Beranda » Tips » cara ternak jangkrik sederhana |Salatiga

cara ternak jangkrik sederhana |Salatiga

T Diposting oleh pada 16 April 2020
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 6 kali

Cara ternak jangkrik yang efektif

Jangkrik merupakan salah satu serangga yang kerap dijadikan pakan burung, ikan dan reptil. Permintaan akan jangkrik sejalan bersama naiknya minat untuk memelihara burung, ikan dan reptil. Cara ternak jangkrik lumayan gampang dikerjakan baik untuk skala kecil maupun besar.

Sebelum membicarakan berkenaan cara ternak jangkrik, tersedia baiknya kita mengenal terlebih dahulu type dan cii-ciri bintang ini. Nama ilmiah jangkrik Gryllus Sp., terhitung di dalam keluarga Gryllidae. Menurut catatan terdapat lebih berasal dari 1000 spesies jangkrik yang hidup di daerah tropis.

Di Indonesia, setidaknya sudah dikenal 100-an spesies jangkrik. Namun belum seluruhnya terpetakan secara lengkap. Jenis spesies yang banyak dipelihara untuk ternak jangkrik komersial adalah Gryllus mitratus dan Gryllus testaclus. Selain itu, masih terkandung jangkrik yang diternakan untuk target lain, seperti hobi dan hewan aduan.

Jangkrik merupakan hewan herbivora. Di alam bebas serangga ini memakan daun-daunan muda layaknya rerumputan. Dalam lingkungan budidaya, mampu diberi pakan sayuran hijau yang banyak memiliki kandungan air layaknya sawi, bayam, selada, mentimun dan daun pepaya.

Persiapan kandang
Langkah pertama untuk mengawali ternak jangkrik adalah buat persiapan kandang atau area budidaya jangkrik. Kandang untuk ternak jangkrik sanggup dibuat dari bermacam bahan layaknya kardus papan atau triplek. Pada kesempatan kali ini, kita bakal mengimbuhkan semisal pembuatan kandang jangkrik berasal dari kayu dan kasa.

Desain kandang untuk ternak jangkrik kotak seperti peti, mampu terbuat berasal dari papan atau tripleks. Berikut gambaran kandang jangkrik kotak tunggal.

Kotak terbuat berasal dari papan atau tripleks bersama dengan tulang dari kayu kaso/kayu reng. Ukuran panjang 100 cm, lebar 60 cm dan tinggi 30-40 cm.
Gunakan lem terhadap setiap kelanjutan dan sudut peti. Gunanya supaya jangkrik yang baru menetas tidak keluar lewat celah sambungan. Ukuran jangkrik baru menetas amat kecil.

Permukaan anggota atas harus bisa dibuka tutup bersama dengan menggunakan engsel.
Pada sisi wajah dan belakang diberi lubang ventilasi. Ukuran lubang ventilasi 50 x 7 cm, posisi lubang lebih kurang 10 cm dari atas (lihat gambar). Ventilasi ditutup bersama dengan kasa kawat ukuran halus sehingga jangkrik kecil tidak mampu kabur.

Pada segi pinggir diberi celah atau cantelan untuk pegangan. Gunanya untuk memudahkan mengangkat atau menggeser peti.
Pada sekeliling sisi anggota dalam, lebih kurang 10 cm berasal dari atas, memberikan isolasi plastik. Gunanya agar jangkrik tidak merayap ke atas.
Pasang kaki-kaki terhadap keempat sudut peti, kurang lebih tingginya 10 cm. Keempat kaki-kaki selanjutnya nantinya diletakan terhadap mangkung yang diisi air atau cairan lain. Gunanya untuk mencegah hama seperti semut masuk ke di dalam kandang.
Kandang jangkrik juga mampu dibikin bersusun, jika tiga susun untuk menghemat daerah dan efisiensi budidaya. Kandang jangkrik sebaiknya diletakkan di di dalam ruangan yang gelap, tidak terkena cahaya matahari langsung.

Selain terlindung berasal dari cahaya matahari langsung, ternak jangkrik juga membutuhkan ketenangan. Sebaiknya menentukan ruangan yang miliki angin cukup, gelap, jauh berasal dari hiruk pikuk dan lalu lalang pergerakan manusia.

Persiapan bibit jangkrik
Seperti sudah diuraikan sebelumnya, bibit untuk ternak jangkrik yang biasa diternakan dari jenis G. miratus dan G. testaclus. Bibit mampu dibeli dari toko pakan yang menyediakan pakan hidup. Sebenarnya model jangkrik lain sanggup termasuk diternakan, ada sebagian spesies yang memang sulit atau lambat perkembangbiakkannya.

Bibit atau indukan ternak jangkrik sebaiknya didapat berasal dari tangkapan alam. Atau terkecuali sulit, sedikitnya bibit jangkrik jantan didapat dari alam. Karena biasanya indukan jantan hasil tangkapan alam lebih agresif.

Ciri-ciri calon indukan jangkrik:

Sungut atau antena masih panjang, seluruh anggota badan masih lengkap, bisa melompat jauh dan gesit, badan berwarna mengkilap.
Jangan memilih jangkrik yang kalau dipegang mengeluarkan cairan baik dari mulut maupun duburnya.

Induk jantan mengeluarkan derikan yang keras. Permukaan sayap atau punggungnya bergelombang dan kasar.
Induk betina tersedia ovipositor pada anggota ekornya, ekornya ada tiga anggota tengah merupakan ovipositor. Ukurannya besar.
Cara membedakan jangkrik jantan dan betina yang paling ringan adalah melihat ekornya. Jangkrik jantan cuma punya dua helai ekor tetapi betina terlihat miliki 3 helai ekor. Sebenarnya ekor anggota tengah adalah ovipositor.

Cara ternak jangkrik
Kondisi kandang untuk ternak jangkrik perlu perhatikan tingkat kelembapan dan binatang pengganggu. Kelembaban mesti tetap dikontrol, terutama sementara musim kemarau, Untuk melindungi kelembapan bisa dijalankan dengan penyemprotan atau menutup kandang bersama karung goni basah.

Musuh atau hama ternak jangkrik cukup banyak, diantaranya tikus, kecoa, semut dan laba-laba. Selain itu, jangkrik dapat menjadi kanibal jikalau ketersediaan makanan di dalam kandang tidak mencukupi.

a. Mengawinkan jangkrik
Tempat untuk mengawinkan jangkrik sebaiknya terpisah bersama dengan daerah pembesaran anakan. Kondisi kandang untuk mengawinkan sebaiknya dibikin aga serupa bersama dengan habitat jangkrik di alam. Dinding kandang bisa diolesi tanah liat, semen putih serta diberi daun-daun kering, layaknya daun jati, daun pisang atau serutan kayu.

Jangkrik yang bakal dikawinkan wajib berasal berasal dari spesies yang sama. Bila indukan jantan dan betina tidak sama spesies, perkawinan tidak akan terjadi. Untuk mengawinkan jangkrik masukan indukan betina dan jantan dengan perbandingan 10:2.

Dalam kandang perkawinan, siapkan bak pasir atau tanah sebagai daerah peneluran. Selama jaman perkawinan jangkrik jantan akan mengeluarkan nada derik konsisten menerus. Jangkrik betina yang sudah dibuahi dapat bertelur. Telur biasanya diletakkan dalam pasir atau tanah.

Selama era perkawinan jangkrik harus mendapatkan asupan pakan yang cukup. Contoh pakannya kubis, sawi, kangkung, bayam, daun pepaya dan type sayuran hijau lainnya. Buang pakan yang tersisa tiap tiap hari, jangan sampai pakan membusuk di di dalam kandang.

Beberapa peternak tersedia yang memberi tambahan ramuan khusus bagi jangkrik yang sedang dikawinkan. Misalnya, bekatul, tepung ikan, kuning telur bebek yang telah direbus dan dihaluskan, dan lebih dari satu vitamin. Katanya agar telur yang dihasilkan bisa banyak dan berkualitas. Apakah hal selanjutnya efektif? belum ada ujinya hanya berdasarkan dari pengalaman sebagian peternak saja.

b. Menetaskan telur
Telur jangkrik bakal menetas sesudah 7-10 hari, terhitung sejak perkawinan. Maksimal 5 hari setelah induk betina bertelur (sebelum menetas), pisahkan telur-telur tersebut. Hal ini untuk menghindari si induk memakan telurnya sendiri.

Pindahkan ke di dalam kandang penetasan telur yang terhitung sekaligus pembesaran anakan. Warna telur yang telah dibuahi bakal berubah berasal dari bening jadi keruh. Setelah 4-6 hari kebanyakan telur menetas.

Pada masa penetasan, kelembaban kandang kudu tetap dijaga bersama penyemprotan air, atau menutup kandang bersama dengan karung goni basah.

c. Pemberian pakan
Setelah telur menetas, langkah sesudah itu adalah menambahkan pakan. Jangkrik yang baru menetas, berumur 1-10 hari diberikan pakan ayam (voor), yang terbuat berasal dari kacang kedelai, beras merah, dan jagung kering yang dihaluskan.

Setelah melalui 10 hari, anakan jangkring mampu dikasih makan sayur-sayuran dan jagung muda. Selanjutnya pakan bisa ditambahkan singkong, mentimun atau ubi.

d. Pemeliharaan kandang
Penting untuk merawat kandang tetap higienis dan bersih, serta terhindar dari gangguan hama. Hal lain yang harus dijaga adalah suasana kandang agar tetap lembab dan gelap. Selain itu tetap jaga supaya makanan lumayan tersedia, gara-gara seumpama kurang jangkrik bakal kanibal, saling emmangsa di pada mereka.

Buang pakan yang tersisa setiap hari, jangan hingga membusuk di di dalam kandang. Kandang yang baru dibikin sebaiknya dicuci dahulu, jangan sampai masih berbau vinil jikalau terbuat berasal dari tripleks. Caranya, lumuri permukaan kandang bersama lumpur sawah untuk dan dijemur hingga kering.

Periksa air yang ada pada mangkok atau kaleng pada kaki-kaki kandang. Tambah atau pindah jika cairan telah sedikit. Cairan yang digunakan bisa air, minyak tanah, atau style cairan lain yang sanggup menghambat hama masuk ke didalam kandang.

e. Pemanenan
Ada dua output yang bisa dipanen berasal dari ternak jangkrik, yaitu jangkrik dewasa dan telur jangkrik. Telur jangkrik kebanyakan dijual lebih mahal dari jangkrik itu sendiri. Telur biasanya dijual kepada para peternak jangkrik pembesaran.

Ternak jangkrik udah dapat dipanen setelah raih umur tidak cukup lebih 30 hari. Terhitung sejak telur menjadi menetas.

rijal wafaudin Diposting oleh

saya seorang peternak yang hobi menulis di blog semoga apa yang saya tulis bisa bermanfaat bagi anda

Belum ada Komentar untuk cara ternak jangkrik sederhana |Salatiga

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait cara ternak jangkrik sederhana |Salatiga

cara budidaya jangkrik aduan	|Blora

cara budidaya jangkrik aduan |Blora

T 25 May 2020 F A rijal wafaudin

Cara ternak jangkrik yang efektif Jangkrik merupakan keliru satu serangga yang sering dijadikan pakan burung, ikan dan reptil. Permintaan akan jangkrik sejalan bersama naiknya minat untuk memelihara burung, ikan dan reptil. Cara ternak jangkrik memadai enteng dikerjakan baik untuk skala... Selengkapnya

cara ternak jangkrik dari telur hingga panen	|Sukabumi

cara ternak jangkrik dari telur hingga panen |Sukabumi

T 21 April 2020 F A rijal wafaudin

Cara ternak jangkrik yang efektif Jangkrik merupakan salah satu serangga yang sering dijadikan pakan burung, ikan dan reptil. Permintaan dapat jangkrik seiring bersama dengan naiknya minat untuk pelihara burung, ikan dan reptil. Cara ternak jangkrik cukup ringan ditunaikan baik untuk... Selengkapnya

cara budidaya kroto dari alam	|Ponorogo

cara budidaya kroto dari alam |Ponorogo

T 8 January 2014 F A rijal wafaudin

Cara praktis budidaya kroto telur atau kroto yang berwarna putih. Pada fasilitas atau sarang yang telah stabil, selanjutnya kroto sanggup dipanen setiap 15-20 hari. Pada awal budidaya, sebaiknya bibit koloni dibiarkan berkembang biak agar populasi semutnya bertambah. Setidaknya sampai 6... Selengkapnya

+ SIDEBAR