyemprotan dan ikuti petunjuk/dosis penggunaan. Apabila tomat yang akan diproduksi bertujuan untuk pasar organik, hendaknya gunakan pestisida yang alami. Silahkan melihat langkah sebabkan pestisida organik.

Hama dan penyakit pada budidaya tomat tidak sanggup diberantas dengan hanya mengandalkan pestisida saja. Karena fungsi pestisida cuma pas dan jangka pendek. Selebihnya serangan hama dan penyakit akan senantiasa singgah dan barangkali bakal lebih resisten. Menaikan dosis penggunaan pestisida bisa saja efektif tetapi dapat menimbulkan dampak lingkungan yang tidak baik dan termasuk menaikan cost produksi. Kalau pun mesti mengfungsikan pestisida sebaiknya berganti-ganti merek bersama dengan bahan aktif berbeda.

Untuk menanggulangi hama dan penyakit secara menyeluruh menggunakan prinsip-prinsip pengendalian hama terpadu (PHT). Penerapan PHT perlu ditunaikan secara berkesinambungan. Adapun variabel-variabel yang harus diperhatikan antara lain penentuan bibit unggul atau varietas yang cocok, benih bebas penyakit, pertolongan pupuk berimbang, rotasi tanaman, menggunakan predator alami, pakai tanaman pengusir hama dan paling akhir penyemprotan pestisida baik kimia sintetis maupun alami.

Pemanenan budidaya tomat
Budidaya tomat baru sanggup dipanen 60-100 hari sesudah tanam, bergantung dari varietasnya. Penentuan kala panen berdasarkan umur tanaman kadang kala tidak efektif. Sebaiknya gunakan pengamatan fisik terhadap tanaman. Tanaman tomat sudah dikatakan siap panen kalau kulit buah beralih berasal dari hijau menjadi kekuning-kuningan, bagian pinggir daun menguning dan anggota batang mengering.

Pemetikan hendaknya dilakukan di pagi atau sore hari sebab terhadap siang hari tanaman masih melaksanakan fotosintesis. Pada keadaan demikian penguapan sedang tingi-tingginya agar buah tomat yang dipetik dapat cepat layu. Pemanenan bisa dikerjakan setiap 2-3 hari sekali. Di Indonesia produktivitas tanaman tomat secara umumnya menggapai 15,84 ton per hektar. Namun untuk varietas spesifik dan didaerah-daerah spesifik dapat capai 25-30 ton per hektar.

rijal wafaudin Diposting oleh

saya seorang peternak yang hobi menulis di blog semoga apa yang saya tulis bisa bermanfaat bagi anda

Belum ada Komentar untuk cara menanam tomat yg bagus | Boyolali

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait cara menanam tomat yg bagus | Boyolali

cara menanam tomat golden pearl	 | Klaten

cara menanam tomat golden pearl | Klaten

T 2 November 2011 F A rijal wafaudin

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah Ini caranya sehingga tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat Tomat adalah tidak benar satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms mampu menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama seperti salad.... Selengkapnya

cara menanam tomat dlm pot	 | Sragen

cara menanam tomat dlm pot | Sragen

T 4 June 2012 F A rijal wafaudin

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah Ini caranya agar tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat Tomat adalah keliru satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms dapat menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama layaknya salad. Tomat... Selengkapnya

cara tanam tomat hijau	 | Sukoharjo

cara tanam tomat hijau | Sukoharjo

T 26 April 2012 F A rijal wafaudin

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah Ini caranya supaya tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat Tomat adalah keliru satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms bisa menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama layaknya salad. Tomat... Selengkapnya

+ SIDEBAR