Beranda » Tips » cara ternak jangkrik sendiri |Rembang

cara ternak jangkrik sendiri |Rembang

T Diposting oleh pada 20 April 2020
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 6 kali

Cara ternak jangkrik yang efektif

Jangkrik merupakan keliru satu serangga yang sering dijadikan pakan burung, ikan dan reptil. Permintaan dapat jangkrik seiring bersama dengan naiknya minat untuk pelihara burung, ikan dan reptil. Cara ternak jangkrik memadai ringan ditunaikan baik untuk skala kecil maupun besar.

Sebelum mengkaji tentang langkah ternak jangkrik, tersedia baiknya kami mengenal terutama dahulu tipe dan cii-ciri bintang ini. Nama ilmiah jangkrik Gryllus Sp., terhitung dalam keluarga Gryllidae. Menurut catatan terdapat lebih berasal dari 1000 spesies jangkrik yang hidup di daerah tropis.

Di Indonesia, setidaknya sudah dikenal 100-an spesies jangkrik. Namun belum seutuhnya terpetakan secara lengkap. Jenis spesies yang banyak dipelihara untuk ternak jangkrik komersial adalah Gryllus mitratus dan Gryllus testaclus. Selain itu, tetap terkandung jangkrik yang diternakan untuk tujuan lain, seperti hobi dan hewan aduan.

Jangkrik merupakan hewan herbivora. Di alam bebas serangga ini memakan daun-daunan muda seperti rerumputan. Dalam lingkungan budidaya, mampu diberi pakan sayuran hijau yang banyak memiliki kandungan air layaknya sawi, bayam, selada, mentimun dan daun pepaya.

Persiapan kandang
Langkah pertama untuk mengawali ternak jangkrik adalah menyiapkan kandang atau daerah budidaya jangkrik. Kandang untuk ternak jangkrik sanggup dibuat berasal dari bermacam bahan layaknya kardus papan atau triplek. Pada kesempatan kali ini, kami bakal memberi tambahan contoh pembuatan kandang jangkrik dari kayu dan kasa.

Desain kandang untuk ternak jangkrik kotak seperti peti, sanggup terbuat dari papan atau tripleks. Berikut gambaran kandang jangkrik kotak tunggal.

Kotak terbuat dari papan atau tripleks bersama tulang berasal dari kayu kaso/kayu reng. Ukuran panjang 100 cm, lebar 60 cm dan tinggi 30-40 cm.
Gunakan lem pada tiap-tiap kelanjutan dan sudut peti. Gunanya agar jangkrik yang baru menetas tidak muncul melalui celah sambungan. Ukuran jangkrik baru menetas amat kecil.

Permukaan bagian atas harus dapat diakses tutup bersama manfaatkan engsel.
Pada sisi muka dan belakang diberi lubang ventilasi. Ukuran lubang ventilasi 50 x 7 cm, posisi lubang kira-kira 10 cm berasal dari atas (lihat gambar). Ventilasi ditutup dengan kasa kawat ukuran halus sehingga jangkrik kecil tidak mampu kabur.

Pada sisi tepi diberi celah atau cantelan untuk pegangan. Gunanya untuk memudahkan mengangkat atau menggeser peti.
Pada sekeliling segi anggota dalam, kurang lebih 10 cm berasal dari atas, memberikan isolasi plastik. Gunanya agar jangkrik tidak merayap ke atas.
Pasang kaki-kaki terhadap keempat sudut peti, lebih kurang tingginya 10 cm. Keempat kaki-kaki berikut nantinya diletakan terhadap mangkung yang diisi air atau cairan lain. Gunanya untuk menahan hama seperti semut masuk ke dalam kandang.
Kandang jangkrik termasuk dapat dibuat bersusun, kalau tiga susun untuk menghemat tempat dan efisiensi budidaya. Kandang jangkrik sebaiknya di tempatkan di di dalam ruangan yang gelap, tidak terkena sinar matahari langsung.

Selain terlindung dari sinar matahari langsung, ternak jangkrik terhitung membutuhkan ketenangan. Sebaiknya memilih ruangan yang mempunyai angin cukup, gelap, jauh berasal dari hiruk pikuk dan selanjutnya lalang pergerakan manusia.

Persiapan bibit jangkrik
Seperti udah diuraikan sebelumnya, bibit untuk ternak jangkrik yang biasa diternakan dari jenis G. miratus dan G. testaclus. Bibit mampu dibeli berasal dari toko pakan yang menyediakan pakan hidup. Sebenarnya model jangkrik lain dapat terhitung diternakan, tersedia beberapa spesies yang sebenarnya sukar atau lambat perkembangbiakkannya.

Bibit atau indukan ternak jangkrik sebaiknya didapat dari tangkapan alam. Atau jikalau sulit, sedikitnya bibit jangkrik jantan didapat dari alam. Karena umumnya indukan jantan hasil tangkapan alam lebih agresif.

Ciri-ciri calon indukan jangkrik:

Sungut atau antena masih panjang, seluruh anggota badan tetap lengkap, dapat melompat jauh dan gesit, badan berwarna mengkilap.
Jangan menentukan jangkrik yang misalnya dipegang mengeluarkan cairan baik dari mulut maupun duburnya.

Induk jantan mengeluarkan derikan yang keras. Permukaan sayap atau punggungnya bergelombang dan kasar.
Induk betina ada ovipositor pada anggota ekornya, ekornya tersedia tiga bagian tengah merupakan ovipositor. Ukurannya besar.
Cara membedakan jangkrik jantan dan betina yang paling mudah adalah lihat ekornya. Jangkrik jantan hanya punya dua helai ekor sedangkan betina muncul miliki 3 helai ekor. Sebenarnya ekor anggota sedang adalah ovipositor.

Cara ternak jangkrik
Kondisi kandang untuk ternak jangkrik perlu memperhatikan tingkat kelembapan dan binatang pengganggu. Kelembaban harus terus dikontrol, terutama pas musim kemarau, Untuk menjaga kelembapan mampu dijalankan bersama dengan penyemprotan atau menutup kandang bersama karung goni basah.

Musuh atau hama ternak jangkrik lumayan banyak, diantaranya tikus, kecoa, semut dan laba-laba. Selain itu, jangkrik bisa menjadi kanibal apabila ketersediaan makanan didalam kandang tidak mencukupi.

a. Mengawinkan jangkrik
Tempat untuk mengawinkan jangkrik sebaiknya terpisah dengan area pembesaran anakan. Kondisi kandang untuk mengawinkan sebaiknya dibuat aga mirip dengan habitat jangkrik di alam. Dinding kandang dapat diolesi tanah liat, semen putih serta diberi daun-daun kering, seperti daun jati, daun pisang atau serutan kayu.

Jangkrik yang dapat dikawinkan perlu berasal berasal dari spesies yang sama. Bila indukan jantan dan betina berlainan spesies, perkawinan tidak akan terjadi. Untuk mengawinkan jangkrik masukan indukan betina dan jantan dengan perbandingan 10:2.

Dalam kandang perkawinan, siapkan bak pasir atau tanah sebagai tempat peneluran. Selama masa perkawinan jangkrik jantan akan mengeluarkan nada derik tetap menerus. Jangkrik betina yang udah dibuahi dapat bertelur. Telur biasanya di tempatkan dalam pasir atau tanah.

Selama era perkawinan jangkrik wajib beroleh asupan pakan yang cukup. Contoh pakannya kubis, sawi, kangkung, bayam, daun pepaya dan type sayuran hijau lainnya. Buang pakan yang tersisa tiap-tiap hari, jangan hingga pakan membusuk di didalam kandang.

Beberapa peternak tersedia yang memberikan ramuan tertentu bagi jangkrik yang sedang dikawinkan. Misalnya, bekatul, tepung ikan, kuning telur bebek yang udah direbus dan dihaluskan, dan sebagian vitamin. Katanya agar telur yang dihasilkan dapat banyak dan berkualitas. Apakah hal tersebut efektif? belum ada ujinya hanya berdasarkan berasal dari pengalaman lebih dari satu peternak saja.

b. Menetaskan telur
Telur jangkrik akan menetas sehabis 7-10 hari, juga sejak perkawinan. Maksimal 5 hari sesudah induk betina bertelur (sebelum menetas), pisahkan telur-telur tersebut. Hal ini untuk jauhi si induk memakan telurnya sendiri.

Pindahkan ke di dalam kandang penetasan telur yang juga sekaligus pembesaran anakan. Warna telur yang telah dibuahi bakal berubah berasal dari bening jadi keruh. Setelah 4-6 hari umumnya telur menetas.

Pada jaman penetasan, kelembapan kandang kudu konsisten dijaga bersama penyemprotan air, atau menutup kandang bersama dengan karung goni basah.

c. Pemberian pakan
Setelah telur menetas, langkah setelah itu adalah memberi tambahan pakan. Jangkrik yang baru menetas, berumur 1-10 hari diberikan pakan ayam (voor), yang terbuat dari kacang kedelai, beras merah, dan jagung kering yang dihaluskan.

Setelah lewat 10 hari, anakan jangkring mampu dikasih makan sayur-sayuran dan jagung muda. Selanjutnya pakan dapat ditambahkan singkong, mentimun atau ubi.

d. Pemeliharaan kandang
Penting untuk memelihara kandang selalu higienis dan bersih, dan juga terhindar berasal dari gangguan hama. Hal lain yang harus dijaga adalah suasana kandang supaya tetap lembab dan gelap. Selain itu senantiasa jaga agar makanan lumayan tersedia, karena jika tidak cukup jangkrik dapat kanibal, saling emmangsa di pada mereka.

Buang pakan yang tersisa tiap tiap hari, jangan sampai membusuk di didalam kandang. Kandang yang baru dibuat sebaiknya dicuci dahulu, jangan hingga tetap berbau vinil andaikata terbuat dari tripleks. Caranya, lumuri permukaan kandang dengan lumpur sawah untuk dan dijemur sampai kering.

Periksa air yang ada pada mangkok atau kaleng pada kaki-kaki kandang. Tambah atau pindah jikalau cairan sudah sedikit. Cairan yang digunakan dapat air, minyak tanah, atau tipe cairan lain yang mampu menghindar hama masuk ke dalam kandang.

e. Pemanenan
Ada dua output yang sanggup dipanen berasal dari ternak jangkrik, yaitu jangkrik dewasa dan telur jangkrik. Telur jangkrik kebanyakan dijual lebih mahal dari jangkrik itu sendiri. Telur biasanya dijual kepada para peternak jangkrik pembesaran.

Ternak jangkrik udah mampu dipanen sehabis menggapai usia tidak cukup lebih 30 hari. Terhitung sejak telur mulai menetas.

rijal wafaudin Diposting oleh

saya seorang peternak yang hobi menulis di blog semoga apa yang saya tulis bisa bermanfaat bagi anda

Belum ada Komentar untuk cara ternak jangkrik sendiri |Rembang

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait cara ternak jangkrik sendiri |Rembang

cara budidaya jangkrik pakan burung	|Singaparna

cara budidaya jangkrik pakan burung |Singaparna

T 6 January 2020 F A rijal wafaudin

Cara ternak jangkrik yang efektif Jangkrik merupakan tidak benar satu serangga yang kerap dijadikan pakan burung, ikan dan reptil. Permintaan bakal jangkrik seiring dengan naiknya minat untuk memelihara burung, ikan dan reptil. Cara ternak jangkrik cukup mudah dilaksanakan baik untuk... Selengkapnya

cara awal budidaya kroto rumahan	|Demak

cara awal budidaya kroto rumahan |Demak

T 11 March 2013 F A rijal wafaudin

Cara praktis budidaya kroto telur atau kroto yang berwarna putih. Pada sarana atau sarang yang telah stabil, setelah itu kroto mampu dipanen tiap tiap 15-20 hari. Pada awal budidaya, sebaiknya bibit koloni dibiarkan berkembang biak sehingga populasi semutnya bertambah. Setidaknya... Selengkapnya

www.cara ternak kroto	|Mahakam Ulu

www.cara ternak kroto |Mahakam Ulu

T 26 June 2013 F A rijal wafaudin

Cara praktis budidaya kroto telur atau kroto yang berwarna putih. Pada sarana atau sarang yang telah stabil, sesudah itu kroto bisa dipanen tiap-tiap 15-20 hari. Pada awal budidaya, sebaiknya bibit koloni dibiarkan berkembang biak agar populasi semutnya bertambah. Setidaknya sampai... Selengkapnya

+ SIDEBAR