Beranda » Tips » cara mengatasi hama pada ternak jangkrik |Kajen

cara mengatasi hama pada ternak jangkrik |Kajen

T Diposting oleh pada 11 March 2020
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 3 kali

Cara ternak jangkrik yang efektif

Jangkrik merupakan tidak benar satu serangga yang kerap dijadikan pakan burung, ikan dan reptil. Permintaan bakal jangkrik sejalan dengan naiknya minat untuk pelihara burung, ikan dan reptil. Cara ternak jangkrik cukup mudah ditunaikan baik untuk skala kecil maupun besar.

Sebelum membicarakan berkenaan langkah ternak jangkrik, ada baiknya kita mengenal terlebih dahulu jenis dan pembawaan bintang ini. Nama ilmiah jangkrik Gryllus Sp., termasuk dalam keluarga Gryllidae. Menurut catatan terdapat lebih berasal dari 1000 spesies jangkrik yang hidup di daerah tropis.

Di Indonesia, setidaknya sudah dikenal 100-an spesies jangkrik. Namun belum sepenuhnya terpetakan secara lengkap. Jenis spesies yang banyak dipelihara untuk ternak jangkrik komersial adalah Gryllus mitratus dan Gryllus testaclus. Selain itu, masih terdapat jangkrik yang diternakan untuk obyek lain, seperti hobi dan hewan aduan.

Jangkrik merupakan hewan herbivora. Di alam bebas serangga ini memakan daun-daunan muda seperti rerumputan. Dalam lingkungan budidaya, sanggup diberi pakan sayuran hijau yang banyak punya kandungan air layaknya sawi, bayam, selada, mentimun dan daun pepaya.

Persiapan kandang
Langkah pertama untuk memulai ternak jangkrik adalah mempersiapkan kandang atau area budidaya jangkrik. Kandang untuk ternak jangkrik sanggup dibuat dari bermacam bahan layaknya kardus papan atau triplek. Pada peluang kali ini, kami akan beri tambahan contoh pembuatan kandang jangkrik dari kayu dan kasa.

Desain kandang untuk ternak jangkrik kotak layaknya peti, bisa terbuat dari papan atau tripleks. Berikut uraian kandang jangkrik kotak tunggal.

Kotak terbuat dari papan atau tripleks dengan tulang dari kayu kaso/kayu reng. Ukuran panjang 100 cm, lebar 60 cm dan tinggi 30-40 cm.
Gunakan lem terhadap tiap tiap lanjutan dan sudut peti. Gunanya sehingga jangkrik yang baru menetas tidak muncul lewat celah sambungan. Ukuran jangkrik baru menetas terlampau kecil.

Permukaan anggota atas wajib sanggup dibuka tutup bersama dengan pakai engsel.
Pada sisi muka dan belakang diberi lubang ventilasi. Ukuran lubang ventilasi 50 x 7 cm, posisi lubang kurang lebih 10 cm dari atas (lihat gambar). Ventilasi ditutup bersama dengan kasa kawat ukuran halus supaya jangkrik kecil tidak bisa kabur.

Pada segi tepi diberi celah atau cantelan untuk pegangan. Gunanya untuk memudahkan mengangkat atau menggeser peti.
Pada sekeliling sisi bagian dalam, sekitar 10 cm dari atas, memberikan isolasi plastik. Gunanya sehingga jangkrik tidak merayap ke atas.
Pasang kaki-kaki pada keempat sudut peti, kira-kira tingginya 10 cm. Keempat kaki-kaki selanjutnya nantinya diletakan terhadap mangkung yang diisi air atau cairan lain. Gunanya untuk menahan hama seperti semut masuk ke didalam kandang.
Kandang jangkrik terhitung bisa dibikin bersusun, kalau tiga susun untuk menghemat daerah dan efisiensi budidaya. Kandang jangkrik sebaiknya ditempatkan di di dalam ruangan yang gelap, tidak terkena cahaya matahari langsung.

Selain terlindung berasal dari sinar matahari langsung, ternak jangkrik termasuk memerlukan ketenangan. Sebaiknya memilih ruangan yang memiliki angin cukup, gelap, jauh dari hiruk pikuk dan selanjutnya lalang pergerakan manusia.

Persiapan bibit jangkrik
Seperti telah diuraikan sebelumnya, bibit untuk ternak jangkrik yang biasa diternakan berasal dari model G. miratus dan G. testaclus. Bibit bisa dibeli berasal dari toko pakan yang sediakan pakan hidup. Sebenarnya tipe jangkrik lain sanggup termasuk diternakan, tersedia beberapa spesies yang memang sukar atau lambat perkembangbiakkannya.

Bibit atau indukan ternak jangkrik sebaiknya didapat dari tangkapan alam. Atau kalau sulit, minimal bibit jangkrik jantan didapat dari alam. Karena umumnya indukan jantan hasil tangkapan alam lebih agresif.

Ciri-ciri calon indukan jangkrik:

Sungut atau antena masih panjang, semua anggota badan masih lengkap, bisa melompat jauh dan gesit, badan berwarna mengkilap.
Jangan memilih jangkrik yang jika dipegang mengeluarkan cairan baik berasal dari mulut maupun duburnya.

Induk jantan mengeluarkan derikan yang keras. Permukaan sayap atau punggungnya bergelombang dan kasar.
Induk betina tersedia ovipositor pada bagian ekornya, ekornya ada tiga anggota tengah merupakan ovipositor. Ukurannya besar.
Cara membedakan jangkrik jantan dan betina yang paling mudah adalah melihat ekornya. Jangkrik jantan cuma punyai dua helai ekor sedang betina nampak mempunyai 3 helai ekor. Sebenarnya ekor bagian tengah adalah ovipositor.

Cara ternak jangkrik
Kondisi kandang untuk ternak jangkrik perlu menyimak tingkat kelembaban dan binatang pengganggu. Kelembaban harus tetap dikontrol, khususnya pas musim kemarau, Untuk menjaga kelembapan mampu dijalankan bersama penyemprotan atau menutup kandang dengan karung goni basah.

Musuh atau hama ternak jangkrik cukup banyak, diantaranya tikus, kecoa, semut dan laba-laba. Selain itu, jangkrik dapat jadi kanibal misalnya ketersediaan makanan didalam kandang tidak mencukupi.

a. Mengawinkan jangkrik
Tempat untuk mengawinkan jangkrik sebaiknya terpisah dengan tempat pembesaran anakan. Kondisi kandang untuk mengawinkan sebaiknya dibikin aga serupa dengan habitat jangkrik di alam. Dinding kandang bisa diolesi tanah liat, semen putih dan juga diberi daun-daun kering, layaknya daun jati, daun pisang atau serutan kayu.

Jangkrik yang dapat dikawinkan perlu berasal berasal dari spesies yang sama. Bila indukan jantan dan betina tidak serupa spesies, perkawinan tidak dapat terjadi. Untuk mengawinkan jangkrik masukan indukan betina dan jantan dengan perbandingan 10:2.

Dalam kandang perkawinan, siapkan bak pasir atau tanah sebagai area peneluran. Selama jaman perkawinan jangkrik jantan dapat mengeluarkan nada derik tetap menerus. Jangkrik betina yang telah dibuahi dapat bertelur. Telur kebanyakan ditaruh dalam pasir atau tanah.

Selama jaman perkawinan jangkrik wajib memperoleh asupan pakan yang cukup. Contoh pakannya kubis, sawi, kangkung, bayam, daun pepaya dan tipe sayuran hijau lainnya. Buang pakan yang tersisa tiap-tiap hari, jangan sampai pakan membusuk di di dalam kandang.

Beberapa peternak ada yang memberikan ramuan tertentu bagi jangkrik yang sedang dikawinkan. Misalnya, bekatul, tepung ikan, kuning telur bebek yang udah direbus dan dihaluskan, dan lebih dari satu vitamin. Katanya sehingga telur yang dihasilkan dapat banyak dan berkualitas. Apakah hal selanjutnya efektif? belum ada ujinya hanya berdasarkan berasal dari pengalaman beberapa peternak saja.

b. Menetaskan telur
Telur jangkrik dapat menetas setelah 7-10 hari, juga sejak perkawinan. Maksimal 5 hari sesudah induk betina bertelur (sebelum menetas), pisahkan telur-telur tersebut. Hal ini untuk menjauhi si induk memakan telurnya sendiri.

Pindahkan ke didalam kandang penetasan telur yang juga sekaligus pembesaran anakan. Warna telur yang udah dibuahi bakal berubah berasal dari bening jadi keruh. Setelah 4-6 hari biasanya telur menetas.

Pada jaman penetasan, kelembapan kandang kudu konsisten dijaga bersama dengan penyemprotan air, atau menutup kandang bersama karung goni basah.

c. Pemberian pakan
Setelah telur menetas, langkah setelah itu adalah mengimbuhkan pakan. Jangkrik yang baru menetas, berumur 1-10 hari diberikan pakan ayam (voor), yang terbuat dari kacang kedelai, beras merah, dan jagung kering yang dihaluskan.

Setelah melalui 10 hari, anakan jangkring mampu dikasih makan sayur-sayuran dan jagung muda. Selanjutnya pakan dapat ditambahkan singkong, mentimun atau ubi.

d. Pemeliharaan kandang
Penting untuk merawat kandang selamanya higienis dan bersih, dan juga terhindar dari masalah hama. Hal lain yang kudu dijaga adalah keadaan kandang agar selamanya lembab dan gelap. Selain itu tetap jaga agar makanan memadai tersedia, dikarenakan andaikan kurang jangkrik dapat kanibal, saling emmangsa di pada mereka.

Buang pakan yang tersisa tiap-tiap hari, jangan hingga membusuk di di dalam kandang. Kandang yang baru dibuat sebaiknya dicuci dahulu, jangan sampai masih berbau vinil andaikata terbuat dari tripleks. Caranya, lumuri permukaan kandang bersama dengan lumpur sawah untuk dan dijemur hingga kering.

Periksa air yang ada terhadap mangkok atau kaleng pada kaki-kaki kandang. Tambah atau tukar jika cairan telah sedikit. Cairan yang digunakan sanggup air, minyak tanah, atau tipe cairan lain yang mampu menghambat hama masuk ke di dalam kandang.

e. Pemanenan
Ada dua output yang bisa dipanen berasal dari ternak jangkrik, yaitu jangkrik dewasa dan telur jangkrik. Telur jangkrik kebanyakan dijual lebih mahal dari jangkrik itu sendiri. Telur kebanyakan dijual kepada para peternak jangkrik pembesaran.

Ternak jangkrik telah mampu dipanen sehabis menggapai usia tidak cukup lebih 30 hari. Terhitung sejak telur menjadi menetas.

rijal wafaudin Diposting oleh

saya seorang peternak yang hobi menulis di blog semoga apa yang saya tulis bisa bermanfaat bagi anda

Belum ada Komentar untuk cara mengatasi hama pada ternak jangkrik |Kajen

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait cara mengatasi hama pada ternak jangkrik |Kajen

cara menanam buah apel dengan bijinya	 | Cilacap

cara menanam buah apel dengan bijinya | Cilacap

T 29 May 2012 F A rijal wafaudin

Cara Menanam Apel dari Biji yang Baik dan Benar Apel adalah buah segar nan renyah yang kaya akan kadar air, vitamin B dan C. Di semua dunia, buah apel hampir menjadi buah-buahan yang paling kerap dikonsumsi. Hal ini mengakibatkan permintaan... Selengkapnya

cara ternak jangkrik kebun	|Slawi

cara ternak jangkrik kebun |Slawi

T 6 March 2020 F A rijal wafaudin

Cara ternak jangkrik yang efektif Jangkrik merupakan salah satu serangga yang sering dijadikan pakan burung, ikan dan reptil. Permintaan bakal jangkrik sejalan bersama naiknya minat untuk pelihara burung, ikan dan reptil. Cara ternak jangkrik lumayan gampang dikerjakan baik untuk skala... Selengkapnya

cara budidaya buah apel dalam pot	 | Pati

cara budidaya buah apel dalam pot | Pati

T 18 May 2012 F A rijal wafaudin

Cara Menanam Apel dari Biji yang Baik dan Benar Apel adalah buah segar nan renyah yang kaya bakal kandungan air, vitamin B dan C. Di seluruh dunia, buah apel hampir jadi buah-buahan yang paling sering dikonsumsi. Hal ini membawa dampak... Selengkapnya

+ SIDEBAR