Beranda » Uncategorized » tanam tomat di pot | Purbalingga

tanam tomat di pot | Purbalingga

T Diposting oleh pada 17 January 2012
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 5 kali

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah

Ini caranya sehingga tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat
Tomat adalah keliru satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms bisa menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama seperti salad.

Tomat sendiri memiliki banyak faedah untuk kesehatan, karenanya, perlu bagi Moms dan bagian keluarga untuk rutin memakan tomat.

Jika Moms berencana untuk menanam tomat sendiri di halaman rumah, tersedia sebagian tips yang wajib diperhatikan kala menanam tomat. Berikut caranya, dikutip berasal dari Almanac.

Pilih lahan bersama dengan sinar matahari penuh dan tanah berdrainase baik. Penting bahwa lahan setidaknya menerima 6 jam sinar matahari tiap tiap hari.
Dua minggu sebelum menanam tanaman tomat di luar ruangan, gali tanah sedalam 30 cm dan campur bersama dengan pupuk kompos.
Tanam tanaman tomat bersama jarak lebih kurang 60 cm pada tanaman satu bersama tanaman lain.
Tempatkan tomat atau keramba di tanah pada saat penanaman untuk menjauhi rusaknya akar di sesudah itu hari.
Jepit lebih dari satu cabang bawah tanaman tomat, dan tanam akar lumayan di dalam agar daun terendah terletak pas di atas permukaan tanah.
Siram bersama baik untuk mengurangi guncangan terhadap akar.
Gunakan pot atau wadah besar dengan lubang drainase di anggota bawah.
Gunakan tanah yang tidak sangat padar sehingga air mengalir bersama dengan baik. Direkomendasikan campuran tanah yang baik bersama bahan organik tambahan.
Tanam satu tanaman tomat per pot. Pilih berasal dari varietas semak atau kerdil, banyak tomat ceri tumbuh dengan baik didalam pot.
Tempatkan pot di area yang cerah bersama dengan cahaya matahari penuh selam 6-8 jam sehari.
Jaga kelembaban tanah. Menanam tomat di dalam wadah membuat tanah lebih cepat jadi kering daripada di kebun, jadi periksalah tiap tiap hari dan berikan air tambahan.
Siram tanaman tomat di pagi hari. Ini memberi tanaman kelembapan yang diperlukan untuk melalui hari yang panas. Hindari menyiram di sore atau di malam hari.
Berikan mulsa (material penutup tanaman untuk merawat kelembapan tanah dan juga menekan perkembangan gulma dan penyakit) lima minggu sesudah tomat ditanam.
Untuk menopang tomat lewat masa-masa kekeringan, temukan beberapa batu pipih dan menempatkan satu di samping tiap tiap tanaman. Batuan menghambat air menguap dari tanah.
Berikan tanaman tomat pupuk atau kompos tiap-tiap dua minggu, diawali kala buah tomat berdiameter kurang lebih 2,5 cm.
Saat tanaman tumbuh, pangkas semua daun bagian bawah. Ini mendukung menahan penyakit menyebar dari tanah ke dedaunan.
Biarkan tomat yang udah tumbuh selama mungkin. Jika tersedia yang rontok sebelum akan nampak matang, masukkan ke dalam kantong kertas, dan simpan di area yang sejuk dan gelap.
Jangan dulu memasang tomat di tempat yang cerah agar membuatnya matang, tomat barangkali dapat membusuk sebelum matang.
Tomat yang prima untuk dipetik memiliki tekstur keras dan warnanya amat merah, berapapun ukurannya, dan kemungkinan tersedia sebagian warna kuning tersisa di sekitar batangnya.
Jangan meletakkan tomat segar ke dalam kulkas. Melakukan perihal itu mampu menyebabkan kerusakan rasa dan tekstur tomat berasal dari kebun.

Panduan teknis budidaya tomat

Tomat (Lycopersicon esculentum L.) merupakan tanaman asli dari Amerika Tengah dan Selatan. Tanaman ini idealnya ditanam pada kisaran suhu 20-27oC dengan curah hujan lebih kurang 750-1250 mg per tahun. Secara lazim tomat sanggup tumbuh bersama baik terhadap ketinggian 0-1500 m dpl.

Dewasa ini terdapat lebih dari 400 varietas tomat yang ditanam secara global. Ada varietas yang hanya sesuai di dataran tinggi seperti berlian, mutiara dan kada. Ada yang cocok di dataran rendah layaknya varietas intan, ratna dan CLN. Ada juga yang sanggup ditanam baik di dataran tinggi maupun rendah, seperti GH2 dan GH4.

Memilih benih tomat
Untuk menentukan tipe tomat yang bakal ditanam hendaknya mengatur dahulu bersama karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya.

Benih tomat sanggup didapatkan bersama mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sukar mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kami sanggup membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik berasal dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat).

Langahnya sebagai berikut, menentukan buah tomat yang bakal dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah lumayan tua ambil bijinya dan membersihkan berasal dari lendir yang menyelubunginya bersama dengan air. Setelah itu rendam didalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian melakukan seleksi sekali kembali terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya prima (tidak cacat atau keriput). Setelah itu keringkan bersama dijemur dan simpan di dalam wadah yang kering dan steril.

Penyemaian benih tomat
Sebelum ditanam secara luas, benih tomat sebaiknya disemaikan dahulu hingga punyai daun dan batang yang lumayan kuat. Penyemaian hendaknya dilaksanakan di atas tempat yang terpisah bersama dengan penanaman masal. Lihat cara mengakibatkan tempat persemaian untuk tanaman hortikultura.

Untuk budidaya tomat, sebaiknya pilih sarana persemaian dengan ploybag. Hal ini untuk kurangi efek tanaman stres disaat dipindahkan. Namun persemaian polybag ini biayanya relatif lebih mahal. Apabila Anda menentukan persemaian bedeng, hendaknya hati-hati sementara mencabut dan memindahkan bibit. Lamanya penyemaian hingga tanaman siap dipindahkan kurang lebih 35-40 hari.

Tips untuk persemaian bedengan, buat larikan (garis) diatas sarana persemaian dengan jarak antar larik 5 cm dan kedalaman larik 1 cm. Kemudian taburkan benih didalam larikan, jangan sampai bertumpuk-tumpuk, sebaiknya jarak antar benih 2-3 cm. Kemudian tutup larikan bersama dengan tanah dan siram secukupnya. Metode pemindahanbisa dijalankan bersama dengan dua cara. Pertama dengan pencabutan, sebelum saat benih dicabut siram bersama dengan air untuk melunakan tempat agar akar tidak putus kala ditarik. Kedua, langkah putar yakni mengambil alih tanaman bersama tanah disekitarnya.

Tips untuk persemaian polybag/pot, sesudah fasilitas persemaian dibuat lubangi permukaanya sedalam 1 cm. Kemudian bubuhkan biji tomat satu butir untuk tiap tiap polybag, tutup bersama dengan media tanam. Cara memindahkannya adalah bersama dengan merobek atau melepas polybag/pot. Lalu masukkan tanaman beserta tanah yang terdapat di polybag/pot kedalam lubang tanam.

Pengolahan tanah
Tomat tumbuh baik pada tingkat keasaman tanah pH 5,5-7. Apabila tanah terlalu asam (<5,5), tambahkan dolomit atau kapur pertanian. Manfaat pengapuran selain menaikan pH tanah terhitung untuk memperbaiki susunan tanah. Dosisnya wajib sesuai bersama dengan tingkat pH tanah masing-masing.

Bajak atau cangkul tanah hingga gembur sesudah itu bentuk bedengan bersama ketinggian 30 cm, lebar 1 meter dan pajang mengikuti kontur lahan. Buat jarak antar bedeng selebar 30-40 cm. Kemudian diamkan tanah kurang lebih satu minggu.

Setelah itu, memberikan pupuk dasar bersifat pupuk organik layaknya pupuk kandang atau pupuk kompos sebanyak 20 ton per hektar. Aduk sampai merata diatas bedengan. Untuk memperkaya kandungan fosfor dapat ditambahkan pupuk TSP secukupnya (kira-kira 5 gram per tanaman). Untuk budidaya tomat organik, jangan ditambahkan pupuk kimia tapi pupuk dasar kudu lebih banyak, kurang lebih 30-40 ton per hektar.

Kemudian tutup bedengan bersama mulsa plastik, penutupan bersama dengan mulsa amat berfungsi terutama pada musim kemarau. Mulsa plastik berfaedah untuk mempertahankan kelembapan tanah, mengendalikan gulma dan supaya buah tomat senantiasa bersih tidak menyentuh tanah. Biarkan lagi tanah sepanjang satu minggu sebelum saat ditanami.

Penanaman bibit tomat
Pertama-tama buat lubang tanam pada mulsa bersama diameter 5-7 cm. Dalam satu bedengan terkandung dua lajur lubang tanam, jarak antar lajur sebesar 70-80 cm dan jarak antar lubang dalam satu lajur 40-50 cm, kedalaman lubang tanam lebih kurang 5-7 cm.

Setelah itu masukkan bibit siap tanam. Untuk bibit yang disemai dalam polybag atau pot, terlepas khususnya dahulu wadahnya lalu masukkan seluruh media tanam tanpa mencabut akar tanaman. Kemudian tutup dan ratakan bersama dengan tanah sekitar. Untuk bibit yang ditanam di persemaian bedeng, masukkan tanaman lantas timbun bersama dengan tanah bekas galian lubang. Ratakan dan siram bersama air untuk melindungi kelembabannya.

Pemeliharaan dan perawatan
Tanaman tomat memadai peka dan mesti perawatan yang intensif. Tanaman ini amat rentan terhadap hama dan penyakit, terutama yang ditanam di dataran rendah. Setelah pemanenan, efek kerusakan buah tomat masih tinggi lebih kurang 20-50%. Berikut beberapa perawatan penting seandainya kami hendak lakukan budidaya tomat.

Hama dan penyakit tanaman tomat

a. Penyulaman
Penyulaman berfaedah untuk mengganti tanaman yang gagal tumbuh, baik sakit atau rebah gara-gara cuaca. Penyulaman dilaksanakan sehabis seminggu tomat ditanam. Cabut tanaman yang muncul tidak sehat (kuning/layu) atau mati. Ganti bersama dengan bibit sisa penyemaian.

b. Penyiangan
Penyiangan dalam budidaya tomat umumnya dilakukan 3-4 kali sepanjang musim tanam. Pada areal tanam yang ditutup mulsa penyiangan dapat lebih jarang lagi. Penyiangan bertujuan untuk mengangkat gulma yang tersedia di areal tanam. Pertumbuhan gulma dapat menganggu tanaman, karena tanaman harus bersaing didalam mendapatkan nutrisi. Selain itu gulma termasuk menyebabkan hama dan penyakit yang sanggup menyerang tanaman utama.

c. Pemangkasan
Pemangkasan terhadap tanaman tomat dikerjakan setiap minggu. Pemangkasan tunas yang tumbuh pada ketiak daun wajib segera sehingga tidak tumbuh jadi batang. Pemangkasan tunas muda dapat dijalankan bersama dengan tangan. Namun seumpama batang sudah terlalu keras, sebaiknya pakai pisau atau gunting. Untuk mengatur ketinggian tanaman tomat, ujung tanaman bisa dipotong. Pemotongan ujung tanaman dikerjakan sesudah muncul jumlah dompolan buah kurang lebih 5-7 buah.

d. Pemupukan tambahan
Pada budidaya tomat organik, semprotkan pupuk organik cair yang membawa persentase kalium tinggi terhadap kala tanaman bakal berbunga dan berbuah (fase generatif). Penyemprotan sanggup dijalankan tiap-tiap minggu. Harus diperhatikan, pupuk organik cair mesti diencerkan terlebih dahulu, 1 liter pupuk cair dengan 100 liter air. Penting untuk dicatat, konsentrasi pupuk organik cair tidak boleh melebihi 2%. Selain itu, kami mampu beri tambahan pupuk kandang atau kompos sesudah tanaman berumur 2-3 minggu bersama dengan dosis satu gengam tangan per tanaman.

Untuk budidaya tomat non-organik, terhadap umur satu minggu berikan campuran urea dan KCl bersama perbandingan 1:1 sebanyak 1-2 gram per tanaman. Kemudian setelah usia 2-3 minggu berikan kembali urea dan KCl sebanyak 5 gram per tanaman. Bila terhadap usia lebih dari 4 minggu tanaman masih terlihat kurang gizi berikan urea dan KCl sebanyak 7 garm per tanaman. Perhatikan, pertolongan urea dan KCl jangan hingga mengenai tanaman dikarenakan bisa melukai tanaman tersebut. Berikan jarak 5-7 cm dari tanaman.

e. Penyiraman dan pengairan
Tanaman tomat tidak terlalu banyak membutuhkan air, namun jangan sampai kekurangan. Kelebihan air di dalam budidaya tomat membawa dampak perkembangan vegetatif (daun dan batang) yang subur tapi bakal mencegah fase generatif. Sebaliknya, kekuranga air yang berkepanjangan mampu menyebabkan pecah-pecah terhadap buah tomat yang dihasilkan.

Kekeringan yang panjang dapat membawa dampak kerontokan bunga. Penyiraman hendaknya sesuai bersama dengan suasana cuaca. Bila curah hujan memadai relatif tidak perlu kembali penyiraman. Justru yang kudu diperbaiki adalah saluran drainase agar air tidak menggenang disekitar areat tanaman. Pada musim kemarau, penyiraman bisa dilakukan pada pagi hari. Cegah jangan sampai tanah retak-retak kekeringan.

f. Pemasangan lenjeran
Pemasangan lenjeran atau ajir punya tujuan sebagai tempat mengikatkan tanaman sehingga tidak roboh. Lenjeran dibikin berasal dari bambu sepanjang 1,5-2 meter. Lenjeran ditancapkan pada jarak kira-kira 10-20 cm dari tanaman. Lenjeran sanggup dibiarkan tegak mandiri atau ujungnya diikatkan dengan lenjeran lain yang berdekatan. Pengikatan ujung berguna untuk memperkokoh posisi lenjeran.

Pemasangan lenjeran hendaknya sedini bisa saja untuk mencegah luka pada akar tanaman akibat penancapan. Tanaman yang masih kecil akarnya belum menyebar kemana-mana sehingga bisa saja tertancap kecil. Luka terhadap akar yang diakibatkan tusukan lenjeran sanggup menghambat perkembangan dan menyebabkan penyakit.

Pemasangan lenjeran dilakukan sesudah tinggi tanaman berkisar 10-15 cm. Ikatkan tanaman tomat dengan tali plastik terhadap lenjeran. Model ikatan sebaiknya berwujud angka 8 sehingga batang tomat tidak terluka karena bergesekan bersama tiang lenjeran. Ikatan hendaknya jangan sangat kuat agar tidak menghambat pembesaran batang. Setelah itu, tiap-tiap tanaman bertambah tinggi 20 cm ikatkan batang tanaman bersama tali plastik terhadap lenjeran.

Pengendalian hama dan penyakit
Beberapa jenis hama dan penyakit yang sering menyerang budidaya tomat antara lain, ulat buah, kutu daun thrips, lalat putih, lalat buah, tungau, nematoda, penyakit layu, bercak daun, penyakit kapang daun, bercak coklat, busuk daun dan busuk buah. Apabila serangannya menggila, hama dan penyakit tersebut dapat disemprot bersama dengan pestisida. Penggunaan pestisida harus bijak, mengatur bersama dengan lingkungan sekitar (para petani lain), riwayat penyemprotan dan mengikuti petunjuk/dosis penggunaan. Apabila tomat yang bakal diproduksi bertujuan untuk pasar organik, hendaknya memakai pestisida yang alami. Silahkan menyaksikan langkah sebabkan pestisida organik.

Hama dan penyakit pada budidaya tomat tidak mampu diberantas bersama dengan hanya mengandalkan pestisida saja. Karena faedah pestisida cuma waktu dan jangka pendek. Selebihnya serangan hama dan penyakit bakal selalu mampir dan mungkin bakal lebih resisten. Menaikan dosis pemanfaatan pestisida barangkali efektif namun dapat menyebabkan dampak lingkungan yang buruk dan termasuk menaikan ongkos produksi. Kalau pun harus pakai pestisida sebaiknya berganti-ganti merek dengan bahan aktif berbeda.

Untuk mengatasi hama dan penyakit secara menyeluruh manfaatkan prinsip-prinsip pengendalian hama terpadu (PHT). Penerapan PHT perlu dilaksanakan secara berkesinambungan. Adapun variabel-variabel yang kudu diperhatikan pada lain pemilihan bibit unggul atau varietas yang cocok, benih bebas penyakit, pertolongan pupuk berimbang, rotasi tanaman, memakai predator alami, memakai tanaman pengusir hama dan terakhir penyemprotan pestisida baik kimia sintetis maupun alami.

Pemanenan budidaya tomat
Budidaya tomat baru mampu dipanen 60-100 hari sesudah tanam, tergantung dari varietasnya. Penentuan selagi panen berdasarkan umur tanaman kadang saat tidak efektif. Sebaiknya memanfaatkan pengamatan fisik terhadap tanaman. Tanaman tomat udah dikatakan siap panen jika kulit buah beralih dari hijau jadi kekuning-kuningan, bagian tepi daun menguning dan anggota batang mengering.

Pemetikan hendaknya dijalankan di pagi atau sore hari karena pada siang hari tanaman masih melakukan fotosintesis. Pada kondisi demikian penguapan tengah tingi-tingginya agar buah tomat yang dipetik akan cepat layu. Pemanenan sanggup dikerjakan setiap 2-3 hari sekali. Di Indonesia produktivitas tanaman tomat secara rata-rata mencapai 15,84 ton per hektar. Namun untuk varietas spesifik dan didaerah-daerah khusus dapat raih 25-30 ton per hektar.

rijal wafaudin Diposting oleh

saya seorang peternak yang hobi menulis di blog semoga apa yang saya tulis bisa bermanfaat bagi anda

Belum ada Komentar untuk tanam tomat di pot | Purbalingga

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait tanam tomat di pot | Purbalingga

cara menanam biji tomat di pot	 | Temanggung

cara menanam biji tomat di pot | Temanggung

T 21 January 2012 F A rijal wafaudin

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah Ini caranya supaya tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat Tomat adalah tidak benar satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms sanggup menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama layaknya salad.... Selengkapnya

cara menanam tomat ceri	 | Sukoharjo

cara menanam tomat ceri | Sukoharjo

T 17 March 2012 F A rijal wafaudin

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah Ini caranya sehingga tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat Tomat adalah salah satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms mampu menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama layaknya salad. Tomat... Selengkapnya

cara menanam tomat secara hidroponik	 | Temanggung

cara menanam tomat secara hidroponik | Temanggung

T 1 March 2012 F A rijal wafaudin

Berikut Cara Menanam Tomat yang Mudah Dilakukan di Rumah Ini caranya agar tanaman tomat tumbuh subur dan berbuah lebat Tomat adalah tidak benar satu sayuran yang banyak dikonsumsi, Moms mampu menjadikannya sebagai jus, lalapan, atau menu makanan utama layaknya salad.... Selengkapnya

+ SIDEBAR