Beranda » Tips » cara tanam pohon apel | Purworejo

cara tanam pohon apel | Purworejo

T Diposting oleh pada 23 July 2011
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 6 kali

Cara Menanam Apel berasal dari Biji yang Baik dan Benar

Apel adalah buah segar nan renyah yang kaya dapat kandungan air, vitamin B dan C. Di seluruh dunia, buah apel nyaris menjadi buah-buahan yang paling kerap dikonsumsi. Hal ini mengakibatkan keinginan buah apel terus-menerus tambah meningkat supaya pembudidayaannya dikerjakan secara besar-besaran di tiap-tiap daerah.

Buah apel yang matang pada biasanya berwarna merah, walau tersedia termasuk yang matang didalam kondisi hijau, atau hijau kekuningan. Apel merah adalah tidak benar satu style apel yang paling banyak digemari sebab energi tarik warnanya yang merah menggugah selera. Tapi apel hijau tidak kalah tenar, rasanya senantiasa manis tapi biasanya lebih renyah dan kadang jadi masam. Semuanya miliki keunggulan masing-masing. Cek di sini koleksi tanaman buah apel yang kita menyediakan di toko online
Buah apel mampu ditanam bersama dengan langkah stek atau cangkok juga bersama dengan memanfaatkan bijinya. Namun di dalam artikel ini, dapat diberikan cara-cara untuk menanam apel bersama dengan memanfaatkan biji. Anda sanggup mempelajari langkah-langkah di bawah ini:

1. Simulasi musim dingin untuk memicu biji berkecambah
Pilih benih biji unggul atau bersama mutu paling bagus, agar mampu membuahkan pohon apel yang prima.
Selanjutnya menempatkan biji-biji selanjutnya hingga kering. Bisa Anda meletakkan terhadap kertas atau kain sehingga kulit bagian luar bijinya jadi kering dan tidak lembab.
Setelah itu, bungkus biji tadi menggunakan tisu basah dan masukkan ke di dalam wadah yang tertutup rapat. Bisa dibungkus kantong pelastik, di masukkan terhadap toples yang mempunyai penutup, atau pada wadah tupperware.
Kemudian letakkan benih Anda ke di dalam lemari es atau kulkas bersama dengan suhu 4,4 – 10 derajat C. Letakkan biji tersebut di lemari es sepanjang 8 minggu. Pada sistem ini, biji dapat mengeluarkan tunasnya.
Setelah 8 minggu, harusnya benih biji Anda udah mengeluarkan kecambah. Keluarkan berasal dari kulkas dan biji ini siap untuk dipindahkan pada sarana tanah.
Contoh biji apel yang telah dikeluarkan berasal dari di dalam lemari es. Kecambahnya telah terlihat dan siap untuk ditanam.
Contoh biji apel yang udah dikeluarkan berasal dari di dalam lemari es. Kecambahnya telah nampak dan siap untuk ditanam.
2. Memindahkan benih yang berkecambah ke didalam pot
Pertama, siapkan wadah berbentuk pot berukuran kecil. Kemudian isikan bersama dengan tanah bersama pH netral. Tidak kudu menambahkan tanah selanjutnya bersama campuran pupuk untuk awal penanaman.
Buat cekungan pada tanah 2 atau 3 kali lebih besar dari pada ukuran biji. Letakkan benih biji berikut terhadap cekungan tanah dengan hati-hati, lalu tutupi lagi bersama dengan tanah.
Tepuk-tepuk tanah dengan lembut. Kemudian, sirami bersama air sehingga tanahnya tetap lembab.
Tempatkan pada suhu kamar dan memberikan paparan cahaya matahari secara langsung.
Pohon apel (jenis apel putsa) kecil yang sudah mampu dipindahkan pada lahan permanen.
Pohon apel (jenis apel putsa) kecil yang udah mampu dipindahkan terhadap lahan permanen.
3. Memindahkan pohon apel kecil pada lahan tanah
Yang wajib diperhatikan adalah, disaat benih yang sudah Anda tanam terhadap pot kecil udah tumbuh, jangan segera memindahkannya pada lahan tanah dikarenakan pada dasarnya, batang, akar, terhitung daun-daunnya masih rentan mati. Jadi Anda perlu menunggu sampai tanaman selanjutnya sudah setinggi 25cm. Setelah itu, Anda dapat mengikuti hal-hal berikut:

Tanam pada lahan yang lembab bersama pH yang netral.
Berikan lahan yang dapat terkena sinar matahari langsung. Kalau bisa, tanam menghadap ke arah timur.
Pastikan menambahkan ruang yang luas untuk tumbuh akarnya nanti. Jadi kecuali menanam lebih dari satu pohon, maka beri jarak antara pohon muda yang satu dengan yang lainnya sekitar 4,5 atau 5 meter.
Siram pohon kecil Anda sebanyak 10 sampai 12 hari. Namun saat udah tumbuh besar, mampu dikurangi penyiramannya.Intinya, pohon apel tidak mampu tumbuh terhadap tanah yang kering, tidak termasuk tanah yang terlampau basah. Sirami bersama merawat kelembaban tanahnya.
pohon-apel-yang-ditanam-pada-lahan
Pohon apel yang ditaman pada lahan wajib senantiasa diberikan perawatan hingga tumbuh besar dan berbuah.
Berikan asupan nutrisi berbentuk pupuk bersama takaran nitrogen dan oksida (NPK) 10-10-10.
Pantau konsisten pertumbuhannya, dan jangan lupa melindunginya berasal dari gangguan penyakit terhitung hewan-hewan yang suka memakan dedaunan.
Tingkat kesuksesan penanaman apel dengan memakai biji sebenarnya tidak semulus penanaman secara stek. Tapi jika kelebihan berasal dari langkah menanam apel dari biji Anda akan meraih pohon apel yang utuh, tumbuh besar dari akar hingga pucuk daunnya. Jadi tidak ada salahnya mencoba beberapa langkah di atas, jikalau kamu mampu bersabar dan sedikit telaten, maka penanamannya tentu akan berhasil. Untuk memiliki produk bibit tanaman apel, silahkan klik disini. Selamat coba 🙂
Meskipun bukan asli tanaman dari Indonesia, apel termasuk keliru satu tipe buah yang terkenal disamping jeruk dan mangga. Sebagai buah segar, apel banyak di sediakan didalam pesta, buah penyerta kunjungan orang sakit maupun sesaji upacara agama di Bali. Selain dikonsumsi di dalam wujud buah segar, kelezatan apel mampu dinikmati didalam bentuk minuman maupun dodol yang banyak dijajakan di Kota Wisata Batu.

Berdasarkan penelitian, apel sanggup mengurangi efek kanker usus besar, kanker prostat dan paru-paru. Serat apel terhitung mencegah penyakit jantung serta mengontrol berat badan dan kadar kolesterol bersama dengan cara seratnya menghambat reabsorpsi.

Selain Malang Raya (Jawa Timur), beberapa area di Indonesia Timur (NTT, Bali, dan Papua) punya lahan yang potensial untuk pengembangan tanaman apel. Namun demikian daerah-daerah selanjutnya belum punyai sentra memproduksi apel sesuai harapan disebakan pengembangannya belum diikuti bersama dengan pemahaman dan penerapan teknologi budidaya apel yang baik dan benar.

Syarat Tumbuh

Di Indonesia yang beriklim tropika, beberapa varietas apel punya adaptasi yang baik di dataran tinggi/pegunungan yang mempunyai suhu dingin. Awalnya sentra apel di Malang Raya terdapat di elevasi 700 – 1.200 m dpl bersama suhu hawa kira-kira 16 – 27oC. Saat ini, suhu udara di Malang Raya telah meningkat secara nyata sehingga menggeser kesuaian lahan apel ke elevasi lebih kurang 1.000 – 1.500 m dpl.

Selain bersuhu dingin, tempat penanaman apel sebaiknya beriklim kering atau punya hujan tahunan 1.000 – 2.500 mm bersama penyinaran matahari sebanyak 50 – 60 persen per hari, dan kelembaban udara 75–85 %. Jika hujan tinggi dan turun sejalan dengan musim pembungaan akan menggagalkan bunga menjadi buah.

Meskipun apel dapat tumbuh di lebih dari satu model tanah yakni Regosol (Entisol), Andosol (Andisol), dan Latosol (Inceptisol), karakter tanah yang ideal adalah teksturnya sedang, ketekunan gembur, kedalaman efektif > 50 cm, drainase baik, dan pH tanah 5,5 – 7.

Pemilihan Benih

Rome Beauty, Manalagi dan Ana merupakan varietas apel yang paling banyak dibudidayakan di Indonesia. Ciri apel Rome Beauty pada lain kulit buah berwarna merah kehijauan, agak bulat, daging buah agak keras, beraroma kuat, dan rasanya segar sedikit asam. Kulit buah apel manalagi berwarna kuning kehijauan, agak bulat, rasanya manis, aromanya harum (wangi), dan kandungan airnya agak kurang. Sedangkan wujud buah apel Ana adalah lonjong, kulitnya berwarna merah dan tipis, daging buah lunak dan rasanya asam.

Dibandingkan bersama dengan Varietas Rome Beauty dan Manalagi, Varietas Ana dapat lebih baik ditanam di daerah yang punya elevasi lebih tinggi. Ciri-ciri benih apel yang baik antara lain diperbanyak bersama cara okulasi, batang bawah maupun batang atas lurus dan sehat, akar serabutnya lebat, daunnya subur dan sehat, berumur 6 bulan atau lebih berasal dari selagi okulasi, dan juga bersertifikat.

Penyiapan Lubang dan Penanaman

Agar awal musim hujan bisa dilakukan penanaman, pada musim kemarau mesti dilakukan pembersihan lahan, pembuatan beranda (lahan berlereng) dan lubang tanam. Ukuran lubang yang direkomendasikan adalah panjang, lebar dan dalam tiap-tiap 60 cm. Jarak tanam untuk Varietas Manalagi adalah 3 – 3,5 m X 3,5 m, namun untuk Ana dan Rome Beauty adalah 2 – 3 m X 2,5-3 m.

Untuk melakukan perbaikan kesuburan daerah perakaran, fasilitas yang dimasukkan kedalam lubang tanam adalah tanah lapisan atas yang berwarna lebih gelap dan gembur dicampur 20 kg bahan organik (pupuk kandang) dan 0,5 kg dolomit atau fosfat alam kalau reaksi tanah masam (pH < 5,5). Sebelum hujan, campuran tanah dimasukkan ke di dalam lubang dan dibiarkan mengalami inkubasi sekurang-kurangnya 2 minggu.

Awal musim hujan murapakan waktu tanam yang ideal sebab ketersediaan air dan suhu hawa menopang untuk adaptasi benih di lapangan. Penanaman dilaksanakan bersama memasukkan benih ke di dalam lubang dan akarnya mesti diatur agar menyebar kesegala arah. Selanjutnya, akar ditimbun tanah sampai setinggi leher akar sambil dipadatkan sehingga tanaman berdiri tegak dan tidak mudah roboh. Untuk menghambat masalah angin kencang, setiap tanaman wajib dipasang ajir dan diikat secara longgar.

Pelengkungan Cabang

Selain membentuk kerangka tajuk, pelengkungan cabang ditujukan untuk mendorong timbulnya tunas generatif pada cabang lateral. Kegiatan ini ditunaikan sesudah tanaman beradaptasi di lapangan dan memiliki

cabang cukup panjang dan juga kuat dilengkung, kebanyakan berdiameter lebih kurang 1 – 2 cm. Caranya yakni 3 – 4 cabang dilengkungkan sampai mendatar dan diikat bersama dengan tali yang

ditancapkan pada tanah. Selanjutnya, daunnya dirontokkan (dirompes) dan ujung cabang dipotong.

Pemupukan

Paling sedikit tanaman apel membutuhkan unsur hara makro (C, H, O, N, P, K, Ca, Mg dan S) dan unsur hara mikro (Fe, Zn, Mn, Cu, B, Mo). Sumber utama unsur hara makro adalah pupuk kimia namun sumber unsur mikro berasal berasal dari bahan organik dan pupuk kimia.

Unsur hara makro N, P dan K digunakan tanaman terutama untuk membentuk organ vegetatif dan generatif agar dibutuhkan dalam kuantitas paling banyak. Untuk mencukupi keperluan ketiga unsur tersebut, tanaman kudu diberi tambahan pupuk kimia secara berimbang yang diaplikasikan secara tertata tiap-tiap 2 – 3 bulan (Tabel 1).

Untuk merawat kegemburan tanah dan memenuhi unsur hara mikro/unsur lainnya, disarankan dilakukan menambahkan 20 – 40 kg/pohon bahan organik dan pengapuran jikalau ph tanah <5,5 terhadap tiap tiap akhir kemarau

Tabel 1. Rekomendasi Dosis Pupuk N, P dan K Untuk Tanaman Apel

Umur (Tahun) Dosis Pupuk (g/phon) Interval Aplikasi
0 – 1 50 – 100 Setiap 2 bulan
> 1 – 2 100 – 200 Setiap 3 bulan
> 2 – 3 200 – 300 Setiap 3 bulan
> 3 – 4 300 – 400 Setiap 3 bulan
> 4 – 5 400 – 500 Setiap 3 bulan
> 5 ? 500 Setiap 3 bulan
Keterangan: *** = NPK 15-15-15 atau 16-16-16
Perompesan Daun

Di Indonesia yang tidak memiliki periode dingin yang panjang, perlakuan perompesan daun (defoliasi buatan) disertai pelengkungan cabang dan pemangkasan anggota ujungnya dapat memecahkan tunas generatif terlebih tunas lateral yang diikuti dengan keluarnya bunga. Idealnya perompesan daun dilaksanakan dikala tunas generatif sudah padat, biasanya lebih kurang 2 minggu setelah panen.

Selain secara manual dengan tangan, perompesan daun mampu dikerjakan bersama dengan menyemprot daun tua (pembakaran daun) memanfaatkan zat pengatur tumbuh berbahan aktif Hidrogen Sianamida bersama dengan 10% Urea. Biasanya, rompes daun yang ditunaikan kurang lebih bulan April dan Oktober mengimbuhkan hasil lebih baik dibandingkan bulan-bulan lainnya karena bunga terhindar dari air hujan

Penjarangan Buah

Penjarangan buah apel secara pas mampu menambah kualitas panen dan memelihara stabilitas produksi. Kegiatan ini dilakukan

dengan mengurangi kuantitas buah yang bergerombol dan menyisakan 2 – 3 buah yang seragam pertandan. Kegiatan ini sebaiknya dikerjakan disaat buah berumur 8 – 9 minggu berasal dari bunga mekar.

Pembungkusan Buah

Khusus apel Manalagi, disaat buah berumur kurang lebih 3 bulan dari bunga mekar wajib dibungkus bersama dengan kertas yang bersih dan tahan air. Jika tidak dibungkus, anggota buah buah yang terpapar cahaya matahari langsung akan berwarna kemerahan dan anggota lainnya senantiasa kuning kehijauan sehingga penampilannya menjadi tidak cukup menarik. Kegiatan ini ditunaikan sesudah penjarangan buah atau 3 bulan dari rompes daun.

Hama dan Penyakit Utama

Selama pertumbuhannya, memadai banyak style hama dan penyakit yang menyerang tanaman apel. Setelah daun dirompes sampai kira-kira 3 bulan selanjutnya merupakan masa kronis serangan hama dan penyakit. Beberapa hama yang kerap menyerang adalah kutu daun, kutu sisik, tungau, Trips dan Ulat. Sedangkan penyakit utamanya adalah Embun Tepung atau Powdery Mildew dan Marsonina coronaria.

Contoh bahan aktif pestisida yang biasa digunakan untuk mengendalikan hama tersebut pada lain Imidakloprid, abamectin (kutu daun, kutu sisik, Trips), Dicofol, Piridaben (Tungau) dan Sipermetrin (ulat), dan lain-lain. Sedangkan bahan aktif yang biasa digunakan untuk mengendalikan penyakit antara lain Difenokonazo, Propineb, Mankozeb, dan lain-lain.

Panen

Berbeda dengan apel di tempat subtropika, perlakuan pelengkungan cabang bersama dengan perompesan daun menjadikan apel di Indonesia mampu dipanen setahun dua kali. Apel Rome Beauty sanggup dipanen ketika buah berumur lebih kurang 120 – 140 hari, Manalagi kira-kira 115 dan Ana sekitar 100 hari dari bunga mekar.

Panen sebaiknya dikerjakan pada pagi hari selagi cuaca cerah. Buah-buah yang sudah dipetik perlu dimasukkan secara hati-hati kedalam keranjang yang dilapisi karung plastik untuk kurangi kerusakan buah yang dipanen.

Tags: ,
rijal wafaudin Diposting oleh

saya seorang peternak yang hobi menulis di blog semoga apa yang saya tulis bisa bermanfaat bagi anda

Belum ada Komentar untuk cara tanam pohon apel | Purworejo

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait cara tanam pohon apel | Purworejo

cara mudah ternak jangkrik	|Tangerang Selatan

cara mudah ternak jangkrik |Tangerang Selatan

T 18 June 2020 F A rijal wafaudin

Cara ternak jangkrik yang efektif Jangkrik merupakan tidak benar satu serangga yang kerap dijadikan pakan burung, ikan dan reptil. Permintaan akan jangkrik bersamaan dengan naiknya minat untuk memelihara burung, ikan dan reptil. Cara ternak jangkrik memadai enteng dilakukan baik untuk... Selengkapnya

cara menanam buah apel dengan bijinya	 | Cilacap

cara menanam buah apel dengan bijinya | Cilacap

T 30 January 2011 F A rijal wafaudin

Cara Menanam Apel dari Biji yang Baik dan Benar Apel adalah buah fresh nan renyah yang kaya akan takaran air, vitamin B dan C. Di seluruh dunia, buah apel hampir menjadi buah-buahan yang paling sering dikonsumsi. Hal ini membuat keinginan... Selengkapnya

cara ternak jangkrik telur	|Karawang

cara ternak jangkrik telur |Karawang

T 15 June 2020 F A rijal wafaudin

Cara ternak jangkrik yang efektif Jangkrik merupakan tidak benar satu serangga yang kerap dijadikan pakan burung, ikan dan reptil. Permintaan akan jangkrik seiring dengan naiknya minat untuk pelihara burung, ikan dan reptil. Cara ternak jangkrik memadai mudah dikerjakan baik untuk... Selengkapnya

+ SIDEBAR