Beranda » Tips » cara ternak jangkrik sendiri |Sumedang

cara ternak jangkrik sendiri |Sumedang

T Diposting oleh pada 19 May 2020
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 7 kali

Cara ternak jangkrik yang efektif

Jangkrik merupakan salah satu serangga yang sering dijadikan pakan burung, ikan dan reptil. Permintaan akan jangkrik bersamaan bersama dengan naiknya minat untuk memelihara burung, ikan dan reptil. Cara ternak jangkrik lumayan gampang ditunaikan baik untuk skala kecil maupun besar.

Sebelum mengulas mengenai cara ternak jangkrik, tersedia baiknya kita mengenal lebih-lebih dahulu style dan cii-ciri bintang ini. Nama ilmiah jangkrik Gryllus Sp., termasuk didalam keluarga Gryllidae. Menurut catatan terkandung lebih dari 1000 spesies jangkrik yang hidup di tempat tropis.

Di Indonesia, setidaknya sudah dikenal 100-an spesies jangkrik. Namun belum seutuhnya terpetakan secara lengkap. Jenis spesies yang banyak dipelihara untuk ternak jangkrik komersial adalah Gryllus mitratus dan Gryllus testaclus. Selain itu, masih terdapat jangkrik yang diternakan untuk obyek lain, layaknya hobi dan hewan aduan.

Jangkrik merupakan hewan herbivora. Di alam bebas serangga ini memakan daun-daunan muda seperti rerumputan. Dalam lingkungan budidaya, bisa diberi pakan sayuran hijau yang banyak memiliki kandungan air layaknya sawi, bayam, selada, mentimun dan daun pepaya.

Persiapan kandang
Langkah pertama untuk mengawali ternak jangkrik adalah mempersiapkan kandang atau area budidaya jangkrik. Kandang untuk ternak jangkrik mampu dibuat dari berbagai bahan layaknya kardus papan atau triplek. Pada kesempatan kali ini, kita dapat beri tambahan perumpamaan pembuatan kandang jangkrik dari kayu dan kasa.

Desain kandang untuk ternak jangkrik kotak layaknya peti, sanggup terbuat dari papan atau tripleks. Berikut uraian kandang jangkrik kotak tunggal.

Kotak terbuat berasal dari papan atau tripleks bersama dengan tulang berasal dari kayu kaso/kayu reng. Ukuran panjang 100 cm, lebar 60 cm dan tinggi 30-40 cm.
Gunakan lem pada tiap tiap lanjutan dan sudut peti. Gunanya supaya jangkrik yang baru menetas tidak nampak melalui celah sambungan. Ukuran jangkrik baru menetas sangat kecil.

Permukaan bagian atas harus dapat diakses tutup dengan manfaatkan engsel.
Pada segi wajah dan belakang diberi lubang ventilasi. Ukuran lubang ventilasi 50 x 7 cm, posisi lubang kurang lebih 10 cm berasal dari atas (lihat gambar). Ventilasi ditutup dengan kasa kawat ukuran halus sehingga jangkrik kecil tidak dapat kabur.

Pada segi pinggir diberi celah atau cantelan untuk pegangan. Gunanya untuk memudahkan mengangkat atau menggeser peti.
Pada sekeliling segi bagian dalam, lebih kurang 10 cm dari atas, berikan isolasi plastik. Gunanya sehingga jangkrik tidak merayap ke atas.
Pasang kaki-kaki pada keempat sudut peti, kira-kira tingginya 10 cm. Keempat kaki-kaki tersebut nantinya diletakan terhadap mangkung yang diisi air atau cairan lain. Gunanya untuk menghambat hama seperti semut masuk ke di dalam kandang.
Kandang jangkrik juga dapat dibikin bersusun, seandainya tiga susun untuk menghemat area dan efisiensi budidaya. Kandang jangkrik sebaiknya di letakkan di didalam ruangan yang gelap, tidak terkena sinar matahari langsung.

Selain terlindung dari cahaya matahari langsung, ternak jangkrik terhitung butuh ketenangan. Sebaiknya pilih ruangan yang punyai angin cukup, gelap, jauh dari hiruk pikuk dan lantas lalang pergerakan manusia.

Persiapan bibit jangkrik
Seperti udah diuraikan sebelumnya, bibit untuk ternak jangkrik yang biasa diternakan dari style G. miratus dan G. testaclus. Bibit mampu dibeli berasal dari toko pakan yang sediakan pakan hidup. Sebenarnya tipe jangkrik lain mampu terhitung diternakan, ada sebagian spesies yang sesungguhnya sukar atau lambat perkembangbiakkannya.

Bibit atau indukan ternak jangkrik sebaiknya didapat berasal dari tangkapan alam. Atau kalau sulit, minimal bibit jangkrik jantan didapat dari alam. Karena kebanyakan indukan jantan hasil tangkapan alam lebih agresif.

Ciri-ciri calon indukan jangkrik:

Sungut atau antena masih panjang, semua bagian badan masih lengkap, sanggup melompat jauh dan gesit, badan berwarna mengkilap.
Jangan menentukan jangkrik yang andaikata dipegang mengeluarkan cairan baik berasal dari mulut maupun duburnya.

Induk jantan mengeluarkan derikan yang keras. Permukaan sayap atau punggungnya bergelombang dan kasar.
Induk betina ada ovipositor pada anggota ekornya, ekornya ada tiga anggota sedang merupakan ovipositor. Ukurannya besar.
Cara membedakan jangkrik jantan dan betina yang paling enteng adalah lihat ekornya. Jangkrik jantan cuma punya dua helai ekor namun betina keluar miliki 3 helai ekor. Sebenarnya ekor anggota sedang adalah ovipositor.

Cara ternak jangkrik
Kondisi kandang untuk ternak jangkrik kudu mencermati tingkat kelembaban dan binatang pengganggu. Kelembaban wajib konsisten dikontrol, khususnya pas musim kemarau, Untuk menjaga kelembapan mampu ditunaikan bersama dengan penyemprotan atau menutup kandang bersama dengan karung goni basah.

Musuh atau hama ternak jangkrik lumayan banyak, diantaranya tikus, kecoa, semut dan laba-laba. Selain itu, jangkrik dapat jadi kanibal sekiranya ketersediaan makanan dalam kandang tidak mencukupi.

a. Mengawinkan jangkrik
Tempat untuk mengawinkan jangkrik sebaiknya terpisah dengan daerah pembesaran anakan. Kondisi kandang untuk mengawinkan sebaiknya dibuat aga serupa bersama dengan habitat jangkrik di alam. Dinding kandang dapat diolesi tanah liat, semen putih serta diberi daun-daun kering, seperti daun jati, daun pisang atau serutan kayu.

Jangkrik yang bakal dikawinkan perlu berasal berasal dari spesies yang sama. Bila indukan jantan dan betina berbeda spesies, perkawinan tidak akan terjadi. Untuk mengawinkan jangkrik masukan indukan betina dan jantan dengan perbandingan 10:2.

Dalam kandang perkawinan, siapkan bak pasir atau tanah sebagai area peneluran. Selama jaman perkawinan jangkrik jantan bakal mengeluarkan suara derik konsisten menerus. Jangkrik betina yang sudah dibuahi bakal bertelur. Telur kebanyakan di letakkan didalam pasir atau tanah.

Selama era perkawinan jangkrik wajib beroleh asupan pakan yang cukup. Contoh pakannya kubis, sawi, kangkung, bayam, daun pepaya dan style sayuran hijau lainnya. Buang pakan yang tersisa tiap tiap hari, jangan sampai pakan membusuk di dalam kandang.

Beberapa peternak ada yang beri tambahan ramuan tertentu bagi jangkrik yang sedang dikawinkan. Misalnya, bekatul, tepung ikan, kuning telur bebek yang sudah direbus dan dihaluskan, dan sebagian vitamin. Katanya sehingga telur yang dihasilkan mampu banyak dan berkualitas. Apakah perihal selanjutnya efektif? belum ada ujinya hanya berdasarkan berasal dari pengalaman sebagian peternak saja.

b. Menetaskan telur
Telur jangkrik dapat menetas sesudah 7-10 hari, termasuk sejak perkawinan. Maksimal 5 hari setelah induk betina bertelur (sebelum menetas), pisahkan telur-telur tersebut. Hal ini untuk jauhi si induk memakan telurnya sendiri.

Pindahkan ke dalam kandang penetasan telur yang terhitung sekaligus pembesaran anakan. Warna telur yang udah dibuahi dapat beralih dari bening jadi keruh. Setelah 4-6 hari umumnya telur menetas.

Pada jaman penetasan, kelembapan kandang perlu tetap dijaga dengan penyemprotan air, atau menutup kandang bersama dengan karung goni basah.

c. Pemberian pakan
Setelah telur menetas, cara selanjutnya adalah beri tambahan pakan. Jangkrik yang baru menetas, berumur 1-10 hari diberikan pakan ayam (voor), yang terbuat dari kacang kedelai, beras merah, dan jagung kering yang dihaluskan.

Setelah lewat 10 hari, anakan jangkring sanggup dikasih makan sayur-sayuran dan jagung muda. Selanjutnya pakan dapat ditambahkan singkong, mentimun atau ubi.

d. Pemeliharaan kandang
Penting untuk memelihara kandang tetap higienis dan bersih, serta terhindar dari problem hama. Hal lain yang kudu dijaga adalah suasana kandang agar tetap lembab dan gelap. Selain itu senantiasa jaga supaya makanan memadai tersedia, gara-gara andaikan tidak cukup jangkrik akan kanibal, saling emmangsa di pada mereka.

Buang pakan yang tersisa setiap hari, jangan hingga membusuk di dalam kandang. Kandang yang baru dibuat sebaiknya dicuci dahulu, jangan sampai tetap berbau vinil jikalau terbuat berasal dari tripleks. Caranya, lumuri permukaan kandang bersama lumpur sawah untuk dan dijemur hingga kering.

Periksa air yang tersedia terhadap mangkok atau kaleng pada kaki-kaki kandang. Tambah atau tukar jikalau cairan udah sedikit. Cairan yang digunakan mampu air, minyak tanah, atau model cairan lain yang sanggup menghindar hama masuk ke di dalam kandang.

e. Pemanenan
Ada dua output yang mampu dipanen berasal dari ternak jangkrik, yakni jangkrik dewasa dan telur jangkrik. Telur jangkrik biasanya dijual lebih mahal berasal dari jangkrik itu sendiri. Telur umumnya dijual kepada para peternak jangkrik pembesaran.

Ternak jangkrik udah bisa dipanen sesudah mencapai umur kurang lebih 30 hari. Terhitung sejak telur jadi menetas.

rijal wafaudin Diposting oleh

saya seorang peternak yang hobi menulis di blog semoga apa yang saya tulis bisa bermanfaat bagi anda

Belum ada Komentar untuk cara ternak jangkrik sendiri |Sumedang

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait cara ternak jangkrik sendiri |Sumedang

cara budidaya kroto rangrang	|Surabaya

cara budidaya kroto rangrang |Surabaya

T 5 June 2013 F A rijal wafaudin

Cara praktis budidaya kroto telur atau kroto yang berwarna putih. Pada fasilitas atau sarang yang sudah stabil, selanjutnya kroto mampu dipanen setiap 15-20 hari. Pada awal budidaya, sebaiknya bibit koloni dibiarkan berkembang biak agar populasi semutnya bertambah. Setidaknya sampai 6... Selengkapnya

cara menanam bibit buah apel	 | Purworejo

cara menanam bibit buah apel | Purworejo

T 18 March 2012 F A rijal wafaudin

Cara Menanam Apel dari Biji yang Baik dan Benar Apel adalah buah fresh nan renyah yang kaya bakal persentase air, vitamin B dan C. Di semua dunia, buah apel nyaris menjadi buah-buahan yang paling sering dikonsumsi. Hal ini memicu permintaan... Selengkapnya

cara ternak kroto media botol aqua	|Kandangan

cara ternak kroto media botol aqua |Kandangan

T 19 October 2013 F A rijal wafaudin

Cara praktis budidaya kroto telur atau kroto yang berwarna putih. Pada sarana atau sarang yang udah stabil, sesudah itu kroto mampu dipanen tiap tiap 15-20 hari. Pada awal budidaya, sebaiknya bibit koloni dibiarkan berkembang biak supaya populasi semutnya bertambah. Setidaknya... Selengkapnya

+ SIDEBAR