Beranda » Uncategorized » cara tanam tomat yang bagus | Purbalingga

cara tanam tomat yang bagus | Purbalingga

T Diposting oleh pada 25 August 2011
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 4 kali

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah

Ini caranya agar tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat
Tomat adalah tidak benar satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms bisa menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama layaknya salad.

Tomat sendiri punya banyak faedah untuk kesehatan, karenanya, perlu bagi Moms dan bagian keluarga untuk teratur memakan tomat.

Jika Moms berencana untuk menanam tomat sendiri di halaman rumah, tersedia lebih dari satu tips yang mesti diperhatikan kala menanam tomat. Berikut caranya, dikutip dari Almanac.

Pilih lahan dengan sinar matahari penuh dan tanah berdrainase baik. Penting bahwa lahan setidaknya terima 6 jam cahaya matahari tiap tiap hari.
Dua minggu sebelum menanam tanaman tomat di luar ruangan, gali tanah sedalam 30 cm dan campur bersama dengan pupuk kompos.
Tanam tanaman tomat dengan jarak lebih kurang 60 cm antara tanaman satu bersama tanaman lain.
Tempatkan tomat atau keramba di tanah terhadap sementara penanaman untuk menghindari kerusakan akar di sesudah itu hari.
Jepit beberapa cabang bawah tanaman tomat, dan tanam akar cukup dalam agar daun paling rendah terletak tepat di atas permukaan tanah.
Siram dengan baik untuk mengurangi guncangan terhadap akar.
Gunakan pot atau wadah besar bersama dengan lubang drainase di anggota bawah.
Gunakan tanah yang tidak benar-benar padar agar air mengalir dengan baik. Direkomendasikan campuran tanah yang baik bersama dengan bahan organik tambahan.
Tanam satu tanaman tomat per pot. Pilih dari varietas semak atau kerdil, banyak tomat ceri tumbuh dengan baik dalam pot.
Tempatkan pot di daerah yang cerah bersama cahaya matahari penuh selam 6-8 jam sehari.
Jaga kelembaban tanah. Menanam tomat didalam wadah memicu tanah lebih cepat jadi kering daripada di kebun, jadi periksalah tiap-tiap hari dan memberikan air tambahan.
Siram tanaman tomat di pagi hari. Ini berikan tanaman kelembaban yang diperlukan untuk melewati hari yang panas. Hindari menyiram di sore atau di malam hari.
Berikan mulsa (material penutup tanaman untuk memelihara kelembapan tanah dan juga menekan perkembangan gulma dan penyakit) lima minggu setelah tomat ditanam.
Untuk menopang tomat melalui masa-masa kekeringan, temukan sebagian batu pipih dan menempatkan satu di samping setiap tanaman. Batuan menahan air menguap berasal dari tanah.
Berikan tanaman tomat pupuk atau kompos tiap-tiap dua minggu, di awali saat buah tomat berdiameter sekitar 2,5 cm.
Saat tanaman tumbuh, pangkas seluruh daun anggota bawah. Ini mendukung menghindar penyakit menyebar dari tanah ke dedaunan.
Biarkan tomat yang sudah tumbuh sepanjang mungkin. Jika tersedia yang rontok sebelum saat terlihat matang, masukkan ke di dalam kantong kertas, dan simpan di area yang sejuk dan gelap.
Jangan dulu memasang tomat di area yang cerah sehingga membuatnya matang, tomat mungkin bakal membusuk sebelum akan matang.
Tomat yang sempurna untuk dipetik punya tekstur keras dan warnanya terlalu merah, berapapun ukurannya, dan barangkali tersedia sebagian warna kuning tersisa di sekitar batangnya.
Jangan tempatkan tomat segar ke di dalam kulkas. Melakukan perihal itu dapat mengakibatkan kerusakan rasa dan tekstur tomat dari kebun.

Panduan tehnis budidaya tomat

Tomat (Lycopersicon esculentum L.) merupakan tanaman asli dari Amerika Tengah dan Selatan. Tanaman ini idealnya ditanam terhadap kisaran suhu 20-27oC dengan curah hujan kira-kira 750-1250 mg per tahun. Secara lazim tomat sanggup tumbuh bersama baik pada ketinggian 0-1500 m dpl.

Dewasa ini terdapat lebih dari 400 varietas tomat yang ditanam secara global. Ada varietas yang hanya sesuai di dataran tinggi seperti berlian, mutiara dan kada. Ada yang sesuai di dataran rendah seperti varietas intan, ratna dan CLN. Ada juga yang dapat ditanam baik di dataran tinggi maupun rendah, layaknya GH2 dan GH4.

Memilih benih tomat
Untuk memilih style tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu bersama karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang sesuai untuk dataran tinggi begitu termasuk sebaliknya.

Benih tomat sanggup didapatkan bersama dengan ringan diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sukar mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita dapat membuatnya sendiri. Caranya bersama dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik berasal dari aspek ukuran (besar) dan wujud (tidak cacat).

Langahnya sebagai berikut, memilih buah tomat yang bakal dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan membersihkan dari lendir yang menyelubunginya bersama air. Setelah itu rendam di dalam air, memilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali ulang terhadap biji tomat, memilih yang bentuknya prima (tidak cacat atau keriput). Setelah itu keringkan bersama dijemur dan simpan di dalam wadah yang kering dan steril.

Penyemaian benih tomat
Sebelum ditanam secara luas, benih tomat sebaiknya disemaikan dahulu sampai punya daun dan batang yang lumayan kuat. Penyemaian hendaknya dijalankan di atas fasilitas yang terpisah bersama penanaman masal. Lihat cara membawa dampak media persemaian untuk tanaman hortikultura.

Untuk budidaya tomat, sebaiknya menentukan media persemaian dengan ploybag. Hal ini untuk kurangi efek tanaman stres ketika dipindahkan. Namun persemaian polybag ini biayanya relatif lebih mahal. Apabila Anda memilih persemaian bedeng, hendaknya hati-hati waktu mencabut dan memindahkan bibit. Lamanya penyemaian hingga tanaman siap dipindahkan sekitar 35-40 hari.

Tips untuk persemaian bedengan, membuat larikan (garis) diatas media persemaian dengan jarak antar larik 5 cm dan kedalaman larik 1 cm. Kemudian taburkan benih didalam larikan, jangan hingga bertumpuk-tumpuk, sebaiknya jarak antar benih 2-3 cm. Kemudian tutup larikan dengan tanah dan siram secukupnya. Metode pemindahanbisa ditunaikan bersama dengan dua cara. Pertama dengan pencabutan, sebelum benih dicabut siram bersama air untuk melunakan fasilitas sehingga akar tidak putus kala ditarik. Kedua, langkah putar yakni mengambil alih tanaman dengan tanah disekitarnya.

Tips untuk persemaian polybag/pot, sesudah tempat persemaian dibuat lubangi permukaanya sedalam 1 cm. Kemudian bubuhkan biji tomat satu butir untuk tiap tiap polybag, tutup bersama dengan sarana tanam. Cara memindahkannya adalah bersama merobek atau membiarkan polybag/pot. Lalu masukkan tanaman beserta tanah yang terdapat di polybag/pot kedalam lubang tanam.

Pengolahan tanah
Tomat tumbuh baik terhadap tingkat keasaman tanah pH 5,5-7. Apabila tanah amat asam (<5,5), tambahkan dolomit atau kapur pertanian. faedah pengapuran selain menaikan pH tanah juga untuk melakukan perbaikan susunan tanah. Dosisnya wajib disesuaikan dengan tingkat pH tanah masing-masing.

Bajak atau cangkul tanah sampai gembur sesudah itu wujud bedengan dengan ketinggian 30 cm, lebar 1 meter dan pajang mengikuti kontur lahan. Buat jarak antar bedeng selebar 30-40 cm. Kemudian diamkan tanah kira-kira satu minggu.

Setelah itu, berikan pupuk dasar berbentuk pupuk organik layaknya pupuk kandang atau pupuk kompos sebanyak 20 ton per hektar. Aduk hingga merata diatas bedengan. Untuk memperkaya kandungan fosfor dapat ditambahkan pupuk TSP secukupnya (kira-kira 5 gram per tanaman). Untuk budidaya tomat organik, jangan ditambahkan pupuk kimia tetapi pupuk basic kudu lebih banyak, kurang lebih 30-40 ton per hektar.

Kemudian tutup bedengan bersama dengan mulsa plastik, penutupan bersama dengan mulsa terlampau berfungsi lebih-lebih terhadap musim kemarau. Mulsa plastik berfaedah untuk menjaga kelembapan tanah, mengendalikan gulma dan sehingga buah tomat selalu bersih tidak menyentuh tanah. Biarkan lagi tanah sepanjang satu minggu sebelum saat ditanami.

Penanaman bibit tomat
Pertama-tama membuat lubang tanam terhadap mulsa bersama diameter 5-7 cm. Dalam satu bedengan terkandung dua lajur lubang tanam, jarak antar lajur sebesar 70-80 cm dan jarak antar lubang didalam satu lajur 40-50 cm, kedalaman lubang tanam lebih kurang 5-7 cm.

Setelah itu masukkan bibit siap tanam. Untuk bibit yang disemai di dalam polybag atau pot, lepas terutama dahulu wadahnya selanjutnya masukkan seluruh tempat tanam tanpa mencabut akar tanaman. Kemudian tutup dan ratakan bersama tanah sekitar. Untuk bibit yang ditanam di persemaian bedeng, masukkan tanaman kemudian timbun bersama dengan tanah bekas galian lubang. Ratakan dan siram bersama air untuk melindungi kelembabannya.

Pemeliharaan dan perawatan
Tanaman tomat memadai sensitif dan wajib perawatan yang intensif. Tanaman ini sangat rentan terhadap hama dan penyakit, khususnya yang ditanam di dataran rendah. Setelah pemanenan, dampak rusaknya buah tomat tetap tinggi kira-kira 20-50%. Berikut lebih dari satu perawatan mutlak jika kami hendak jalankan budidaya tomat.

Hama dan penyakit tanaman tomat

a. Penyulaman
Penyulaman berguna untuk mengganti tanaman yang gagal tumbuh, baik sakit atau rebah karena cuaca. Penyulaman ditunaikan sesudah seminggu tomat ditanam. Cabut tanaman yang keluar tidak sehat (kuning/layu) atau mati. Ganti bersama bibit sisa penyemaian.

b. Penyiangan
Penyiangan di dalam budidaya tomat biasanya dikerjakan 3-4 kali sepanjang musim tanam. Pada areal tanam yang ditutup mulsa penyiangan sanggup lebih jarang lagi. Penyiangan mempunyai tujuan untuk mengangkat gulma yang tersedia di areal tanam. Pertumbuhan gulma bakal menganggu tanaman, dikarenakan tanaman mesti bersaing dalam beroleh nutrisi. Selain itu gulma juga mengakibatkan hama dan penyakit yang dapat menyerang tanaman utama.

c. Pemangkasan
Pemangkasan pada tanaman tomat ditunaikan tiap-tiap minggu. Pemangkasan tunas yang tumbuh terhadap ketiak daun perlu segera agar tidak tumbuh jadi batang. Pemangkasan tunas muda sanggup dijalankan bersama tangan. Namun seandainya batang sudah sangat keras, sebaiknya manfaatkan pisau atau gunting. Untuk mengatur ketinggian tanaman tomat, ujung tanaman bisa dipotong. Pemotongan ujung tanaman dilaksanakan setelah terlihat jumlah dompolan buah kira-kira 5-7 buah.

d. Pemupukan tambahan
Pada budidaya tomat organik, semprotkan pupuk organik cair yang membawa takaran kalium tinggi terhadap saat tanaman bakal berbunga dan berbuah (fase generatif). Penyemprotan mampu dilaksanakan setiap minggu. Harus diperhatikan, pupuk organik cair harus diencerkan terutama dahulu, 1 liter pupuk cair dengan 100 liter air. Penting untuk dicatat, konsentrasi pupuk organik cair tidak boleh melebihi 2%. Selain itu, kita sanggup memberi tambahan pupuk kandang atau kompos sesudah tanaman berumur 2-3 minggu dengan dosis satu gengam tangan per tanaman.

Untuk budidaya tomat non-organik, terhadap usia satu minggu memberikan campuran urea dan KCl dengan perbandingan 1:1 sebanyak 1-2 gram per tanaman. Kemudian sehabis umur 2-3 minggu memberikan lagi urea dan KCl sebanyak 5 gram per tanaman. Bila terhadap umur lebih dari 4 minggu tanaman masih muncul kurang gizi memberikan urea dan KCl sebanyak 7 garm per tanaman. Perhatikan, dukungan urea dan KCl jangan sampai tentang tanaman dikarenakan mampu melukai tanaman tersebut. Berikan jarak 5-7 cm dari tanaman.

e. Penyiraman dan pengairan
Tanaman tomat tidak benar-benar banyak perlu air, tetapi jangan sampai kekurangan. Kelebihan air dalam budidaya tomat sebabkan perkembangan vegetatif (daun dan batang) yang subur tetapi akan menghambat fase generatif. Sebaliknya, kekuranga air yang berkelanjutan mampu memicu pecah-pecah pada buah tomat yang dihasilkan.

Kekeringan yang panjang sanggup sebabkan kerontokan bunga. Penyiraman hendaknya disesuaikan bersama keadaan cuaca. Bila curah hujan lumayan relatif tidak wajib lagi penyiraman. Justru yang perlu diperbaiki adalah saluran drainase sehingga air tidak menggenang disekitar areat tanaman. Pada musim kemarau, penyiraman mampu dikerjakan terhadap pagi hari. Cegah jangan sampai tanah retak-retak kekeringan.

f. Pemasangan lenjeran
Pemasangan lenjeran atau ajir mempunyai tujuan sebagai area mengikatkan tanaman agar tidak roboh. Lenjeran dibuat berasal dari bambu sepanjang 1,5-2 meter. Lenjeran ditancapkan pada jarak kira-kira 10-20 cm dari tanaman. Lenjeran mampu dibiarkan tegak independen atau ujungnya diikatkan dengan lenjeran lain yang berdekatan. Pengikatan ujung berfungsi untuk memperkokoh posisi lenjeran.

Pemasangan lenjeran hendaknya sedini kemungkinan untuk menahan luka terhadap akar tanaman akibat penancapan. Tanaman yang tetap kecil akarnya belum menyebar kemana-mana agar barangkali tertancap kecil. Luka pada akar yang diakibatkan tusukan lenjeran bisa menahan perkembangan dan mengakibatkan penyakit.

Pemasangan lenjeran dilaksanakan sehabis tinggi tanaman berkisar 10-15 cm. Ikatkan tanaman tomat dengan tali plastik terhadap lenjeran. Model ikatan sebaiknya bersifat angka 8 supaya batang tomat tidak terluka karena bergesekan dengan tiang lenjeran. Ikatan hendaknya jangan amat kuat supaya tidak menahan pembesaran batang. Setelah itu, tiap-tiap tanaman bertambah tinggi 20 cm ikatkan batang tanaman bersama tali plastik pada lenjeran.

Pengendalian hama dan penyakit
Beberapa jenis hama dan penyakit yang kerap menyerang budidaya tomat antara lain, ulat buah, kutu daun thrips, lalat putih, lalat buah, tungau, nematoda, penyakit layu, bercak daun, penyakit kapang daun, bercak coklat, busuk daun dan busuk buah. Apabila serangannya menggila, hama dan penyakit tersebut bisa disemprot bersama pestisida. Penggunaan pestisida wajib bijak, mengatur bersama dengan lingkungan kira-kira (para petani lain), riwayat penyemprotan dan ikuti petunjuk/dosis penggunaan. Apabila tomat yang dapat diproduksi dimaksudkan untuk pasar organik, hendaknya gunakan pestisida yang alami. Silahkan melihat langkah sebabkan pestisida organik.

Hama dan penyakit terhadap budidaya tomat tidak sanggup diberantas dengan cuma mengandalkan pestisida saja. Karena manfaat pestisida hanya sementara dan jangka pendek. Selebihnya serangan hama dan penyakit dapat senantiasa singgah dan barangkali dapat lebih resisten. Menaikan dosis pemanfaatan pestisida bisa saja efisien tetapi dapat menyebabkan dampak lingkungan yang tidak baik dan terhitung menaikan ongkos produksi. Kalau pun harus manfaatkan pestisida sebaiknya berganti-ganti merk bersama bahan aktif berbeda.

Untuk menanggulangi hama dan penyakit secara menyeluruh memakai prinsip-prinsip pengendalian hama terpadu (PHT). Penerapan PHT harus dilaksanakan secara berkesinambungan. Adapun variabel-variabel yang kudu diperhatikan pada lain pemilihan bibit unggul atau varietas yang cocok, benih bebas penyakit, dukungan pupuk berimbang, rotasi tanaman, menggunakan predator alami, gunakan tanaman pengusir hama dan terakhir penyemprotan pestisida baik kimia sintetis maupun alami.

Pemanenan budidaya tomat
Budidaya tomat baru mampu dipanen 60-100 hari sesudah tanam, bergantung berasal dari varietasnya. Penentuan pas panen berdasarkan usia tanaman kadang pas tidak efektif. Sebaiknya pakai pengamatan fisik pada tanaman. Tanaman tomat udah dikatakan siap panen jika kulit buah beralih berasal dari hijau menjadi kekuning-kuningan, bagian tepi daun menguning dan bagian batang mengering.

Pemetikan hendaknya dilakukan di pagi atau sore hari gara-gara terhadap siang hari tanaman tetap melaksanakan fotosintesis. Pada keadaan demikian penguapan tengah tingi-tingginya supaya buah tomat yang dipetik bakal cepat layu. Pemanenan mampu dilaksanakan setiap 2-3 hari sekali. Di Indonesia produktivitas tanaman tomat secara biasanya mencapai 15,84 ton per hektar. Namun untuk varietas spesifik dan didaerah-daerah spesifik bisa mencapai 25-30 ton per hektar.

rijal wafaudin Diposting oleh

saya seorang peternak yang hobi menulis di blog semoga apa yang saya tulis bisa bermanfaat bagi anda

Belum ada Komentar untuk cara tanam tomat yang bagus | Purbalingga

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait cara tanam tomat yang bagus | Purbalingga

cara menanam tomat agar buah lebat	 | Kendal

cara menanam tomat agar buah lebat | Kendal

T 13 September 2011 F A rijal wafaudin

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah Ini caranya supaya tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat Tomat adalah salah satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms dapat menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama seperti salad. Tomat... Selengkapnya

cara menanam tomat red robin	 | Kendal

cara menanam tomat red robin | Kendal

T 15 May 2012 F A rijal wafaudin

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah Ini caranya sehingga tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat Tomat adalah tidak benar satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms sanggup menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama seperti salad.... Selengkapnya

cara menanam tomat dlm pot	 | Rembang

cara menanam tomat dlm pot | Rembang

T 10 July 2011 F A rijal wafaudin

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah Ini caranya supaya tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat Tomat adalah keliru satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms dapat menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama layaknya salad. Tomat... Selengkapnya

+ SIDEBAR