Beranda » Uncategorized » menanam tomat apel | Temanggung

menanam tomat apel | Temanggung

T Diposting oleh pada 19 January 2012
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 5 kali

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah

Ini caranya agar tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat
Tomat adalah salah satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms mampu menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama layaknya salad.

Tomat sendiri punya banyak faedah untuk kesehatan, karenanya, mutlak bagi Moms dan anggota keluarga untuk rutin memakan tomat.

Jika Moms berencana untuk menanam tomat sendiri di halaman rumah, ada beberapa tips yang wajib diperhatikan kala menanam tomat. Berikut caranya, dikutip berasal dari Almanac.

Pilih lahan bersama sinar matahari penuh dan tanah berdrainase baik. Penting bahwa lahan setidaknya menerima 6 jam cahaya matahari tiap tiap hari.
Dua minggu sebelum menanam tanaman tomat di luar ruangan, gali tanah sedalam 30 cm dan campur bersama dengan pupuk kompos.
Tanam tanaman tomat bersama jarak kira-kira 60 cm pada tanaman satu dengan tanaman lain.
Tempatkan tomat atau keramba di tanah terhadap waktu penanaman untuk jauhi kerusakan akar di kemudian hari.
Jepit sebagian cabang bawah tanaman tomat, dan tanam akar lumayan dalam sehingga daun terendah terdapat tepat di atas permukaan tanah.
Siram bersama dengan baik untuk kurangi guncangan pada akar.
Gunakan pot atau wadah besar bersama lubang drainase di anggota bawah.
Gunakan tanah yang tidak terlalu padar sehingga air mengalir bersama baik. Direkomendasikan campuran tanah yang baik bersama bahan organik tambahan.
Tanam satu tanaman tomat per pot. Pilih dari varietas semak atau kerdil, banyak tomat ceri tumbuh bersama baik di dalam pot.
Tempatkan pot di daerah yang cerah bersama sinar matahari penuh selam 6-8 jam sehari.
Jaga kelembaban tanah. Menanam tomat di dalam wadah menyebabkan tanah lebih cepat mengering daripada di kebun, menjadi periksalah tiap tiap hari dan memberikan air tambahan.
Siram tanaman tomat di pagi hari. Ini memberi tanaman kelembapan yang dibutuhkan untuk lewat hari yang panas. Hindari menyiram di sore atau di malam hari.
Berikan mulsa (material penutup tanaman untuk menjaga kelembapan tanah serta menghimpit perkembangan gulma dan penyakit) lima minggu setelah tomat ditanam.
Untuk menunjang tomat melewati masa-masa kekeringan, temukan beberapa batu pipih dan letakkan satu di samping tiap-tiap tanaman. Batuan mencegah air menguap berasal dari tanah.
Berikan tanaman tomat pupuk atau kompos tiap-tiap dua minggu, di awali dikala buah tomat berdiameter lebih kurang 2,5 cm.
Saat tanaman tumbuh, pangkas semua daun anggota bawah. Ini mendukung menghambat penyakit menyebar dari tanah ke dedaunan.
Biarkan tomat yang telah tumbuh selama mungkin. Jika tersedia yang rontok sebelum saat nampak matang, masukkan ke di dalam kantong kertas, dan simpan di daerah yang sejuk dan gelap.
Jangan dulu memasang tomat di daerah yang cerah sehingga membuatnya matang, tomat mungkin dapat membusuk sebelum matang.
Tomat yang prima untuk dipetik punyai tekstur keras dan warnanya terlalu merah, berapapun ukurannya, dan mungkin ada lebih dari satu warna kuning tersisa di sekitar batangnya.
Jangan menempatkan tomat fresh ke dalam kulkas. Melakukan perihal itu sanggup menyebabkan kerusakan rasa dan tekstur tomat berasal dari kebun.

Panduan tekhnis budidaya tomat

Tomat (Lycopersicon esculentum L.) merupakan tanaman asli dari Amerika Tengah dan Selatan. Tanaman ini idealnya ditanam pada kisaran suhu 20-27oC bersama dengan curah hujan kurang lebih 750-1250 mg per tahun. Secara lazim tomat bisa tumbuh bersama dengan baik pada ketinggian 0-1500 m dpl.

Dewasa ini terkandung lebih dari 400 varietas tomat yang ditanam secara global. Ada varietas yang cuma sesuai di dataran tinggi layaknya berlian, mutiara dan kada. Ada yang sesuai di dataran rendah layaknya varietas intan, ratna dan CLN. Ada juga yang bisa ditanam baik di dataran tinggi maupun rendah, seperti GH2 dan GH4.

Memilih benih tomat
Untuk menentukan style tomat yang bakal ditanam hendaknya menyesuaikan dahulu bersama karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya.

Benih tomat bisa didapatkan bersama dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sukar mendapatkannya atau harganya benar-benar mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya bersama menyeleksi buah tomat yang paling baik dari faktor ukuran (besar) dan wujud (tidak cacat).

Langahnya sebagai berikut, menentukan buah tomat yang bakal dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat selanjutnya menua di pohon. Setelah memadai tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya bersama air. Setelah itu rendam di dalam air, memilih biji yang tenggelam. Kemudian melakukan seleksi sekali ulang pada biji tomat, menentukan yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput). Setelah itu keringkan bersama dijemur dan simpan didalam wadah yang kering dan steril.

Penyemaian benih tomat
Sebelum ditanam secara luas, benih tomat sebaiknya disemaikan dahulu sampai punya daun dan batang yang cukup kuat. Penyemaian hendaknya dikerjakan di atas tempat yang terpisah dengan penanaman masal. Lihat langkah mengakibatkan tempat persemaian untuk tanaman hortikultura.

Untuk budidaya tomat, sebaiknya memilih fasilitas persemaian dengan ploybag. Hal ini untuk mengurangi resiko tanaman stres kala dipindahkan. Namun persemaian polybag ini biayanya relatif lebih mahal. Apabila Anda memilih persemaian bedeng, hendaknya hati-hati sementara mencabut dan memindahkan bibit. Lamanya penyemaian sampai tanaman siap dipindahkan kira-kira 35-40 hari.

Tips untuk persemaian bedengan, buat larikan (garis) diatas fasilitas persemaian bersama dengan jarak antar larik 5 cm dan kedalaman larik 1 cm. Kemudian taburkan benih dalam larikan, jangan hingga bertumpuk-tumpuk, sebaiknya jarak antar benih 2-3 cm. Kemudian tutup larikan dengan tanah dan siram secukupnya. Metode pemindahanbisa dilaksanakan bersama dua cara. Pertama dengan pencabutan, sebelum benih dicabut siram bersama dengan air untuk melunakan sarana supaya akar tidak putus disaat ditarik. Kedua, langkah putar yakni mengambil tanaman dengan tanah disekitarnya.

Tips untuk persemaian polybag/pot, sesudah tempat persemaian dibuat lubangi permukaanya sedalam 1 cm. Kemudian bubuhkan biji tomat satu butir untuk setiap polybag, tutup bersama dengan media tanam. Cara memindahkannya adalah bersama merobek atau melepas polybag/pot. Lalu masukkan tanaman beserta tanah yang terdapat di polybag/pot kedalam lubang tanam.

Pengolahan tanah
Tomat tumbuh baik terhadap tingkat keasaman tanah pH 5,5-7. Apabila tanah terlampau asam (<5,5), tambahkan dolomit atau kapur pertanian. Manfaat pengapuran selain menaikan pH tanah terhitung untuk melakukan perbaikan struktur tanah. Dosisnya mesti disesuaikan bersama dengan tingkat pH tanah masing-masing.

Bajak atau cangkul tanah sampai gembur lantas wujud bedengan bersama dengan ketinggian 30 cm, lebar 1 mtr. dan pajang mengikuti kontur lahan. Buat jarak antar bedeng selebar 30-40 cm. Kemudian diamkan tanah kurang lebih satu minggu.

Setelah itu, berikan pupuk dasar berupa pupuk organik layaknya pupuk kandang atau pupuk kompos sebanyak 20 ton per hektar. Aduk sampai merata diatas bedengan. Untuk memperkaya persentase fosfor sanggup ditambahkan pupuk TSP secukupnya (kira-kira 5 gram per tanaman). Untuk budidaya tomat organik, jangan ditambahkan pupuk kimia namun pupuk basic mesti lebih banyak, kurang lebih 30-40 ton per hektar.

Kemudian tutup bedengan bersama dengan mulsa plastik, penutupan dengan mulsa terlalu berguna terutama terhadap musim kemarau. Mulsa plastik berfaedah untuk mempertahankan kelembapan tanah, mengendalikan gulma dan sehingga buah tomat selalu bersih tidak menyentuh tanah. Biarkan ulang tanah sepanjang satu minggu sebelum akan ditanami.

Penanaman bibit tomat
Pertama-tama bikin lubang tanam pada mulsa dengan diameter 5-7 cm. Dalam satu bedengan terdapat dua lajur lubang tanam, jarak antar lajur sebesar 70-80 cm dan jarak antar lubang di dalam satu lajur 40-50 cm, kedalaman lubang tanam sekitar 5-7 cm.

Setelah itu masukkan bibit siap tanam. Untuk bibit yang disemai di dalam polybag atau pot, lepas khususnya dahulu wadahnya selanjutnya masukkan semua sarana tanam tanpa mencabut akar tanaman. Kemudian tutup dan ratakan bersama tanah sekitar. Untuk bibit yang ditanam di persemaian bedeng, masukkan tanaman sesudah itu timbun bersama dengan tanah bekas galian lubang. Ratakan dan siram bersama air untuk melindungi kelembabannya.

Pemeliharaan dan perawatan
Tanaman tomat cukup peka dan mesti perawatan yang intensif. Tanaman ini sangat rentan pada hama dan penyakit, terutama yang ditanam di dataran rendah. Setelah pemanenan, efek kerusakan buah tomat tetap tinggi kurang lebih 20-50%. Berikut beberapa perawatan mutlak bila kita hendak melakukan budidaya tomat.

Hama dan penyakit tanaman tomat

a. Penyulaman
Penyulaman bermanfaat untuk mengganti tanaman yang gagal tumbuh, baik sakit atau rebah dikarenakan cuaca. Penyulaman dikerjakan setelah seminggu tomat ditanam. Cabut tanaman yang nampak tidak sehat (kuning/layu) atau mati. Ganti bersama bibit sisa penyemaian.

b. Penyiangan
Penyiangan dalam budidaya tomat umumnya ditunaikan 3-4 kali sepanjang musim tanam. Pada areal tanam yang ditutup mulsa penyiangan dapat lebih jarang lagi. Penyiangan bertujuan untuk mengangkat gulma yang tersedia di areal tanam. Pertumbuhan gulma akan menganggu tanaman, sebab tanaman harus berkompetisi di dalam beroleh nutrisi. Selain itu gulma termasuk menyebabkan hama dan penyakit yang bisa menyerang tanaman utama.

c. Pemangkasan
Pemangkasan pada tanaman tomat dijalankan setiap minggu. Pemangkasan tunas yang tumbuh terhadap ketiak daun mesti segera agar tidak tumbuh menjadi batang. Pemangkasan tunas muda dapat dilaksanakan dengan tangan. Namun apabila batang sudah sangat keras, sebaiknya pakai pisau atau gunting. Untuk sesuaikan ketinggian tanaman tomat, ujung tanaman dapat dipotong. Pemotongan ujung tanaman dijalankan sehabis keluar jumlah dompolan buah kurang lebih 5-7 buah.

d. Pemupukan tambahan
Pada budidaya tomat organik, semprotkan pupuk organik cair yang mempunyai kadar kalium tinggi pada saat tanaman akan berbunga dan berbuah (fase generatif). Penyemprotan bisa dikerjakan tiap-tiap minggu. Harus diperhatikan, pupuk organik cair harus diencerkan terutama dahulu, 1 liter pupuk cair dengan 100 liter air. Penting untuk dicatat, konsentrasi pupuk organik cair tidak boleh melebihi 2%. Selain itu, kita mampu memberi tambahan pupuk kandang atau kompos sesudah tanaman berumur 2-3 minggu bersama dengan dosis satu gengam tangan per tanaman.

Untuk budidaya tomat non-organik, terhadap umur satu minggu memberikan campuran urea dan KCl bersama perbandingan 1:1 sebanyak 1-2 gram per tanaman. Kemudian sehabis umur 2-3 minggu berikan lagi urea dan KCl sebanyak 5 gram per tanaman. Bila terhadap umur lebih berasal dari 4 minggu tanaman tetap terlihat tidak cukup gizi memberikan urea dan KCl sebanyak 7 garm per tanaman. Perhatikan, dukungan urea dan KCl jangan sampai tentang tanaman sebab dapat melukai tanaman tersebut. Berikan jarak 5-7 cm berasal dari tanaman.

e. Penyiraman dan pengairan
Tanaman tomat tidak amat banyak butuh air, tapi jangan sampai kekurangan. Kelebihan air dalam budidaya tomat membawa dampak pertumbuhan vegetatif (daun dan batang) yang subur tapi dapat mencegah fase generatif. Sebaliknya, kekuranga air yang berkesinambungan bisa mengakibatkan pecah-pecah terhadap buah tomat yang dihasilkan.

Kekeringan yang panjang bisa menyebabkan kerontokan bunga. Penyiraman hendaknya disesuaikan bersama dengan suasana cuaca. Bila curah hujan cukup relatif tidak perlu kembali penyiraman. Justru yang mesti diperbaiki adalah saluran drainase supaya air tidak menggenang disekitar areat tanaman. Pada musim kemarau, penyiraman sanggup dilaksanakan pada pagi hari. Cegah jangan sampai tanah retak-retak kekeringan.

f. Pemasangan lenjeran
Pemasangan lenjeran atau ajir memiliki tujuan sebagai daerah mengikatkan tanaman supaya tidak roboh. Lenjeran dibikin dari bambu sepanjang 1,5-2 meter. Lenjeran ditancapkan pada jarak kira-kira 10-20 cm dari tanaman. Lenjeran mampu dibiarkan tegak independent atau ujungnya diikatkan bersama lenjeran lain yang berdekatan. Pengikatan ujung berfungsi untuk memperkokoh posisi lenjeran.

Pemasangan lenjeran hendaknya sedini barangkali untuk menghambat luka pada akar tanaman akibat penancapan. Tanaman yang tetap kecil akarnya belum menyebar kemana-mana supaya kemungkinan tertancap kecil. Luka terhadap akar yang diakibatkan tusukan lenjeran dapat menghindar perkembangan dan menyebabkan penyakit.

Pemasangan lenjeran dikerjakan sesudah tinggi tanaman berkisar 10-15 cm. Ikatkan tanaman tomat bersama dengan tali plastik pada lenjeran. Model ikatan sebaiknya berwujud angka 8 supaya batang tomat tidak terluka dikarenakan bergesekan dengan tiang lenjeran. Ikatan hendaknya jangan terlalu kuat sehingga tidak mencegah pembesaran batang. Setelah itu, tiap-tiap tanaman bertambah tinggi 20 cm ikatkan batang tanaman bersama tali plastik terhadap lenjeran.

Pengendalian hama dan penyakit
Beberapa style hama dan penyakit yang sering menyerang budidaya tomat antara lain, ulat buah, kutu daun thrips, lalat putih, lalat buah, tungau, nematoda, penyakit layu, bercak daun, penyakit kapang daun, bercak coklat, busuk daun dan busuk buah. Apabila serangannya menggila, hama dan penyakit selanjutnya sanggup disemprot dengan pestisida. Penggunaan pestisida mesti bijak, menyesuaikan bersama dengan lingkungan lebih kurang (para petani lain), riwayat penyemprotan dan ikuti petunjuk/dosis penggunaan. Apabila tomat yang bakal diproduksi bertujuan untuk pasar organik, hendaknya mengfungsikan pestisida yang alami. Silahkan menyaksikan cara menyebabkan pestisida organik.

Hama dan penyakit pada budidaya tomat tidak sanggup diberantas bersama dengan hanya mengandalkan pestisida saja. Karena faedah pestisida hanya kala dan jangka pendek. Selebihnya serangan hama dan penyakit bakal senantiasa datang dan barangkali akan lebih resisten. Menaikan dosis penggunaan pestisida barangkali efektif tetapi akan mengakibatkan efek lingkungan yang jelek dan terhitung menaikan biaya produksi. Kalau pun wajib memanfaatkan pestisida sebaiknya berganti-ganti merek bersama dengan bahan aktif berbeda.

Untuk mengatasi hama dan penyakit secara menyeluruh memakai prinsip-prinsip pengendalian hama terpadu (PHT). Penerapan PHT harus dikerjakan secara berkesinambungan. Adapun variabel-variabel yang harus diperhatikan pada lain pemilihan bibit unggul atau varietas yang cocok, benih bebas penyakit, pemberian pupuk berimbang, rotasi tanaman, manfaatkan predator alami, memakai tanaman pengusir hama dan paling akhir penyemprotan pestisida baik kimia sintetis maupun alami.

Pemanenan budidaya tomat
Budidaya tomat baru dapat dipanen 60-100 hari setelah tanam, tergantung berasal dari varietasnya. Penentuan sementara panen berdasarkan umur tanaman kadang waktu tidak efektif. Sebaiknya mengfungsikan pengamatan fisik pada tanaman. Tanaman tomat telah dikatakan siap panen kalau kulit buah berubah dari hijau menjadi kekuning-kuningan, bagian pinggir daun menguning dan anggota batang mengering.

Pemetikan hendaknya dijalankan di pagi atau sore hari sebab terhadap siang hari tanaman tetap laksanakan fotosintesis. Pada situasi demikianlah penguapan sedang tingi-tingginya supaya buah tomat yang dipetik dapat cepat layu. Pemanenan mampu dijalankan tiap tiap 2-3 hari sekali. Di Indonesia produktivitas tanaman tomat secara kebanyakan menggapai 15,84 ton per hektar. Namun untuk varietas khusus dan didaerah-daerah khusus dapat raih 25-30 ton per hektar.

rijal wafaudin Diposting oleh

saya seorang peternak yang hobi menulis di blog semoga apa yang saya tulis bisa bermanfaat bagi anda

Belum ada Komentar untuk menanam tomat apel | Temanggung

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait menanam tomat apel | Temanggung

cara tanam tomat ceri di pot	 | Brebes

cara tanam tomat ceri di pot | Brebes

T 8 September 2011 F A rijal wafaudin

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah Ini caranya sehingga tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat Tomat adalah salah satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms bisa menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama seperti salad. Tomat... Selengkapnya

cara menanam tomat beserta gambarnya	 | Pati

cara menanam tomat beserta gambarnya | Pati

T 4 April 2012 F A rijal wafaudin

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah Ini caranya supaya tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat Tomat adalah salah satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms sanggup menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama layaknya salad. Tomat... Selengkapnya

cara menanam tomat secara hidroponik	 | Slawi

cara menanam tomat secara hidroponik | Slawi

T 2 December 2011 F A rijal wafaudin

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah Ini caranya sehingga tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat Tomat adalah salah satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms sanggup menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama seperti salad. Tomat... Selengkapnya

+ SIDEBAR