Beranda » Tips » cara ternak jangkrik di rumah |Cibinong

cara ternak jangkrik di rumah |Cibinong

T Diposting oleh pada 10 July 2020
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 9 kali

Cara ternak jangkrik yang efektif

Jangkrik merupakan tidak benar satu serangga yang kerap dijadikan pakan burung, ikan dan reptil. Permintaan akan jangkrik seiring bersama naiknya minat untuk pelihara burung, ikan dan reptil. Cara ternak jangkrik lumayan ringan dilaksanakan baik untuk skala kecil maupun besar.

Sebelum mengupas tentang langkah ternak jangkrik, tersedia baiknya kita mengenal terlebih dahulu tipe dan pembawaan bintang ini. Nama ilmiah jangkrik Gryllus Sp., termasuk dalam keluarga Gryllidae. Menurut catatan terdapat lebih berasal dari 1000 spesies jangkrik yang hidup di daerah tropis.

Di Indonesia, setidaknya udah dikenal 100-an spesies jangkrik. Namun belum sepenuhnya terpetakan secara lengkap. Jenis spesies yang banyak dipelihara untuk ternak jangkrik komersial adalah Gryllus mitratus dan Gryllus testaclus. Selain itu, masih terkandung jangkrik yang diternakan untuk target lain, layaknya hobi dan hewan aduan.

Jangkrik merupakan hewan herbivora. Di alam bebas serangga ini memakan daun-daunan muda seperti rerumputan. Dalam lingkungan budidaya, sanggup diberi pakan sayuran hijau yang banyak punya kandungan air seperti sawi, bayam, selada, mentimun dan daun pepaya.

Persiapan kandang
Langkah pertama untuk memulai ternak jangkrik adalah mempersiapkan kandang atau area budidaya jangkrik. Kandang untuk ternak jangkrik sanggup dibikin berasal dari beragam bahan seperti kardus papan atau triplek. Pada peluang kali ini, kami bakal memberikan misal pembuatan kandang jangkrik dari kayu dan kasa.

Desain kandang untuk ternak jangkrik kotak layaknya peti, dapat terbuat berasal dari papan atau tripleks. Berikut deskripsi kandang jangkrik kotak tunggal.

Kotak terbuat berasal dari papan atau tripleks dengan tulang berasal dari kayu kaso/kayu reng. Ukuran panjang 100 cm, lebar 60 cm dan tinggi 30-40 cm.
Gunakan lem terhadap setiap lanjutan dan sudut peti. Gunanya agar jangkrik yang baru menetas tidak terlihat lewat celah sambungan. Ukuran jangkrik baru menetas benar-benar kecil.

Permukaan bagian atas wajib bisa dibuka tutup bersama gunakan engsel.
Pada sisi muka dan belakang diberi lubang ventilasi. Ukuran lubang ventilasi 50 x 7 cm, posisi lubang kira-kira 10 cm berasal dari atas (lihat gambar). Ventilasi ditutup bersama kasa kawat ukuran halus supaya jangkrik kecil tidak dapat kabur.

Pada sisi pinggir diberi celah atau cantelan untuk pegangan. Gunanya untuk memudahkan mengangkat atau menggeser peti.
Pada sekeliling sisi bagian dalam, lebih kurang 10 cm berasal dari atas, memberikan isolasi plastik. Gunanya supaya jangkrik tidak merayap ke atas.
Pasang kaki-kaki pada keempat sudut peti, kurang lebih tingginya 10 cm. Keempat kaki-kaki berikut nantinya diletakan pada mangkung yang diisi air atau cairan lain. Gunanya untuk menahan hama seperti semut masuk ke dalam kandang.
Kandang jangkrik termasuk bisa dibuat bersusun, sekiranya tiga susun untuk menghemat tempat dan efisiensi budidaya. Kandang jangkrik sebaiknya di letakkan di di dalam ruangan yang gelap, tidak terkena sinar matahari langsung.

Selain terlindung berasal dari sinar matahari langsung, ternak jangkrik juga membutuhkan ketenangan. Sebaiknya menentukan ruangan yang mempunyai angin cukup, gelap, jauh dari hiruk pikuk dan lantas lalang pergerakan manusia.

Persiapan bibit jangkrik
Seperti udah diuraikan sebelumnya, bibit untuk ternak jangkrik yang biasa diternakan dari tipe G. miratus dan G. testaclus. Bibit bisa dibeli dari toko pakan yang sediakan pakan hidup. Sebenarnya type jangkrik lain dapat termasuk diternakan, ada beberapa spesies yang sebetulnya sulit atau lambat perkembangbiakkannya.

Bibit atau indukan ternak jangkrik sebaiknya didapat dari tangkapan alam. Atau jika sulit, minimal bibit jangkrik jantan didapat dari alam. Karena umumnya indukan jantan hasil tangkapan alam lebih agresif.

Ciri-ciri calon indukan jangkrik:

Sungut atau antena masih panjang, semua anggota badan tetap lengkap, sanggup melompat jauh dan gesit, badan berwarna mengkilap.
Jangan menentukan jangkrik yang sekiranya dipegang mengeluarkan cairan baik berasal dari mulut maupun duburnya.

Induk jantan mengeluarkan derikan yang keras. Permukaan sayap atau punggungnya bergelombang dan kasar.
Induk betina tersedia ovipositor terhadap anggota ekornya, ekornya ada tiga anggota sedang merupakan ovipositor. Ukurannya besar.
Cara membedakan jangkrik jantan dan betina yang paling ringan adalah lihat ekornya. Jangkrik jantan hanya punya dua helai ekor sedangkan betina terlihat punyai 3 helai ekor. Sebenarnya ekor anggota sedang adalah ovipositor.

Cara ternak jangkrik
Kondisi kandang untuk ternak jangkrik wajib mencermati tingkat kelembaban dan binatang pengganggu. Kelembaban mesti tetap dikontrol, terlebih saat musim kemarau, Untuk menjaga kelembaban dapat dilakukan bersama penyemprotan atau menutup kandang bersama dengan karung goni basah.

Musuh atau hama ternak jangkrik memadai banyak, diantaranya tikus, kecoa, semut dan laba-laba. Selain itu, jangkrik dapat jadi kanibal jika ketersediaan makanan didalam kandang tidak mencukupi.

a. Mengawinkan jangkrik
Tempat untuk mengawinkan jangkrik sebaiknya terpisah bersama daerah pembesaran anakan. Kondisi kandang untuk mengawinkan sebaiknya dibikin aga sama dengan habitat jangkrik di alam. Dinding kandang mampu diolesi tanah liat, semen putih dan juga diberi daun-daun kering, seperti daun jati, daun pisang atau serutan kayu.

Jangkrik yang dapat dikawinkan mesti berasal dari spesies yang sama. Bila indukan jantan dan betina tidak serupa spesies, perkawinan tidak akan terjadi. Untuk mengawinkan jangkrik masukan indukan betina dan jantan bersama dengan perbandingan 10:2.

Dalam kandang perkawinan, siapkan bak pasir atau tanah sebagai tempat peneluran. Selama jaman perkawinan jangkrik jantan akan mengeluarkan suara derik terus menerus. Jangkrik betina yang sudah dibuahi bakal bertelur. Telur biasanya di letakkan didalam pasir atau tanah.

Selama masa perkawinan jangkrik wajib meraih asupan pakan yang cukup. Contoh pakannya kubis, sawi, kangkung, bayam, daun pepaya dan jenis sayuran hijau lainnya. Buang pakan yang tersisa setiap hari, jangan sampai pakan membusuk di didalam kandang.

Beberapa peternak tersedia yang mengimbuhkan ramuan khusus bagi jangkrik yang tengah dikawinkan. Misalnya, bekatul, tepung ikan, kuning telur bebek yang udah direbus dan dihaluskan, dan beberapa vitamin. Katanya sehingga telur yang dihasilkan sanggup banyak dan berkualitas. Apakah perihal tersebut efektif? belum ada ujinya hanya berdasarkan dari pengalaman sebagian peternak saja.

b. Menetaskan telur
Telur jangkrik akan menetas setelah 7-10 hari, juga sejak perkawinan. Maksimal 5 hari setelah induk betina bertelur (sebelum menetas), pisahkan telur-telur tersebut. Hal ini untuk hindari si induk memakan telurnya sendiri.

Pindahkan ke didalam kandang penetasan telur yang juga sekaligus pembesaran anakan. Warna telur yang sudah dibuahi akan berubah dari bening menjadi keruh. Setelah 4-6 hari umumnya telur menetas.

Pada jaman penetasan, kelembaban kandang mesti konsisten dijaga bersama dengan penyemprotan air, atau menutup kandang dengan karung goni basah.

c. Pemberian pakan
Setelah telur menetas, langkah selanjutnya adalah beri tambahan pakan. Jangkrik yang baru menetas, berumur 1-10 hari diberikan pakan ayam (voor), yang terbuat dari kacang kedelai, beras merah, dan jagung kering yang dihaluskan.

Setelah melalui 10 hari, anakan jangkring bisa dikasih makan sayur-sayuran dan jagung muda. Selanjutnya pakan mampu ditambahkan singkong, mentimun atau ubi.

d. Pemeliharaan kandang
Penting untuk merawat kandang tetap higienis dan bersih, serta terhindar dari masalah hama. Hal lain yang harus dijaga adalah kondisi kandang supaya tetap lembab dan gelap. Selain itu selalu jaga sehingga makanan cukup tersedia, dikarenakan misalnya tidak cukup jangkrik akan kanibal, saling emmangsa di pada mereka.

Buang pakan yang tersisa setiap hari, jangan sampai membusuk di di dalam kandang. Kandang yang baru dibuat sebaiknya dicuci dahulu, jangan sampai masih berbau vinil bila terbuat berasal dari tripleks. Caranya, lumuri permukaan kandang bersama lumpur sawah untuk dan dijemur sampai kering.

Periksa air yang tersedia terhadap mangkuk atau kaleng terhadap kaki-kaki kandang. Tambah atau tukar kalau cairan udah sedikit. Cairan yang digunakan bisa air, minyak tanah, atau model cairan lain yang dapat mencegah hama masuk ke didalam kandang.

e. Pemanenan
Ada dua output yang bisa dipanen dari ternak jangkrik, yakni jangkrik dewasa dan telur jangkrik. Telur jangkrik umumnya dijual lebih mahal dari jangkrik itu sendiri. Telur umumnya dijual kepada para peternak jangkrik pembesaran.

Ternak jangkrik sudah mampu dipanen setelah raih umur kurang lebih 30 hari. Terhitung sejak telur mulai menetas.

rijal wafaudin Diposting oleh

saya seorang peternak yang hobi menulis di blog semoga apa yang saya tulis bisa bermanfaat bagi anda

Belum ada Komentar untuk cara ternak jangkrik di rumah |Cibinong

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait cara ternak jangkrik di rumah |Cibinong

cara ternak jangkrik dengan kardus	|Wonosari

cara ternak jangkrik dengan kardus |Wonosari

T 23 April 2020 F A rijal wafaudin

Cara ternak jangkrik yang efektif Jangkrik merupakan tidak benar satu serangga yang kerap dijadikan pakan burung, ikan dan reptil. Permintaan dapat jangkrik seiring bersama dengan naiknya minat untuk pelihara burung, ikan dan reptil. Cara ternak jangkrik cukup gampang ditunaikan baik... Selengkapnya

cara menanam buah apel dari bijinya	 | Mungkid

cara menanam buah apel dari bijinya | Mungkid

T 14 July 2010 F A rijal wafaudin

Cara Menanam Apel dari Biji yang Baik dan Benar Apel adalah buah segar nan renyah yang kaya akan persentase air, vitamin B dan C. Di semua dunia, buah apel hampir jadi buah-buahan yang paling sering dikonsumsi. Hal ini membuat permohonan... Selengkapnya

cara beternak kroto di rumah	|Batang

cara beternak kroto di rumah |Batang

T 23 July 2013 F A rijal wafaudin

Cara praktis budidaya kroto telur atau kroto yang berwarna putih. Pada media atau sarang yang telah stabil, selanjutnya kroto bisa dipanen tiap-tiap 15-20 hari. Pada awal budidaya, sebaiknya bibit koloni dibiarkan berkembang biak agar populasi semutnya bertambah. Setidaknya hingga 6... Selengkapnya

+ SIDEBAR