Beranda » Uncategorized » cara menanam tomat yg bagus | Purbalingga

cara menanam tomat yg bagus | Purbalingga

T Diposting oleh pada 15 November 2011
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 5 kali

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah

Ini caranya sehingga tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat
Tomat adalah keliru satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms dapat menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama layaknya salad.

Tomat sendiri mempunyai banyak kegunaan untuk kesehatan, karenanya, mutlak bagi Moms dan bagian keluarga untuk rutin memakan tomat.

Jika Moms memiliki rencana untuk menanam tomat sendiri di halaman rumah, ada sebagian tips yang kudu diperhatikan saat menanam tomat. Berikut caranya, dikutip dari Almanac.

Pilih lahan bersama dengan sinar matahari penuh dan tanah berdrainase baik. Penting bahwa lahan setidaknya menerima 6 jam cahaya matahari setiap hari.
Dua minggu sebelum saat menanam tanaman tomat di luar ruangan, gali tanah sedalam 30 cm dan campur dengan pupuk kompos.
Tanam tanaman tomat dengan jarak lebih kurang 60 cm antara tanaman satu bersama tanaman lain.
Tempatkan tomat atau keramba di tanah pada selagi penanaman untuk menjauhi rusaknya akar di lantas hari.
Jepit sebagian cabang bawah tanaman tomat, dan tanam akar lumayan di dalam agar daun paling rendah terdapat tepat di atas permukaan tanah.
Siram dengan baik untuk kurangi guncangan pada akar.
Gunakan pot atau wadah besar bersama lubang drainase di anggota bawah.
Gunakan tanah yang tidak terlalu padar supaya air mengalir dengan baik. Direkomendasikan campuran tanah yang baik dengan bahan organik tambahan.
Tanam satu tanaman tomat per pot. Pilih dari varietas semak atau kerdil, banyak tomat ceri tumbuh bersama baik didalam pot.
Tempatkan pot di daerah yang cerah dengan sinar matahari penuh selam 6-8 jam sehari.
Jaga kelembapan tanah. Menanam tomat di dalam wadah membuat tanah lebih cepat jadi kering daripada di kebun, menjadi periksalah tiap tiap hari dan memberikan air tambahan.
Siram tanaman tomat di pagi hari. Ini memberi tanaman kelembaban yang diperlukan untuk lewat hari yang panas. Hindari menyiram di sore atau di malam hari.
Berikan mulsa (material penutup tanaman untuk melindungi kelembaban tanah serta menghimpit pertumbuhan gulma dan penyakit) lima minggu setelah tomat ditanam.
Untuk menunjang tomat melalui masa-masa kekeringan, temukan sebagian batu pipih dan menempatkan satu di samping setiap tanaman. Batuan mencegah air menguap berasal dari tanah.
Berikan tanaman tomat pupuk atau kompos tiap-tiap dua minggu, di mulai dikala buah tomat berdiameter lebih kurang 2,5 cm.
Saat tanaman tumbuh, pangkas seluruh daun anggota bawah. Ini membantu menghambat penyakit menyebar berasal dari tanah ke dedaunan.
Biarkan tomat yang telah tumbuh selama mungkin. Jika tersedia yang rontok sebelum muncul matang, masukkan ke di dalam kantong kertas, dan simpan di tempat yang sejuk dan gelap.
Jangan dulu memasang tomat di tempat yang cerah agar membuatnya matang, tomat mungkin bakal membusuk sebelum matang.
Tomat yang prima untuk dipetik punyai tekstur keras dan warnanya benar-benar merah, berapapun ukurannya, dan barangkali ada sebagian warna kuning tersisa di lebih kurang batangnya.
Jangan meletakkan tomat fresh ke didalam kulkas. Melakukan perihal itu bisa merusak rasa dan tekstur tomat berasal dari kebun.

Panduan teknis budidaya tomat

Tomat (Lycopersicon esculentum L.) merupakan tanaman asli berasal dari Amerika Tengah dan Selatan. Tanaman ini idealnya ditanam pada kisaran suhu 20-27oC dengan curah hujan kurang lebih 750-1250 mg per tahun. Secara lazim tomat mampu tumbuh bersama dengan baik pada ketinggian 0-1500 m dpl.

Dewasa ini terdapat lebih berasal dari 400 varietas tomat yang ditanam secara global. Ada varietas yang hanya sesuai di dataran tinggi layaknya berlian, mutiara dan kada. Ada yang sesuai di dataran rendah seperti varietas intan, ratna dan CLN. Ada juga yang sanggup ditanam baik di dataran tinggi maupun rendah, seperti GH2 dan GH4.

Memilih benih tomat
Untuk pilih tipe tomat yang dapat ditanam hendaknya menyesuaikan dahulu bersama dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang sesuai untuk dataran tinggi begitu termasuk sebaliknya.

Benih tomat dapat didapatkan bersama dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda susah mendapatkannya atau harganya sangat mahal, kami mampu membuatnya sendiri. Caranya bersama dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik berasal dari faktor ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat).

Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang dapat dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat berikut menua di pohon. Setelah lumayan tua ambil bijinya dan bersihkan berasal dari lendir yang menyelubunginya bersama dengan air. Setelah itu rendam dalam air, memilih biji yang tenggelam. Kemudian melakukan seleksi sekali ulang pada biji tomat, pilih yang bentuknya prima (tidak cacat atau keriput). Setelah itu keringkan bersama dijemur dan simpan di dalam wadah yang kering dan steril.

Penyemaian benih tomat
Sebelum ditanam secara luas, benih tomat sebaiknya disemaikan dahulu hingga memiliki daun dan batang yang cukup kuat. Penyemaian hendaknya dilakukan di atas media yang terpisah bersama penanaman masal. Lihat cara membuat media persemaian untuk tanaman hortikultura.

Untuk budidaya tomat, sebaiknya menentukan sarana persemaian bersama dengan ploybag. Hal ini untuk kurangi resiko tanaman stres saat dipindahkan. Namun persemaian polybag ini biayanya relatif lebih mahal. Apabila Anda pilih persemaian bedeng, hendaknya hati-hati pas mencabut dan memindahkan bibit. Lamanya penyemaian sampai tanaman siap dipindahkan kira-kira 35-40 hari.

Tips untuk persemaian bedengan, membuat larikan (garis) diatas sarana persemaian dengan jarak antar larik 5 cm dan kedalaman larik 1 cm. Kemudian taburkan benih didalam larikan, jangan sampai bertumpuk-tumpuk, sebaiknya jarak antar benih 2-3 cm. Kemudian tutup larikan dengan tanah dan siram secukupnya. Metode pemindahanbisa dijalankan dengan dua cara. Pertama bersama pencabutan, sebelum benih dicabut siram dengan air untuk melunakan media supaya akar tidak putus disaat ditarik. Kedua, langkah putar yakni mengambil alih tanaman bersama dengan tanah disekitarnya.

Tips untuk persemaian polybag/pot, setelah sarana persemaian dibikin lubangi permukaanya sedalam 1 cm. Kemudian bubuhkan biji tomat satu butir untuk setiap polybag, tutup bersama media tanam. Cara memindahkannya adalah bersama dengan merobek atau melepas polybag/pot. Lalu masukkan tanaman beserta tanah yang terkandung di polybag/pot kedalam lubang tanam.

Pengolahan tanah
Tomat tumbuh baik pada tingkat keasaman tanah pH 5,5-7. Apabila tanah benar-benar asam (<5,5), tambahkan dolomit atau kapur pertanian. faedah pengapuran tak hanya menaikan pH tanah juga untuk melakukan perbaikan struktur tanah. Dosisnya perlu sesuai bersama dengan tingkat pH tanah masing-masing.

Bajak atau cangkul tanah sampai gembur sesudah itu wujud bedengan dengan ketinggian 30 cm, lebar 1 mtr. dan pajang mengikuti kontur lahan. Buat jarak antar bedeng selebar 30-40 cm. Kemudian diamkan tanah kurang lebih satu minggu.

Setelah itu, berikan pupuk dasar berbentuk pupuk organik layaknya pupuk kandang atau pupuk kompos sebanyak 20 ton per hektar. Aduk hingga merata diatas bedengan. Untuk memperkaya kadar fosfor dapat ditambahkan pupuk TSP secukupnya (kira-kira 5 gram per tanaman). Untuk budidaya tomat organik, jangan ditambahkan pupuk kimia tetapi pupuk basic perlu lebih banyak, kurang lebih 30-40 ton per hektar.

Kemudian tutup bedengan bersama mulsa plastik, penutupan bersama dengan mulsa amat bermanfaat khususnya terhadap musim kemarau. Mulsa plastik berfungsi untuk menjaga kelembaban tanah, mengendalikan gulma dan agar buah tomat selalu bersih tidak menyentuh tanah. Biarkan lagi tanah selama satu minggu sebelum saat ditanami.

Penanaman bibit tomat
Pertama-tama buat lubang tanam terhadap mulsa dengan diameter 5-7 cm. Dalam satu bedengan terdapat dua lajur lubang tanam, jarak antar lajur sebesar 70-80 cm dan jarak antar lubang didalam satu lajur 40-50 cm, kedalaman lubang tanam kurang lebih 5-7 cm.

Setelah itu masukkan bibit siap tanam. Untuk bibit yang disemai dalam polybag atau pot, lepas terutama dahulu wadahnya lantas masukkan seluruh fasilitas tanam tanpa mencabut akar tanaman. Kemudian tutup dan ratakan bersama tanah sekitar. Untuk bibit yang ditanam di persemaian bedeng, masukkan tanaman lantas timbun bersama tanah bekas galian lubang. Ratakan dan siram bersama air untuk merawat kelembabannya.

Pemeliharaan dan perawatan
Tanaman tomat memadai sensitif dan wajib perawatan yang intensif. Tanaman ini terlalu rentan terhadap hama dan penyakit, khususnya yang ditanam di dataran rendah. Setelah pemanenan, resiko rusaknya buah tomat masih tinggi kira-kira 20-50%. Berikut beberapa perawatan penting seandainya kami hendak lakukan budidaya tomat.

Hama dan penyakit tanaman tomat

a. Penyulaman
Penyulaman berguna untuk mengganti tanaman yang gagal tumbuh, baik sakit atau rebah dikarenakan cuaca. Penyulaman dilaksanakan setelah seminggu tomat ditanam. Cabut tanaman yang muncul tidak sehat (kuning/layu) atau mati. Ganti bersama dengan bibit sisa penyemaian.

b. Penyiangan
Penyiangan di dalam budidaya tomat kebanyakan dilaksanakan 3-4 kali selama musim tanam. Pada areal tanam yang ditutup mulsa penyiangan mampu lebih jarang lagi. Penyiangan mempunyai tujuan untuk mengangkat gulma yang ada di areal tanam. Pertumbuhan gulma dapat menganggu tanaman, gara-gara tanaman perlu beradu didalam beroleh nutrisi. Selain itu gulma juga mengakibatkan hama dan penyakit yang bisa menyerang tanaman utama.

c. Pemangkasan
Pemangkasan terhadap tanaman tomat ditunaikan setiap minggu. Pemangkasan tunas yang tumbuh terhadap ketiak daun mesti segera sehingga tidak tumbuh menjadi batang. Pemangkasan tunas muda dapat dilakukan bersama tangan. Namun sekiranya batang telah terlampau keras, sebaiknya gunakan pisau atau gunting. Untuk mengatur ketinggian tanaman tomat, ujung tanaman mampu dipotong. Pemotongan ujung tanaman dijalankan setelah nampak kuantitas dompolan buah kurang lebih 5-7 buah.

d. Pemupukan tambahan
Pada budidaya tomat organik, semprotkan pupuk organik cair yang membawa kadar kalium tinggi pada saat tanaman dapat berbunga dan berbuah (fase generatif). Penyemprotan bisa dilakukan tiap-tiap minggu. Harus diperhatikan, pupuk organik cair wajib diencerkan terlebih dahulu, 1 liter pupuk cair bersama 100 liter air. Penting untuk dicatat, konsentrasi pupuk organik cair tidak boleh melebihi 2%. Selain itu, kami bisa menambahkan pupuk kandang atau kompos sesudah tanaman berumur 2-3 minggu bersama dosis satu gengam tangan per tanaman.

Untuk budidaya tomat non-organik, terhadap umur satu minggu memberikan campuran urea dan KCl bersama perbandingan 1:1 sebanyak 1-2 gram per tanaman. Kemudian sesudah umur 2-3 minggu berikan ulang urea dan KCl sebanyak 5 gram per tanaman. Bila pada umur lebih dari 4 minggu tanaman tetap terlihat kurang gizi berikan urea dan KCl sebanyak 7 garm per tanaman. Perhatikan, perlindungan urea dan KCl jangan hingga berkenaan tanaman gara-gara mampu melukai tanaman tersebut. Berikan jarak 5-7 cm dari tanaman.

e. Penyiraman dan pengairan
Tanaman tomat tidak terlampau banyak butuh air, tetapi jangan hingga kekurangan. Kelebihan air dalam budidaya tomat menyebabkan pertumbuhan vegetatif (daun dan batang) yang subur tetapi dapat menghambat fase generatif. Sebaliknya, kekuranga air yang berkelanjutan dapat memicu pecah-pecah pada buah tomat yang dihasilkan.

Kekeringan yang panjang dapat memicu kerontokan bunga. Penyiraman hendaknya disesuaikan bersama kondisi cuaca. Bila curah hujan memadai relatif tidak wajib kembali penyiraman. Justru yang wajib diperbaiki adalah saluran drainase sehingga air tidak menggenang disekitar areat tanaman. Pada musim kemarau, penyiraman bisa dikerjakan terhadap pagi hari. Cegah jangan hingga tanah retak-retak kekeringan.

f. Pemasangan lenjeran
Pemasangan lenjeran atau ajir mempunyai tujuan sebagai tempat mengikatkan tanaman agar tidak roboh. Lenjeran dibuat berasal dari bambu sepanjang 1,5-2 meter. Lenjeran ditancapkan pada jarak sekitar 10-20 cm dari tanaman. Lenjeran sanggup dibiarkan tegak independent atau ujungnya diikatkan bersama dengan lenjeran lain yang berdekatan. Pengikatan ujung berfaedah untuk memperkokoh posisi lenjeran.

Pemasangan lenjeran hendaknya sedini kemungkinan untuk menghambat luka pada akar tanaman akibat penancapan. Tanaman yang tetap kecil akarnya belum menyebar kemana-mana agar barangkali tertancap kecil. Luka terhadap akar yang diakibatkan tusukan lenjeran bisa mencegah perkembangan dan mengundang penyakit.

Pemasangan lenjeran dijalankan sesudah tinggi tanaman berkisar 10-15 cm. Ikatkan tanaman tomat bersama tali plastik terhadap lenjeran. Model ikatan sebaiknya berwujud angka 8 sehingga batang tomat tidak terluka karena bergesekan bersama tiang lenjeran. Ikatan hendaknya jangan benar-benar kuat agar tidak menahan pembesaran batang. Setelah itu, setiap tanaman makin tambah tinggi 20 cm ikatkan batang tanaman dengan tali plastik pada lenjeran.

Pengendalian hama dan penyakit
Beberapa tipe hama dan penyakit yang kerap menyerang budidaya tomat pada lain, ulat buah, kutu daun thrips, lalat putih, lalat buah, tungau, nematoda, penyakit layu, bercak daun, penyakit kapang daun, bercak coklat, busuk daun dan busuk buah. Apabila serangannya menggila, hama dan penyakit tersebut sanggup disemprot bersama pestisida. Penggunaan pestisida wajib bijak, sesuaikan bersama lingkungan sekitar (para petani lain), riwayat penyemprotan dan mengikuti petunjuk/dosis penggunaan. Apabila tomat yang dapat diproduksi ditujukan untuk pasar organik, hendaknya mengfungsikan pestisida yang alami. Silahkan menyaksikan langkah sebabkan pestisida organik.

Hama dan penyakit pada budidaya tomat tidak dapat diberantas dengan hanya mengandalkan pestisida saja. Karena fungsi pestisida cuma waktu dan jangka pendek. Selebihnya serangan hama dan penyakit dapat selamanya mampir dan barangkali bakal lebih resisten. Menaikan dosis pemanfaatan pestisida barangkali efektif namun akan menyebabkan efek lingkungan yang tidak baik dan terhitung menaikan cost produksi. Kalau pun kudu menggunakan pestisida sebaiknya berganti-ganti merek dengan bahan aktif berbeda.

Untuk mengatasi hama dan penyakit secara menyeluruh pakai prinsip-prinsip pengendalian hama terpadu (PHT). Penerapan PHT wajib dilakukan secara berkesinambungan. Adapun variabel-variabel yang harus diperhatikan antara lain pemilihan bibit unggul atau varietas yang cocok, benih bebas penyakit, pertolongan pupuk berimbang, rotasi tanaman, pakai predator alami, memanfaatkan tanaman pengusir hama dan terakhir penyemprotan pestisida baik kimia sintetis maupun alami.

Pemanenan budidaya tomat
Budidaya tomat baru mampu dipanen 60-100 hari sesudah tanam, bergantung dari varietasnya. Penentuan selagi panen berdasarkan usia tanaman kadang pas tidak efektif. Sebaiknya mengfungsikan pengamatan fisik pada tanaman. Tanaman tomat sudah dikatakan siap panen bila kulit buah beralih berasal dari hijau menjadi kekuning-kuningan, anggota tepi daun menguning dan anggota batang mengering.

Pemetikan hendaknya dijalankan di pagi atau sore hari gara-gara terhadap siang hari tanaman masih melakukan fotosintesis. Pada situasi demikian penguapan tengah tingi-tingginya supaya buah tomat yang dipetik akan cepat layu. Pemanenan mampu dilakukan tiap-tiap 2-3 hari sekali. Di Indonesia produktivitas tanaman tomat secara kebanyakan meraih 15,84 ton per hektar. Namun untuk varietas spesifik dan didaerah-daerah tertentu dapat meraih 25-30 ton per hektar.

rijal wafaudin Diposting oleh

saya seorang peternak yang hobi menulis di blog semoga apa yang saya tulis bisa bermanfaat bagi anda

Belum ada Komentar untuk cara menanam tomat yg bagus | Purbalingga

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait cara menanam tomat yg bagus | Purbalingga

cara budidaya tomat krismil	 | Kebumen

cara budidaya tomat krismil | Kebumen

T 22 November 2011 F A rijal wafaudin

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah Ini caranya supaya tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat Tomat adalah keliru satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms sanggup menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama seperti salad. Tomat... Selengkapnya

cara menanam tomat yang baik dalam pot	 | Slawi

cara menanam tomat yang baik dalam pot | Slawi

T 19 August 2011 F A rijal wafaudin

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah Ini caranya agar tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat Tomat adalah keliru satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms mampu menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama seperti salad. Tomat... Selengkapnya

cara menanam tomat dalam pot terbalik	 | Jepara

cara menanam tomat dalam pot terbalik | Jepara

T 16 January 2012 F A rijal wafaudin

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah Ini caranya sehingga tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat Tomat adalah tidak benar satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms dapat menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama layaknya salad.... Selengkapnya

+ SIDEBAR