Beranda » Uncategorized » cara menyemai tomat dari buah | Temanggung

cara menyemai tomat dari buah | Temanggung

T Diposting oleh pada 13 October 2011
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 5 kali

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah

Ini caranya sehingga tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat
Tomat adalah salah satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms mampu menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama seperti salad.

Tomat sendiri punya banyak faedah untuk kesehatan, karenanya, mutlak bagi Moms dan bagian keluarga untuk rutin memakan tomat.

Jika Moms memiliki rencana untuk menanam tomat sendiri di halaman rumah, ada lebih dari satu tips yang wajib diperhatikan sementara menanam tomat. Berikut caranya, dikutip dari Almanac.

Pilih lahan bersama dengan cahaya matahari penuh dan tanah berdrainase baik. Penting bahwa lahan setidaknya terima 6 jam sinar matahari tiap-tiap hari.
Dua minggu sebelum saat menanam tanaman tomat di luar ruangan, gali tanah sedalam 30 cm dan campur bersama dengan pupuk kompos.
Tanam tanaman tomat bersama jarak sekitar 60 cm antara tanaman satu bersama tanaman lain.
Tempatkan tomat atau keramba di tanah terhadap selagi penanaman untuk hindari rusaknya akar di lantas hari.
Jepit beberapa cabang bawah tanaman tomat, dan tanam akar memadai di dalam sehingga daun paling rendah terletak pas di atas permukaan tanah.
Siram bersama baik untuk kurangi guncangan terhadap akar.
Gunakan pot atau wadah besar bersama lubang drainase di anggota bawah.
Gunakan tanah yang tidak amat padar supaya air mengalir bersama baik. Direkomendasikan campuran tanah yang baik bersama bahan organik tambahan.
Tanam satu tanaman tomat per pot. Pilih dari varietas semak atau kerdil, banyak tomat ceri tumbuh dengan baik didalam pot.
Tempatkan pot di daerah yang cerah bersama dengan sinar matahari penuh selam 6-8 jam sehari.
Jaga kelembapan tanah. Menanam tomat di dalam wadah mengakibatkan tanah lebih cepat mengering daripada di kebun, menjadi periksalah tiap-tiap hari dan berikan air tambahan.
Siram tanaman tomat di pagi hari. Ini berikan tanaman kelembaban yang dibutuhkan untuk lewat hari yang panas. Hindari menyiram di sore atau di malam hari.
Berikan mulsa (material penutup tanaman untuk memelihara kelembapan tanah serta menghimpit perkembangan gulma dan penyakit) lima minggu sehabis tomat ditanam.
Untuk menopang tomat melewati masa-masa kekeringan, temukan beberapa batu pipih dan letakkan satu di samping tiap tiap tanaman. Batuan mencegah air menguap dari tanah.
Berikan tanaman tomat pupuk atau kompos tiap tiap dua minggu, di mulai saat buah tomat berdiameter lebih kurang 2,5 cm.
Saat tanaman tumbuh, pangkas seluruh daun bagian bawah. Ini membantu menghindar penyakit menyebar dari tanah ke dedaunan.
Biarkan tomat yang telah tumbuh sepanjang mungkin. Jika ada yang rontok sebelum saat keluar matang, masukkan ke dalam kantong kertas, dan simpan di area yang sejuk dan gelap.
Jangan pernah menempatkan tomat di area yang cerah agar membuatnya matang, tomat mungkin dapat membusuk sebelum matang.
Tomat yang sempurna untuk dipetik memiliki tekstur keras dan warnanya terlalu merah, berapapun ukurannya, dan kemungkinan ada sebagian warna kuning tersisa di sekitar batangnya.
Jangan letakkan tomat fresh ke didalam kulkas. Melakukan hal itu mampu menyebabkan kerusakan rasa dan tekstur tomat dari kebun.

Panduan teknis budidaya tomat

Tomat (Lycopersicon esculentum L.) merupakan tanaman asli berasal dari Amerika Tengah dan Selatan. Tanaman ini idealnya ditanam terhadap kisaran suhu 20-27oC bersama curah hujan kurang lebih 750-1250 mg per tahun. Secara lazim tomat sanggup tumbuh bersama baik pada ketinggian 0-1500 m dpl.

Dewasa ini terdapat lebih dari 400 varietas tomat yang ditanam secara global. Ada varietas yang cuma sesuai di dataran tinggi seperti berlian, mutiara dan kada. Ada yang cocok di dataran rendah layaknya varietas intan, ratna dan CLN. Ada juga yang sanggup ditanam baik di dataran tinggi maupun rendah, seperti GH2 dan GH4.

Memilih benih tomat
Untuk pilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya mengatur dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu termasuk sebaliknya.

Benih tomat sanggup didapatkan bersama enteng diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya amat mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik berasal dari faktor ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat).

Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang bakal dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan membersihkan berasal dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam didalam air, menentukan biji yang tenggelam. Kemudian laksanakan seleksi sekali kembali pada biji tomat, memilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput). Setelah itu keringkan bersama dengan dijemur dan simpan didalam wadah yang kering dan steril.

Penyemaian benih tomat
Sebelum ditanam secara luas, benih tomat sebaiknya disemaikan dahulu sampai punya daun dan batang yang lumayan kuat. Penyemaian hendaknya dilakukan di atas tempat yang terpisah bersama dengan penanaman masal. Lihat langkah memicu fasilitas persemaian untuk tanaman hortikultura.

Untuk budidaya tomat, sebaiknya menentukan tempat persemaian dengan ploybag. Hal ini untuk mengurangi efek tanaman stres disaat dipindahkan. Namun persemaian polybag ini biayanya relatif lebih mahal. Apabila Anda pilih persemaian bedeng, hendaknya hati-hati saat mencabut dan memindahkan bibit. Lamanya penyemaian sampai tanaman siap dipindahkan kira-kira 35-40 hari.

Tips untuk persemaian bedengan, membuat larikan (garis) diatas tempat persemaian bersama jarak antar larik 5 cm dan kedalaman larik 1 cm. Kemudian taburkan benih didalam larikan, jangan sampai bertumpuk-tumpuk, sebaiknya jarak antar benih 2-3 cm. Kemudian tutup larikan bersama dengan tanah dan siram secukupnya. Metode pemindahanbisa dijalankan bersama dengan dua cara. Pertama dengan pencabutan, sebelum saat benih dicabut siram bersama dengan air untuk melunakan fasilitas sehingga akar tidak putus disaat ditarik. Kedua, cara putar yakni menyita tanaman dengan tanah disekitarnya.

Tips untuk persemaian polybag/pot, sehabis tempat persemaian dibuat lubangi permukaanya sedalam 1 cm. Kemudian bubuhkan biji tomat satu butir untuk tiap tiap polybag, tutup dengan sarana tanam. Cara memindahkannya adalah dengan merobek atau melewatkan polybag/pot. Lalu masukkan tanaman beserta tanah yang terkandung di polybag/pot kedalam lubang tanam.

Pengolahan tanah
Tomat tumbuh baik terhadap tingkat keasaman tanah pH 5,5-7. Apabila tanah benar-benar asam (<5,5), tambahkan dolomit atau kapur pertanian. Manfaat pengapuran selain menaikan pH tanah termasuk untuk melakukan perbaikan susunan tanah. Dosisnya kudu disesuaikan dengan tingkat pH tanah masing-masing.

Bajak atau cangkul tanah hingga gembur sesudah itu bentuk bedengan dengan ketinggian 30 cm, lebar 1 mtr. dan pajang ikuti kontur lahan. Buat jarak antar bedeng selebar 30-40 cm. Kemudian diamkan tanah kurang lebih satu minggu.

Setelah itu, memberikan pupuk basic berwujud pupuk organik seperti pupuk kandang atau pupuk kompos sebanyak 20 ton per hektar. Aduk sampai merata diatas bedengan. Untuk memperkaya kadar fosfor sanggup ditambahkan pupuk TSP secukupnya (kira-kira 5 gram per tanaman). Untuk budidaya tomat organik, jangan ditambahkan pupuk kimia tetapi pupuk dasar harus lebih banyak, lebih kurang 30-40 ton per hektar.

Kemudian tutup bedengan bersama mulsa plastik, penutupan dengan mulsa amat berfaedah terlebih terhadap musim kemarau. Mulsa plastik berfungsi untuk menjaga kelembaban tanah, mengendalikan gulma dan agar buah tomat selalu bersih tidak menyentuh tanah. Biarkan ulang tanah selama satu minggu sebelum akan ditanami.

Penanaman bibit tomat
Pertama-tama bikin lubang tanam terhadap mulsa bersama diameter 5-7 cm. Dalam satu bedengan terkandung dua lajur lubang tanam, jarak antar lajur sebesar 70-80 cm dan jarak antar lubang di dalam satu lajur 40-50 cm, kedalaman lubang tanam sekitar 5-7 cm.

Setelah itu masukkan bibit siap tanam. Untuk bibit yang disemai didalam polybag atau pot, lepas terutama dahulu wadahnya selanjutnya masukkan semua fasilitas tanam tanpa mencabut akar tanaman. Kemudian tutup dan ratakan bersama tanah sekitar. Untuk bibit yang ditanam di persemaian bedeng, masukkan tanaman sesudah itu timbun dengan tanah bekas galian lubang. Ratakan dan siram bersama dengan air untuk merawat kelembabannya.

Pemeliharaan dan perawatan
Tanaman tomat memadai sensitif dan perlu perawatan yang intensif. Tanaman ini benar-benar rentan terhadap hama dan penyakit, terutama yang ditanam di dataran rendah. Setelah pemanenan, efek kerusakan buah tomat masih tinggi sekitar 20-50%. Berikut lebih dari satu perawatan mutlak seandainya kami hendak melakukan budidaya tomat.

Hama dan penyakit tanaman tomat

a. Penyulaman
Penyulaman bermanfaat untuk mengganti tanaman yang gagal tumbuh, baik sakit atau rebah dikarenakan cuaca. Penyulaman ditunaikan sehabis seminggu tomat ditanam. Cabut tanaman yang nampak tidak sehat (kuning/layu) atau mati. Ganti bersama dengan bibit sisa penyemaian.

b. Penyiangan
Penyiangan di dalam budidaya tomat umumnya dilaksanakan 3-4 kali sepanjang musim tanam. Pada areal tanam yang ditutup mulsa penyiangan sanggup lebih jarang lagi. Penyiangan punya tujuan untuk mengangkat gulma yang ada di areal tanam. Pertumbuhan gulma akan menganggu tanaman, gara-gara tanaman kudu bersaing di dalam meraih nutrisi. Selain itu gulma juga menyebabkan hama dan penyakit yang sanggup menyerang tanaman utama.

c. Pemangkasan
Pemangkasan terhadap tanaman tomat dilakukan setiap minggu. Pemangkasan tunas yang tumbuh pada ketiak daun perlu langsung agar tidak tumbuh menjadi batang. Pemangkasan tunas muda sanggup dikerjakan bersama tangan. Namun sekiranya batang udah terlampau keras, sebaiknya memanfaatkan pisau atau gunting. Untuk sesuaikan ketinggian tanaman tomat, ujung tanaman sanggup dipotong. Pemotongan ujung tanaman dijalankan setelah keluar kuantitas dompolan buah sekitar 5-7 buah.

d. Pemupukan tambahan
Pada budidaya tomat organik, semprotkan pupuk organik cair yang mempunyai kadar kalium tinggi terhadap saat tanaman bakal berbunga dan berbuah (fase generatif). Penyemprotan dapat ditunaikan setiap minggu. Harus diperhatikan, pupuk organik cair mesti diencerkan terutama dahulu, 1 liter pupuk cair bersama 100 liter air. Penting untuk dicatat, konsentrasi pupuk organik cair tidak boleh melebihi 2%. Selain itu, kita sanggup menambahkan pupuk kandang atau kompos sehabis tanaman berumur 2-3 minggu bersama dengan dosis satu gengam tangan per tanaman.

Untuk budidaya tomat non-organik, terhadap usia satu minggu memberikan campuran urea dan KCl bersama perbandingan 1:1 sebanyak 1-2 gram per tanaman. Kemudian sehabis usia 2-3 minggu berikan kembali urea dan KCl sebanyak 5 gram per tanaman. Bila pada umur lebih berasal dari 4 minggu tanaman tetap keluar tidak cukup gizi berikan urea dan KCl sebanyak 7 garm per tanaman. Perhatikan, bantuan urea dan KCl jangan hingga perihal tanaman karena sanggup melukai tanaman tersebut. Berikan jarak 5-7 cm berasal dari tanaman.

e. Penyiraman dan pengairan
Tanaman tomat tidak amat banyak butuh air, tetapi jangan hingga kekurangan. Kelebihan air dalam budidaya tomat sebabkan perkembangan vegetatif (daun dan batang) yang subur tapi akan menahan fase generatif. Sebaliknya, kekuranga air yang berkepanjangan bisa membuat pecah-pecah pada buah tomat yang dihasilkan.

Kekeringan yang panjang bisa mengakibatkan kerontokan bunga. Penyiraman hendaknya disesuaikan bersama keadaan cuaca. Bila curah hujan lumayan relatif tidak kudu ulang penyiraman. Justru yang mesti diperbaiki adalah saluran drainase supaya air tidak menggenang disekitar areat tanaman. Pada musim kemarau, penyiraman sanggup dilaksanakan terhadap pagi hari. Cegah jangan hingga tanah retak-retak kekeringan.

f. Pemasangan lenjeran
Pemasangan lenjeran atau ajir mempunyai tujuan sebagai area mengikatkan tanaman supaya tidak roboh. Lenjeran dibikin berasal dari bambu selama 1,5-2 meter. Lenjeran ditancapkan terhadap jarak kira-kira 10-20 cm berasal dari tanaman. Lenjeran mampu dibiarkan tegak independent atau ujungnya diikatkan bersama dengan lenjeran lain yang berdekatan. Pengikatan ujung berfaedah untuk memperkokoh posisi lenjeran.

Pemasangan lenjeran hendaknya sedini mungkin untuk menahan luka terhadap akar tanaman akibat penancapan. Tanaman yang masih kecil akarnya belum menyebar kemana-mana agar mungkin tertancap kecil. Luka pada akar yang diakibatkan tusukan lenjeran mampu mencegah pertumbuhan dan mengundang penyakit.

Pemasangan lenjeran dikerjakan sehabis tinggi tanaman berkisar 10-15 cm. Ikatkan tanaman tomat bersama dengan tali plastik pada lenjeran. Model ikatan sebaiknya berwujud angka 8 supaya batang tomat tidak terluka karena bergesekan dengan tiang lenjeran. Ikatan hendaknya jangan sangat kuat supaya tidak menahan pembesaran batang. Setelah itu, setiap tanaman jadi tambah tinggi 20 cm ikatkan batang tanaman dengan tali plastik terhadap lenjeran.

Pengendalian hama dan penyakit
Beberapa type hama dan penyakit yang sering menyerang budidaya tomat antara lain, ulat buah, kutu daun thrips, lalat putih, lalat buah, tungau, nematoda, penyakit layu, bercak daun, penyakit kapang daun, bercak coklat, busuk daun dan busuk buah. Apabila serangannya menggila, hama dan penyakit tersebut mampu disemprot bersama pestisida. Penggunaan pestisida kudu bijak, sesuaikan bersama dengan lingkungan kira-kira (para petani lain), riwayat penyemprotan dan mengikuti petunjuk/dosis penggunaan. Apabila tomat yang bakal diproduksi ditujukan untuk pasar organik, hendaknya menggunakan pestisida yang alami. Silahkan memandang langkah mengakibatkan pestisida organik.

Hama dan penyakit pada budidaya tomat tidak dapat diberantas bersama hanya mengandalkan pestisida saja. Karena kegunaan pestisida cuma kala dan jangka pendek. Selebihnya serangan hama dan penyakit akan senantiasa berkunjung dan kemungkinan akan lebih resisten. Menaikan dosis pemanfaatan pestisida kemungkinan efisien tapi akan menimbulkan pengaruh lingkungan yang buruk dan termasuk menaikan ongkos produksi. Kalau pun perlu manfaatkan pestisida sebaiknya berganti-ganti merk dengan bahan aktif berbeda.

Untuk menangani hama dan penyakit secara menyeluruh menggunakan prinsip-prinsip pengendalian hama terpadu (PHT). Penerapan PHT kudu dilaksanakan secara berkesinambungan. Adapun variabel-variabel yang wajib diperhatikan antara lain pemilihan bibit unggul atau varietas yang cocok, benih bebas penyakit, perlindungan pupuk berimbang, rotasi tanaman, manfaatkan predator alami, manfaatkan tanaman pengusir hama dan terakhir penyemprotan pestisida baik kimia sintetis maupun alami.

Pemanenan budidaya tomat
Budidaya tomat baru sanggup dipanen 60-100 hari sehabis tanam, tergantung dari varietasnya. Penentuan pas panen berdasarkan usia tanaman kadang sementara tidak efektif. Sebaiknya mengfungsikan pengamatan fisik pada tanaman. Tanaman tomat telah dikatakan siap panen kalau kulit buah beralih dari hijau menjadi kekuning-kuningan, anggota tepi daun menguning dan bagian batang mengering.

Pemetikan hendaknya dikerjakan di pagi atau sore hari sebab terhadap siang hari tanaman masih melaksanakan fotosintesis. Pada keadaan demikianlah penguapan sedang tingi-tingginya sehingga buah tomat yang dipetik dapat cepat layu. Pemanenan dapat dikerjakan tiap-tiap 2-3 hari sekali. Di Indonesia produktivitas tanaman tomat secara biasanya raih 15,84 ton per hektar. Namun untuk varietas tertentu dan didaerah-daerah khusus bisa raih 25-30 ton per hektar.

rijal wafaudin Diposting oleh

saya seorang peternak yang hobi menulis di blog semoga apa yang saya tulis bisa bermanfaat bagi anda

Belum ada Komentar untuk cara menyemai tomat dari buah | Temanggung

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait cara menyemai tomat dari buah | Temanggung

cara menanam tomat yg baik	 | Slawi

cara menanam tomat yg baik | Slawi

T 8 May 2012 F A rijal wafaudin

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah Ini caranya supaya tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat Tomat adalah tidak benar satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms sanggup menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama layaknya salad.... Selengkapnya

cara menanam tomat hidroponik dengan botol bekas	 | Sragen

cara menanam tomat hidroponik dengan botol bekas | Sragen

T 15 July 2011 F A rijal wafaudin

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah Ini caranya supaya tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat Tomat adalah salah satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms sanggup menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama seperti salad. Tomat... Selengkapnya

cara menanam tomat dari biji tomat	 | Brebes

cara menanam tomat dari biji tomat | Brebes

T 25 November 2011 F A rijal wafaudin

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah Ini caranya sehingga tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat Tomat adalah tidak benar satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms bisa menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama layaknya salad.... Selengkapnya

+ SIDEBAR