Beranda » Uncategorized » cara tanam pohon tomat di pot | Blora

cara tanam pohon tomat di pot | Blora

T Diposting oleh pada 9 October 2011
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 4 kali

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah

Ini caranya sehingga tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat
Tomat adalah tidak benar satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms sanggup menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama layaknya salad.

Tomat sendiri memiliki banyak kegunaan untuk kesehatan, karenanya, penting bagi Moms dan bagian keluarga untuk rutin memakan tomat.

Jika Moms berencana untuk menanam tomat sendiri di halaman rumah, tersedia beberapa tips yang kudu diperhatikan waktu menanam tomat. Berikut caranya, dikutip berasal dari Almanac.

Pilih lahan dengan sinar matahari penuh dan tanah berdrainase baik. Penting bahwa lahan setidaknya terima 6 jam cahaya matahari tiap tiap hari.
Dua minggu sebelum akan menanam tanaman tomat di luar ruangan, gali tanah sedalam 30 cm dan campur dengan pupuk kompos.
Tanam tanaman tomat bersama dengan jarak kira-kira 60 cm pada tanaman satu dengan tanaman lain.
Tempatkan tomat atau keramba di tanah pada waktu penanaman untuk menjauhi rusaknya akar di kemudian hari.
Jepit lebih dari satu cabang bawah tanaman tomat, dan tanam akar memadai didalam sehingga daun paling rendah terdapat pas di atas permukaan tanah.
Siram bersama baik untuk kurangi guncangan pada akar.
Gunakan pot atau wadah besar bersama lubang drainase di anggota bawah.
Gunakan tanah yang tidak amat padar agar air mengalir dengan baik. Direkomendasikan campuran tanah yang baik bersama bahan organik tambahan.
Tanam satu tanaman tomat per pot. Pilih berasal dari varietas semak atau kerdil, banyak tomat ceri tumbuh bersama dengan baik dalam pot.
Tempatkan pot di tempat yang cerah bersama dengan cahaya matahari penuh selam 6-8 jam sehari.
Jaga kelembaban tanah. Menanam tomat di dalam wadah menyebabkan tanah lebih cepat jadi kering daripada di kebun, menjadi periksalah tiap-tiap hari dan memberikan air tambahan.
Siram tanaman tomat di pagi hari. Ini berikan tanaman kelembapan yang dibutuhkan untuk melewati hari yang panas. Hindari menyiram di sore atau di malam hari.
Berikan mulsa (material penutup tanaman untuk memelihara kelembaban tanah serta menghimpit pertumbuhan gulma dan penyakit) lima minggu sesudah tomat ditanam.
Untuk membantu tomat melewati masa-masa kekeringan, temukan lebih dari satu batu pipih dan tempatkan satu di samping setiap tanaman. Batuan menghambat air menguap berasal dari tanah.
Berikan tanaman tomat pupuk atau kompos setiap dua minggu, di awali saat buah tomat berdiameter kira-kira 2,5 cm.
Saat tanaman tumbuh, pangkas seluruh daun bagian bawah. Ini membantu menghambat penyakit menyebar dari tanah ke dedaunan.
Biarkan tomat yang sudah tumbuh sepanjang mungkin. Jika tersedia yang rontok sebelum saat muncul matang, masukkan ke dalam kantong kertas, dan simpan di daerah yang sejuk dan gelap.
Jangan pernah menempatkan tomat di tempat yang cerah sehingga membuatnya matang, tomat barangkali akan membusuk sebelum matang.
Tomat yang sempurna untuk dipetik punya tekstur keras dan warnanya amat merah, berapapun ukurannya, dan barangkali tersedia sebagian warna kuning tersisa di kira-kira batangnya.
Jangan meletakkan tomat segar ke di dalam kulkas. Melakukan hal itu mampu mengakibatkan kerusakan rasa dan tekstur tomat berasal dari kebun.

Panduan teknis budidaya tomat

Tomat (Lycopersicon esculentum L.) merupakan tanaman asli berasal dari Amerika Tengah dan Selatan. Tanaman ini idealnya ditanam pada kisaran suhu 20-27oC bersama dengan curah hujan sekitar 750-1250 mg per tahun. Secara umum tomat dapat tumbuh bersama baik pada ketinggian 0-1500 m dpl.

Dewasa ini terdapat lebih berasal dari 400 varietas tomat yang ditanam secara global. Ada varietas yang cuma cocok di dataran tinggi layaknya berlian, mutiara dan kada. Ada yang cocok di dataran rendah layaknya varietas intan, ratna dan CLN. Ada terhitung yang mampu ditanam baik di dataran tinggi maupun rendah, seperti GH2 dan GH4.

Memilih benih tomat
Untuk menentukan style tomat yang dapat ditanam hendaknya sesuaikan dahulu bersama karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang sesuai untuk dataran tinggi begitu termasuk sebaliknya.

Benih tomat sanggup didapatkan bersama enteng diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlampau mahal, kami bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik berasal dari aspek ukuran (besar) dan wujud (tidak cacat).

Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah memadai tua ambil bijinya dan membersihkan berasal dari lendir yang menyelubunginya bersama air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian melakukan seleksi sekali kembali terhadap biji tomat, menentukan yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput). Setelah itu keringkan bersama dengan dijemur dan simpan dalam wadah yang kering dan steril.

Penyemaian benih tomat
Sebelum ditanam secara luas, benih tomat sebaiknya disemaikan dahulu sampai memiliki daun dan batang yang lumayan kuat. Penyemaian hendaknya ditunaikan di atas media yang terpisah dengan penanaman masal. Lihat langkah membawa dampak tempat persemaian untuk tanaman hortikultura.

Untuk budidaya tomat, sebaiknya pilih fasilitas persemaian bersama ploybag. Hal ini untuk kurangi efek tanaman stres ketika dipindahkan. Namun persemaian polybag ini biayanya relatif lebih mahal. Apabila Anda menentukan persemaian bedeng, hendaknya hati-hati pas mencabut dan memindahkan bibit. Lamanya penyemaian hingga tanaman siap dipindahkan kurang lebih 35-40 hari.

Tips untuk persemaian bedengan, buat larikan (garis) diatas media persemaian bersama jarak antar larik 5 cm dan kedalaman larik 1 cm. Kemudian taburkan benih di dalam larikan, jangan hingga bertumpuk-tumpuk, sebaiknya jarak antar benih 2-3 cm. Kemudian tutup larikan bersama tanah dan siram secukupnya. Metode pemindahanbisa dilakukan bersama dua cara. Pertama dengan pencabutan, sebelum saat benih dicabut siram bersama air untuk melunakan sarana supaya akar tidak putus disaat ditarik. Kedua, cara putar yakni mengambil tanaman dengan tanah disekitarnya.

Tips untuk persemaian polybag/pot, setelah media persemaian dibikin lubangi permukaanya sedalam 1 cm. Kemudian bubuhkan biji tomat satu butir untuk setiap polybag, tutup bersama dengan media tanam. Cara memindahkannya adalah bersama dengan merobek atau membiarkan polybag/pot. Lalu masukkan tanaman beserta tanah yang terkandung di polybag/pot kedalam lubang tanam.

Pengolahan tanah
Tomat tumbuh baik pada tingkat keasaman tanah pH 5,5-7. Apabila tanah terlampau asam (<5,5), tambahkan dolomit atau kapur pertanian. Manfaat pengapuran tak sekedar menaikan pH tanah juga untuk memperbaiki susunan tanah. Dosisnya mesti sesuai dengan tingkat pH tanah masing-masing.

Bajak atau cangkul tanah hingga gembur sesudah itu wujud bedengan bersama dengan ketinggian 30 cm, lebar 1 mtr. dan pajang ikuti kontur lahan. Buat jarak antar bedeng selebar 30-40 cm. Kemudian diamkan tanah lebih kurang satu minggu.

Setelah itu, berikan pupuk dasar berwujud pupuk organik layaknya pupuk kandang atau pupuk kompos sebanyak 20 ton per hektar. Aduk hingga merata diatas bedengan. Untuk memperkaya takaran fosfor sanggup ditambahkan pupuk TSP secukupnya (kira-kira 5 gram per tanaman). Untuk budidaya tomat organik, jangan ditambahkan pupuk kimia tetapi pupuk dasar kudu lebih banyak, lebih kurang 30-40 ton per hektar.

Kemudian tutup bedengan bersama mulsa plastik, penutupan bersama mulsa benar-benar berguna lebih-lebih terhadap musim kemarau. Mulsa plastik berguna untuk menjaga kelembaban tanah, mengendalikan gulma dan sehingga buah tomat selamanya bersih tidak menyentuh tanah. Biarkan ulang tanah sepanjang satu minggu sebelum saat ditanami.

Penanaman bibit tomat
Pertama-tama bikin lubang tanam pada mulsa bersama diameter 5-7 cm. Dalam satu bedengan terkandung dua lajur lubang tanam, jarak antar lajur sebesar 70-80 cm dan jarak antar lubang di dalam satu lajur 40-50 cm, kedalaman lubang tanam kurang lebih 5-7 cm.

Setelah itu masukkan bibit siap tanam. Untuk bibit yang disemai dalam polybag atau pot, lepas terlebih dahulu wadahnya lalu masukkan semua tempat tanam tanpa mencabut akar tanaman. Kemudian tutup dan ratakan bersama tanah sekitar. Untuk bibit yang ditanam di persemaian bedeng, masukkan tanaman kemudian timbun bersama dengan tanah bekas galian lubang. Ratakan dan siram dengan air untuk melindungi kelembabannya.

Pemeliharaan dan perawatan
Tanaman tomat cukup sensitif dan wajib perawatan yang intensif. Tanaman ini amat rentan pada hama dan penyakit, khususnya yang ditanam di dataran rendah. Setelah pemanenan, efek rusaknya buah tomat tetap tinggi sekitar 20-50%. Berikut beberapa perawatan penting andaikan kami hendak melakukan budidaya tomat.

Hama dan penyakit tanaman tomat

a. Penyulaman
Penyulaman berfungsi untuk mengganti tanaman yang gagal tumbuh, baik sakit atau rebah dikarenakan cuaca. Penyulaman dilaksanakan setelah seminggu tomat ditanam. Cabut tanaman yang muncul tidak sehat (kuning/layu) atau mati. Ganti bersama dengan bibit sisa penyemaian.

b. Penyiangan
Penyiangan didalam budidaya tomat kebanyakan dijalankan 3-4 kali selama musim tanam. Pada areal tanam yang ditutup mulsa penyiangan dapat lebih jarang lagi. Penyiangan bertujuan untuk mengangkat gulma yang tersedia di areal tanam. Pertumbuhan gulma dapat menganggu tanaman, karena tanaman harus beradu didalam beroleh nutrisi. Selain itu gulma terhitung menyebabkan hama dan penyakit yang mampu menyerang tanaman utama.

c. Pemangkasan
Pemangkasan terhadap tanaman tomat dijalankan tiap-tiap minggu. Pemangkasan tunas yang tumbuh terhadap ketiak daun harus langsung agar tidak tumbuh jadi batang. Pemangkasan tunas muda dapat dikerjakan bersama dengan tangan. Namun jika batang telah terlampau keras, sebaiknya memakai pisau atau gunting. Untuk menyesuaikan ketinggian tanaman tomat, ujung tanaman dapat dipotong. Pemotongan ujung tanaman dijalankan sesudah terlihat kuantitas dompolan buah kira-kira 5-7 buah.

d. Pemupukan tambahan
Pada budidaya tomat organik, semprotkan pupuk organik cair yang membawa kadar kalium tinggi pada saat tanaman dapat berbunga dan berbuah (fase generatif). Penyemprotan mampu dijalankan tiap-tiap minggu. Harus diperhatikan, pupuk organik cair perlu diencerkan terlebih dahulu, 1 liter pupuk cair dengan 100 liter air. Penting untuk dicatat, konsentrasi pupuk organik cair tidak boleh melebihi 2%. Selain itu, kita dapat mengimbuhkan pupuk kandang atau kompos sehabis tanaman berumur 2-3 minggu bersama dengan dosis satu gengam tangan per tanaman.

Untuk budidaya tomat non-organik, terhadap usia satu minggu memberikan campuran urea dan KCl bersama perbandingan 1:1 sebanyak 1-2 gram per tanaman. Kemudian sehabis usia 2-3 minggu berikan lagi urea dan KCl sebanyak 5 gram per tanaman. Bila pada usia lebih berasal dari 4 minggu tanaman masih terlihat tidak cukup gizi berikan urea dan KCl sebanyak 7 garm per tanaman. Perhatikan, bantuan urea dan KCl jangan sampai mengenai tanaman sebab mampu melukai tanaman tersebut. Berikan jarak 5-7 cm dari tanaman.

e. Penyiraman dan pengairan
Tanaman tomat tidak sangat banyak butuh air, tapi jangan hingga kekurangan. Kelebihan air didalam budidaya tomat membuat pertumbuhan vegetatif (daun dan batang) yang subur tapi bakal mencegah fase generatif. Sebaliknya, kekuranga air yang berkelanjutan dapat mengakibatkan pecah-pecah pada buah tomat yang dihasilkan.

Kekeringan yang panjang sanggup sebabkan kerontokan bunga. Penyiraman hendaknya disesuaikan dengan situasi cuaca. Bila curah hujan memadai relatif tidak wajib kembali penyiraman. Justru yang mesti diperbaiki adalah saluran drainase sehingga air tidak menggenang disekitar areat tanaman. Pada musim kemarau, penyiraman bisa dilakukan terhadap pagi hari. Cegah jangan hingga tanah retak-retak kekeringan.

f. Pemasangan lenjeran
Pemasangan lenjeran atau ajir punya tujuan sebagai tempat mengikatkan tanaman supaya tidak roboh. Lenjeran dibikin dari bambu selama 1,5-2 meter. Lenjeran ditancapkan terhadap jarak sekitar 10-20 cm dari tanaman. Lenjeran dapat dibiarkan tegak berdiri sendiri atau ujungnya diikatkan dengan lenjeran lain yang berdekatan. Pengikatan ujung berfungsi untuk memperkokoh posisi lenjeran.

Pemasangan lenjeran hendaknya sedini kemungkinan untuk menghambat luka pada akar tanaman akibat penancapan. Tanaman yang masih kecil akarnya belum menyebar kemana-mana sehingga barangkali tertancap kecil. Luka terhadap akar yang diakibatkan tusukan lenjeran dapat menghambat perkembangan dan menimbulkan penyakit.

Pemasangan lenjeran dilakukan sehabis tinggi tanaman berkisar 10-15 cm. Ikatkan tanaman tomat bersama tali plastik pada lenjeran. Model ikatan sebaiknya berupa angka 8 sehingga batang tomat tidak terluka dikarenakan bergesekan bersama dengan tiang lenjeran. Ikatan hendaknya jangan terlampau kuat sehingga tidak menghindar pembesaran batang. Setelah itu, setiap tanaman bertambah tinggi 20 cm ikatkan batang tanaman dengan tali plastik pada lenjeran.

Pengendalian hama dan penyakit
Beberapa type hama dan penyakit yang sering menyerang budidaya tomat pada lain, ulat buah, kutu daun thrips, lalat putih, lalat buah, tungau, nematoda, penyakit layu, bercak daun, penyakit kapang daun, bercak coklat, busuk daun dan busuk buah. Apabila serangannya menggila, hama dan penyakit berikut dapat disemprot bersama pestisida. Penggunaan pestisida harus bijak, sesuaikan bersama dengan lingkungan lebih kurang (para petani lain), riwayat penyemprotan dan ikuti petunjuk/dosis penggunaan. Apabila tomat yang akan diproduksi bertujuan untuk pasar organik, hendaknya manfaatkan pestisida yang alami. Silahkan memandang cara mengakibatkan pestisida organik.

Hama dan penyakit terhadap budidaya tomat tidak dapat diberantas bersama dengan hanya mengandalkan pestisida saja. Karena fungsi pestisida cuma pas dan jangka pendek. Selebihnya serangan hama dan penyakit dapat selamanya datang dan kemungkinan dapat lebih resisten. Menaikan dosis pemanfaatan pestisida kemungkinan efektif namun dapat menyebabkan efek lingkungan yang tidak baik dan juga menaikan biaya produksi. Kalau pun wajib memakai pestisida sebaiknya berganti-ganti merk dengan bahan aktif berbeda.

Untuk menanggulangi hama dan penyakit secara menyeluruh memakai prinsip-prinsip pengendalian hama terpadu (PHT). Penerapan PHT kudu dilaksanakan secara berkesinambungan. Adapun variabel-variabel yang mesti diperhatikan antara lain pemilihan bibit unggul atau varietas yang cocok, benih bebas penyakit, dukungan pupuk berimbang, rotasi tanaman, manfaatkan predator alami, pakai tanaman pengusir hama dan paling akhir penyemprotan pestisida baik kimia sintetis maupun alami.

Pemanenan budidaya tomat
Budidaya tomat baru mampu dipanen 60-100 hari setelah tanam, terkait berasal dari varietasnya. Penentuan sementara panen berdasarkan umur tanaman kadang kala tidak efektif. Sebaiknya pakai pengamatan fisik pada tanaman. Tanaman tomat udah dikatakan siap panen andaikata kulit buah berubah dari hijau jadi kekuning-kuningan, anggota pinggir daun menguning dan bagian batang mengering.

Pemetikan hendaknya dilaksanakan di pagi atau sore hari gara-gara terhadap siang hari tanaman tetap jalankan fotosintesis. Pada kondisi demikianlah penguapan tengah tingi-tingginya agar buah tomat yang dipetik bakal cepat layu. Pemanenan dapat ditunaikan tiap tiap 2-3 hari sekali. Di Indonesia produktivitas tanaman tomat secara umumnya mencapai 15,84 ton per hektar. Namun untuk varietas spesifik dan didaerah-daerah tertentu mampu meraih 25-30 ton per hektar.

rijal wafaudin Diposting oleh

saya seorang peternak yang hobi menulis di blog semoga apa yang saya tulis bisa bermanfaat bagi anda

Belum ada Komentar untuk cara tanam pohon tomat di pot | Blora

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait cara tanam pohon tomat di pot | Blora

video cara menanam tomat dari biji	 | Sragen

video cara menanam tomat dari biji | Sragen

T 23 May 2012 F A rijal wafaudin

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah Ini caranya sehingga tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat Tomat adalah salah satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms sanggup menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama seperti salad. Tomat... Selengkapnya

Budidaya Flora Cengkeh Teknik Terbaik Dan Gampang Biar Cepat Panen

Budidaya Flora Cengkeh Teknik Terbaik Dan Gampang Biar Cepat Panen

T 18 July 2011 F A rijal wafaudin

Bagaimana cara budidaya tumbuhan cengkeh teknik terbaik dan mudah dan semoga cepat berbuah? Jurnal Organik akan membahasnya secara lengkap. Ini merupakan panduan lengkap namun singkat perihal budidaya cengkeh semoga lebih menghasilkan dan mendapat nilai irit yang tinggi dalam sebuah contoh pertanian dan... Selengkapnya

video cara menanam tomat dari biji	 | Kendal

video cara menanam tomat dari biji | Kendal

T 23 September 2011 F A rijal wafaudin

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah Ini caranya supaya tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat Tomat adalah tidak benar satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms sanggup menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama seperti salad.... Selengkapnya

+ SIDEBAR