Beranda » Tips » pemula ternak jangkrik |Bantul

pemula ternak jangkrik |Bantul

T Diposting oleh pada 17 July 2020
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 7 kali

Cara ternak jangkrik yang efektif

Jangkrik merupakan keliru satu serangga yang kerap dijadikan pakan burung, ikan dan reptil. Permintaan dapat jangkrik bersamaan bersama dengan naiknya minat untuk pelihara burung, ikan dan reptil. Cara ternak jangkrik lumayan enteng dijalankan baik untuk skala kecil maupun besar.

Sebelum membahas tentang langkah ternak jangkrik, ada baiknya kita mengenal khususnya dahulu jenis dan cii-ciri bintang ini. Nama ilmiah jangkrik Gryllus Sp., juga didalam keluarga Gryllidae. Menurut catatan terdapat lebih dari 1000 spesies jangkrik yang hidup di daerah tropis.

Di Indonesia, setidaknya udah dikenal 100-an spesies jangkrik. Namun belum semuanya terpetakan secara lengkap. Jenis spesies yang banyak dipelihara untuk ternak jangkrik komersial adalah Gryllus mitratus dan Gryllus testaclus. Selain itu, tetap terkandung jangkrik yang diternakan untuk tujuan lain, layaknya hobi dan hewan aduan.

Jangkrik merupakan hewan herbivora. Di alam bebas serangga ini memakan daun-daunan muda layaknya rerumputan. Dalam lingkungan budidaya, dapat diberi pakan sayuran hijau yang banyak memiliki kandungan air layaknya sawi, bayam, selada, mentimun dan daun pepaya.

Persiapan kandang
Langkah pertama untuk memulai ternak jangkrik adalah menyiapkan kandang atau area budidaya jangkrik. Kandang untuk ternak jangkrik sanggup dibuat berasal dari berbagai bahan seperti kardus papan atau triplek. Pada peluang kali ini, kita dapat memberi tambahan misal pembuatan kandang jangkrik berasal dari kayu dan kasa.

Desain kandang untuk ternak jangkrik kotak seperti peti, sanggup terbuat berasal dari papan atau tripleks. Berikut deskripsi kandang jangkrik kotak tunggal.

Kotak terbuat berasal dari papan atau tripleks bersama tulang dari kayu kaso/kayu reng. Ukuran panjang 100 cm, lebar 60 cm dan tinggi 30-40 cm.
Gunakan lem terhadap setiap kelanjutan dan sudut peti. Gunanya agar jangkrik yang baru menetas tidak nampak melalui celah sambungan. Ukuran jangkrik baru menetas amat kecil.

Permukaan bagian atas kudu bisa dibuka tutup bersama mengfungsikan engsel.
Pada segi wajah dan belakang diberi lubang ventilasi. Ukuran lubang ventilasi 50 x 7 cm, posisi lubang sekitar 10 cm dari atas (lihat gambar). Ventilasi ditutup dengan kasa kawat ukuran halus sehingga jangkrik kecil tidak mampu kabur.

Pada sisi pinggir diberi celah atau cantelan untuk pegangan. Gunanya untuk memudahkan mengangkat atau menggeser peti.
Pada sekeliling segi anggota dalam, sekitar 10 cm berasal dari atas, memberikan isolasi plastik. Gunanya supaya jangkrik tidak merayap ke atas.
Pasang kaki-kaki pada keempat sudut peti, lebih kurang tingginya 10 cm. Keempat kaki-kaki berikut nantinya diletakan pada mangkung yang diisi air atau cairan lain. Gunanya untuk menghindar hama layaknya semut masuk ke didalam kandang.
Kandang jangkrik termasuk sanggup dibuat bersusun, jika tiga susun untuk menghemat daerah dan efisiensi budidaya. Kandang jangkrik sebaiknya di letakkan di didalam ruangan yang gelap, tidak terkena sinar matahari langsung.

Selain terlindung berasal dari cahaya matahari langsung, ternak jangkrik terhitung perlu ketenangan. Sebaiknya pilih ruangan yang memiliki angin cukup, gelap, jauh berasal dari hiruk pikuk dan lalu lalang pergerakan manusia.

Persiapan bibit jangkrik
Seperti sudah diuraikan sebelumnya, bibit untuk ternak jangkrik yang biasa diternakan berasal dari tipe G. miratus dan G. testaclus. Bibit dapat dibeli dari toko pakan yang menyediakan pakan hidup. Sebenarnya model jangkrik lain sanggup terhitung diternakan, ada lebih dari satu spesies yang sesungguhnya sulit atau lambat perkembangbiakkannya.

Bibit atau indukan ternak jangkrik sebaiknya didapat dari tangkapan alam. Atau jika sulit, sekurang-kurangnya bibit jangkrik jantan didapat dari alam. Karena kebanyakan indukan jantan hasil tangkapan alam lebih agresif.

Ciri-ciri calon indukan jangkrik:

Sungut atau antena tetap panjang, semua bagian badan tetap lengkap, mampu melompat jauh dan gesit, badan berwarna mengkilap.
Jangan pilih jangkrik yang andaikata dipegang mengeluarkan cairan baik dari mulut maupun duburnya.

Induk jantan mengeluarkan derikan yang keras. Permukaan sayap atau punggungnya bergelombang dan kasar.
Induk betina tersedia ovipositor terhadap bagian ekornya, ekornya tersedia tiga anggota sedang merupakan ovipositor. Ukurannya besar.
Cara membedakan jangkrik jantan dan betina yang paling ringan adalah menyaksikan ekornya. Jangkrik jantan hanya memiliki dua helai ekor tetapi betina keluar punyai 3 helai ekor. Sebenarnya ekor bagian tengah adalah ovipositor.

Cara ternak jangkrik
Kondisi kandang untuk ternak jangkrik perlu mencermati tingkat kelembapan dan binatang pengganggu. Kelembaban wajib konsisten dikontrol, terlebih pas musim kemarau, Untuk memelihara kelembapan sanggup ditunaikan dengan penyemprotan atau menutup kandang dengan karung goni basah.

Musuh atau hama ternak jangkrik memadai banyak, diantaranya tikus, kecoa, semut dan laba-laba. Selain itu, jangkrik sanggup menjadi kanibal andaikan ketersediaan makanan di dalam kandang tidak mencukupi.

a. Mengawinkan jangkrik
Tempat untuk mengawinkan jangkrik sebaiknya terpisah bersama dengan daerah pembesaran anakan. Kondisi kandang untuk mengawinkan sebaiknya dibikin aga mirip dengan habitat jangkrik di alam. Dinding kandang sanggup diolesi tanah liat, semen putih serta diberi daun-daun kering, layaknya daun jati, daun pisang atau serutan kayu.

Jangkrik yang dapat dikawinkan harus berasal berasal dari spesies yang sama. Bila indukan jantan dan betina berlainan spesies, perkawinan tidak akan terjadi. Untuk mengawinkan jangkrik masukan indukan betina dan jantan bersama dengan perbandingan 10:2.

Dalam kandang perkawinan, siapkan bak pasir atau tanah sebagai tempat peneluran. Selama era perkawinan jangkrik jantan akan mengeluarkan suara derik terus menerus. Jangkrik betina yang sudah dibuahi bakal bertelur. Telur umumnya ditempatkan didalam pasir atau tanah.

Selama era perkawinan jangkrik harus memperoleh asupan pakan yang cukup. Contoh pakannya kubis, sawi, kangkung, bayam, daun pepaya dan model sayuran hijau lainnya. Buang pakan yang tersisa tiap tiap hari, jangan hingga pakan membusuk di didalam kandang.

Beberapa peternak ada yang menambahkan ramuan khusus bagi jangkrik yang sedang dikawinkan. Misalnya, bekatul, tepung ikan, kuning telur bebek yang sudah direbus dan dihaluskan, dan lebih dari satu vitamin. Katanya agar telur yang dihasilkan dapat banyak dan berkualitas. Apakah hal selanjutnya efektif? belum ada ujinya hanya berdasarkan dari pengalaman beberapa peternak saja.

b. Menetaskan telur
Telur jangkrik bakal menetas setelah 7-10 hari, juga sejak perkawinan. Maksimal 5 hari sesudah induk betina bertelur (sebelum menetas), pisahkan telur-telur tersebut. Hal ini untuk menghindari si induk memakan telurnya sendiri.

Pindahkan ke didalam kandang penetasan telur yang terhitung sekaligus pembesaran anakan. Warna telur yang udah dibuahi dapat beralih dari bening jadi keruh. Setelah 4-6 hari kebanyakan telur menetas.

Pada era penetasan, kelembapan kandang perlu terus dijaga dengan penyemprotan air, atau menutup kandang bersama karung goni basah.

c. Pemberian pakan
Setelah telur menetas, cara seterusnya adalah mengimbuhkan pakan. Jangkrik yang baru menetas, berumur 1-10 hari diberikan pakan ayam (voor), yang terbuat berasal dari kacang kedelai, beras merah, dan jagung kering yang dihaluskan.

Setelah lewat 10 hari, anakan jangkring sanggup dikasih makan sayur-sayuran dan jagung muda. Selanjutnya pakan dapat ditambahkan singkong, mentimun atau ubi.

d. Pemeliharaan kandang
Penting untuk merawat kandang selamanya higienis dan bersih, serta terhindar berasal dari masalah hama. Hal lain yang kudu dijaga adalah situasi kandang supaya selamanya lembab dan gelap. Selain itu tetap jaga supaya makanan memadai tersedia, gara-gara apabila tidak cukup jangkrik bakal kanibal, saling emmangsa di pada mereka.

Buang pakan yang tersisa tiap-tiap hari, jangan hingga membusuk di di dalam kandang. Kandang yang baru dibikin sebaiknya dicuci dahulu, jangan sampai tetap berbau vinil andaikan terbuat berasal dari tripleks. Caranya, lumuri permukaan kandang dengan lumpur sawah untuk dan dijemur sampai kering.

Periksa air yang ada pada mangkok atau kaleng terhadap kaki-kaki kandang. Tambah atau ganti jika cairan sudah sedikit. Cairan yang digunakan dapat air, minyak tanah, atau style cairan lain yang dapat menahan hama masuk ke di dalam kandang.

e. Pemanenan
Ada dua output yang sanggup dipanen berasal dari ternak jangkrik, yakni jangkrik dewasa dan telur jangkrik. Telur jangkrik kebanyakan dijual lebih mahal dari jangkrik itu sendiri. Telur biasanya dijual kepada para peternak jangkrik pembesaran.

Ternak jangkrik udah sanggup dipanen sehabis capai usia tidak cukup lebih 30 hari. Terhitung sejak telur mulai menetas.

rijal wafaudin Diposting oleh

saya seorang peternak yang hobi menulis di blog semoga apa yang saya tulis bisa bermanfaat bagi anda

Belum ada Komentar untuk pemula ternak jangkrik |Bantul

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait pemula ternak jangkrik |Bantul

cara budidaya telur jangkrik	|Caruban

cara budidaya telur jangkrik |Caruban

T 2 June 2020 F A rijal wafaudin

Cara ternak jangkrik yang efektif Jangkrik merupakan salah satu serangga yang kerap dijadikan pakan burung, ikan dan reptil. Permintaan dapat jangkrik bersamaan dengan naiknya minat untuk memelihara burung, ikan dan reptil. Cara ternak jangkrik memadai ringan dilaksanakan baik untuk skala... Selengkapnya

cara tanam pohon apel dari biji	 | Purbalingga

cara tanam pohon apel dari biji | Purbalingga

T 7 November 2010 F A rijal wafaudin

Cara Menanam Apel dari Biji yang Baik dan Benar Apel adalah buah segar nan renyah yang kaya akan kandungan air, vitamin B dan C. Di semua dunia, buah apel hampir jadi buah-buahan yang paling sering dikonsumsi. Hal ini menyebabkan permohonan... Selengkapnya

cara ternak kroto media botol	|Bantul

cara ternak kroto media botol |Bantul

T 8 April 2013 F A rijal wafaudin

Cara praktis budidaya kroto telur atau kroto yang berwarna putih. Pada fasilitas atau sarang yang telah stabil, selanjutnya kroto mampu dipanen setiap 15-20 hari. Pada awal budidaya, sebaiknya bibit koloni dibiarkan berkembang biak sehingga populasi semutnya bertambah. Setidaknya hingga 6... Selengkapnya

+ SIDEBAR