Beranda » Uncategorized » cara tanam tomat organik | Wonogiri

cara tanam tomat organik | Wonogiri

T Diposting oleh pada 13 August 2011
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 5 kali

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah

Ini caranya supaya tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat
Tomat adalah salah satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms sanggup menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama seperti salad.

Tomat sendiri punyai banyak manfaat untuk kesehatan, karenanya, penting bagi Moms dan anggota keluarga untuk teratur memakan tomat.

Jika Moms merencanakan untuk menanam tomat sendiri di halaman rumah, tersedia lebih dari satu tips yang wajib diperhatikan sementara menanam tomat. Berikut caranya, dikutip berasal dari Almanac.

Pilih lahan bersama cahaya matahari penuh dan tanah berdrainase baik. Penting bahwa lahan setidaknya terima 6 jam sinar matahari tiap-tiap hari.
Dua minggu sebelum akan menanam tanaman tomat di luar ruangan, gali tanah sedalam 30 cm dan campur bersama pupuk kompos.
Tanam tanaman tomat bersama dengan jarak kira-kira 60 cm pada tanaman satu bersama tanaman lain.
Tempatkan tomat atau keramba di tanah pada kala penanaman untuk menjauhi kerusakan akar di kemudian hari.
Jepit beberapa cabang bawah tanaman tomat, dan tanam akar lumayan di dalam supaya daun paling rendah terdapat pas di atas permukaan tanah.
Siram bersama dengan baik untuk kurangi guncangan terhadap akar.
Gunakan pot atau wadah besar dengan lubang drainase di bagian bawah.
Gunakan tanah yang tidak terlampau padar supaya air mengalir bersama dengan baik. Direkomendasikan campuran tanah yang baik dengan bahan organik tambahan.
Tanam satu tanaman tomat per pot. Pilih dari varietas semak atau kerdil, banyak tomat ceri tumbuh bersama dengan baik di dalam pot.
Tempatkan pot di area yang cerah bersama dengan cahaya matahari penuh selam 6-8 jam sehari.
Jaga kelembapan tanah. Menanam tomat di dalam wadah sebabkan tanah lebih cepat jadi kering daripada di kebun, jadi periksalah tiap tiap hari dan memberikan air tambahan.
Siram tanaman tomat di pagi hari. Ini berikan tanaman kelembapan yang diperlukan untuk melalui hari yang panas. Hindari menyiram di sore atau di malam hari.
Berikan mulsa (material penutup tanaman untuk melindungi kelembapan tanah serta menekan perkembangan gulma dan penyakit) lima minggu sehabis tomat ditanam.
Untuk menopang tomat lewat masa-masa kekeringan, temukan lebih dari satu batu pipih dan meletakkan satu di samping setiap tanaman. Batuan menghindar air menguap dari tanah.
Berikan tanaman tomat pupuk atau kompos setiap dua minggu, dimulai kala buah tomat berdiameter kurang lebih 2,5 cm.
Saat tanaman tumbuh, pangkas seluruh daun bagian bawah. Ini membantu menahan penyakit menyebar berasal dari tanah ke dedaunan.
Biarkan tomat yang udah tumbuh selama mungkin. Jika ada yang rontok sebelum nampak matang, masukkan ke dalam kantong kertas, dan simpan di area yang sejuk dan gelap.
Jangan dulu memasang tomat di daerah yang cerah agar membuatnya matang, tomat barangkali akan membusuk sebelum akan matang.
Tomat yang sempurna untuk dipetik mempunyai tekstur keras dan warnanya sangat merah, berapapun ukurannya, dan mungkin tersedia beberapa warna kuning tersisa di lebih kurang batangnya.
Jangan tempatkan tomat segar ke dalam kulkas. Melakukan perihal itu sanggup merusak rasa dan tekstur tomat dari kebun.

Panduan tehnis budidaya tomat

Tomat (Lycopersicon esculentum L.) merupakan tanaman asli berasal dari Amerika Tengah dan Selatan. Tanaman ini idealnya ditanam terhadap kisaran suhu 20-27oC bersama dengan curah hujan lebih kurang 750-1250 mg per tahun. Secara lazim tomat bisa tumbuh bersama dengan baik terhadap ketinggian 0-1500 m dpl.

Dewasa ini terkandung lebih dari 400 varietas tomat yang ditanam secara global. Ada varietas yang hanya cocok di dataran tinggi seperti berlian, mutiara dan kada. Ada yang sesuai di dataran rendah seperti varietas intan, ratna dan CLN. Ada termasuk yang dapat ditanam baik di dataran tinggi maupun rendah, seperti GH2 dan GH4.

Memilih benih tomat
Untuk menentukan type tomat yang bakal ditanam hendaknya sesuaikan dahulu bersama dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu termasuk sebaliknya.

Benih tomat mampu didapatkan dengan ringan diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sukar mendapatkannya atau harganya amat mahal, kami mampu membuatnya sendiri. Caranya bersama dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari faktor ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat).

Langahnya sebagai berikut, memilih buah tomat yang bakal dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat berikut menua di pohon. Setelah lumayan tua ambil bijinya dan membersihkan dari lendir yang menyelubunginya bersama air. Setelah itu rendam di dalam air, memilih biji yang tenggelam. Kemudian melaksanakan seleksi sekali ulang terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput). Setelah itu keringkan dengan dijemur dan simpan dalam wadah yang kering dan steril.

Penyemaian benih tomat
Sebelum ditanam secara luas, benih tomat sebaiknya disemaikan dahulu sampai punyai daun dan batang yang memadai kuat. Penyemaian hendaknya ditunaikan di atas media yang terpisah dengan penanaman masal. Lihat langkah menyebabkan tempat persemaian untuk tanaman hortikultura.

Untuk budidaya tomat, sebaiknya memilih tempat persemaian bersama ploybag. Hal ini untuk kurangi resiko tanaman stres kala dipindahkan. Namun persemaian polybag ini biayanya relatif lebih mahal. Apabila Anda menentukan persemaian bedeng, hendaknya hati-hati selagi mencabut dan memindahkan bibit. Lamanya penyemaian sampai tanaman siap dipindahkan sekitar 35-40 hari.

Tips untuk persemaian bedengan, bikin larikan (garis) diatas tempat persemaian bersama jarak antar larik 5 cm dan kedalaman larik 1 cm. Kemudian taburkan benih di dalam larikan, jangan sampai bertumpuk-tumpuk, sebaiknya jarak antar benih 2-3 cm. Kemudian tutup larikan bersama tanah dan siram secukupnya. Metode pemindahanbisa dilaksanakan bersama dengan dua cara. Pertama bersama dengan pencabutan, sebelum benih dicabut siram dengan air untuk melunakan fasilitas supaya akar tidak putus disaat ditarik. Kedua, langkah putar yakni mengambil alih tanaman bersama dengan tanah disekitarnya.

Tips untuk persemaian polybag/pot, sehabis sarana persemaian dibuat lubangi permukaanya sedalam 1 cm. Kemudian bubuhkan biji tomat satu butir untuk setiap polybag, tutup dengan fasilitas tanam. Cara memindahkannya adalah dengan merobek atau membiarkan polybag/pot. Lalu masukkan tanaman beserta tanah yang terdapat di polybag/pot kedalam lubang tanam.

Pengolahan tanah
Tomat tumbuh baik terhadap tingkat keasaman tanah pH 5,5-7. Apabila tanah terlampau asam (<5,5), tambahkan dolomit atau kapur pertanian. kegunaan pengapuran tak sekedar menaikan pH tanah termasuk untuk memperbaiki struktur tanah. Dosisnya wajib disesuaikan dengan tingkat pH tanah masing-masing.

Bajak atau cangkul tanah sampai gembur kemudian bentuk bedengan bersama dengan ketinggian 30 cm, lebar 1 meter dan pajang ikuti kontur lahan. Buat jarak antar bedeng selebar 30-40 cm. Kemudian diamkan tanah sekitar satu minggu.

Setelah itu, berikan pupuk dasar berupa pupuk organik layaknya pupuk kandang atau pupuk kompos sebanyak 20 ton per hektar. Aduk sampai merata diatas bedengan. Untuk memperkaya kadar fosfor sanggup ditambahkan pupuk TSP secukupnya (kira-kira 5 gram per tanaman). Untuk budidaya tomat organik, jangan ditambahkan pupuk kimia namun pupuk basic perlu lebih banyak, lebih kurang 30-40 ton per hektar.

Kemudian tutup bedengan bersama dengan mulsa plastik, penutupan bersama mulsa sangat berguna khususnya terhadap musim kemarau. Mulsa plastik berfungsi untuk mempertahankan kelembaban tanah, mengendalikan gulma dan sehingga buah tomat senantiasa bersih tidak menyentuh tanah. Biarkan ulang tanah sepanjang satu minggu sebelum akan ditanami.

Penanaman bibit tomat
Pertama-tama buat lubang tanam terhadap mulsa bersama diameter 5-7 cm. Dalam satu bedengan terdapat dua lajur lubang tanam, jarak antar lajur sebesar 70-80 cm dan jarak antar lubang dalam satu lajur 40-50 cm, kedalaman lubang tanam sekitar 5-7 cm.

Setelah itu masukkan bibit siap tanam. Untuk bibit yang disemai dalam polybag atau pot, lepas khususnya dahulu wadahnya lantas masukkan semua sarana tanam tanpa mencabut akar tanaman. Kemudian tutup dan ratakan bersama dengan tanah sekitar. Untuk bibit yang ditanam di persemaian bedeng, masukkan tanaman lantas timbun bersama tanah bekas galian lubang. Ratakan dan siram bersama dengan air untuk memelihara kelembabannya.

Pemeliharaan dan perawatan
Tanaman tomat memadai sensitif dan perlu perawatan yang intensif. Tanaman ini terlalu rentan terhadap hama dan penyakit, terutama yang ditanam di dataran rendah. Setelah pemanenan, resiko kerusakan buah tomat masih tinggi kurang lebih 20-50%. Berikut lebih dari satu perawatan mutlak seumpama kita hendak jalankan budidaya tomat.

Hama dan penyakit tanaman tomat

a. Penyulaman
Penyulaman berfungsi untuk mengganti tanaman yang gagal tumbuh, baik sakit atau rebah sebab cuaca. Penyulaman dilaksanakan sehabis seminggu tomat ditanam. Cabut tanaman yang nampak tidak sehat (kuning/layu) atau mati. Ganti bersama dengan bibit sisa penyemaian.

b. Penyiangan
Penyiangan di dalam budidaya tomat umumnya dikerjakan 3-4 kali selama musim tanam. Pada areal tanam yang ditutup mulsa penyiangan bisa lebih jarang lagi. Penyiangan memiliki tujuan untuk mengangkat gulma yang tersedia di areal tanam. Pertumbuhan gulma bakal menganggu tanaman, dikarenakan tanaman wajib bersaing di dalam beroleh nutrisi. Selain itu gulma termasuk menyebabkan hama dan penyakit yang sanggup menyerang tanaman utama.

c. Pemangkasan
Pemangkasan pada tanaman tomat dilakukan tiap tiap minggu. Pemangkasan tunas yang tumbuh terhadap ketiak daun mesti langsung sehingga tidak tumbuh jadi batang. Pemangkasan tunas muda dapat dijalankan bersama dengan tangan. Namun jika batang sudah terlampau keras, sebaiknya manfaatkan pisau atau gunting. Untuk mengatur ketinggian tanaman tomat, ujung tanaman bisa dipotong. Pemotongan ujung tanaman ditunaikan sesudah terlihat kuantitas dompolan buah sekitar 5-7 buah.

d. Pemupukan tambahan
Pada budidaya tomat organik, semprotkan pupuk organik cair yang mempunyai kadar kalium tinggi pada selagi tanaman bakal berbunga dan berbuah (fase generatif). Penyemprotan sanggup dilaksanakan tiap tiap minggu. Harus diperhatikan, pupuk organik cair perlu diencerkan terutama dahulu, 1 liter pupuk cair dengan 100 liter air. Penting untuk dicatat, konsentrasi pupuk organik cair tidak boleh melebihi 2%. Selain itu, kami dapat memberikan pupuk kandang atau kompos setelah tanaman berumur 2-3 minggu bersama dosis satu gengam tangan per tanaman.

Untuk budidaya tomat non-organik, terhadap usia satu minggu berikan campuran urea dan KCl dengan perbandingan 1:1 sebanyak 1-2 gram per tanaman. Kemudian setelah usia 2-3 minggu memberikan ulang urea dan KCl sebanyak 5 gram per tanaman. Bila terhadap usia lebih berasal dari 4 minggu tanaman masih nampak tidak cukup gizi memberikan urea dan KCl sebanyak 7 garm per tanaman. Perhatikan, perlindungan urea dan KCl jangan hingga perihal tanaman sebab mampu melukai tanaman tersebut. Berikan jarak 5-7 cm dari tanaman.

e. Penyiraman dan pengairan
Tanaman tomat tidak sangat banyak memerlukan air, tapi jangan hingga kekurangan. Kelebihan air di dalam budidaya tomat mengakibatkan pertumbuhan vegetatif (daun dan batang) yang subur tapi akan menahan fase generatif. Sebaliknya, kekuranga air yang berkesinambungan bisa mengakibatkan pecah-pecah pada buah tomat yang dihasilkan.

Kekeringan yang panjang sanggup sebabkan kerontokan bunga. Penyiraman hendaknya sesuai dengan situasi cuaca. Bila curah hujan memadai relatif tidak mesti kembali penyiraman. Justru yang mesti diperbaiki adalah saluran drainase sehingga air tidak menggenang disekitar areat tanaman. Pada musim kemarau, penyiraman mampu dijalankan terhadap pagi hari. Cegah jangan hingga tanah retak-retak kekeringan.

f. Pemasangan lenjeran
Pemasangan lenjeran atau ajir punya tujuan sebagai daerah mengikatkan tanaman agar tidak roboh. Lenjeran dibuat dari bambu selama 1,5-2 meter. Lenjeran ditancapkan pada jarak sekitar 10-20 cm berasal dari tanaman. Lenjeran bisa dibiarkan tegak mandiri atau ujungnya diikatkan bersama dengan lenjeran lain yang berdekatan. Pengikatan ujung bermanfaat untuk memperkokoh posisi lenjeran.

Pemasangan lenjeran hendaknya sedini bisa saja untuk menghambat luka pada akar tanaman akibat penancapan. Tanaman yang tetap kecil akarnya belum menyebar kemana-mana agar mungkin tertancap kecil. Luka terhadap akar yang diakibatkan tusukan lenjeran bisa mencegah perkembangan dan menimbulkan penyakit.

Pemasangan lenjeran dilaksanakan sehabis tinggi tanaman berkisar 10-15 cm. Ikatkan tanaman tomat bersama dengan tali plastik pada lenjeran. Model ikatan sebaiknya berupa angka 8 agar batang tomat tidak terluka dikarenakan bergesekan bersama tiang lenjeran. Ikatan hendaknya jangan sangat kuat agar tidak menahan pembesaran batang. Setelah itu, setiap tanaman jadi tambah tinggi 20 cm ikatkan batang tanaman bersama tali plastik terhadap lenjeran.

Pengendalian hama dan penyakit
Beberapa tipe hama dan penyakit yang sering menyerang budidaya tomat pada lain, ulat buah, kutu daun thrips, lalat putih, lalat buah, tungau, nematoda, penyakit layu, bercak daun, penyakit kapang daun, bercak coklat, busuk daun dan busuk buah. Apabila serangannya menggila, hama dan penyakit tersebut sanggup disemprot bersama dengan pestisida. Penggunaan pestisida perlu bijak, menyesuaikan dengan lingkungan sekitar (para petani lain), riwayat penyemprotan dan ikuti petunjuk/dosis penggunaan. Apabila tomat yang akan diproduksi bertujuan untuk pasar organik, hendaknya mengfungsikan pestisida yang alami. Silahkan menyaksikan cara sebabkan pestisida organik.

Hama dan penyakit terhadap budidaya tomat tidak bisa diberantas bersama dengan hanya mengandalkan pestisida saja. Karena faedah pestisida hanya waktu dan jangka pendek. Selebihnya serangan hama dan penyakit akan tetap singgah dan kemungkinan dapat lebih resisten. Menaikan dosis pemanfaatan pestisida kemungkinan efektif namun akan mengundang dampak lingkungan yang tidak baik dan terhitung menaikan cost produksi. Kalau pun wajib mengfungsikan pestisida sebaiknya berganti-ganti brand bersama bahan aktif berbeda.

Untuk mengatasi hama dan penyakit secara menyeluruh memanfaatkan prinsip-prinsip pengendalian hama terpadu (PHT). Penerapan PHT harus dilakukan secara berkesinambungan. Adapun variabel-variabel yang kudu diperhatikan antara lain penentuan bibit unggul atau varietas yang cocok, benih bebas penyakit, dukungan pupuk berimbang, rotasi tanaman, mengfungsikan predator alami, gunakan tanaman pengusir hama dan terakhir penyemprotan pestisida baik kimia sintetis maupun alami.

Pemanenan budidaya tomat
Budidaya tomat baru bisa dipanen 60-100 hari sesudah tanam, terkait dari varietasnya. Penentuan selagi panen berdasarkan umur tanaman kadang kala tidak efektif. Sebaiknya memanfaatkan pengamatan fisik terhadap tanaman. Tanaman tomat telah dikatakan siap panen misalnya kulit buah berubah dari hijau jadi kekuning-kuningan, anggota pinggir daun menguning dan anggota batang mengering.

Pemetikan hendaknya ditunaikan di pagi atau sore hari gara-gara terhadap siang hari tanaman masih melakukan fotosintesis. Pada situasi demikian penguapan sedang tingi-tingginya agar buah tomat yang dipetik bakal cepat layu. Pemanenan bisa ditunaikan tiap tiap 2-3 hari sekali. Di Indonesia produktivitas tanaman tomat secara rata-rata menggapai 15,84 ton per hektar. Namun untuk varietas tertentu dan didaerah-daerah tertentu dapat capai 25-30 ton per hektar.

rijal wafaudin Diposting oleh

saya seorang peternak yang hobi menulis di blog semoga apa yang saya tulis bisa bermanfaat bagi anda

Belum ada Komentar untuk cara tanam tomat organik | Wonogiri

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait cara tanam tomat organik | Wonogiri

cara menanam tomat ceri	 | Mungkid

cara menanam tomat ceri | Mungkid

T 5 March 2012 F A rijal wafaudin

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah Ini caranya supaya tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat Tomat adalah keliru satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms bisa menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama layaknya salad. Tomat... Selengkapnya

cara membuat bibit tomat dari buah	 | Brebes

cara membuat bibit tomat dari buah | Brebes

T 28 August 2011 F A rijal wafaudin

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah Ini caranya agar tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat Tomat adalah tidak benar satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms sanggup menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama layaknya salad.... Selengkapnya

cara menanam tomat agar subur	 | Wonogiri

cara menanam tomat agar subur | Wonogiri

T 9 September 2011 F A rijal wafaudin

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah Ini caranya supaya tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat Tomat adalah keliru satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms sanggup menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama seperti salad. Tomat... Selengkapnya

+ SIDEBAR