Beranda » Uncategorized » cara menyemai tomat dari biji | Demak

cara menyemai tomat dari biji | Demak

T Diposting oleh pada 3 January 2012
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 3 kali

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah

Ini caranya sehingga tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat
Tomat adalah salah satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms mampu menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama layaknya salad.

Tomat sendiri punyai banyak manfaat untuk kesehatan, karenanya, penting bagi Moms dan bagian keluarga untuk teratur memakan tomat.

Jika Moms berencana untuk menanam tomat sendiri di halaman rumah, ada sebagian tips yang kudu diperhatikan selagi menanam tomat. Berikut caranya, dikutip dari Almanac.

Pilih lahan bersama cahaya matahari penuh dan tanah berdrainase baik. Penting bahwa lahan setidaknya terima 6 jam cahaya matahari tiap tiap hari.
Dua minggu sebelum akan menanam tanaman tomat di luar ruangan, gali tanah sedalam 30 cm dan campur bersama dengan pupuk kompos.
Tanam tanaman tomat dengan jarak kurang lebih 60 cm pada tanaman satu bersama dengan tanaman lain.
Tempatkan tomat atau keramba di tanah pada saat penanaman untuk menjauhi rusaknya akar di lantas hari.
Jepit lebih dari satu cabang bawah tanaman tomat, dan tanam akar lumayan dalam supaya daun paling rendah terletak tepat di atas permukaan tanah.
Siram bersama baik untuk kurangi guncangan pada akar.
Gunakan pot atau wadah besar bersama lubang drainase di bagian bawah.
Gunakan tanah yang tidak benar-benar padar agar air mengalir bersama dengan baik. Direkomendasikan campuran tanah yang baik bersama dengan bahan organik tambahan.
Tanam satu tanaman tomat per pot. Pilih dari varietas semak atau kerdil, banyak tomat ceri tumbuh bersama dengan baik dalam pot.
Tempatkan pot di tempat yang cerah bersama dengan cahaya matahari penuh selam 6-8 jam sehari.
Jaga kelembaban tanah. Menanam tomat didalam wadah memicu tanah lebih cepat mengering daripada di kebun, menjadi periksalah setiap hari dan berikan air tambahan.
Siram tanaman tomat di pagi hari. Ini berikan tanaman kelembapan yang dibutuhkan untuk melalui hari yang panas. Hindari menyiram di sore atau di malam hari.
Berikan mulsa (material penutup tanaman untuk melindungi kelembapan tanah dan juga menekan pertumbuhan gulma dan penyakit) lima minggu sesudah tomat ditanam.
Untuk menopang tomat melalui masa-masa kekeringan, temukan beberapa batu pipih dan tempatkan satu di samping tiap tiap tanaman. Batuan mencegah air menguap berasal dari tanah.
Berikan tanaman tomat pupuk atau kompos tiap-tiap dua minggu, dimulai disaat buah tomat berdiameter sekitar 2,5 cm.
Saat tanaman tumbuh, pangkas seluruh daun bagian bawah. Ini membantu menghambat penyakit menyebar berasal dari tanah ke dedaunan.
Biarkan tomat yang sudah tumbuh selama mungkin. Jika ada yang rontok sebelum saat keluar matang, masukkan ke di dalam kantong kertas, dan simpan di daerah yang sejuk dan gelap.
Jangan pernah memasang tomat di daerah yang cerah sehingga membuatnya matang, tomat mungkin bakal membusuk sebelum saat matang.
Tomat yang prima untuk dipetik punyai tekstur keras dan warnanya amat merah, berapapun ukurannya, dan barangkali ada sebagian warna kuning tersisa di lebih kurang batangnya.
Jangan letakkan tomat segar ke dalam kulkas. Melakukan perihal itu sanggup mengakibatkan kerusakan rasa dan tekstur tomat dari kebun.

Panduan teknis budidaya tomat

Tomat (Lycopersicon esculentum L.) merupakan tanaman asli dari Amerika Tengah dan Selatan. Tanaman ini idealnya ditanam terhadap kisaran suhu 20-27oC dengan curah hujan sekitar 750-1250 mg per tahun. Secara lazim tomat bisa tumbuh dengan baik pada ketinggian 0-1500 m dpl.

Dewasa ini terkandung lebih dari 400 varietas tomat yang ditanam secara global. Ada varietas yang cuma cocok di dataran tinggi seperti berlian, mutiara dan kada. Ada yang cocok di dataran rendah seperti varietas intan, ratna dan CLN. Ada juga yang mampu ditanam baik di dataran tinggi maupun rendah, layaknya GH2 dan GH4.

Memilih benih tomat
Untuk memilih type tomat yang dapat ditanam hendaknya sesuaikan dahulu bersama dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya.

Benih tomat bisa didapatkan bersama mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya sangat mahal, kita mampu membuatnya sendiri. Caranya bersama dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari faktor ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat).

Langahnya sebagai berikut, memilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat selanjutnya menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan membersihkan berasal dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam di dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian melakukan seleksi sekali ulang pada biji tomat, memilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput). Setelah itu keringkan dengan dijemur dan simpan didalam wadah yang kering dan steril.

Penyemaian benih tomat
Sebelum ditanam secara luas, benih tomat sebaiknya disemaikan dahulu hingga miliki daun dan batang yang cukup kuat. Penyemaian hendaknya dijalankan di atas sarana yang terpisah bersama dengan penanaman masal. Lihat cara mengakibatkan sarana persemaian untuk tanaman hortikultura.

Untuk budidaya tomat, sebaiknya pilih fasilitas persemaian dengan ploybag. Hal ini untuk kurangi resiko tanaman stres saat dipindahkan. Namun persemaian polybag ini biayanya relatif lebih mahal. Apabila Anda pilih persemaian bedeng, hendaknya hati-hati pas mencabut dan memindahkan bibit. Lamanya penyemaian sampai tanaman siap dipindahkan kurang lebih 35-40 hari.

Tips untuk persemaian bedengan, buat larikan (garis) diatas fasilitas persemaian bersama jarak antar larik 5 cm dan kedalaman larik 1 cm. Kemudian taburkan benih di dalam larikan, jangan sampai bertumpuk-tumpuk, sebaiknya jarak antar benih 2-3 cm. Kemudian tutup larikan bersama tanah dan siram secukupnya. Metode pemindahanbisa dijalankan bersama dengan dua cara. Pertama bersama dengan pencabutan, sebelum saat benih dicabut siram bersama air untuk melunakan tempat supaya akar tidak putus ketika ditarik. Kedua, langkah putar yakni mengambil tanaman bersama tanah disekitarnya.

Tips untuk persemaian polybag/pot, setelah media persemaian dibikin lubangi permukaanya sedalam 1 cm. Kemudian bubuhkan biji tomat satu butir untuk setiap polybag, tutup dengan media tanam. Cara memindahkannya adalah bersama merobek atau melepaskan polybag/pot. Lalu masukkan tanaman beserta tanah yang terkandung di polybag/pot kedalam lubang tanam.

Pengolahan tanah
Tomat tumbuh baik terhadap tingkat keasaman tanah pH 5,5-7. Apabila tanah sangat asam (<5,5), tambahkan dolomit atau kapur pertanian. Manfaat pengapuran selain menaikan pH tanah terhitung untuk melakukan perbaikan struktur tanah. Dosisnya mesti disesuaikan bersama tingkat pH tanah masing-masing.

Bajak atau cangkul tanah hingga gembur kemudian bentuk bedengan bersama ketinggian 30 cm, lebar 1 meter dan pajang ikuti kontur lahan. Buat jarak antar bedeng selebar 30-40 cm. Kemudian diamkan tanah sekitar satu minggu.

Setelah itu, berikan pupuk dasar bersifat pupuk organik layaknya pupuk kandang atau pupuk kompos sebanyak 20 ton per hektar. Aduk hingga merata diatas bedengan. Untuk memperkaya kadar fosfor sanggup ditambahkan pupuk TSP secukupnya (kira-kira 5 gram per tanaman). Untuk budidaya tomat organik, jangan ditambahkan pupuk kimia tetapi pupuk dasar harus lebih banyak, kira-kira 30-40 ton per hektar.

Kemudian tutup bedengan dengan mulsa plastik, penutupan dengan mulsa sangat berfaedah terlebih terhadap musim kemarau. Mulsa plastik berfungsi untuk menjaga kelembapan tanah, mengendalikan gulma dan agar buah tomat senantiasa bersih tidak menyentuh tanah. Biarkan kembali tanah selama satu minggu sebelum saat ditanami.

Penanaman bibit tomat
Pertama-tama membuat lubang tanam terhadap mulsa bersama diameter 5-7 cm. Dalam satu bedengan terdapat dua lajur lubang tanam, jarak antar lajur sebesar 70-80 cm dan jarak antar lubang didalam satu lajur 40-50 cm, kedalaman lubang tanam sekitar 5-7 cm.

Setelah itu masukkan bibit siap tanam. Untuk bibit yang disemai dalam polybag atau pot, lepas lebih-lebih dahulu wadahnya lantas masukkan semua fasilitas tanam tanpa mencabut akar tanaman. Kemudian tutup dan ratakan dengan tanah sekitar. Untuk bibit yang ditanam di persemaian bedeng, masukkan tanaman lantas timbun bersama dengan tanah bekas galian lubang. Ratakan dan siram dengan air untuk melindungi kelembabannya.

Pemeliharaan dan perawatan
Tanaman tomat lumayan peka dan perlu perawatan yang intensif. Tanaman ini benar-benar rentan terhadap hama dan penyakit, terlebih yang ditanam di dataran rendah. Setelah pemanenan, resiko kerusakan buah tomat tetap tinggi kira-kira 20-50%. Berikut sebagian perawatan penting apabila kami hendak melakukan budidaya tomat.

Hama dan penyakit tanaman tomat

a. Penyulaman
Penyulaman berfungsi untuk mengganti tanaman yang gagal tumbuh, baik sakit atau rebah dikarenakan cuaca. Penyulaman dilaksanakan setelah seminggu tomat ditanam. Cabut tanaman yang terlihat tidak sehat (kuning/layu) atau mati. Ganti dengan bibit sisa penyemaian.

b. Penyiangan
Penyiangan dalam budidaya tomat kebanyakan dilakukan 3-4 kali selama musim tanam. Pada areal tanam yang ditutup mulsa penyiangan dapat lebih jarang lagi. Penyiangan memiliki tujuan untuk mengangkat gulma yang ada di areal tanam. Pertumbuhan gulma bakal menganggu tanaman, sebab tanaman wajib bersaing dalam memperoleh nutrisi. Selain itu gulma terhitung menimbulkan hama dan penyakit yang dapat menyerang tanaman utama.

c. Pemangkasan
Pemangkasan terhadap tanaman tomat dilakukan tiap-tiap minggu. Pemangkasan tunas yang tumbuh pada ketiak daun harus langsung supaya tidak tumbuh menjadi batang. Pemangkasan tunas muda dapat dilaksanakan bersama dengan tangan. Namun apabila batang telah terlampau keras, sebaiknya gunakan pisau atau gunting. Untuk mengatur ketinggian tanaman tomat, ujung tanaman bisa dipotong. Pemotongan ujung tanaman dilaksanakan sehabis muncul jumlah dompolan buah lebih kurang 5-7 buah.

d. Pemupukan tambahan
Pada budidaya tomat organik, semprotkan pupuk organik cair yang membawa kandungan kalium tinggi pada kala tanaman dapat berbunga dan berbuah (fase generatif). Penyemprotan mampu dikerjakan setiap minggu. Harus diperhatikan, pupuk organik cair harus diencerkan lebih-lebih dahulu, 1 liter pupuk cair bersama 100 liter air. Penting untuk dicatat, konsentrasi pupuk organik cair tidak boleh melebihi 2%. Selain itu, kami dapat mengimbuhkan pupuk kandang atau kompos sesudah tanaman berumur 2-3 minggu bersama dengan dosis satu gengam tangan per tanaman.

Untuk budidaya tomat non-organik, pada umur satu minggu memberikan campuran urea dan KCl bersama dengan perbandingan 1:1 sebanyak 1-2 gram per tanaman. Kemudian setelah umur 2-3 minggu memberikan lagi urea dan KCl sebanyak 5 gram per tanaman. Bila terhadap umur lebih berasal dari 4 minggu tanaman masih muncul tidak cukup gizi berikan urea dan KCl sebanyak 7 garm per tanaman. Perhatikan, pemberian urea dan KCl jangan hingga berkenaan tanaman karena dapat melukai tanaman tersebut. Berikan jarak 5-7 cm berasal dari tanaman.

e. Penyiraman dan pengairan
Tanaman tomat tidak benar-benar banyak perlu air, tapi jangan sampai kekurangan. Kelebihan air dalam budidaya tomat membawa dampak pertumbuhan vegetatif (daun dan batang) yang subur tapi dapat menghindar fase generatif. Sebaliknya, kekuranga air yang berkelanjutan mampu sebabkan pecah-pecah terhadap buah tomat yang dihasilkan.

Kekeringan yang panjang sanggup menyebabkan kerontokan bunga. Penyiraman hendaknya disesuaikan bersama situasi cuaca. Bila curah hujan memadai relatif tidak kudu ulang penyiraman. Justru yang mesti diperbaiki adalah saluran drainase agar air tidak menggenang disekitar areat tanaman. Pada musim kemarau, penyiraman mampu dilaksanakan pada pagi hari. Cegah jangan sampai tanah retak-retak kekeringan.

f. Pemasangan lenjeran
Pemasangan lenjeran atau ajir bertujuan sebagai area mengikatkan tanaman agar tidak roboh. Lenjeran dibikin dari bambu selama 1,5-2 meter. Lenjeran ditancapkan pada jarak kira-kira 10-20 cm dari tanaman. Lenjeran bisa dibiarkan tegak berdiri sendiri atau ujungnya diikatkan bersama lenjeran lain yang berdekatan. Pengikatan ujung berfungsi untuk memperkokoh posisi lenjeran.

Pemasangan lenjeran hendaknya sedini barangkali untuk mencegah luka terhadap akar tanaman akibat penancapan. Tanaman yang masih kecil akarnya belum menyebar kemana-mana supaya mungkin tertancap kecil. Luka pada akar yang diakibatkan tusukan lenjeran sanggup mencegah perkembangan dan menimbulkan penyakit.

Pemasangan lenjeran ditunaikan sehabis tinggi tanaman berkisar 10-15 cm. Ikatkan tanaman tomat dengan tali plastik terhadap lenjeran. Model ikatan sebaiknya berbentuk angka 8 sehingga batang tomat tidak terluka sebab bergesekan bersama tiang lenjeran. Ikatan hendaknya jangan terlalu kuat sehingga tidak menahan pembesaran batang. Setelah itu, setiap tanaman bertambah tinggi 20 cm ikatkan batang tanaman dengan tali plastik pada lenjeran.

Pengendalian hama dan penyakit
Beberapa style hama dan penyakit yang kerap menyerang budidaya tomat pada lain, ulat buah, kutu daun thrips, lalat putih, lalat buah, tungau, nematoda, penyakit layu, bercak daun, penyakit kapang daun, bercak coklat, busuk daun dan busuk buah. Apabila serangannya menggila, hama dan penyakit berikut bisa disemprot bersama pestisida. Penggunaan pestisida harus bijak, sesuaikan bersama dengan lingkungan kira-kira (para petani lain), riwayat penyemprotan dan ikuti petunjuk/dosis penggunaan. Apabila tomat yang dapat diproduksi ditujukan untuk pasar organik, hendaknya manfaatkan pestisida yang alami. Silahkan menyaksikan cara membawa dampak pestisida organik.

Hama dan penyakit terhadap budidaya tomat tidak mampu diberantas bersama dengan cuma mengandalkan pestisida saja. Karena manfaat pestisida hanya kala dan jangka pendek. Selebihnya serangan hama dan penyakit akan tetap mampir dan mungkin akan lebih resisten. Menaikan dosis pemanfaatan pestisida mungkin efektif tapi dapat menyebabkan dampak lingkungan yang tidak baik dan terhitung menaikan ongkos produksi. Kalau pun harus memakai pestisida sebaiknya berganti-ganti brand bersama dengan bahan aktif berbeda.

Untuk mengatasi hama dan penyakit secara menyeluruh mengfungsikan prinsip-prinsip pengendalian hama terpadu (PHT). Penerapan PHT mesti dikerjakan secara berkesinambungan. Adapun variabel-variabel yang wajib diperhatikan pada lain penentuan bibit unggul atau varietas yang cocok, benih bebas penyakit, pertolongan pupuk berimbang, rotasi tanaman, menggunakan predator alami, menggunakan tanaman pengusir hama dan paling akhir penyemprotan pestisida baik kimia sintetis maupun alami.

Pemanenan budidaya tomat
Budidaya tomat baru mampu dipanen 60-100 hari sehabis tanam, bergantung dari varietasnya. Penentuan waktu panen berdasarkan usia tanaman kadang kala tidak efektif. Sebaiknya memanfaatkan pengamatan fisik terhadap tanaman. Tanaman tomat telah dikatakan siap panen seumpama kulit buah berubah berasal dari hijau jadi kekuning-kuningan, anggota pinggir daun menguning dan anggota batang mengering.

Pemetikan hendaknya dijalankan di pagi atau sore hari karena terhadap siang hari tanaman tetap jalankan fotosintesis. Pada kondisi demikian penguapan tengah tingi-tingginya sehingga buah tomat yang dipetik akan cepat layu. Pemanenan bisa ditunaikan tiap tiap 2-3 hari sekali. Di Indonesia produktivitas tanaman tomat secara rata-rata capai 15,84 ton per hektar. Namun untuk varietas khusus dan didaerah-daerah spesifik dapat menggapai 25-30 ton per hektar.

rijal wafaudin Diposting oleh

saya seorang peternak yang hobi menulis di blog semoga apa yang saya tulis bisa bermanfaat bagi anda

Belum ada Komentar untuk cara menyemai tomat dari biji | Demak

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait cara menyemai tomat dari biji | Demak

cara membuat tanaman tomat berbuah lebat	 | Demak

cara membuat tanaman tomat berbuah lebat | Demak

T 29 October 2011 F A rijal wafaudin

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah Ini caranya agar tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat Tomat adalah keliru satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms bisa menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama seperti salad. Tomat... Selengkapnya

berapa lama tanaman tomat berbuah	 | Sragen

berapa lama tanaman tomat berbuah | Sragen

T 9 January 2012 F A rijal wafaudin

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah Ini caranya agar tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat Tomat adalah tidak benar satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms sanggup menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama seperti salad.... Selengkapnya

cara menanam tomat secara organik	 | Demak

cara menanam tomat secara organik | Demak

T 31 January 2012 F A rijal wafaudin

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah Ini caranya supaya tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat Tomat adalah tidak benar satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms sanggup menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama seperti salad.... Selengkapnya

+ SIDEBAR