Beranda » Tips » cara tanam pohon apel | Karanganyar

cara tanam pohon apel | Karanganyar

T Diposting oleh pada 1 January 2012
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 4 kali

Cara Menanam Apel berasal dari Biji yang Baik dan Benar

Apel adalah buah fresh nan renyah yang kaya bakal takaran air, vitamin B dan C. Di seluruh dunia, buah apel nyaris menjadi buah-buahan yang paling sering dikonsumsi. Hal ini memicu permohonan buah apel terus menerus semakin meningkat supaya pembudidayaannya dilakukan secara besar-besaran di tiap tiap daerah.

Buah apel yang matang terhadap kebanyakan berwarna merah, meskipun tersedia juga yang matang di dalam kondisi hijau, atau hijau kekuningan. Apel merah adalah keliru satu tipe apel yang paling banyak digemari sebab energi tarik warnanya yang merah menggugah selera. Tapi apel hijau tidak kalah tenar, rasanya selalu manis tapi biasanya lebih renyah dan kadang mulai masam. Semuanya punya keunggulan masing-masing. Cek disini koleksi tanaman buah apel yang kami sediakan di toko online
Buah apel mampu ditanam bersama cara stek atau cangkok terhitung bersama dengan menggunakan bijinya. Namun di dalam artikel ini, akan diberikan cara-cara untuk menanam apel bersama memakai biji. Anda bisa mempelajari beberapa langkah di bawah ini:

1. Simulasi musim dingin untuk mengakibatkan biji berkecambah
Pilih benih biji unggul atau bersama dengan kualitas paling bagus, agar dapat membuahkan pohon apel yang prima.
Selanjutnya tempatkan biji-biji selanjutnya sampai kering. Bisa Anda tempatkan pada kertas atau kain agar kulit anggota luar bijinya jadi kering dan tidak lembab.
Setelah itu, bungkus biji tadi manfaatkan tisu basah dan masukkan ke didalam wadah yang tertutup rapat. Bisa dibungkus kantong pelastik, di masukkan terhadap toples yang memiliki penutup, atau terhadap wadah tupperware.
Kemudian tempatkan benih Anda ke di dalam lemari es atau kulkas bersama dengan suhu 4,4 – 10 derajat C. Letakkan biji selanjutnya di lemari es sepanjang 8 minggu. Pada sistem ini, biji akan mengeluarkan tunasnya.
Setelah 8 minggu, harusnya benih biji Anda udah mengeluarkan kecambah. Keluarkan berasal dari kulkas dan biji ini siap untuk dipindahkan terhadap sarana tanah.
Contoh biji apel yang sudah dikeluarkan berasal dari didalam lemari es. Kecambahnya sudah muncul dan siap untuk ditanam.
Contoh biji apel yang telah dikeluarkan dari didalam lemari es. Kecambahnya udah muncul dan siap untuk ditanam.
2. Memindahkan benih yang berkecambah ke di dalam pot
Pertama, siapkan wadah berwujud pot berukuran kecil. Kemudian isikan dengan tanah bersama pH netral. Tidak wajib mengimbuhkan tanah tersebut dengan campuran pupuk untuk awal penanaman.
Buat cekungan pada tanah 2 atau 3 kali lebih besar dari pada ukuran biji. Letakkan benih biji selanjutnya pada cekungan tanah bersama dengan hati-hati, lalu tutupi lagi bersama tanah.
Tepuk-tepuk tanah bersama lembut. Kemudian, sirami bersama air sehingga tanahnya senantiasa lembab.
Tempatkan terhadap suhu kamar dan memberikan paparan sinar matahari secara langsung.
Pohon apel (jenis apel putsa) kecil yang udah dapat dipindahkan pada lahan permanen.
Pohon apel (jenis apel putsa) kecil yang udah dapat dipindahkan pada lahan permanen.
3. Memindahkan pohon apel kecil terhadap lahan tanah
Yang kudu diperhatikan adalah, ketika benih yang sudah Anda tanam terhadap pot kecil telah tumbuh, jangan langsung memindahkannya pada lahan tanah karena terhadap dasarnya, batang, akar, terhitung daun-daunnya tetap rentan mati. Jadi Anda mesti menunggu sampai tanaman tersebut udah setinggi 25cm. Setelah itu, Anda dapat mengikuti hal-hal berikut:

Tanam pada lahan yang lembab bersama dengan pH yang netral.
Berikan lahan yang mampu terkena cahaya matahari langsung. Kalau bisa, tanam menghadap ke arah timur.
Pastikan menambahkan ruang yang luas untuk tumbuh akarnya nanti. Jadi jika menanam sebagian pohon, maka beri jarak pada pohon muda yang satu bersama dengan yang lainnya kira-kira 4,5 atau 5 meter.
Siram pohon kecil Anda sebanyak 10 sampai 12 hari. Namun kala udah tumbuh besar, bisa dikurangi penyiramannya.Intinya, pohon apel tidak sanggup tumbuh pada tanah yang kering, tidak juga tanah yang terlalu basah. Sirami dengan melindungi kelembapan tanahnya.
pohon-apel-yang-ditanam-pada-lahan
Pohon apel yang ditaman terhadap lahan perlu selamanya diberikan perawatan hingga tumbuh besar dan berbuah.
Berikan asupan nutrisi berupa pupuk dengan takaran nitrogen dan oksida (NPK) 10-10-10.
Pantau konsisten pertumbuhannya, dan jangan lupa melindunginya dari problem penyakit termasuk hewan-hewan yang bahagia memakan dedaunan.
Tingkat kesuksesan penanaman apel dengan gunakan biji memang tidak semulus penanaman secara stek. Tapi kalau berlebihan dari cara menanam apel dari biji Anda dapat meraih pohon apel yang utuh, tumbuh besar berasal dari akar hingga pucuk daunnya. Jadi tidak tersedia salahnya coba langkah-langkah di atas, kecuali kamu dapat bersabar dan sedikit telaten, maka penanamannya pasti bakal berhasil. Untuk punya produk bibit tanaman apel, silahkan klik disini. Selamat coba 🙂
Meskipun bukan asli tanaman berasal dari Indonesia, apel termasuk salah satu type buah yang populer disamping jeruk dan mangga. Sebagai buah segar, apel banyak di sediakan dalam pesta, buah penyerta kunjungan orang sakit maupun sesaji upacara agama di Bali. Selain dikonsumsi didalam bentuk buah segar, kelezatan apel sanggup dinikmati dalam bentuk minuman maupun dodol yang banyak dijajakan di Kota Wisata Batu.

Berdasarkan penelitian, apel dapat kurangi resiko kanker usus besar, kanker prostat dan paru-paru. Serat apel juga mencegah penyakit jantung dan juga mengontrol berat badan dan persentase kolesterol dengan langkah seratnya mencegah reabsorpsi.

Selain Malang Raya (Jawa Timur), lebih dari satu tempat di Indonesia Timur (NTT, Bali, dan Papua) punya lahan yang potensial untuk pengembangan tanaman apel. Namun demikian daerah-daerah tersebut belum punya sentra memproduksi apel sesuai harapan disebakan pengembangannya belum diikuti bersama pemahaman dan penerapan teknologi budidaya apel yang baik dan benar.

Syarat Tumbuh

Di Indonesia yang beriklim tropika, beberapa varietas apel punya adaptasi yang baik di dataran tinggi/pegunungan yang punya suhu dingin. Awalnya sentra apel di Malang Raya terdapat di elevasi 700 – 1.200 m dpl dengan suhu udara sekitar 16 – 27oC. Saat ini, suhu udara di Malang Raya telah meningkat secara nyata agar menggeser kesuaian lahan apel ke elevasi kurang lebih 1.000 – 1.500 m dpl.

Selain bersuhu dingin, tempat penanaman apel sebaiknya beriklim kering atau miliki hujan tahunan 1.000 – 2.500 mm bersama dengan penyinaran matahari sebanyak 50 – 60 persen per hari, dan kelembapan hawa 75–85 %. Jika hujan tinggi dan turun sejalan bersama dengan musim pembungaan akan menggagalkan bunga menjadi buah.

Meskipun apel mampu tumbuh di sebagian style tanah yakni Regosol (Entisol), Andosol (Andisol), dan Latosol (Inceptisol), karakter tanah yang ideal adalah teksturnya sedang, kedisiplinan gembur, kedalaman efektif > 50 cm, drainase baik, dan pH tanah 5,5 – 7.

Pemilihan Benih

Rome Beauty, Manalagi dan Ana merupakan varietas apel yang paling banyak dibudidayakan di Indonesia. Ciri apel Rome Beauty pada lain kulit buah berwarna merah kehijauan, agak bulat, daging buah agak keras, beraroma kuat, dan rasanya fresh sedikit asam. Kulit buah apel manalagi berwarna kuning kehijauan, agak bulat, rasanya manis, aromanya harum (wangi), dan kandungan airnya agak kurang. Sedangkan wujud buah apel Ana adalah lonjong, kulitnya berwarna merah dan tipis, daging buah lunak dan rasanya asam.

Dibandingkan bersama dengan Varietas Rome Beauty dan Manalagi, Varietas Ana dapat lebih baik ditanam di daerah yang mempunyai elevasi lebih tinggi. Ciri-ciri benih apel yang baik antara lain diperbanyak dengan langkah okulasi, batang bawah maupun batang atas lurus dan sehat, akar serabutnya lebat, daunnya subur dan sehat, berumur 6 bulan atau lebih dari pas okulasi, serta bersertifikat.

Penyiapan Lubang dan Penanaman

Agar awal musim hujan dapat dijalankan penanaman, terhadap musim kemarau wajib dikerjakan pembersihan lahan, pembuatan teras (lahan berlereng) dan lubang tanam. Ukuran lubang yang direkomendasikan adalah panjang, lebar dan di dalam masing-masing 60 cm. Jarak tanam untuk Varietas Manalagi adalah 3 – 3,5 m X 3,5 m, sedang untuk Ana dan Rome Beauty adalah 2 – 3 m X 2,5-3 m.

Untuk memperbaiki kesuburan area perakaran, fasilitas yang dimasukkan kedalam lubang tanam adalah tanah susunan atas yang berwarna lebih gelap dan gembur dicampur 20 kg bahan organik (pupuk kandang) dan 0,5 kg dolomit atau fosfat alam kecuali reaksi tanah masam (pH < 5,5). Sebelum hujan, campuran tanah dimasukkan ke dalam lubang dan dibiarkan mengalami inkubasi minimal 2 minggu.

Awal musim hujan murapakan waktu tanam yang ideal dikarenakan ketersediaan air dan suhu udara menopang untuk adaptasi benih di lapangan. Penanaman dikerjakan bersama dengan memasukkan benih ke dalam lubang dan akarnya harus diatur agar menyebar kesegala arah. Selanjutnya, akar ditimbun tanah sampai setinggi leher akar sambil dipadatkan sehingga tanaman berdiri tegak dan tidak gampang roboh. Untuk menahan gangguan angin kencang, setiap tanaman kudu dipasang ajir dan diikat secara longgar.

Pelengkungan Cabang

Selain membentuk kerangka tajuk, pelengkungan cabang ditujukan untuk mendorong munculnya tunas generatif terhadap cabang lateral. Kegiatan ini dikerjakan setelah tanaman beradaptasi di lapangan dan memiliki

cabang memadai panjang dan juga kuat dilengkung, kebanyakan berdiameter kira-kira 1 – 2 cm. Caranya yakni 3 – 4 cabang dilengkungkan sampai mendatar dan diikat bersama dengan tali yang

ditancapkan terhadap tanah. Selanjutnya, daunnya dirontokkan (dirompes) dan ujung cabang dipotong.

Pemupukan

Paling sedikit tanaman apel membutuhkan unsur hara makro (C, H, O, N, P, K, Ca, Mg dan S) dan unsur hara mikro (Fe, Zn, Mn, Cu, B, Mo). Sumber utama unsur hara makro adalah pupuk kimia tetapi sumber unsur mikro berasal berasal dari bahan organik dan pupuk kimia.

Unsur hara makro N, P dan K digunakan tanaman terlebih untuk membentuk organ vegetatif dan generatif agar dibutuhkan di dalam kuantitas paling banyak. Untuk mencukupi kebutuhan ketiga unsur tersebut, tanaman wajib diberi tambahan pupuk kimia secara berimbang yang diaplikasikan secara tertata tiap-tiap 2 – 3 bulan (Tabel 1).

Untuk merawat kegemburan tanah dan mencukupi unsur hara mikro/unsur lainnya, direkomendasikan dikerjakan penambahan 20 – 40 kg/pohon bahan organik dan pengapuran kalau ph tanah <5,5 pada setiap akhir kemarau

Tabel 1. Rekomendasi Dosis Pupuk N, P dan K Untuk Tanaman Apel

Umur (Tahun) Dosis Pupuk (g/phon) Interval Aplikasi
0 – 1 50 – 100 Setiap 2 bulan
> 1 – 2 100 – 200 Setiap 3 bulan
> 2 – 3 200 – 300 Setiap 3 bulan
> 3 – 4 300 – 400 Setiap 3 bulan
> 4 – 5 400 – 500 Setiap 3 bulan
> 5 ? 500 Setiap 3 bulan
Keterangan: *** = NPK 15-15-15 atau 16-16-16
Perompesan Daun

Di Indonesia yang tidak memiliki periode dingin yang panjang, perlakuan perompesan daun (defoliasi buatan) disertai pelengkungan cabang dan pemangkasan anggota ujungnya mampu memecahkan tunas generatif terutama tunas lateral yang diikuti bersama keluarnya bunga. Idealnya perompesan daun ditunaikan dikala tunas generatif udah padat, biasanya sekitar 2 minggu sehabis panen.

Selain secara manual bersama tangan, perompesan daun sanggup dikerjakan bersama menyemprot daun tua (pembakaran daun) memanfaatkan zat pengatur tumbuh berbahan aktif Hidrogen Sianamida bersama 10% Urea. Biasanya, rompes daun yang ditunaikan sekitar bulan April dan Oktober mengimbuhkan hasil lebih baik dibandingkan bulan-bulan lainnya sebab bunga terhindar berasal dari air hujan

Penjarangan Buah

Penjarangan buah apel secara pas bisa meningkatkan mutu panen dan memelihara stabilitas produksi. Kegiatan ini dilakukan

dengan kurangi kuantitas buah yang bergerombol dan menyisakan 2 – 3 buah yang seragam pertandan. Kegiatan ini sebaiknya dikerjakan kala buah berumur 8 – 9 minggu berasal dari bunga mekar.

Pembungkusan Buah

Khusus apel Manalagi, kala buah berumur kira-kira 3 bulan dari bunga mekar kudu dibungkus dengan kertas yang bersih dan tahan air. Jika tidak dibungkus, bagian buah buah yang terpapar sinar matahari langsung dapat berwarna kemerahan dan bagian lainnya senantiasa kuning kehijauan sehingga penampilannya jadi kurang menarik. Kegiatan ini dijalankan sehabis penjarangan buah atau 3 bulan berasal dari rompes daun.

Hama dan Penyakit Utama

Selama pertumbuhannya, cukup banyak jenis hama dan penyakit yang menyerang tanaman apel. Setelah daun dirompes sampai kurang lebih 3 bulan seterusnya merupakan era kritis serangan hama dan penyakit. Beberapa hama yang kerap menyerang adalah kutu daun, kutu sisik, tungau, Trips dan Ulat. Sedangkan penyakit utamanya adalah Embun Tepung atau Powdery Mildew dan Marsonina coronaria.

Contoh bahan aktif pestisida yang biasa digunakan untuk mengendalikan hama selanjutnya antara lain Imidakloprid, abamectin (kutu daun, kutu sisik, Trips), Dicofol, Piridaben (Tungau) dan Sipermetrin (ulat), dan lain-lain. Sedangkan bahan aktif yang biasa digunakan untuk mengendalikan penyakit pada lain Difenokonazo, Propineb, Mankozeb, dan lain-lain.

Panen

Berbeda bersama dengan apel di tempat subtropika, perlakuan pelengkungan cabang bersama dengan perompesan daun menjadikan apel di Indonesia mampu dipanen setahun dua kali. Apel Rome Beauty dapat dipanen kala buah berumur kira-kira 120 – 140 hari, Manalagi lebih kurang 115 dan Ana lebih kurang 100 hari berasal dari bunga mekar.

Panen sebaiknya dilaksanakan terhadap pagi hari sementara cuaca cerah. Buah-buah yang udah dipetik kudu dimasukkan secara hati-hati kedalam keranjang yang dilapisi karung plastik untuk mengurangi rusaknya buah yang dipanen.

Tags: ,
rijal wafaudin Diposting oleh

saya seorang peternak yang hobi menulis di blog semoga apa yang saya tulis bisa bermanfaat bagi anda

Belum ada Komentar untuk cara tanam pohon apel | Karanganyar

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait cara tanam pohon apel | Karanganyar

cara budidaya kroto rumahan tanpa ratu	|Nunukan

cara budidaya kroto rumahan tanpa ratu |Nunukan

T 22 May 2013 F A rijal wafaudin

Cara praktis budidaya kroto telur atau kroto yang berwarna putih. Pada tempat atau sarang yang sudah stabil, selanjutnya kroto bisa dipanen setiap 15-20 hari. Pada awal budidaya, sebaiknya bibit koloni dibiarkan berkembang biak supaya populasi semutnya bertambah. Setidaknya hingga 6... Selengkapnya

cara tanam pohon apel	 | Pemalang

cara tanam pohon apel | Pemalang

T 1 April 2011 F A rijal wafaudin

Cara Menanam Apel dari Biji yang Baik dan Benar Apel adalah buah segar nan renyah yang kaya bakal kandungan air, vitamin B dan C. Di seluruh dunia, buah apel hampir jadi buah-buahan yang paling kerap dikonsumsi. Hal ini menyebabkan permintaan... Selengkapnya

pemula ternak jangkrik	|Bantul

pemula ternak jangkrik |Bantul

T 17 July 2020 F A rijal wafaudin

Cara ternak jangkrik yang efektif Jangkrik merupakan keliru satu serangga yang kerap dijadikan pakan burung, ikan dan reptil. Permintaan dapat jangkrik bersamaan bersama dengan naiknya minat untuk pelihara burung, ikan dan reptil. Cara ternak jangkrik lumayan enteng dijalankan baik untuk... Selengkapnya

+ SIDEBAR